Senin, 3 November 2025

HIDUP DAN BERKUASA OLEH KARENA YESUS KRISTUS

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 5:14-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah arti bahwa manusia tetap mati walaupun belum melakukan dosa seperti Adam?
  2. Apa peran ketaatan Kristus dibandingkan dengan ketidaktaatan Adam?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Sejak kejatuhan manusia pertama, Adam, seluruh umat manusia masuk ke dalam wilayah dosa dan maut.

Firman Allah menggambarkan bahwa “maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa”.

Dosa bukan sekadar kesalahan moral; dosa adalah kuasa yang merusak hidup manusia, memutuskan hubungan dengan Allah, dan membawa manusia ke dalam keterikatan yang mendalam.

Namun, di tengah kegelapan itu, Allah mengutus “Adam yang terakhir”, yaitu Yesus Kristus, untuk memulihkan apa yang telah rusak.

Dalam diri Kristus, manusia tidak hanya diampuni, tetapi juga dipulihkan untuk hidup dan berkuasa kembali sebagaimana rencana semula Allah bagi manusia.

Ketika Adam jatuh, seluruh umat manusia ikut jatuh di bawah kuasa dosa.

Tetapi ketika Kristus taat sampai mati di kayu salib, Ia membuka jalan bagi semua orang untuk keluar dari kutuk itu dan hidup dalam kuasa anugerah.

Dengan demikian, setiap orang di dunia ini berada di bawah salah satu kondisi ini: ia ada dalam Adam atau berada dalam Kristus.

Siapa yang masih hidup dalam Adam, hidupnya dikuasai dosa dan maut.

Tetapi siapa yang hidup dalam Kristus, ia dibebaskan untuk berkuasa atas dosa dan maut.

Ayat 17 mengatakan bahwa mereka yang menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran akan “hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus”.

Jadi, hidup dalam Kristus bukanlah hidup yang kalah, takut, atau pasif, melainkan hidup yang aktif memerintah dalam wilayah kasih karunia Allah.

Berkuasa bukan berarti kita menjadi sombong atau mendominasi orang lain, tetapi:

  • Berkuasa atas dosa, bukan lagi diperbudak olehnya.
  • Berkuasa atas ketakutan, karena Kristus telah menang atas maut.
  • Berkuasa atas situasi, karena kita hidup dalam iman dan pengharapan.

Kristus tidak hanya menebus, tetapi juga memulihkan otoritas rohani manusia yang hilang di Taman Eden.

Ia mengembalikan mandat untuk “berkuasa” atas ciptaan, bukan dalam kesombongan, tetapi dalam kasih dan ketaatan kepada Allah.

Dengan demikian setiap orang percaya sepatutnya menyadari bahwa kuasa kebangkitan Kristus telah dan sedang bekerja di dalam dirinya.

Karena itu, kita tidak lagi hidup dalam kekalahan, tetapi hidup dalam kemenangan.

Kita tidak lagi diperbudak oleh masa lalu, tetapi dihidupkan untuk memerintah bersama Kristus, di bumi ini dan sampai selama-lamanya.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan makna kemenangan itu dalam kehidupan saat ini, dalam hal apa saja kita bisa menang?

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 23-24

Minggu, 2 November 2025

KEMENANGAN OLEH YESUS KRISTUS

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 15:54-58

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah arti sengat maut dan mengapa hukum Taurat disebut sebagai kuasa dosa?
  2. Apakah kita dijanjikan untuk selalu mengalami kemenangan dalam kehidupan sehari-hari di dunia nyata?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika Allah memberikan hukum Taurat kepada umat manusia, maka hukum Taurat itu justru semakin memperlihatkan betapa besar dosa manusia.

Karena hukum tersebut menjadi acuan atas semua perilaku manusia.

Semakin jelas hukum, akan semakin nyata pelanggaran. Yang manusia lakukan.

Sehingga hukum Taurat memperkuat rasa bersalah, tetapi tidak memberi kuasa untuk bebas darinya.

Namun di dalam Kristus, Taurat digenapi, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” (Matius 5:17).

Yesus menggenapi tuntutan Taurat, karena Dia hidup sempurna sesuai dengan hukum Allah.

Hukum Taurat menuntut hukuman bagi pelanggaran dosa, sebab “upah dosa ialah maut.” -Roma 6:23.

Dan Yesus telah menanggung kutuk hukum itu sebagai pengganti manusia.

Bagi kita yang percaya, maka Yesus akan menjadi Juru Selamat yang menebus dosa dan pelanggaran kita.

Kita yang berdosa dibenarkan oleh karya keselamatan Yesus di kayu salib dan kita dijanjikan untuk berkemenangan oleh iman kita kepada Kristus.

“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1 Korintus 15:57).

Kata “kemenangan” di sini berasal dari kata Yunani “nikos” atau “nike”, yang berarti: “Kemenangan total dalam peperangan, kemenangan yang terus menerus”

Jadi kemenangan Yesus bukanlah sekadar kemenangan tipis, melainkan kemenangan final dan tak terbantahkan.

Dan oleh anugerah Tuhan, maka kita yang bersedia untuk taat dan percaya, akan juga menjalani kehidupan yang berkemenangan.

Dengan begitu, kemenangan Kristus akan menjadi bagian kita melalui iman, sehingga kita tidak berjuang untuk menang, tetapi berjuang dari posisi kemenangan.

Roma 8:37 “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.”

Ada banyak kesulitan dalam kehidupan, ada banyak tekanan dalam kehidupan.

Tetapi Firman Tuhan telah menyatakan bahwa kita “lebih dari orang-orang yang menang”.

Hal ini akan terwujud jika kita percaya, beriman atas perkataan Kristus.

Sehingga kemenangan sejati bukan karena kita kuat, tetapi karena Kristus yang hidup di dalam kita.

Maka, setiap langkah iman kita bukan langkah menuju kemenangan, melainkan langkah dari kemenangan yang telah Kristus menangkan.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan kemenangan seperti apa yang pernah dialami dan kemenangan seperti apa yang diharapkan?

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 21-22

Sabtu, 1 November 2025

KRISTUS YANG HIDUP DI DALAM AKU

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 2:19-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Paulus mengatakan bahwa dia telah mati oleh hukum Taurat?
  2. Jika kemudian Paulus “hidup”, dia hidup oleh siapa dan untuk apa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Hukum Taurat ditetapkan oleh Allah bukan untuk menyelamatkan manusia, tetapi untuk menunjukkan standar kekudusan Allah, untuk mengungkap dosa manusia dan untuk menunjukkan kebutuhan manusia akan Juruselamat.

Kemudian terbukti bahwa Hukum Taurat tidak dapat dipenuhi oleh satu orang pun, bahkan oleh karena Hukum Taurat lah, dosa manusia menjadi terlihat nyata “Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” (Roma 3:20) dan akibatnya bukan hanya Paulus, tetapi kita semua menjadi mati secara rohani.

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23)

Karena hukum Taurat tidak bisa menyelamatkan, maka Allah mengutus Yesus ke bumi untuk mati di kayu salib guna menanggung dosa umat manusia.

Sehingga kita tidak lagi diselamatkan karena ketaatan pada hukum, tetapi karena iman kepada Kristus.

Saat ini oleh anugerah Allah, kita bukan hanya memperoleh pengampunan kekal atas dosa dan pelanggaran kita, tetapi Roh Kristus ada di dalam orang percaya -Galatia 2:20; Roma 8:9.

Kita yang telah dilahirkan kembali, kita memiliki benih ilahi di dalam kita -1 Yohanes 3:9.

Benih ilahi itu seperti DNA ilahi Kristus yang ada di dalam kita sehingga ketika kita bertumbuh menjadi semakin dewasa di dalam Tuhan maka natur atau sifat-sifat Kristus yang ada di dalam benih atau DNA Kristus yang ada di dalam kita itu akan mengubah sifat-sifat kita menjadi semakin serupa Kristus.

Ya, sama seperti DNA ayah dan ibu kita akan mewariskan sifat-sifat ayah dan ibu kita, maka DNA Kristus juga akan mewariskan sifat-sifat Kristus untuk semakin berkembang, bertumbuh, berbuah di dalam hidup kita.

Kelahiran baru kita di dalam Kristus juga merupakan titik awal kita hidup dengan kehidupan yang baru, dengan tujuan yang baru, dengan sistem nilai yang baru, yang mengacu pada nilai-nilai moral, nilai kebenaran, nilai ilahi yang ada dalam Firman Tuhan.

Artinya. kehidupan sejati dimulai ketika Kristus mengambil alih pusat hidup kita.

Kita bukan lagi aktor utama, tetapi kita adalah wadah di mana kasih, kuasa, dan kebenaran Kristus mengalir keluar.

Sehingga kita akan melihat “dunia” sebagaimana Kristus melihatnya.

Dunia menawarkan jalan pintas untuk menuju kesuksesan, tetapi Kristus justru menghendaki kita untuk bersandar dan bergantung kepada Dia untuk mencapai keberhasilan dalam hidup.

Nilai kesuksesan pun harus kita uji, seperti apakah sukses yang harus kita raih? Kekayaan, ketenaran, kedudukan?

Bukan berarti itu semua tidak boleh dimiliki, tetapi yang pasti hal-hal seperti itu tidak boleh menjadi tujuan utama kita.

Firman Tuhan mengatakan bahwa dimana hartamu berada disitu hati kita berada -Matius 6:21.

Yesus tidak menolak harta, tetapi menolak hati yang diperbudak oleh harta. Karena hati yang melekat pada dunia tidak mungkin sekaligus melekat pada Allah.

Hanya jika kita menaruh “harta kita di surga,” maka hati kita akan terarah kepada Kristus!

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan apa yang patut kita lakukan dalam kehidupan nyata sehari-hari, oleh karena Kristus yang ada dalam kita.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 19-20

Jumat, 31 Oktober 2025

KEHARUMAN PENGENALAN AKAN YESUS

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 KORINTUS 2:14-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Jalan yang bagaimana yang Kristus mau bawa untuk kita lalui?
  2. Dengan perantaraan siapa Allah menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia?
  3. Bagaimana Paulus menetapkan dirinya dalam berbicara?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Apakah Saudara penggemar kopi atau kuliner?

Biasanya para penggemar kopi dan kuliner sangat memperhatikan aroma sebelum mereka meminum dan memakannya.

Mungkin kita tidak terlalu menyadari betapa pentingnya peran aroma terhadap keinginan kita untuk minum, makan, menikmati suatu tempat, dan berelasi.

Namun, bayangkan jika Saudara hendak makan, lalu tiba-tiba tercium bau sampah dari mobil sampah yang lewat.

Bayangkan juga ketika Saudara sedang jalan-jalan dan mencium aroma sedap kopi dan makanan yang tidak tahu dari mana asalnya.

Saudara juga bisa membayangkan ketika melangkah ke suatu ruangan, lalu tercium bau badan dan bau keringat yang begitu pekat.

Kira-kira apa yang akan Saudara lakukan?

Paulus secara spesifik menghubungkan pengenalan akan Kristus dengan aroma.

Ya, aroma. Karena seringkali sebelum kita bisa menikmati sesuatu yang sesungguhnya, kita pertama-tama akan menilainya dari aroma yang kita cium.

Kalau aromanya menarik dan wangi, kita mungkin akan lanjut dan ingin tahu lebih banyak, sebaliknya ketika aromanya tidak enak bahkan bau, kita tidak akan ingin tahu lebih banyak atau lebih parah lagi ingin cepat-cepat pergi.

Bagaimana kita bisa memastikan bahwa kita membawa aroma yang sedap tentang Allah melalui pengenalan kita akan Kristus?

Bagaimana kita menjadi aroma yang menghidupkan bagi mereka yang hatinya sedang haus dan lapar untuk mencari kebenaran?

Ketika kita hidup dalam jalan kemenanganNya setiap hari, itulah saat dimana kita sedang menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia.

Hidup dalam jalan kemenanganNya bukan berarti hidup tanpa masalah dan beban.

Justru di tengah banyaknya tantangan dan masalah yang ada, kita membuktikan kesetiaan Tuhan dengan menunjukkan karakter Kristus: tetap bersyukur daripada mengeluh, mengasihi daripada membenci, mengampuni daripada kepahitan, bekerja keras daripada mager, berdoa daripada ngomongin orang, dan masih banyak lagi karakter Kristus lainnya.

Orang yang memancarkan kasih dan karakter Kristus dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi seperti aroma sedap yang menarik banyak orang untuk ingin tahu, darimana aroma ini berasal? Siapa koki yang membuatnya?

Tetapi, siapa yang mau tertarik untuk mengenal Kristus, jika melihat pengikutNya pun hidup dalam dosa dan penuh kekalahan?

Mari Saudara, kita terus melekat dan mengenal Kristus. Izinkan kasih dan kuasaNya mengubah kita menjadi bau yang harum bagi kemuliaanNya.

Renungkanlah aroma apa yang saat ini sedang Saudara keluarkan dalam hidup Saudara? Apakah aroma kehidupan yang membawa orang untuk mengenal Kristus? Diskusikanlah dengan kelompok PA Saudara, bagaimana praktek yang bisa dilakukan agar Saudara bisa mengeluarkan aroma pengenalan Kristus yang harum.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 17-18

Kamis, 30 Oktober 2025

TRANSFORMASI HIDUP

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 1:26-31

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimanakah keadaan kita ketika kita dipanggil?
  2. Apa yang Allah lakukan bagi orang-orang yang tidak dianggap secara dunia?
  3. Bagaimana kita bisa bermegah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kalau kita perhatikan iklan-iklan, apapun iklannya, baik itu produk maupun jasa, apa yang sebenarnya ditawarkan?

Iklan produk kecantikan menawarkan perubahan dari kulit yang kusam menjadi segar

Iklan jasa sekolah dan kampus menawarkan perubahan dari anak yang biasa-biasa menjadi pintar dan mampu bersaing.

Iklan bisnis menawarkan perubahan ekonomi bagi pengikutnya.

Ya, PERUBAHAN. Itulah yang dicari oleh kita semua.

Demi perubahan, orang rela mengeluarkan uang, waktu, dan tenaga.

Sebagai pengikut Kristus, kita bisa berkata-kata banyak, mengutip ayat demi ayat, pergi melakukan aktivitas rohani, tetapi tidak ada yang berbicara lebih kuat daripada perubahan hidup yang bisa dilihat dan dirasakan oleh orang-orang sekitar kita.

Mengapa kita berhenti memakai suatu produk atau berpindah ke jasa lain? Karena kita tidak melihat perubahan dan dampak yang signifikan untuk terus diikuti.

Mengapa ada orang-orang yang walaupun tahu tentang Kekristenan tapi tidak mau berkomitmen menerima dan mengikutiNya?

Karena mereka tidak melihat perubahan dan dampak yang signifikan dari para pengikut Kristus di sekitar mereka.

Yesus berkata bahwa apa yang bodoh bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih allah, bahkan apa yang tidak berarti dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti.

Transformasi hidup dalam Yesus tidak selalu langsung terjadi dan terkadang di awalnya terlihat tidak menarik, namun pada akhirnya selalu menyatakan kebesaranNya.

Ada anak Tuhan yang memutuskan untuk jujur dalam studi dan pekerjaannya.

Hal ini akan dipandang bodoh oleh dunia, tapi ketika mereka tetap dalam kejujuranNya sambil membangun diri untuk menjadi yang terbaik di bidangnya, Tuhan akan mengurapi dan mengangkat mereka.

Ada anak Tuhan yang tadinya sangat keras hati dan suka berantem, mengalami transformasi hidup untuk mau mengampuni bahkan mengasihi orang-orang yang berseteru.

Hal ini dianggap sebagai kelemahan bagi mereka yang tidak mengerti, tapi seringkali pertobatan dan pemulihan justru terjadi.

Lalu bagaimana kalau ada orang yang bertanya kepada Saudara ,”Perubahan apa yang bisa dialami kalau saya percaya Yesus dan mengikutiNya?

Apakah Kamu mengalami perubahan?”

Kira-kira Saudara akan menjawab apa?

Renungkanlah perubahan hidup apa yang Saudara sudah alami dalam Tuhan dan bersaksilah untuk menyatakan kebesaranNya. Jika Saudara belum mengalami perubahan, mari berdoalah dan cari Tuhan sampai Saudara mengalami perubahan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 14-16

Rabu, 29 Oktober 2025

MENGASIHI SAMA SEPERTI YESUS

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 13:31-35

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Perintah baru apa yang Yesus berikan kepada murid-muridNya?
  2. Atas dasar apa perintah baru itu diberikan?
  3. Apa tujuan dari perintah baru tersebut?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kasih.. kasih.. kasih..

Tema kasih adalah hal yang didambakan oleh setiap orang tanpa memandang usia, agama, suku, lokasi.

Begitu universal, dirindukan, diagungkan, tapi juga mengalami banyak penyelewengan.

Banyak orang melakukan sesuatu atas nama kasih, tapi sejujurnya mungkin kita tidak sungguh-sungguh memahami kasih itu sendiri.

Berapa banyak di antara kita yang pernah memaksakan sesuatu kepada orang lain atas nama kasih?

Kadang pemaksaan mungkin perlu, tapi seringkali kita harus mengakui bahwa kita memaksa bukan untuk kepentingan orang yang kita kasihi, melainkan kepentingan kita sendiri.

Kita juga mungkin pernah berbohong atas nama kasih.

Daripada menyatakan kebenaran dan melukai, lebih baik menutupi dan berbohong.

Bahkan hari-hari ini banyak yang berselingkuh atas nama kasih.

Karena dia sangat cinta kepada selingkuhannya, maka ia meninggalkan keluarganya.

Saudaraku, mari kita sama-sama kembali kepada Allah, Sang Kasih itu sendiri.

Mengasihi dan dikasihi adalah perjalanan seumur hidup.

“Supaya kamu saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihi kamu,” kata Yesus.

Mari alami kasih Yesus terlebih dahulu, karena kita tidak akan mampu untuk bisa mengasihi orang lain dengan tulus dan benar tanpa kasih Yesus yang memenuhi hati kita.

Ketika kita belajar mengasihi, biarlah FirmanNya yang menjadi dasar utama dan bukan perasaan atau pemikiran kita sendiri.

Biarlah firman Tuhan terus memurnikan hati kita sehingga kita dimampukan untuk mengasihi sama seperti Yesus mengasihi kita.

Tulus, murni, dan dalam kebenaran.

Diskusikanlah dengan rekan-rekan persekutuan Saudara bagaimana bisa mempraktekkan kasih seperti Yesus? Apa yang bisa Saudara lakukan untuk menunjukkan kasih kepada orang-orang?

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 12-13

Selasa, 28 Oktober 2025

MEMILIKI BELAS KASIHAN

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 9:35-38

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang Yesus lakukan sementara Ia berkeliling kota dan desa?
  2. Apa yang dirasakan oleh Yesus ketika melihat orang banyak?
  3. Apa yang Yesus ajarkan kepada murid-muridNya untuk mereka minta kepada Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Hari-hari ini kita hidup di dunia yang mengalami kemajuan sangat pesat.

Begitu banyak yang ditawarkan kepada kita melalui teknologi, mulai dari youtube, aplikasi, film seri, games, informasi dan komunikasi dengan AI.

Dampak dari hal-hal tersebut adalah kehidupan yang semakin individualis.

Kita tidak lagi merasa perlu untuk berkunjung ke rumah orang lain atau berkumpul onsite. 

Kita puas memantau hanya melalui sosial media, padahal sosial media seringkali tidak menggambarkan yang sesungguhnya.

Namun, tidak bisa dipungkiri dalam hati yang terdalam, banyak orang yang tetap bertanya-tanya tentang apakah arti hidup yang sesungguhnya?

Apakah kasih yang tulus sungguh ada? Apakah rasa nyaman itu benar-benar bisa membuat bahagia?

Saudara bisa mencoba bertanya kepada AI tentang solusi-solusi hidup dan jawaban AI tersebut akan sangat bagus, tapi ada satu hal yang tidak bisa dikerjakan oleh AI.

AI tidak bisa melakukan kunjungan. AI ga punya inisiatif untuk bertanya dan memberi perhatian duluan.

AI ga bisa menyentuh secara fisik.

Jika kita sebagai anak-anak Tuhan tidak bisa melakukan lebih dari AI, maka kita tidak akan bisa menjangkau banyak orang yang membutuhkan kasih Kristus yang nyata.

Namun, kita tidak mungkin mau menjangkau, jika kita tidak punya belas kasihan dan kepedulian dalam hati kita.

Orang yang mencari kenyamanan saja, hatinya akan tumpul karena Kristus tidak menebus kita hanya untuk kenyamanan.

Ia mau supaya kita saling mengasihi dan menyatakan perbuatanNya.

Saudara, izinkan kasih Kristus menguasai Saudara.

Lihatlah kembali kepada pesan Salib, bahwa Ia datang ke dunia dengan belas kasihan yang membuatNya bergerak dan mati di Kayu Salib.

Bukalah mata Saudara untuk melihat sekeliling.

Adakah orang yang perlu dibantu? Adakah orang yang sedang kesusahan?

Tuaian banyak, tetapi pekerja sedikit.

Mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, agar Ia mengirimkan pekerja dan biarlah kita menjadi pekerja itu sendiri.

Pikirkanlah orang-orang di sekeliling Saudara dan doakan mereka. Ambilah satu langkah nyata untuk menunjukkan kasih dan kepedulian Saudara bagi mereka.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 10-11

Senin, 27 Oktober 2025

MELAKUKAN PEKERJAAN YESUS

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 14:11-14

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimana hubungan antara Yesus dan Bapa?
  2. Apa yang terjadi bagi mereka yang percaya kepada Yesus?
  3. Apa janji Yesus bagi mereka yang meminta sesuatu kepadaNya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Yesus berkata kepada murid-muridNya “Sesungguhnya barangsiapa percaya kepadaKu, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.”

Jika kita mencoba menempatkan diri kita di posisi murid-murid, kalimat tersebut bukanlah kalimat yang mudah untuk dimengerti dan diterima.

Kita mungkin akan berkata, ”Saya percaya Engkau Guru, tapi sampai bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Kau lakukan? Gimana caranya? Dan…dan apa maksudnya Engkau akan pergi? Saya ga mau ditinggal…”

Tapi Yesus terus berusaha menyiapkan murid-muridNya untuk saat tersebut.

Ia tahu bahwa suatu saat murid-muridNya akan paham dan sungguh-sungguh mengerjakan pekerjaan-pekerjaanNya.

Seringkali kita juga tidak memahami peristiwa hidup yang terjadi.

Kita tidak paham maksud Tuhan dan rencanaNya secara utuh.

Kita tidak bisa membayangkan melakukan pekerjaan Yesus itu seperti apa di zaman sekarang?

Lukas 4:43 menyatakan bahwa Yesus diutus ke dunia untuk memberitakan INJIL KERAJAAN ALLAH.

Mujizat yang dilakukanNya, pengajaran dan teladan hidup yang diberikanNya sampai kepada kematian dan kebangkitanNya, semua dilakukan untuk menyatakan kerajaan Allah di bumi.

Sebagai murid-muridNya, kita pun dapat menyatakan kerajaan Allah di bumi dengan jalan memberitakan Injil serta menjadi terang dan garam dimanapun kita berada.

Mulailah dengan menaati perintahNya satu demi satu dalam setiap situasi yang dihadapi.

Menyatakan kasih Bapa kepada orang-orang di sekitar kita.

Dimana kerajaan Allah dinyatakan, di situ kemurahan dan mujizatNya bekerja.

Diskusikanlah dengan rekan-rekan persekutuan Saudara bagaimana melakukan pekerjaan-pekerjaan Yesus di tempat di mana Saudara berada?

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 8-9

Minggu, 26 Oktober 2025

SEMAKIN BERTAMBAH HIKMAT

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

LUKAS 2:46-52

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Lukas 2:52.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah dilakukan oleh Yesus ketika Ia berada di Bait Allah dan berjumpa dengan alim ulama disana?
  2. Apakah respon dan tanggapan dari orang-orang yang mendengar ajaran dari Yesus?
  3. Mengapa Yesus semakin dikasihi oleh Allah dan manusia?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tuhan ingin agar kita mengalami pertumbuhan seperti yang dialami oleh Yesus, baik secara rohani, jasmani, emosi maupun mental.

”Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” (Lukas 2:52).

Alkitab telah mengajarkan kepada kita bahwa pertumbuhan yang Tuhan inginkan adalah ke arah Yesus dalam pengenalan yang benar sehingga kita mengalami kepenuhan Kristus.

”tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.” (Efesus 4:15).

”Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” (2 Petrus 3:18).

Untuk kita mengalami pertumbuhan dalam hikmat maka kita harus memahami bahwa ketika kita mengalami kelahiran kembali maka kita telah menerima hikmat Allah yaitu Yesus Kristus.

”Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.” (1 Korintus 2:7).

”tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.” (1 Korintus 1:24).

Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian, tetapi tidak dikenal di dalam hati orang bebal.

Tuhan ingin agar kita semakin bertambah hikmatnya dan seperti hikmat yang dimiliki oleh Yesus.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus kita lakukan diantaranya:

  1. Kita harus meminta hikmat dari Allah dengan rasa haus dan lapar serta dengan kerendahan hati. ”Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.” (Yakobus 1:8-9).
  2. Kita harus membangun diri dengan persekutuan yang sangat mendalam dengan Roh Kudus dan firman Tuhan. Karena persekutuan dengan Roh Kudus dan firman Tuhan akan memenuhi kita dengan hikmat-hikmat Allah, sehingga pikiran kita semakin diperbaharui yang mengakibatkan respon kita terhadap masalah, orang-orang disekitar kita dan keputusan yang kita ambil seperti yang dilakukan oleh Yesus dan kita senantiasa dipenuhi oleh hikmat yang dari atas.

Diskusikanlah dalam komunitas Saudara bagaimana persekutuan Saudara dengan Roh Kudus dan firman Tuhan membuat Saudara semakin bertumbuh dalam hikmat.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 6-7

Sabtu, 25 Oktober 2025

BERTINDAK HATI-HATI DAN MENGANDALKAN TUHAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOSUA 1:7-9

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Yosua 1:7.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal-hal apakah yang harus kita lakukan agar dalam perjalanan hidup kita mengikut Tuhan selalu beruntung?
  2. Hal-hal apakah yang harus kita perkatakan dan renungkan agar perjalanan rohani kita selalu berhasil?
  3. Coba sebutkan peranan firman Tuhan dalam hidup kita agar kita tidak tawar hati dan memiliki keteguhan hati?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kita harus meyakini bahwa Allah memiliki rancangan damai sejahtera dalam perjalanan hidup kita dan bukan rancangan kesalahan.

”Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11).

Namun untuk memahami rancangan Tuhan buat kita harus kita pahami dan pemahaman tersebut dapat kita ketahui ketika kita selalu membangun persekutuan pribadi atau secret room dengan Tuhan.

”Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati” (Yeremia 29:12-13).

Hal-hal tersebut harus kita lakukan dengan taat sampai akhirnya kita dapat memahami rancangan Tuhan serta hari-hari yang akan kita jalani.

”Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah; mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.” (Mazmur 139:14-16).

Kita juga harus meyakini bahwa hal-hal yang kita alami dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan rancangan Tuhan adalah membuat kebaikan dan jalan-jalan Tuhan semakin kita pahami.

”Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28).

Agar kita dapat mewujudkan seluruh rancangan Tuhan bagi hidup kita, maka kita harus berjalan dengan kebenaran firman Tuhan dan mengandalkan Dia sehingga kita menjadi orang-orang yang bertindak hati-hati dan berhasil.

”Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yosua 1:8).

”Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!” (Yeremia 17:7).

Diskusikanlah dalam komunitas Saudara bagaimana Saudara membangun kehidupan yang mengandalkan Tuhan sehingga Saudara bertindak hati-hati dan berhasil.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 4-5