Selasa, 20 Desember 2022

MEMERINTAH BERSAMA TUHAN

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MAZMUR 110:1-3

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah arti mazmur?
  2. Apakah maksud memerintah di antara musuhmu?
  3. Apakah yang dimaksud dengan tongkat kekuatanmu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kata Indonesia Mazmur berasal dari Bahasa arab yang merupakan serapan dari Bahasa Eitopia, masih berhubungan dengan kata Ibrani “mizmor”.

Dalam Bahasa Inggris “Psalms” diambil dari terjemahan alkitab perjanjian lama Bahasa Yunani “Psalmoi” yang berarti lagu dengan iringan instrumen berdawai. 

Dalam kitab Mazmur, ada yang menyatakan siapa penulisnya, ada juga yang tidak berisi siapa penulisnya.

Para penulis Mazmur yang menyebutkan nama penulis; Musa menulis Mazmur 90, Daud menulis 73 buah, Asaf 12 (50, 73-83), keturunan Korah 10 buah (42,44-49, 84, 87-88), Salomo kemungkinan 2 buah (127 dan 72), Herman orang Ezrahi 1 buah (88) dan Ethan menulis 1 buah (89).

Mazmur 110 ditulis oleh Daud.

Mamur ini digolongkan pada mazmur nubuatan mesianik; sekalipun tulisannya berbentuk puisi, namun menyajikan nubuatan keilahian Yesus, keimamatan Yesus yang kekal, Yesus akan muncul sebagai Allah dan sebagai hakim.

Menurut Mazmur 110, Kerajaan Tuhan Yesus akan didirikan di Sion, dan dari sana, melalui penaklukan bertahap, akan diperluas ke seluruh bumi.

Senjata untuk menaklukkan adalah Injil.

Di Sionlah pemberitaan Injil pertama kali dimulai; dan melalui Injillah, Kristus memerintah, bahkan di tengah-tengah musuh-musuhnya; karena Injil memberikan pengaruh kepada banyak orang yang memusuhi-Nya.

Orang berdosa adalah musuh Allah (Kolose 1:21).

Saudara, sebagai orang percaya, kita bergabung dengan pemerintahan Tuhan Yesus, memerintah di antara musuh adalah menjalankan amanat Agung, memberitakan Injil kepada semua bangsa.

Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan.

Injil yang kita beritakan akan menyelamatkan musuh-musuh Allah, sehingga mereka tidak binasa, melainkan beroleh hidup kekal.

Saudara, Roh Kudus sudah dicurahkan di dunia.

Roh Kudus bekerja di seluruh dunia untuk menyadarkan manusia akan dosa dan penghakiman.

Namun demikian, dibutuhkan orang-orang percaya untuk membawa kabar baik kepada orang-orang berdosa.

Jadi ada bagian kita dan ada bagian Roh Kudus.

Ketika kita memberitakan injil, Roh Kudus memakai pemberitaan injil kita untuk mempertobatkan orang berdosa.

Mulailah bertobat supaya Tuhan mempertemukan dengan orang-orang yang siap menuai dan memberitakan injil yang adalah kuasa Allah untuk menyelamatkan.

Diskusikan dengan rekan-rekan PA, bagaimana supaya memerintah bersama Tuhan.

Senin, 19 Desember 2022

RAJA DAMAI

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YESAYA 9:1-7

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah yang dimaksud dengan Mesias sebagai Raja Damai?
  2. Mengapa Yesus disebut Raja Damai?
  3. Bagaimana cara Mesias mendamaikan orang berdosa (musuh Allah) dengan Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, Yesaya adalah seorang nabi yang melayani di Yerusalem pada masa pemerintahan raja Yehuda; Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia.

Menurut tradisi Yahudi, Yesaya mati syahid dengan di gergaji menjadi dua bagian oleh Raja Manasye.

Tulisan Yesaya bertujuan;

Pertama, melawan dosa bangsanya dan bangsa lain serta memberitahukan hukuman Allah yang akan datang.

Kedua, menubuatkan pengharapan bagi orang-orang Yahudi buangan.

Ketiga, menubuatkan bahwa Allah akan mengirimkan Mesias dari keturunan Daud.

Salah satu nubuatan dalam Yesaya 9:5Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai’.

Ada 4 gelar yang disandang Mesias; Penasihat Ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal dan Raja Damai. 

Raja Damai.

Damai dalam Bahasa aslinya adalah שָׁלֽוֹם׃ (dibaca šā·lō·wm).

Damai atau salowm sendiri memiliki arti yang cukup beragam;  Completeness (lengkap), safety (aman), welfare, health, prosperity (sejahtera, sehat, makmur), peace (damai), damai dari perang.

Dalam konteks nubuatan Yesaya sepertinya arti salowm, lebih ke arah damai dari peperangan.

Jadi, Mesias yang adalah keturunan Daud dinubuatkan Yesus akan datang sebagai Raja yang akan memperdamaikan permusuhan antara orang berdosa (musuh Allah) dengan Allah.

Seperti dicatat dalam Kolose 1:21-22 21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, 22sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Tuhan Yesus datang sebagai Raja Damai dengan membayar harga perdamaian itu, yaitu mengorbankan diri-Nya di kayu salib.

Dia membayar hukuman yang harusnya diterima semua orang berdosa di dunia.

Saudara, sekarang kita sudah diperdamaikan dengan Allah, kita dilayakkan di hadapan Allah dan selalu diterima di hadapan Allah.

Secara Yuridis, Kita sekarang adalah orang yang kudus, tak bercacat dan tak bercela di hadapan-Nya.

Sekalipun secara faktual, selama  masih tinggal dalam kemah ini, kita memiliki banyak kelemahan.

Tetapi Kita akan terus menjadi kudus secara progresif, menuju keserupaan dengan Tuhan Yesus.

Saudara, kita juga dipanggil untuk mendamaikan orang-orang berdosa dengan Allah, dengan cara membawa kabar baik untuk mereka.

Kalau Tuhan Yesus adalah Raja damai, maka kita anak-anak Allah juga adalah pembawa damai.

Marilah sebanyak-banyaknya mendamaikan orang-orang berdosa dengan Allah.

Tuhan Yesus sudah mempercayakan pelayanan pendamaian kepada kita.

Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. 2 Korintus 5:18.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, bagaimana cara Tuhan Yesus memperdamaikan manusia berdosa dan bagaimana melayani pendamaian.

Minggu, 18 Desember 2022

YESUS ADALAH TUHAN DAN GURU

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 13:12-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah tujuan Yesus membasuh kaki murid-muridNya?
  2. Apakah yang harus dilakukan murid-murid setelah dibasuh kakinya oleh Tuhan Yesus?
  3. Tuhan Yesus adalah Guru (Rabbi) dan Tuhan, apakah maksudnya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tuhan Yesus saat melayani di dunia adalah seorang yang memiliki kompetensi pengajar taurat yang diakui.

Oleh karena itu, Nikodemus memanggil Yesus Rabi, Yohanes 3:2 “Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya”.

Jadi Rabi dan Guru adalah sebutan yang sama untuk mereka yang telah menyelesaikan proses “pemuridan” oleh Rabi yang berkompeten.

Para ahli sejarah alkitab memperkirakan bahwa Tuhan Yesus mengikuti proses dimuridkan oleh seorang Rabi yang terkenal pada zamannya dari usia 13-30 tahun.

Sesuai tradisi Yahudi, setelah mencapai umur 30 tahun, seorang Rabi memulai pelayannya dengan menerima murid-murid.

Oleh karena itu, Nikodemus sebagai Rabi senior pada masa itu mengakui ke-Rabi-an Tuhan Yesus, dengan memanggilnya Rabi.

Kita dapat belajar dari kerendahan hati Tuhan Yesus, yang bersedia melalui seluruh proses yang harus dilalui sebagai seorang Yahudi, termasuk bersedia dimuridkan untuk menjadi Rabi.

Padahal Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia.

Dia memilih mengikuti proses Panjang sebelum memulai pelayanan-Nya.

Tidak ada jalan pintas untuk memenuhi panggilan Allah.  

Berbeda dari Rabi lain yang menunggu lamaran dari calon-calon murid terbaik, Tuhan Yesus memanggil murid-murid yang mungkin tidak terpilih oleh Rabi-rabi lain.

Namun murid-murid ini kelak, setelah 3,5 tahun pemuridan akan menjadi Rasul-rasul yang memulai gereja di dunia.

Yesus, adalah Tuhan sekaligus Guru untuk murid-muridNya pada masa itu.

Dalam Yohanes 13:14 “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu

Sebagai Tuhan dan Guru, Tuhan Yesus memberikan teladan yang luar biasa, yaitu membasuh kaki murid-murid-Nya.

Adapun tujuannya adalah supaya murid-muridNya saling membasuh kaki, saling merendahkan satu sama lain dan saling melayani.

Inilah prinsip hidup bersama orang Kristen, saling merendahkan diri dan saling melayani.

Murid yang baik selalu bersedia untuk menutupi dan membersihkan kelemahan saudara-saudaranya, bukan malahan menggosipkan kelemahan saudara-saudaranya.

Ingatlah, kasih menutupi banyak dosa. Sebagai Rabi, Tuhan Yesus sudah memberi teladan.

Dia mengikuti proses yang Panjang sebelum menjadi Rabi.

Bahkan, Dia menolak tawaran iblis memberikan jalan pintas menjadi Raja atas dunia ini.

Tuhan Yesus tetap memilih jalan salib.

Saudara, jangan mengambil jalan pintas, lalui proses  kehidupan dengan tekun dan taat.

Jangan ambil jalan pintas untuk memperoleh kekayaan, gelar, promosi, kelulusan, atau urusan lainnya.

Diskusikan dengan pembimbingmu, bagaimana membangun cara membersihkan kelemahan saudara seiman.

Sabtu, 17 Desember 2022

HATI YANG TAAT DIBERIKAN KEPADA KITA

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YEHEZKIEL 36:24-29

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah janji Tuhan kepada orang Yahudi yang sedang ada dalam pembuangan di Babel karena pemberontakan mereka kepada Allah?
  2. Apakah janji Tuhan tersebut berlaku untuk orang-orang bukan Yahudi?
  3. Siapkah yang dapat memberikan hati yang baru dan bagaimana caranya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, Yehezkiel adalah seorang nabi muda yang dibawa dari Yerusalem ke Babel oleh Nebukadnezar.

Orang-orang Yahudi, termasuk Yehezkiel menjadi tawanan dan dibuang ke Babel.

Hal tersebut terjadi setelah Yerusalem dan bait Allah dihancurkan Nebukadnezar.

Yehezkiel sendiri dibawa ke Babel setelah Daniel dan rekan-rekannya terlebih dahulu dibawa sebagai tawanan ke Babel.

Jadi, Yehezkiel dan Daniel umurnya tidak terpaut jauh, tetapi Daniel sudah menjadi pembesar ketika Yehezkiel tiba di Babel.

Yehezkiel yang dalam Bahasa Ibrani (יְחֶזְקֵאל) yekh-ez-kale’  memiliki arti “ Allah menguatkan”.

Allah memakai nabi muda ini sesuai Namanya untuk menguatkan orang-orang Yahudi yang ada dalam pembuangan di Babel.

Dalam Alkitab, nama mengandung arti yang sangat penting.

Contoh nama Yesus, yang dalam Bahasa Ibrani יְהוֹשֻׁעַ yeh-ho-shoo’-ah atau Yehoshua memiliki arti Allah adalah keselamatan.

Yesus menjadi juru selamat dunia. 

Jadi, nama Yehezkiel sendiri seperti nubuatan dari orang tuanya, bahwa dia suatu kali kelak akan membawa kabar yang menguatkan orang-orang Yahudi dalam pembuangan. 

Salah satu nubuatan Yehezkiel adalah mengenai pemulihan bagi orang-orang buangan, yaitu dalam Yehezkiel 33:1-48:35.

Dalam nubuat tentang pemulihan orang-orang buangan, Allah menjanjikan menjemput mereka dan memberikan hari yang baru.

Yehezekiel 36:24-27 24Aku akan menjemput kamu dari antara bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari semua negeri dan akan membawa kamu kembali ke tanahmu. 25Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. 26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Janji Tuhan yang diberikan Allah kepada orang-orang Yahudi buangan sepertinya memiliki makna ganda, yaitu janji pemulihan untuk orang-orang Yahudi dan janji keselamatan untuk orang-orang berdosa dari seluruh dunia.

Hati yang baru dan roh yang baru diberikan kepada orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus. 

Selain itu Roh Allah akan tinggal di dalam batin.

Hal tersebut terjadi saat Roh Kudus dicurahkan, pada peristiwa Pentakosta hingga saat ini.

Roh kudus terus bekerja untuk keselamatan orang-orang berdosa.

Tentu saja, pekerjaan Roh Kudus seiring dengan orang-orang percaya melaksanakan amanat agung.

Saudara, ingatlah selalu bahwa kita adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk taat kepada kehendak Tuhan.

Kita punya hati yang baru, hati yang lemah lembut.

Kita punya hati yang taat.  Mungkin saat ini sepertinya itu belum sepenuhnya kita alami.

Mungkin terkadang masih gagal untuk taat.

Berjalanlah dengan iman, bahwa kita adalah orang-orang yang mampu menaati seluruh kehendak Allah.

Kehendak Allah itu bukan beban, seperti kata Tuhan Yesus dalam Matius 11:30Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.

Diskusikan dalam kelompok PA, apa yang harus dilakukan supaya pemulihan terjadi pada keluarga-keluarga yang belum diselamatkan.

Jumat, 16 Desember 2022

GEMBALA YANG MENGAJAR DAN MENYEMBUHKAN

Penulis : Pdt. Robinson Saragih
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 4:23-25

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang Yesus lakukan dengan berkeliling di Galilea?
  2. Apa saja yang Yesus lenyapkan dari orang galilea itu?
  3. Apa yang menyebabkan orang berbondong-bondong mengikuti Yesus?
  4. Dari mana saja mereka berasal?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, setelah selesai menghadapi pendakwa dan si pencoba yaitu iblis, maka Yesus kembali ke Galilea, di Galilea Yesus memilih murid-muridNya, Dia berkeliling di daerah itu dengan mengajar tentang Kerajaan Allah dan Dia menyembuhkan banyak orang sakit, mengusir setan-setan dan melenyapkan kelemahan mereka.

YESAYA pernah bernubuat bahwa Yesus akan menanggung penyakit kita dan DIA datang untuk memikul kesengsaraan kita.  

Yesaya 53:4-5 ”Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipukulnya. Padahal kita mengira dia kena tulah dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”

Yesus adalah gembala yang berkeliling, mengajar dan menyembuhkan sakit penyakit orang-orang yang percaya kepada-Nya dan mengikuti dengan berbondong-bondong.

Dan mereka takjub dengan apa yang YESUS perbuat dan ajarkan.

Dia mengajar dan Dia berbicara mengenai KERAJAAAN ALLAH.

Dan Dia menyembuhkan orang-orang sakit, mengusir setan-setan yang merasuki orang-orang dan membuka mata orang buta dan membuat kaki yang lumpuh dapat berjalan.

Dengan semua yang diperbuat-Nya maka Dia benar-benar membuktikan bahwa Dia adalah GEMBALA YANG BAIK, yang memberi kehidupan kepada yang percaya kepada-Nya, tapi bukan saja hidup tapi Dia juga memberikan kehidupan dengan segala kelimpahannya.

HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Apa tujuan kedatangan Yesus ke bumi ini?

Kamis, 15 Desember 2022

GEMBALA YANG MENYEDIAKAN MAKANAN

Penulis : Pdt. Robinson Saragih
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

LUKAS 9:10-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa tujuan Yesus membawa murid-muridNya ke daerah Betsaida, yang sunyi?
  2. Apa yang murid-murid katakan kepada Yesus mengenai orang banyak yang mengikuti Dia?
  3. Apa yang Yesus katakan untuk menjawab apa yang murid-murid itu katakan?
  4. Apa yang Yesus lakukan bagi lima ribu orang itu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, ketika Yesus ingin menyendiri bersama murid-muridNya Dia menyingkir ke daerah sunyi di sekitar Betsaida.

Namun orang banyak mencari dan menemukan tempat menyendirinya Yesus.

Yesus kembali melayani orang banyak dengan menyembuhkan orang sakit dan mengajar mereka tentang Kerajaan Allah.

Menjelang malam, murid-murid mengatakan kepada Yesus supaya Yesus menyuruh mereka pergi untuk mencari makan atau mencari tempat menginap, namun Tuhan Yesus mengatakan kepada murid-muridNya agar mereka yang memberi orang banyak itu makan.

Terjadi dialog antara murid-murid dengan Yesus mengenai hal roti yang dibutuhkan :

Lukas 9:13-14 Tetapi Ia berkata kepada mereka : “Kamu harus memberi mereka makan!” Mereka menjawab : ”Yang ada pada kami tidak lebih dari pada lima roti dan dua ikan, kecuali kalau kami pergi membeli makanan untuk semua orang banyak ini.” Sebab di situ ada kira-kira lima ribu orang laki-laki. Lalu Ia berkata kepada murid-muridNya : “Suruhlah mereka duduk berkelompok-kelompok, kira-kira lima puluh orang sekelompok.” Murid-murid melakukannya dan menyuruh semua orang banyak itu duduk. Dan setelah itu Ia mengambil roti dan dua ikan itu. Ia menengadah ke langit, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-muridNya supaya dibagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian dikumpulkan potongan-potongan roti yang sisa sebanyak dua belas bakul.”

Yesus sebagai GEMBALA YANG BAIK, membuktikan bahwa Dia benar-benar GEMBALA yang baik yang menyediakan makanan bagi orang banyak yang mengikuti Dia.

Saudara, dengan meneladani Yesus ini maka, para gembala ditugaskan memberi jemaatnya makanan, namun roti yang disediakan adalah makanan yang lain yaitu FIRMAN TUHAN :

Lukas 4:4 Tetapi Yesus berkata kepadanya : ”Ada tertulis : Manusia hidup bukan dari roti saja.”

Jadi makanan kita adalah makanan jasmani dan makanan rohani, dua-duanya harus dimakan supaya tubuh dan jiwa kita sehat dan bertumbuh.

Gembala-gembala saat ini melayani dan menyediakan makanan rohani ini yang utama, sedangkan yang jasmani, ada kala waktunya gembala-gembala juga memberi makan jemaat dengan makanan jasmani.

Kewajiban pemimpin dan gembala adalah MENYEDIAKAN MAKANAN ROHANI.

HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Mengapa para Gembala tidak wajib memberi makan jasmani kepada jemaatnya?

Kecuali dalam hal khusus biasanya juga gembala menyediakan makanan jasmani.

Rabu, 14 Desember 2022

GEMBALA YANG BAIK PEDULI DENGAN HIDUP KITA

Penulis : Pdt. Robinson Saragih
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 10:10-16

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang YESUS katakan sebagai PENCURI dalam bagaian firman ini?
  2. Apa ciri utama dari sorang gembala upahan?
  3. Bagaimana hubungan antara gembala dengan domba dalam cerita firman Tuhan ini?
  4. Siapa yang YESUS maksudkan domba-domba lain yang bukan berasal dari kandang ini?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, sangat jelas YESUS membandingkan diri-Nya dengan IBLIS yang disebut sebagai PENCURI, PEMBUNUH dan PEMBINASA, sedangkan YESUS menyebut diri-Nya sebagai PEMBERI HIDUP bahkan YESUS pemberi HIDUP DALAM SEGALA KELIMPAHAN.

YESUS tidak menyediakan HIDUP PAS-PASAN tapi HIDUP DALAM SEGALA KELIMPAHAN.

Oleh karena itu, seharusnya semua orang mustinya TERTARIK dengan apa yang YESUS TAWARKAN, namun mengapa banyak orang yang tidak percaya kepada YESUS KRISTUS.

Menurut statistik, maka 2/3 penduduk bumi ini belum percaya dari 1/3 orang yang percaya belum semua sudah mengenal YESUS secara PRIBADI karena banyak di antara mereka percaya kepada YESUS karena kelahiran, atau KRISTEN keturunan.  

Karena banyak orang Kristen mengaku percaya kepada Yesus namun sebenarnya tidak sungguh-sungguh percaya, dan mereka belum mengalami kelahiran kembali, mereka mungkin orang yang saleh dan rohani kelihatannya, namun kesabaran mereka atau kebaikan mereka ada batasnya.

Ada batas kesabaran mereka, ada batas kejujuran mereka, semuanya ada batasnya, ketika ego dan batin mereka terganggu, maka muncullah aslinya, bahkan ternyata mereka adalah PEMBUNUH, PERAMPOK dan PENIPU.

Ada orang percaya yang jatuh lagi ke dalam dosa, tapi itu Namanya mereka terjatuh, bukan aslinya dia seperti itu.

Dia bisa marah, dan bukan PEMARAH.

Dia marah karena dia melihat KETIDAKADILAN, mereka marah ketika mereka melihat KEBENARAN DIINJAK-INJAK, ada orang yang ditindas dengan sewenang-sewenang orang yang lebih besar dari yang ditindas.  

Dan ketika dia mengalami tindasan dia bisa sabar, dia mengalami kesewenangan dari penguasa, dia bisa sabar.

Jadi dia hanya terjatuh, itu bukan alaminya.

Rasul PAULUS pernah berkata :

Ibrani 13:7 ”Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepada kamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah Iman mereka.”

Saudara, mengapa mesti melihat akhir hidup mereka, karena pada akhir hidup seseorang itu akan kelihatan buah-buah kehidupannya.

Saudara, rasul Paulus juga pernah berkata :

Filipi 3:13-14 “Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah terjadi dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Semua yang sudah terjadi tidak bisa diperbaiki, maka kita bertanggung jawab bagi hidup kita hari ini dan hari besok, maka Paulus katakan apa yang telah lewat, lupakan saja, kalau ada dosa ya diakui, kita beriman ketika diakui maka dosa itu sudah dihapus, jadi tidak perlu kita pikirkan sehingga Iblis bisa ambil bagian MENUDUH kita dan MENGINTIMIDASI kita sehingga kadang-kadang kerohanian seseorang bisa mundur karena intimidasi dari setan ini, karena memang sifat iblis, MENCURI, MEMBUNUH dan MEMBINASAKAN.

Paulus tidak membiarkan dirinya untuk menyesali diri sendiri karena dia pernah ribut soal MARKUS YOHANES yang membuat dia meninggalkan BAPA ROHANINYA, BARNABAS.

Bagi PAULUS SUDAH SELESAI SETELAH MEREKA BERPISAH dan dikemudian hari MARKUS diajak lagi oleh Paulus melayani bersama.

Akibat keributan itu, iblis memanfaatkan perpisahan PAULUS dengan BARNABAS, yang berakibat sampai sekarang, iblis mengilhami manusia-manusia yang sesat dengan MENULIS INJIL BARNABAS, sehingga saudara-saudara muslim kita bisa dipengaruhinya, sampai saat ini.

PAULUS tidak juga mau disalahkan oleh hati nuraninya karena kesalahannya MENEGUR PETRUS PEMIMPIN JEMAAT YANG SANGAT DIURAPI OLEH ALLAH, ketika Petrus salah Langkah karena dia melakukan kesalahan kemunafikan, bertindak seolah dia masih tetap menganut hukum Taurat murni, rasul Paulus MENEGOR SOKO GURU JEMAAT itu dihadapan banyak orang, mengapa tidak MENEGURNYA dengan dua mata sesuai dengan AJARAN YESUS KRISTUS?

DALAM kemudaannya rasul itu masih ada sifat-sifat yang tidak sempurnanya, maka dia bilang LIHAT AKHIR HIDUPNYA, ketika masa tuanya dan pada akhir hidupnya rasul Paulus sangat perfect dalam kerohaniannya, mari kita baca surat-surat penggembalaannya.

Ketika rasul Paulus terus bertumbuh dan terus mendengarkan suara GEMBALA AGUNG itu, maka HIDUPNYA TERUS BERUBAH DAN PADA AKHIRNYA SANGAT MULIA.

YESUS melalui ROH KUDUS sangat PEDULI pada kita, kalau kita mau terus dengar-dengaran pada-Nya kita akan merasakan bagaimana janji-Nya itu : AKU DATANG SUPAYA MEREKA BEROLEH HIDUP, DAN MEMPEROLEHNYA DALAM SEGALA KELIMPAHAN. JANJI ini adalah janji dari TUHAN YESUS KRISTUS, yang tidak pernah TIDAK DIA LAKUKAN BAGI KITA.

DIA akan lakukan semua janji-Nya dengan SETIA.

KARENA DIA PEDULI KEPADA KITA.

HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Mengapa banyak orang Kristen yang hidup dalam kesengsaraan dan penderitaan, bahkan ada daerah kantong Kristen anak-anaknya mengalami BUSUNG LAPAR?

Selasa, 13 Desember 2022

MENGENAL SUARA-NYA SEBAGAI GEMBALA AGUNG

Penulis : Pdt. Robinson Saragih
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 10:1-9

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah PENCURI yang Yesus maksudkan dalam cerita ini?
  2. Siapakah yang disebut sebagai gembala domba?
  3. Suara siapakah yang akan didengarkan oleh kawanan domba itu?
  4. Siapa yang akan diikuti oleh domba-domba itu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, apakah yang YESUS maksudkan ada gembala yang masuk ke kandang tidak melalui pintu?

Yesus menyatakan juga bahwa YESUS adalah PINTU untuk masuk ke kandang domba-domba itu.

Saudara, sudah lama kita ketahui bahwa Pdt, adalah sebutan bagi orang-orang yang MENGGEMBALAKAN umatNya, atau Pdt adalah pemimpin bagi orang KRISTEN atau umat TUHAN.

Dan kita juga sudah tahu bahwa ada domba-domba yang mengaku domba atau orang KRISTEN tapi sebenarnya mereka belum jadi domba Allah karena mereka belum BERTOBAT dan belum LAHIR BARU, nah jadi jika ada domba seperti itu maka pasti ada juga Pdt yang bukan hamba Tuhan karena mereka juga belum lahir baru.

Nah mereka inilah yang dikatakan ada gembala yang masuk tapi tidak melalui pintu.

Apa pintu itu, YESUS mengatakan bahwa DIAlah PINTU kepada domba-domba itu.

Seseorang hanya bisa Masuk ke dalam YESUS ketika mereka sudah PERCAYA dan mengalami PERTOBATAN, dan selalu disertai dengan mereka memperoleh KARUNIA ROH KUDUS sebagai METERAI bahwa mereka MILIK ALLAH.

Efesus 1:13-14 “Di dalam Dia kamu juga,- ketika kamu telah mendengar firman kebenaran yaitu Injil keselamatanmu- di dalam Dia kamu juga ketika percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah. Untuk memuji kemuliaan-Nya.”

Ciri seorang domba yang benar adalah orang percaya yang sesungguhnya percaya kepada Yesus dengan hidup menurut firman TUHAN.

Seorang GEMBALA yang benar adalah GEMBALA yang hidup menurut pola dan aturan yang YESUS ajarkan melalui firman-Nya yang diilhamkan oleh ROH KUDUS.

Domba yang benar sangat mengenal suara gembalanya, dan suara gembala juga akan dikenal oleh domba yang benar.

Domba yang tidak benar tidak akan mendengarkan suara gembalanya karena mereka memang belum bisa mendengar dan belum bisa menikmati kebenaran dari suara gembala mereka.

Gembala yang tidak benar juga sulit didengarkan oleh domba yang benar karena sumber suaranya bukan ilham dari ROH KUDUS.

GEMBALA yang menyampaikan suara GEMBALA AGUNG yaitu YESUS KRISTUS melalui ILHAM ROH KUDUS pastilah didengarkan domba-domba yang di dalam batin mereka juga sudah ada ROH KUDUS, yang menjadi sumber suara itu. Jadi tidak ada perbedaan dan biasanya bisa dan dimengerti oleh BATIN atau HATI dari domba-domba yang benar itu.

Domba-domba ALLAH akan mendengarkan suara GEMBALA-GEMBALA yang juga masuk melalui PINTU yaitu YESUS KRISTUS.

Umat YESUS KRISTUS yang sudah lahir baru dan kemudian dia menjadi GEMBALA, maka dia akan menjadi gembala yang benar dan bukan pencuri atau perampok yang YESUS katakan.

Roh Kudus akan mengurapi gembala yang benar, sehingga domba-domba bisa mendengar suaranya.

Melalui gembala-gembala ini SUARA GEMBALA AGUNG dapat didengar, karena peranan ROH KUDUS, menyebabkan GEMBALA yang benar bisa dibedakan dengan gembala palsu, yang disebut oleh YESUS adalah PENCURI atau PERAMPOK.

HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Apa sebab domba kadang-kadang sangat sulit mengerti atau tidak mau mendengar suara GEMBALANYA?

Senin, 12 Desember 2022

PEMIMPIN YANG MENGGEMBALAKAN UMAT-NYA

Penulis : Pdt. Robinson Saragih
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 2:1-6

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Pada zaman siapa Kaisar ketika Yesus lahir di BETLEHEM EFRATA, dan siapa raja YAHUDI saat itu?
  2. Siapa yang datang dari daerah Timur, mengapa mereka mencari bayi yang baru lahir itu?
  3. Mengapa HERODES, dan penduduk YERUSALEM kaget atau terkejut?
  4. Menurut kabarnya di manakah raja Israel itu akan lahir?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, Yesus adalah keturunan YEHUDA jadi DIA adalah PEWARIS dari pemegang KERAJAAN YAHUDI, nabi YESAYA pernah bernubuat tentang DIA.

Yesaya 9:5-6 ”Sebab seorang anak telah lahir bagi kita, seorang putra telah diberikan untuk kita : lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan Namanya disebutkan orang : Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam Kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.”

YESUS adalah PEMIMPIN yang dinubuatkan dan telah ditetapkan oleh Allah Bapa-Nya, yang akan memimpin semesta ini, dan sebagai seorang pemimpin DIA juga pernah berkata bahwa DIA adalah seorang GEMBALA yang baik yang akan menggembalakan kawanan DOMBANYA.

Yohanes 10:11-16 “Akulah gembala yang baik, Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya, sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu, Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-dombaKu dan domba-dombaKu mengenal Aku, sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa dan Aku memberikan nyawaKu bagi domba-dombaKu. Ada lagi padaKu domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini, domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarka suaraKu dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.”

Yesus adalah PEMIMPIN YANG AKAN MENGGEMBALAKAN kawanan manusia yang akan menjadi DOMBA-DOMBANYA. YESUSlah yang akan menggembalakan GEREJANYA, Dia yang akan MENUNTUN jemaatNya ke padang berumput hijau dan akan membawa domba-dombaNya minum pada genangan air tenang. Dan tidak seorangpun, sepatutnya domba Allah itu, mengalami KEKUATIRAN dan KETAKUTAN karena YESUS gembala yang tidak pernah tertidur dalam menjaga KEAMANAN DOMBA-DOMBANYA.

Mazmur 121:1-8 “Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung, dari manakah akan datang pertolonganku? Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi. Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.” YESUS adalah TUHAN, Dia adalah PEMIMPIN yang MENGGEMBALAKAN umat-Nya. HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Kalau YESUS adalah PEMIMPIN yang mengembalakan umat-Nya, mengapa banyak orang yang mengaku percaya hidup dalam kekurangan, berhutang dan hidup dalam kebodohan?

Minggu, 11 Desember 2022

MEMAHAMI KASIHNYA

Penulis : Pdt. Robinson Saragih
Editor : Ervinna Graceful

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MAZMUR 23:1-6

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang menyebabkan Pemazmur tidak akan mengalami kekurangan?
  2. Apa pula yang menyebabkan dia tidak merasa takut?
  3. Apa yang menyebabkan Pemazmur dituntun dijalan yang benar oleh Sang Gembala?
  4. Apa yang disediakan oleh gembala itu bagi Pemazmur dihadapan lawan-lawannya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, Daud seorang gembala kambing bagi domba-domba keluarganya.

Dia menggembalakan domba keluarganya dengan segenap hatinya.

Daud rela menyambung nyawanya untuk membela dan menggembalakan domba keluarganya.

Domba mereka tidaklah sangat banyak, namun Daud setia memelihara dan merawat bahkan untuk menjaga domba-domba itu.

I Samuel 17:28 Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud kepada orang-orang itu, bangkitlah marah Eliab kepada Daud sambil berkata : “Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu, engkau datang kemari dengan maksud melihat pertempuran. Tetapi Jawab Daud : “Apa yang telah kuperbuat? Hanya bertanya saja!”

Daud seorang yang pemberani, karena Daud mengenal Tuhan, dan menganggap dirinya adalah domba Allah, dan TUHAN ALLAH YAHWE adalah GEMBALA yang memelihara dan menjaga dirinya.

Bahkan Daud bersaksi kepada raja Saul, bagaimana dia bertempur dengan singa atau beruang yang mengganggu domba-domba peliharaannya.

I Samuel 17:31-37 “Terdengarlah kepada orang perkataan yang diucapkan oleh Daud, lalu diberitahukan kepada Saul. Dan Saul menyuruh memanggil dia. Berkatalah Daud kepada Saul:”Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu Ini akan pergi melawan orang Filistin itu. Tetapi Saul berkata kepada Daud : ”Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit. Tetapi Daud berkata kepada Saul : ”Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya, maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku akan menangkap janggutnya lalu menghajar dia dan membunuhnya. Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.” Pula kata Daud : Tuhan yang melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang. Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.” Kata Saul kepada Daud : “Pergilah! Tuhan menyertai engkau.”

Pengenalan Daud dan kepercayaannya kepada TUHAN ALLAH YEHOVA, menyebabkan dia berani melawan GOLIAT tentara FILISTIN yang menantang orang Israel untuk duel, satu lawan satu.

Saul dan tentara Israel sebenarnya sudah ketakutan, dan mereka tidak berani memulai perang karena Goliat menantang satu lawan satu setiap prajurit Israel, cemoohannya terhadap Saul dan setiap tentara Israel, sangatlah menakutkan bagi tentara-tentara Israel.

PUJI TUHAN, DAUD ada di antara mereka, karena disuruh oleh ayahnya untuk menjenguk kakak-kakaknya yang turut pergi bertempur, Ayah mereka ingin tahu bagaimana kabar kakak-kakak Daud di medan laga pertempuran Israel melawan Filistin.

Ketika Daud mendengar cemoohan Goliat terhadap Saul dan seluruh tentara Israel, maka PENGURAPAN YANG TELAH menguasai Daud bekerja dan membangkitkan murka Daud terhadap orang yang melecehkan BARISAN TUHAN ALLAH, YEHOVA.

Daud bertindak dan mengandalkan Tuhan yang menjadi GEMBALA baginya, DAUD TIDAK TAKUT MENGHADAPI GOLIAT.

Ketika DAUD berlari menghadapi GOLIAT, DAUD membawa tongkat dan ali-ali untuk melawan GOLIAT :

I Samuel 17:40-47 “Lalu Daud mengambil tongkat di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu. Orang Filistin itu kian dekat menghampiri Daud dan di depannya orang yang membawa perisainya. Ketika orang Filistin itu menujukan pandangannya ke arah Daud serta melihat dia, dihinanya Daud itu karena ia masih muda, kemerah-merahan dan elok parasnya. Orang Filistin itu berkata kepada Daud : ”Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?” Lalu demi para allahnya orang Filistin itu mengutuki Daud. Pula orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang.” Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu : “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. Hari ini juga, Tuhan akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan akan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah. Dan supaya Jemaah itu tahu bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHANlah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”   

DAUD mengalahkan orang Filistin itu dengan umban batu, demikian Daud membunuhnya tanpa pedang di tangannya.

Daud mendatangi mayat GOLIAT, dan mengambil pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia.

Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu.

Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka semua.

Saudara, pengalaman Daud ini menambah keyakinan dia, bahwa YEHOVA ADALAH GEMBALA YANG BAIK, dimana telah terbukti bagi dia, gembala itu memelihara dia dalam segala hal, bahkan keamanan nyawanya juga telah terbukti aman di tangan GEMBALA YANG BAIK itu.

Oleh karena itu maka marilah kita juga mengikuti Langkah Daud, RELA MENJADI DOMBA BAGI TUHAN ALLAH, yang dipelihara oleh GEMBALA YANG BAIK, YESUS KRISTUS.

HALELUYA, PUJI TUHAN, AMEN!

Mengapa banyak orang yang stress karena KETAKUTAN?