Senin, 27 Februari 2023

JUMLAH MURID YANG DITAMBAHKAN KARENA ROH KUDUS

Penulis : Rina

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KISAH PARA RASUL 6:1-7

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Sungut-sungut apa yang terjadi di antara orang Yahudi yang berbahasa Yunani kepada orang Ibrani?
  2. Kriteria apa yang diambil untuk membantu pelayanan meja?
  3. Berapa orang yang dipilih dan siapa saja?
  4. Apa yang menjadi fokus rasul?
  5. Dampak apa yang terjadi setelah 7 orang tadi mengalami penumpangan tangan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, seiring dengan berjalannya waktu, ada banyak orang yang percaya kepada Tuhan.

Kemudian mereka memberikan diri untuk dibaptis dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus.

Dan kemudian akan ada semakin banyak murid yang dicetak dan membutuhkan banyak pelayan.

Dua belas rasul ini berkumpul untuk mencari solusi kondisi yang terjadi, dan memilih tujuh orang yang terkenal baik, penuh Roh dan hikmat.

Selanjutnya para rasul berdoa dan menumpangkan tangan di atas mereka.

Mereka memberkati tujuh orang ini untuk tugas melakukan pelayanan Firman dan Firman Allah makin tersebar ke banyak tempat.

Saudara, masa menuai pun terus berlangsung.

Semakin hari semakin banyak orang mengalami perjumpaan dengan-Nya melalui karya Roh Kudus yang dialami mereka.

Dan kian hari semakin banyak jiwa yang diselamatkan.

Sejatinya, setiap kita sebagai orang yang percaya mempunyai mandat yang sama juga untuk menyampaikan kabar baik yaitu Firman Tuhan.

Berbahagialah setiap kita yang setia untuk memberi diri untuk melayani Tuhan dengan sukacita, karena kita akan melihat semakin banyak murid yang percaya dan melayani-Nya melalui karya Roh Kudus di dalam mereka yang percaya.

Sama seperti jemaat mula-mula yang mengalami Tuhan, bertumbuh bersama dalam Tuhan dan karya Roh Kudus, dan Tuhan menambahkan jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Biarlah gaya hidup jemaat mula-mula menjadi gaya hidup umat Tuhan hari ini.

Tuhan Yesus Memberkati.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, apa yang menjadi tugas kita sebagai orang percaya di masa akhir zaman ini?

Pembacaan Alkitab Setahun

Ulangan 1-2

Minggu, 26 Februari 2023

MENGALIRKAN ALIRAN AIR HIDUP

Penulis : Rina

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 7:37-39

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang harus dilakukan orang yang haus?
  2. Apa yang terjadi kalau kita percaya kepada-Nya melalui Kitab Suci?
  3. Bagaimana mengalami dan mengalirkan air hidup?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, Firman Tuhan hari ini berbicara tentang “air sumber hidup”.

Yesus menawarkan “air hidup” bagi setiap orang yang kehausan.

Yesus berkata bahwa barangsiapa yang percaya kepada-Nya dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.

Setelah menerima kelegaan, ada yang harus kita lakukan yaitu “mengalirkan” air hidup itu bagi yang juga mengalami kehausan.

Sangat menarik sekali, karena disini Yesus tidak berbicara untuk menampung, membendung, atau mengumpulkan air itu, tetapi mengalirkan.

Kenapa?

Karena ternyata banyak orang yang mengalami kehausan bukan hanya kita saja, tetapi orang lain juga.

Kepada setiap orang yang mengalami kehausan itulah “air hidup” harus dialirkan.

“Air hidup” itu adalah Roh yang diterima oleh setiap orang yang percaya kepada Kristus.

Roh itu memampukan setiap orang yang percaya kepada-Nya untuk mengenal dan melakukan kehendak-Nya dengan benar.

Roh itu juga memberikan kekuatan untuk meneruskan dan mengalirkan “air hidup” kepada banyak orang sehingga orang lain mengalami anugerah Tuhan untuk menikmati “air hidup” yang sama.

Mari bersama-sama menjadi rumah kabar baik yang mengalirkan “air hidup” bagi orang-orang disekitar kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, bagaimana keterlibatan setiap kita untuk mengalirkan air hidup kepada sesama kita?

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 35-36

Sabtu, 25 Februari 2023

DIBEBANI SUPAYA ADA KESEIMBANGAN

Penulis : Rina

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 KORINTUS 8:6-13

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Dalam hal apa sajakah seseorang dikatakan kaya dalam segala sesuatu?
  2. Bagaimana cara kita memberi?
  3. Apa maksudnya supaya ada keseimbangan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, apa yang Kristus telah lakukan, Kristus yang kaya rela menjadi miskin untuk memperkaya jemaat Korintus dan kita di masa kini.

Kekayaan yang dikaruniakan Kristus ini, bukan berbicara tentang jumlah simpanan di bank, melainkan kaya dalam kebajikan dan kasih kepada sesama.

Rasul Paulus ingin setiap orang memberikan sesuai dengan kemampuan mereka, tidak harus melebihi kemampuan mereka.

Memberi melebihi kemampuan merupakan anugerah tambahan dari Tuhan.

Paulus menjelaskan, “kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan.” (Roma 8:13).

Paulus tidak ingin jemaat lain dibebankan atas beban jemaat Korintus.

Bagi Paulus, apa yang diberikan oleh jemaat Korintus bukanlah beban.

Mereka justru seharusnya memandang pemberian itu sebagai upaya untuk menghadirkan keseimbangan.

Apa yang dimaksud dengan keseimbangan disini?

Apakah keseimbangan memiliki arti bahwa setiap orang memiliki jumlah harta yang sama?

Keseimbangan memiliki arti saling mencukupkan kekurangan (ayat 14).

Keadaan setiap orang tidak selalu sama, setiap orang yang mempunyai kelebihan dipanggil untuk menggunakan kelebihan tersebut untuk memenuhi kekurangan orang lain.

Begitu pula sebaliknya, ketika nanti orang yang di tolong memiliki kelebihan, orang itu bertanggungjawab untuk menggunakan kelebihan tersebut untuk menolong kekurangan orang lain.

Singkatnya, diberi supaya menjadi pemberi.

Mari kita semangat membangun rumah kabar baik di tengah-tengah kita lewat setiap pemberian kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, apa keseimbangan yang saya buat untuk sesama saya yang lain?

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 33-34

Jumat, 24 Februari 2023

MISKIN NAMUN KAYA DALAM KEMURAHAN

Penulis : Rina

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 KORINTUS 8:1-5

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Kasih karunia apa yang diberikan kepada jemaat Makedonia?
  2. Bagaimana cara jemaat Makedonia memberi?
  3. Apa yang jemaat Makedonia berikan kepada Allah?
  4. Apa yang jemaat Makedonia berikan kepada orang-orang kudus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, jemaat Makedonia sehari-hari hidup dibawah garis kemiskinan, namun tergerak untuk mendukung jemaat di Yerusalem yang membutuhkan.

Firman Tuhan berkata : “Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.” (2 Korintus 8:9).

Pengenalan kita akan kasih karunia Kristus menjadikan kita kaya.

Kekurangan bukanlah menjadi halangan bagi kita untuk memberi, malahan membuat kita menjadi kaya dalam kasih kita kepada sesama.

Kasih Yesus yang berlimpah telah mengubah hidup kita dan menganugerahkan kemurahan hati bagi kita semua.

Hal ini jugalah yang dialami oleh jemaat mula-mula yaitu segala yang menjadi kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama  dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya dan  membagi-bagikan apa yang menjadi milik mereka, sesuai keperluan masing-masing.

Kaya atau miskin bukan diukur dari berapa banyak yang kita miliki.

Kaya atau miskin adalah sikap hati kita.

Kekayaan datangnya dari hati yang bersyukur dan diukur dari seberapa yang diberikan kepada sesama yang membutuhkan.

Tuhan Yesus Memberkati.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, apakah saya sudah menjadi orang yang kaya dalam kemurahan hati?

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 31-32

Kamis, 23 Februari 2023

SALING MENGASIHI SEBAGAI SAUDARA

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 12:9-13

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Roma 12:10.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Dalam membangun Rumah Kabar Baik kita harus hidup saling mengasihi sebagai saudara. Kasih yang bagaimanakah yang harus kita hidupi?
  2. Bagaimanakah sikap kita jika dalam praktek sehari-hari ada kegagalan dalam kehidupan saling mengasihi?
  3. Coba sebutkan beberapa praktek dalam kehidupan saling mengasihi!
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tuhan mengajarkan kepada kita untuk hidup saling mengasihi terlebih lagi ketika kita sedang membangun Rumah Kabar Baik, maka kehidupan saling mengasihi harus kita praktikkan supaya kasih itu nyata mengalir keluar dari gereja Tuhan untuk orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

Untuk hidup saling mengasihi, maka kita harus senantiasa mengenakan kasih sebagai pengikat dalam Rumah Kabar Baik.

”Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.” (Kolose 3:14).

Karena kasih itu berasal dari Tuhan maka dalam kehidupan sehari-hari kita tidak melakukan perbuatan yang jahat terhadap sesama tetapi selalu perbuatan baik, sehingga kasih yang kita praktekkan tidak pura-pura, berbuat baik dengan tulus ikhlas tanpa menuntut pembalasan, menolong orang lain tanpa pamrih, memiliki sikap hati dan perbuatan yang benar terhadap orang lain.

”Kasih tidak berbuat jahat terhadap sesama manusia, karena itu kasih adalah kegenapan hukum Taurat.” (Roma 13:10).

Pada kenyataannya bsia saja kita mengalami tantangan dalam mengasihi saudara yang lain sehingga menghambat kita untuk mengasihi, namun kita harus membangkitkan hati kita dengan pertolongan dari Roh Kudus agar kerajinan kita dalam mengasihi tidak kendor dan kita senantiasa memiliki roh yang menyala-nyala untuk mengasihi sesama.

Dengan demikian, kita tetap mempraktekkan kehidupan saling mengasihi saudara dalam mendahului memberi hormat, dalam memberi bantuan dan tumpangan, dan dalam mendoakan saudara-saudara kita.

Pada akhirnya kita berkemenangan dalam mengasihi sesama seperti Yesus mengasihi orang lain dan murid-muridNya.

Diskusikan dalam komunitas saudara bagaimana saudara senantiasa berkemenangan dalam hidup mengasihi saudara ketika ada hal-hal yang ingin menghambat saudara untuk mengasihi orang lain!

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 28-30

Rabu, 22 Februari 2023

MENGASIHI SESAMA MANUSIA

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 22:36-40

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Matius 22:39.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Coba sebutkan hukum yang terutama dan yang pertama serta hukum yang kedua menurut ajaran dari Tuhan Yesus?
  2. Bagaimanakah kekuatan hukum yang kedua dibandingkan dengan hukum yang pertama?
  3. Seperti mengasihi siapakah dalam hal kita mengasihi sesama kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Dalam membangun Rumah Kabar Baik sangat sarat dengan kehidupan yang mengasihi orang lain atau mengasihi sesama.

Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengajar kita untuk hidup mengasihi sesama seperti diri kita sendiri sehingga tidak ada kebencian terhadap sesama.

Itulah sebabnya Tuhan menegur orang-orang yang membenci sesamanya.

”Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.(I Yohanes 3:15).

”Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.” (I Yohanes 2:11).

”Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.” (I Yohanes 4:20).

Tuhan ingin agar kita mengasihi orang lain.

Dan caranya adalah dengan menerima orang lain apa adanya serta senantiasa mengampuni orang lain ketika ada hal yang terjadi terhadap orang lain yang tidak sesuai dengan keinginan kita sehingga kita selalu senantiasa menolong orang lain, membantu serta memberkati orang lain dengan perkataan dan perbuatan kita.

Tidak ada menghakimi, menggosipkan orang, memarahi dan benci dengan orang lain termasuk dendam serta berpikir negatif terhadap orang lain, termasuk terhadap musuh kita karena mereka adalah juga sesama kita, bahkan terhadap orang yang kita anggap hina pun kita harus mengasihi mereka karena mereka juga adalah sesama kita.

Marilah kita selalu hidup mengasihi orang lain dalam membangun Rumah Kabar Baik.

Diskusikan dalam komunitas saudara bagaimana saudara mempraktikkan dan berkemenangan dalam mengasihi sesama!

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 26-27

Selasa, 21 Februari 2023

MENUNJUKKAN KASIH DALAM SALING MEMBANTU

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

EFESUS 4:1-3

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Kisah Para Rasul 4:33.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah nasehat Rasul Paulus terhadap jemaat di Efesus?
  2. Kehidupan yang bagaimanakah yang harus dibangun oleh jemaat di Efesus sebagai bukti bahwa mereka hidup berpadanan dengan panggilan Tuhan?
  3. Bagaimanakah peranan Roh Kudus bagi mereka unutk hidup dalam panggilan Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Rasul Paulus menasehatkan jemaat di Efesus agar mereka semuanya yang sudah dipanggil dan dipilih oleh Tuhan hidup berpadanan dengan panggilan itu.

Dan panggilan itu adalah agar mereka hidup di dalam kasih.

”Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!” (Galatia 5:13-14).

”Dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.” (Efesus 5:2).

Wujud dari kehidupan dalam kasih itu adalah kehidupan yang saling membantu dan membantu orang lain dengan kerendahan hati, penuh kelemahlembutan serta kesabaran.

Ketika kita memiliki panggilan dari Tuhan untuk membangun Rumah Kabar Baik, maka terlebih dahulu kita membangun Rumah Kasih.

Dengan demikian ketika di dalam gereja ada kehidupan yang saling membantu maka kita juga akan membantu atau menolong orang lain sebagai representasi Rumah Kabar Baik yang menjadi nyata melalui gereja, sehingga wujud kasih itu dapat dirasakan oleh orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

Tuhan ingin agar kehidupan saling membantu itu dilakukan dengan konsisten.

Oleh sebab itu, kita harus mau dipimpin oleh Roh Kudus dan mengikuti pimpinan Roh Kudus secara bersama-sama sehingga selalu terjadi kerukunan yang membuat kita dapat hidup saling membantu satu sama lainnya diantara jemaat dan kita tidak dapat dihentikan dalam mewujudkannya.

Diskusikan dalam komunitas saudara bagaimana saudara berpadanan dengan panggilan Tuhan untuk mewujudkan kasih kepada Tuhan dengan cara saling membantu!

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 23-25

Senin, 20 Februari 2023

SALING MENOLONG MENANGGUNG BEBAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 6:1-3

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Galatia 6:2.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimanakah sikap dan perbuatan kita terhadap orang-orang yang melakukan pelanggaran di dalam rumah Tuhan?
  2. Sikap apakah yang perlu dibangun terhadap saudara-saudara yang mengalami pergumulan-pergumulan dalam kehidupan mereka?
  3. Hukum siapakah yang kita lakukan ketika kita hidup saling bertolongan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Dalam membangun Rumah Kabar Baik, harus terpancar kehidupan Kristus di dalam rumah tersebut di mana di dalamnya harus dibangun hukum Kristus yaitu kehidupan yang saling mengasihi satu dengan yang lainnya.

Dalam kehidupan kejemaatan bisa saja ada saudara yang kedapatan berbuat dosa, jatuh dalam dosa, maka kita harus menolong dia agar kembali ke jalan yang benar dan dipulihkan serta dibangkitkan kembali untuk mengasihi Tuhan.

Namun harus dengan rendah hati dan lebih lembut sehingga tidak menghakimi orang tersebut.

Karena bisa saja kita mengalami hal yang sama seperti yang dialami oleh saudara yang melakukan pelanggaran tersebut.

Kita juga ikut merasakan kesukaran, kepedihan serta kesulitan orang lain yang sedang mengalami kesalahan, kita peduli dengan mereka.

Kita juga tidak merasa sombong dan lebih baik atau lebih suci dari orang lain tetapi kita memiliki rasa belas kasihan yang besar untuk menolong mereka.

Dengan demikian kita selalu bertolong-tolongan dalam menanggung beban atau menanggulangi beban orang lain sehingga kita benar-benar menghidupi hukum Tuhan yaitu hidup saling mengasihi sehingga kita menggenapi I Korintus 13:4-7 ”Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara hidup dalam bertolong-tolongan dalam menanggung beban khusus terhadap orang-orang yang melakukan kesalahan!

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 21-22

Minggu, 19 Februari 2023

HIDUP DALAM KASIH KARUNIA YANG BERLIMPAH

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KISAH PARA RASUL 4:32-37

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Kisah Para Rasul 4:33.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Cara hidup yang bagaimanakah yang dihidupi oleh gereja mula-mula sehingga mereka mengalami kasih karunia yang melimpah-limpah?
  2. Apakah yang dimaksud dengan hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah?
  3. Apakah akibat dari hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Dalam Roma 5:15 Firman Tuhan berkata bahwa: ”Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus.”

Kasih karunia merupakan anugerah bagi kita karena apa yang telah Yesus perbuat bagi kita sehingga kita mengalami kebenaran atau dibenarkan hanya karena percaya kepada apa yang telah Tuhan Yesus kerjakan bagi kita.

Hal yang Yesus kerjakan itu bukan hasil upaya kita tetapi berdasarkan kemurahan serta belas kasihan Tuhan.

Kelimpahan kasih karunia tersebut dialami oleh jemaat mula-mula dimana ketika mereka percaya kepada karya Yesus di kayu salib, sehingga mereka mengalami pekerjaan dan anugerah Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari dan mereka juga menyediakan diri untuk terus mengalami kelimpahan kasih karunia dengan cara hidup dalam sehati, sejiwa, tidak egois dengan tidak menganggap sesuatu kepunyaan mereka melainkan milik bersama dan mereka selalu menjual harta mereka serta meletakkan dibawah kaki rasul-rasul untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang yang memerlukan.

Mereka menyediakan diri sepenuhnya untuk bekerjanya kuasa kasih karunia yaitu pekerjaan Tuhan Yesus.

Akibatnya mereka mengalami kehidupan yang tidak kekurangan serta mengalami kuasa kehadiran Tuhan dimana kuasa kebangkitan Yesus dinyatakan melalui rasul-rasul.

Sebagai gereja akhir zaman, Tuhan juga ingin agar kita senantiasa hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah dengan menyadari akan pekerjaan belas kasihan serta kemurahan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari serta fokus kepada Yesus dan apa yang telah dikerjakan-Nya bagi kita, maka kita pun akan mengalami kehidupan seperti gereja mula-mula bahkan lebih besar dari gereja mula-mula.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana membangun kehidupan sehingga selalu hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah!

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 18-20

Sabtu, 18 Februari 2023

MENJADI SALURAN KUASA TUHAN BAGI ORANG LAIN

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KISAH PARA RASUL 3:6-10

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa perkataan Yesus penuh Kuasa?
  2. Apakah yang Yesus lakukan kepada orang yang kerasukan setan?
  3. Apakah respon orang banyak melihat dan mendengar perkataan Yesus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung.

Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.

“Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Kisah Para Rasul 3:6.

Ini adalah Mukjizat pertama yang dilakukan oleh Petrus setelah peristiwa Pentakosta.

Saat itu Petrus dan Yohanes menyembuhkan seorang pengemis yang lumpuh di depan gerbang bait Allah.

Pengemis lumpuh meminta-minta di halaman bait Allah adalah pemandangan yang ironis. 

Bait Allah yang oleh orang Israel pada masa itu dipercayai sebagai tempat kehadiran Allah sepertinya tidak berdaya dengan sakit penyakit dan kemiskinan.

Bertahun-tahun pengemis ini hadir di gerbang bait Allah, tidak ada Mukjizat.

Tidak ada jawaban atas masalah sakit dan kemiskinan.

Mungkin fenomena ini menggambarkan kondisi orang Kristen di dunia saat ini.

Orang Kristen yang adalah bait Allah tidak berdaya saat bertemu dengan orang-orang lumpuh dan orang-orang miskin.

Orang-orang Kristen sekarang seharusnya seperti Petrus dan Yohanes. 

Mereka menyadari bahwa ada kuasa Allah yang menyertai mereka.

Kesadaran akan kuasa itu menyebabkan Petrus dan Yohanes berani melangkah dengan iman dan melakukan Mukjizat.

Mereka tahu kebutuhan utama orang lumpuh itu bukanlah uang, tetapi Mukjizat dan keselamatan.

Itulah yang mereka berikan.

Saudara, sadarilah bahwa ada kuasa Roh Kudus yang tidak terbatas mengalir dalam hidup kita.

Kemudian bagikanlah kuasa itu kepada mereka yang sangat membutuhkan.

Berdoalah supaya tahun dimana saudara harus membagikan Injil dan kuasa kesembuhan yang ada dalam diri saudara.

Renungkanlah, apakah saudara menyadari  ada  Kuasa Roh Kudus tidak terbatas dalam hidupmu

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 16-17