SUARA PENATUA APRIL 2022

Penulis : Pnt. Timotius Chandra

Pondok Daud adalah pondok yang diinginkan dan dikehendaki Tuhan bagi gereja-Nya dan bangsa-bangsa.

Amos 9:11: “Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala.”

Tuhan melalui nabi Amos menegaskan bahwa: Pondok Daud akan dibangun kembali oleh Tuhan, Tuhan akan menutup pecahan dinding Pondok Daud dan Tuhan akan membangun kembali reruntuhan Pondok Daud.

Pada waktu para Rasul bersidang di Yerusalem ternyata pesan Nabi Amos diberitakan kembali melalui perjalanan pelayanan Rasul Paulus, bahwa Pondok Daud adalah pondok yang diinginkan atau dikehendaki Tuhan bagi gereja-Nya dan bagi dunia.

Kisah Para Rasul 15:14-17: 

(14) Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.

(15) Hal itu sesuai dengan ucapan-ucapan para nabi seperti yang tertulis,

(16) Kemudian Aku akan kembali dan membangunkan kembali Pondok Daud yang telah roboh, dan reruntuhannya akan Kubangun kembalidan akan Kuteguhkan,

(17) supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah Firman Tuhan yang melakukan semuanya ini.

Raja Daud merindukan Allah sedemikian rupa, tanpa Dia, Raja Daud bukan siapa-siapa, tidak ada apa-apanya. Raja Daud menggambarkan kerinduannya dalam Mazmur 42:1: ”Seperti rusa yang merindukan air, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.”

Juga dalam Mazmur 119:131:“Mulutku kungangakan dan megap-megap, sebab aku mendambakan perintah-perintahMu.”

Rindu yang sampai megap-megap, seperti ikan yang keluar dari air, seperti para penderita covid yang kesulitan bernafas.

Tanpa oksigen kita akan mati.

Tanpa Allah, kita mati.

Haus dan lapar akan Tuhan itulah Pondok Daud.

Raja Daud sangat mencintai Tuhan, dekat, intim dengan Tuhan.

Daud begitu antusias membangun Pondok Daud melalui pondok doa, puji-pujian dan penyembahan dengan memilih 288 imam pemuji yang terbagi menjadi 24 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 12 orang dan tugas mereka secara bergiliran selama 24 jam untuk menyemarakkan rumah Tuhan, agar kemuliaan Tuhan turun dan tidak henti terus berbicara pada bangsa Israel.

Pondok Daud berbicara kerohanian seseorang yang begitu rindu kepada Tuhan, tanpa Dia aku bukan siapa-siapa.

Yesus pun sangat suka dengan pondok Daud, Pondok Daud bukanlah berbicara tentang gedung dan aksesorisnya, begitu juga Gereja Tuhan bukan berbicara mengenai gedungnya tapi pribadi orang yang mencintai Tuhan sesuai dengan Yohanes 4:24: “Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Pondok Daud pada masa kini bagi jemaat GKKD-BP adalah kerinduan pribadi membangun kerohanian untuk lebih lagi mencintai Tuhan. Tuhan kembali berbicara untuk memberi arahan kepada kita secara pribadi dengan jelas dan akurat yang membawa hidup kita berbuah dan merambah sepanjang tahun 2022.

Saya sebagai Penatua mengajak dan mengingatkan semua jemaat GKKD-BP untuk membangun kembali keadaan kerohanian yang sudah roboh, runtuh karena dosa, penyakit, kegagalan, tawar hati, traumatik dan masalah-masalah kehidupan hingga kita jauh terhilang saat ini.

Belajarlah dari Raja Daud, jatuh dalam dosa, kerajaannya runtuh  tetapi ketika Raja Daud bangkit, ia mengalami pemulihan, kerajaannya ditegakkannya kembali.

Mari kita bangun kerohanian kita yang sudah runtuh, hingga tegak kembali. Amin!

Percayalah seluruh jemaat GKKD-BP, sesuatu yang besar sedang terjadi ketika kerohanian  yang sudah runtuh mulai tegak kembali dan akan terjadi hal sebagai berikut yaitu :

1. PENUAIAN JIWA-JIWA.

Kisah Para Rasul 15:17 : “Supaya semua orang lain mencari Tuhan dan segala bangsa yang tidak mengenal Allah, yang Kusebut milik-Ku demikianlah Firman Tuhan yang melakukan semuanya ini dan menguasai sisa-sisa bangsa Edom.”

Bangsa Edom adalah keturunan Esau yang pernah menghalang-halangi perjalanan bangsa Israel ketika menuju Kanaan berhasil dikuasai, berarti secara rohani Edom adalah bayangan dari penghalang perjalanan rohani mulai dapat dikuasai serta diduduki. HALELUYA!

2. PERCEPATAN-PERCEPATAN juga sedang terjadi, tidak dapat ditahan dalam hidup seluruh jemaat GKKD-BP.

Amos 9:13 (BIMK): “Tuhan berkata, akan tiba waktunya GANDUM TUMBUH BEGITU CEPAT sehingga musim menuai tak ada putus-putusnya. POHON ANGGUR AKAN TUMBUH SANGAT CEPAT sehingga orang akan terus-menerus membuat anggur anggur. Air anggur akan menetes dari gunung-gunung dan mengali dari bukit-bukit.”

Seluruh jemaat GKKD-BP dituntut untuk bergerak cepat dan tepat melihat situasi dan segera mengambil keputusan, jangan lambat-lambat untuk ikut bergerak dalam kemajuan.

Intinya menjadi RESPONSIF, jangan diam seperti yang digambarkan Nabi Amos, betapa luar biasanya kondisi pertanian yang digambarkan dimana pembajak dan penuai mengalami hasil panen gandum melimpah.

Apa yang ditanam akan menghasilkan panen yang banyak dan melimpah.

Keadaan musim tanam dan hasil panen gandum susul menyusul bahkan tak ada putus-putusnya, belum lama benih anggur ditabur, para pengirik buah anggur sudah melakukan panen dan memproses pembuatan air anggur….WOW  AMAZING.

Ada peningkatan kecepatan yang dilakukan oleh Tuhan kepada jemaat GKKD-BP, memastikan seluruh jemaat GKKD-BP kebanjiran berkat dan tidak pernah akan kekurangan lagi.

Ingat, ketika penabur dan penuai tidak ikut serta meningkatkan kecepatannya, maka ada pihak yang akan tersusul dan tertinggal.

Tujuan dari semua ini agar terjadinya penggenapan janji pemulihan yang lebih cepat dari sebelumnya.

Percayalah, ketika seluruh jemaat GKKD-BP mulai meresponi percepatan ilahi yang datang dalam hidup kita setelah Pondok Daud ditegakkan kembali dalam hidup pribadi, kita semua akan mengalami grafik garis pertumbuhan yang menanjak sangat tajam.

Mari mulailah tangkap kembali visi Tuhan di tahun 2022: “Membangun Rumah Doa Sampai Terjadi Pencurahan Roh Kudus Bagi Bangsa-Bangsa” dan dihidupi serta responi arahan Tuhan lewat para Penatua yang kita hormati dan cintai.

3. GKKD-BP diberkati dan menjadi saluran berkat bagi banyak orang termasuk bangsa-bangsa.

Amos 9:14-15: “Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya, Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman TUHAN, Allahmu.”

Seluruh jemaat GKKD-BP mulai ambil bagian membangun kota-kota, menanami serta membangun perkebunan yang menghasilkan buah-buahan yang melimpah.

Para Penatua mengajak kita semua jemaat GKKD-BP berpuasa satu bulan penuh dengan puasa yang TOTAL, misalnya puasa tidak makan dan minum, atau puasa yang tidak makan tapi minum air putih, atau puasa seperti Daniel tetap makan tapi yang tidak sedap-sedap hanya sayuran dan minum air putih.

Puasa yang kita jalani bukan fokus kepada dapat menahan diri dengan tidak makan dan minum tetapi lebih kepada sikap yang mendekatkan diri kepada Tuhan serta membangun keperdulian dan tidak egois, menjadi saluran berkat bagi banyak orang dan sesama kita. Amin..

Sesuai dengan Yesaya 58:3-9:

(3) Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih tetap mengurus urusanmu,dan kamu mendesak-desak semua buruhmu.

(4) Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

(5) Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?

(6) Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman,dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,

(7) supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

(8) Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera; kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu

(9) Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah. Jika berpuasamu diperkenan Tuhan, maka kita semua jemaat GKKD-BP akan memiliki kehidupan yang memancarkan terang Tuhan, merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera. Kebenaran Firman Tuhan menjadi barisan depanmu yang memberikan arahan yang kuat serta akurat, dan kemuliaan TUHAN menjadi barisan belakangmu yang memampukan dan mengalami terobosan, mujizat dan percepatan di luar nalar logika pada umumnya, seperti yang disampaikan Rasul Paulus dalam 1 Korintus 2:9: “Tetapi seperti ada tertulis: ”Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Jumat, 1 April 2022
IMAN KITA MENGALAHKAN DUNIA

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 1 YOHANES 5:1-5

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang dimaksud ”…mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya”?
  2. Apakah bukti kita mengasihi Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

1 Yohanes 5:4  sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. 

Janji Firman Tuhan ini begitu luar biasa, bahwa kita umat percaya, yang menuruti perintah-Nya akan mengalahkan dunia.

Lalu dunia seperti apakah yang dimaksud?

Salah satu ayat yang menjelaskan tentang ”dunia” ditulis di 1 Yohanes 2:16 ”Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.”

Dalam konteks 1 Yohanes 2:16, maka yang dimaksud ”dunia” adalah:

  1. Keinginan daging, yaitu keinginan kita untuk hidup dalam kedagingan seperti dijelaskan dalam Galatia 5:19-21.
  2. Keinginan mata, yaitu keinginan untuk mendapatkan apa saja yang kita lihat. Itu bisa saja berupa barang yang dilihat di toko—termasuk toko online! Atau menginginkan setiap penawaran apa pun yang menyenangkan tubuh dan pikiran kita.
  3. Keangkuhan hidup, yaitu keinginan untuk dipuji, keinginan untuk membesarkan prestasi kita agar kita mendapatkan pengakuan, dan dari pengakuan itu orang memuji kita. Ingat…bahwa hanya Tuhan saja yang layak menerima pujian.

Jadi, Allah menjanjikan bahwa jika kita hidup menuruti perintahNya, maka dengan mudah kita akan menang terhadap semua keinginan dunia tersebut.

Saudara, hingga saat ini pandemi covid-19 sudah berlangsung lebih dari dua tahun.

Dan ini mengajarkan kita, bahwa Allah adalah Allah yang berdaulat, yang berkuasa.

Kita tidak tahu semua yang Allah ijinkan terjadi.

Iman kita juga tidak bisa menghentikan pandemi ini.

Lalu bagaimana dengan pernyataan ”iman yang mengalahkan dunia”.

Ya, kita diberi kuasa untuk mengalahkan sifat-sifat dunia yang buruk, tetapi kita tidak diberi kuasa untuk ”mengalahkan” Allah! Allah, bagaimana pun adalah Allah yang berdaulat atas dunia, atas kehidupan seseorang.

Sehingga yang perlu kita mohonkan kepada Tuhan adalah hikmat untuk memahami kedaulatan Allah, ketika Allah sedang menunjukkan kedaulatan-Nya atas dunia dan kehidupan kita.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, Allah tidak pernah berubah: dahulu, sekarang dan selama-lamanya.

Kalau engkau merasa bahwa Allah berubah, misalnya kasih-Nya kepadamu telah berkurang.

Maka kemungkinan besar adalah dirimu, diri kita yang telah berubah!

Kamis, 31 Maret 2022
BERDOA MEMBERKATI PEMIMPIN BANGSA DAN KOTA

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & team

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 1 TIMOTIUS 2:1-7

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah nasihat Paulus kepada Timotius dalam perikop ini?
  2. Apa tujuan dari nasihat tersebut?
  3. Untuk kesaksian apa Paulus dipanggil menjadi pemberita injil?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Dalam setiap kebijakan yang dibuat pemerintah, selalu ada pro dan kontra.

Para pejabat pemerintahan pun ada yang bisa dipercaya dan ada yang tidak, ada yang kinerjanya bagus dan ada yang tidak.

Sebagai warga negara Indonesia dan sebagai orang percaya, kita ditantang untuk tahu seperti apa sikap yang tepat untuk meresponinya.

Rasul Paulus menasihatkan Timotius agar menaikan permohonan, doa syafaat, dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar.

Paulus sebenarnya adalah seorang yang mengalami penderitaan di bawah pemerintahan yang ada saat itu.

Namun demikian ia bisa memberikan nasihat untuk tetap mendoakan dan mensyukuri pemerintah yang ada.

Ini adalah teladan yang patut kita contoh.

Daripada mengeluhkan kebijakan yang tidak kita setujui atau memaki para pejabat yang kita anggap merugikan, jauh lebih baik jika kita mendoakan dan memberkati mereka.

Bagaimanapun mereka bisa ada di posisi tersebut atas seijin Tuhan dan jika kita mau hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan, maka kita patut menuruti nasihat Paulus ini.

Ketika kita melakukannya, tidak berarti kita sedang menyetujui semua kebijakan atau tindakan, tetapi kita belajar untuk taat kepada Allah, karena itulah yang baik dan yang berkenan kepadaNya.

Ia menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran.

Sikap yang negatif tidak banyak membawa perubahan.

Orang yang bersikap negatif justru yang pertama mengalami kerugian. Itu sebabnya sebagai anak-anak terang, kita membawa segala perkara ke hadapan Tuhan.

Saudaraku, maukah kita mendoakan setiap hal termasuk pemimpin bangsa dan kota di mana kita tinggal?

Maukah saudara berdoa agar pemimpin bangsa mengalami pertobatan, dan menerima pewahyuan untuk bisa memimpin bangsa ini?

Maukah saudara berdoa agar Indonesia menuju setiap rencana yang Tuhan tetapkan?

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Ajaklah pembimbing dan rekan-rekan persekutuan saudara untuk berdoa bersama bagi pemerintah bangsa Indonesia dan pemimpin kota di mana saudara tinggal.

Mintalah hati Tuhan untuk mendoakannya.

Rabu, 30 Maret 2022
MEMBERKATI KOTA MELALUI DOA KORPORAT

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & team

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : KISAH PARA RASUL 4:23-31

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimana reaksi dari teman-teman Petrus dan Yohanes setelah mendengar cerita mereka?
  2. Keadaan apa yang sedang dihadapi oleh murid-murid Yesus saat itu?
  3. Apa yang menjadi doa mereka menghadapi ancaman untuk tidak memberitakan Injil?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ada seorang anak yang sangat tidak menyukai pelajaran matematika.

Setiap kali tahu hari itu ada pelajaran matematika, mood-nya langsung berubah jadi tidak bersemangat dan mudah marah.

Orang tuanya mengajarkannya untuk berdoa mengatasi ketidaksukaannya akan matematika.

Maka, anak ini pun berdoa, ”Tuhan, tolonglah agar matematikanya mudah hari ini. Amin!” ?

Sepertinya, kita semua juga punya kecenderungan untuk berdoa agar Tuhan memudahkan dan menghilangkan pergumulan yang harus kita hadapi, daripada agar Tuhan memberikan kekuatan kepada kita menghadapi pergumulan.

Tetapi kita bisa belajar dari murid-murid Yesus, bagaimana di tengah ancaman dan pergumulan, yang mereka minta justru adalah keberanian untuk memberitakan firmanNya, dan agar tanda-tanda dan mujizat oleh nama Yesus dinyatakan untuk meneguhkan kesaksian mereka.

Mereka tidak berdoa agar masalahnya dihilangkan.

Doa tersebut dipanjatkan dengan satu hati sampai mereka semua penuh dengan Roh Kudus.

Hasilnya?

Mereka memberitakan firman Allah dengan berani seolah-olah ancaman itu tidak pernah terjadi!

Ada kuasa yang besar di dalam doa korporat karena di saat yang satu lemah, yang lain menguatkan.

Kita belajar untuk tidak fokus kepada masalah kita sendiri tapi mendengarkan iman dan cara pandang orang lain saat menghadapi persoalan.

Kita belajar untuk melihat tujuan yang lebih besar dan diingatkan betapa besarnya Allah saat kita berdoa bersama.

Ketika doa yang tulus dinaikkan dalam kesepakatan ada kuasa yang sangat besar dan mampu memberkati kota bahkan bangsa.

Maukah saudara menjadi bagian dari orang-orang yang memberkati kota melalui doa-doa yang kita naikkan bersama?

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Kapankah terakhir kali saudara ikut dalam doa korporat atau minimal berdoa bersama seseorang?

Mulailah kembali bersepakat dengan seseorang dalam doa, ajak pembimbing saudara atau ikutlah dalam kelompok-kelompok doa yang ada.

Selasa, 29 Maret 2022
KEAMANAN DI SEGALA PENJURU KARENA DOA

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & team

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 2 TAWARIKH 14:4-7

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang raja Asa lakukan di zaman pemerintahannya?
  2. Apa yang Tuhan karuniakan kepada orang Yehuda di zaman tersebut?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Raja Asa adalah satu dari sedikit raja Yehuda yang hatinya berpaut kepada Allah.

Tercatat Ia melakukan apa yang baik dan benar di mata Tuhan.

Ia menjauhkan mezbah-mezbah asing dan bukit-bukit pengorbanan, memecahkan tugu-tugu berhala, dan menghancurkan tiang-tiang berhala.

Ia memerintahkan orang Yehuda supaya mereka mencari Tuhan, mematuhi hukum dan perintahNya.

Sekalipun ia raja, bukanlah perkara yang mudah untuk membuat keputusan tersebut dan menjalaninya.

Menghancurkan kebiasaan yang mengikat, dan membuat orang mencari Tuhan adalah pekerjaan yang sangat sulit sampai mustahil, jika bukan Tuhan yang turut bekerja.

Kita bisa membuat peraturan, tetapi tidak bisa mengubah hati.

Namun demikian, sejarah menunjukkan bahwa selalu ada dampak dari orang-orang yang bersungguh hati kepada Tuhan.

Kesungguhan raja Asa membuat Tuhan mengaruniakan keamanan kepadanya sehingga ia bisa menggunakan waktu dan energinya untuk memperkuat dan membangun kota.

Dan sekalipun musuh menyerang, mereka dapat mengalahkannya.

Banyak sekali orang yang berpikir bahwa rasa aman baru bisa diperoleh ketika hidupnya baik-baik saja, tanpa ada tantangan atau masalah.

Tetapi rasa aman yang sejati sesungguhnya terbukti di dalam setiap keadaan.

Sama seperti raja Asa, saat tidak banyak tantangan atau masalah, tetap punya tujuan dan sikap hati membangun.

Saat ada tantangan dan perang, ia mampu menghadapinya dengan kepercayaan penuh kepada Tuhan.

Doa yang dipanjatkan dengan sikap hati mencari Tuhan serta ketaatan kepada firmanNya membuat hati kita siap menghadapi keadaan seperti apapun.

Keamanan di segala penjuru bukanlah semata-mata tentang apa yang terjadi di luar kita, tapi yang terutama di dalam kita.

Apapun aspek hidup kita, kita memiliki rasa aman karena kita tahu kepada siapa kita percaya.

Bagaimana dengan saudara, apakah saudara sudah memilikinya?

Di manakah saudara menemukan keamanan, apakah ketika keuangan cukup dan tidak ada masalah?

Apakah saudara telah menemukan keamanan dalam Tuhan saat berdoa?

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Diskusikanlah dengan rekan-rekan persekutuan saudara bagaimana rasa aman saudara terbentuk bersamaan dengan kehidupan doa saudara?

Senin, 28 Maret 2022
JEMAAT TUHAN YANG BERDIRI DI ATAS BATU KARANG

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & team

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : MATIUS 16:15-20

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah Yesus menurut Simon Petrus?
  2. Bagaimana Simon Petrus bisa menjawab dengan tepat pertanyaan Yesus?
  3. Apa janji Yesus tentang jemaatNya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika Yesus bertanya kepada murid-muridNya siapakah Dia, Simon Petrus menjawab. “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.”

Pada saat itu, seluruh bangsa Israel sedang menantikan Mesias.

Namun, kebanyakan tidak menyadari bahwa Yesuslah Mesias itu.

Petrus bisa menjawab dengan tepat karena Allah menyatakannya.

Jika kita hari ini bisa melihat Yesus sebagai Mesias, itu pun karena Allah menyatakannya bagi kita.

Yesus berkata,”Engkau adalah Petrus dan di atas BATU KARANG ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya.”

Apakah yang dimaksud dengan BATU KARANG?

Batu karang yang dimaksud adalah jawaban Petrus.

Kebenaran di mana Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.

Yesuslah yang menjadi batu karang, landasan utama gereja, tempat yang paling kokoh dan aman, di mana alam maut pun tidak menguasainya.  

Kita patut bersyukur karena dasar kita percaya bukanlah manusia, tapi Yesus sendiri.

Manusia memiliki kekurangan dan bisa jatuh dalam dosa, tetapi Yesus sudah membuktikan diriNya menang!

Di sepanjang perjalanan Kekristenan, kita mungkin melihat ada pemimpin dan hamba-hamba Tuhan yang jatuh dalam dosa, ada ajaran sesat yang bermunculan, ada teman-teman seiman yang mengecewakan.

Tetapi kita perlu mengingat bahwa Kekristenan kita dibangun di atas dasar Yesus Sang Batu Karang.

Jangan biarkan kekecewaan menguasai kita dan mengambil apa yang paling utama yang Tuhan sediakan bagi kita.

Yesus berjanji bahwa kunci kerajaan Surga diberikan kepada kita.

Apa yang kita ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kita lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.

Kita dimampukan untuk mengalahkan iblis serta segala pekerjaannya.

Kita dimampukan untuk menang atas setiap ego, dosa dan kelemahan karakter.

Kita dipulihkan dari setiap luka.

Kunci Kerajaan Surga ada di tangan saudara.

Saudara akan menggunakannya untuk apa?

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Diskusikanlah dengan rekan-rekan PA saudara bagaimana saudara akan menggunakan Kunci Kerajaan Surga?

Minggu, 27 Maret 2022
RUMAH DOA BAGI SEGALA BANGSA

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & team

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : YESAYA 56:6-8

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang Tuhan bawa ke gunung kudusNya?
  2. Apa yang diberikan Tuhan di rumah doaNya?
  3. Akan disebut sebagai apakah rumahNya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Melihat ayat bacaan kita hari ini, kita bisa menangkap bahwa sejak awal Allah memperhatikan sikap hati jauh lebih penting dari pada status.

Walaupun bangsa Israel adalah umat pilihan, tapi firmanNya ditujukan juga kepada orang-orang asing yang menggabungkan diri kepadaNya, yang melayani dan mengasihi Dia.

Tuhan berfirman, orang-orang yang berpegang pada perjanjianNya akan dibawa ke gunungNya yang kudus dan diberi KESUKAAN di rumah doaNya. Janji ini berlaku bagi kita semua, jika kita mengasihi Dia dan mau melayaniNya sepenuh hati.

Gereja disebut sebagai rumah Doa. Kita secara pribadi sebagai orang percaya, maupun saat kita berkumpul bersama-sama, kita adalah rumah doa.

Namun demikian, apakah kita benar-benar menemukan “Kesukaan” di rumah doaNya?

Apakah kita berdoa karena program dan kewajiban, ataukah kita menikmatinya sebagai kesempatan berharga bertemu dengan Tuhan?

Ketika kita dengan segenap hati datang kepadaNya, maka kita menjadikan gerejaNya sebagai rumah doa bagi segala bangsa karena banyak jiwa dari berbagai suku bangsa yang rindu untuk mengalami kedekatan dengan Tuhan.

Mereka perlu melihat bahwa itu hanya mungkin terjadi di dalam rumah Tuhan. Mereka perlu melihat kita benar-benar menikmati waktu doa bersamaNya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Apakah Saudara menemukan kesukaan di rumah doa Tuhan?

Evaluasilah dan bagikan kepada pembimbing Saudara.

Buatlah satu komitmen untuk menjadi rumah doa dan membangun rumah doa.

Sabtu, 26 Maret 2022
KEHIDUPAN SURGA TERJADI BAGI RUMAH TUHAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pnt. Leonardo M

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : YEHEZKIEL 37:1-14

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Yehezkiel 37:14.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Kekuasaan siapakah yang meliputi dan membawa Yehezkiel untuk dapat bernubuat?
  2. Apakah yang Tuhan sampaikan kepada Yehezkiel sehingga ia mampu bernubuat secara benar?
  3. Apakah yang Tuhan berikan kepada kita sehingga ada kehidupan surga terjadi bagi umat Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika kita membangun kehidupan doa maka kita tidak hanya berjumpa dengan Tuhan tetapi kita juga akan memperoleh Firman Tuhan, yaitu arahan Tuhan yang harus kita lakukan dan kita sampaikan kepada orang lain.

Demikianlah halnya yang dialami oleh Yehezkiel, di mana ketika Roh Tuhan membawa dan menyelimuti dia dalam kemuliaan Tuhan dalam persekutuan dengan Tuhan maka Tuhan memberikan Firman-Nya kepadanya untuk disampaikan kepada bangsa Israel yaitu umat Tuhan.

Mulai dari kondisi seperti tulang-tulang yang amat kering dan nubuatan Firman Tuhan terus disampaikan oleh Yehezkiel sehingga membentuk tubuh yang utuh dengan urat-urat dan memberikan nafas kehidupan sehingga membentuk suatu tentara yang sangat besar demikianlah bangsa Israel dihidupkan kembali.

Hal yang sama juga dapat terjadi bagi umat Tuhan yang berdoa, maka nubuatan demi nubuatan akan kita sampaikan untuk pemulihan gereja dan pemulihan kota dan bangsa.

Sesuai dengan Firman Tuhan yang Tuhan sampaikan kepada kita melalui doa-doa yang kita naikkan kepada surga, Tuhan akan mencurahkan serta memberikan Roh-Nya kepada umat Tuhan yang mengalami kekeringan rohani juga kepada kota dan bangsa yang mengalami kekeringan rohani, sehingga kehidupan surga terjadi atas rumah Tuhan dan kota serta bangsa di mana kita ada.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara berdoa dengan menyatakan nubuatan Firman Tuhan sehingga terjadi kehidupan dan pemulihan di dalam gereja Tuhan dan kota di mana saudara berada.

Jumat, 25 Maret 2022
HATI YANG TETAP PENUH PERCAYA KEPADA TUHAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pnt. Leonardo M

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : MAZMUR 112:6-9

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Mazmur 112:7.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hati yang bagaimanakah yang diinginkan dari orang-orang benar?
  2. Terhadap apakah yang tidak perlu ditakutkan bagi orang yang tetap penuh percaya kepada Tuhan?
  3. Siapakah yang memiliki kebajikan yang tetap dan ditinggikan oleh Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Bagi umat Tuhan yang terus membangun rumah doa maka kehidupan doa yang kita bangun membuat pikiran dan hati kita terus dibangun di atas kebenaran Firman Tuhan yang membuat iman percaya kita semakin kokoh dan kuat.

Kita bukan hanya diteguhkan sebagai orang benar namun kita juga hidup dalam kebenaran.

Hal tersebut menyebabkan kita memiliki hati yang teguh, hati yang tetap penuh kepercayaan kepada Tuhan.

Tuhan berjanji bagi orang-orang yang hatinya penuh kepercayaan maka mereka tidak akan goyah, justru di masa pandemi virus Corona yang memberi dampak negatif bagi setiap orang, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi, maka bagi umat Tuhan tidak akan tergoncangkan.

Selain itu orang-orang yang hatinya tetap penuh percaya kepada Tuhan maka tidak akan takut terhadap kabar-kabar celaka dan tidak takut terhadap pekerjaan si jahat yang mencoba untuk mengintimidasi bahkan pekerjaan si jahat dapat dikalahkan.

Orang-orang yang hatinya tetap penuh percaya kepada Tuhan tidak pernah kekurangan walaupun selalu membagi-bagikan kepada orang-orang miskin, kebajikan tidak berhenti di dalam hidup mereka dan pada akhirnya Tuhan sendiri akan membawa mereka dalam kemuliaan dan mempromosikan mereka menjadi orang-orang yang berpengaruh dalam komunitas di mana mereka berada.

Oleh sebab itu marilah kita membangun kehidupan doa yang pada akhirnya kita memiliki hati yang tetap percaya karena perjumpaan kita terhadap realita kehadiran Tuhan di dalam berdoa.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Diskusikanlah di dalam komunitas saudara bagaimana dalam berdoa saudara dapat memiliki hati yang teguh dan tetap percaya kepada Tuhan.

Kamis, 24 Maret 2022
SALING MENGAKU DOSA DAN MENDOAKAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pnt. Leonardo M

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : YAKOBUS 5:15-20

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Yakobus 5:16.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal apakah yang harus kita lakukan agar kita mengalami kesembuhan yang sempurna dari Tuhan?
  2. Salah satu kehidupan orang benar adalah hidup saling mengaku dosa dan saling mendoakan. Bagaimanakah doa yang dihasilkan oleh orang benar?
  3. Apakah yang harus kita lakukan terhadap saudara seiman sebagai aplikasi hidup saling mengaku dosa dan saling mendoakan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Oleh karena kita percaya terhadap apa yang Yesus lakukan di kayu salib maka Allah menjadikan kita sebagai orang benar.

Salah satu kehidupan orang benar adalah tidak menyimpan dosa satu dengan yang lain dan juga saling mendoakan artinya hidup saling membutuhkan dan menopang satu dengan yang lain.

Dan kehidupan yang demikian akan menghasilkan atau membuahkan doa-doa yang sangat besar kuasanya.

Karena jika ada dosa, Tuhan tidak akan mendengar doa-doa kita. “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:1-2).

Hal tersebut dialami oleh Elia sebagai orang benar mengalami kuasa doa yang luar biasa.

Tuhan ingin agar kita hidup dengan saling mengaku dosa dan saling mendoakan karena hasilnya adalah jika ada saudaraseiman yang sakit maka mereka mengalami kesembuhan dan mukjizat kesembuhan.

Sebagai aplikasi dalam kehidupan di rumah Tuhan maka jika ada orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, gugur imannya, bahkan kendor imannya maka kita harus mendoakan mereka sampai mereka membuka dan mengaku dosa dan berbalik dari jalan-jalan yang jahat maka akan terjadi pemulihan terhadap orang-orang yang mundur imannya dan jiwa orang tersebut diselamatkan dan dosa-dosanya diampuni.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Diskusikan dalam komunitas saudara bagaimana saudara dan saudara-saudara yang lain mengalami pemulihan ketika dibangun kehidupan yang saling mengampuni dosa dan saling mendoakan.