Senin, 13 Desember 2021 – TUHAN MEMBERKATI DALAM SEGALA PEKERJAAN TANGANMU

Renungan Harian Kita
Penulis : Pnt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : ULANGAN 2:4-7

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa bani Esau penduduk Seir takut kepada bangsa Israel?
  2. Mengapa orang Israel tidak boleh menyerang bani Esau di daerah Seir?
  3. Apa yang harus dilakukan ketika bangsa Israel melewati pegunungan Seir?
  4. Mengapa orang Israel musti membayar segala yang mereka perlukan dan yang mereka dapat dari bani Esau?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara,  Esau dan Yakub bersaudara.

Bani Esau diberi tanah bagiannya sesuai dengan apa yang diberikan oleh Ishak ayah mereka oleh karena itu Allah menginginkan agar bangsa Israel menghormati hak bani Esau, mereka boleh lewat tapi tidak boleh seenaknya memungut atau mengambil hasil-hasil pertanian mereka dan membolehkan minum air dari bani Esau tetapi mereka musti membayar.

Jadi sejak dahulu Tuhan Allah sudah membuat aturan yang  begitu baik dan hukum yang bagus supaya setiap saudara saling menghargai.

Esau pernah berniat hendak membunuh Yakub karena Yakub mengambil hak kesulungan dari ayahnya Ishak, tapi itu dibenarkan oleh Allah karena Esau telah menjualnya dengan semangkuk sup kacang merah dan Esau mengatakan bahwa untuk apa kesulungan.

Karena kelelahan sepulang dari padang dan kemudian melihat sup kacang merah masakan Yakub, demi mendapatkan sup kacang merah, dia rela menukar hak kesulungan itu dengan sup kacang merah.

Dan ketika Yakub mengambil hak kesulungannya berupa BERKAT UTAMA dari ayah mereka, Esau marah dan dia berencana untuk membunuh Esau.

Esau pun melarikan diri ke rumah Laban dan hidup di sana sebagai HAMBA LABAN PAMANNYA.

Selama Yakub ada di negeri Laban TUHAN sangat memberkati Yakub dan semua anak-anaknya dia bawa pulang ke TANAH PERJANJIAN yaitu TANAH KANAAN.

Ketika Yakub tinggal di negeri Laban maka hati Esau melunak kepada Yakub, sehingga ketika Yakub pulang ke negeri Kanaan Esau bisa menerima dia sebagai adik yang ternyata juga dirindukannya, karena ternyata Tuhan juga memberkati Esau karena dia juga cucu Abraham orang yang diberkati itu.

Ketika Ishak meninggal dunia, Esau dan Yakub bersama mereka menguburkan ayah mereka dikuburan yang dibeli oleh kakek mereka Abraham.

Esau tinggal di pegunungan Seir, dan Yakub di daerah Kanaan lainnya dan mereka masih sebagai pendatang di tanah Perjanjian itu.

Yakub pergi ke Mesir dan menjadi budak di sana dan tanah Kanaan di kuasai oleh orang-orang Amori dan penghuninya ada tujuh suku bangsa di sana.

Keturunan Esau yang menduduki daerah pegunungan Seir lama kelamaan menguasai daerah itu karena mereka beranak pinak dan mereka telah berkembang menjadi suatu suku bangsa yang mendiami pegunungan Seir.

Bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dari tanah perbudakan Mesir.

Sebagai budak mereka menderita, namun Tuhan terus memberkati mereka sebagai keturunan Abraham yang telah mendapaat berkat dari TUHAN ALLAH.

AMSAL 10:22 Berkat TUHANlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.

TUHAN ALLAH memberkati Abraham dan Dia berjanji akan juga memberkati keturunannya.

Anak-anak Ishak merupakan keturunan Abraham yang sudah pasti akan menerima berkat Abraham.

Oleh karena Israel keluar dari Mesir mereka dibekali oleh bangsa mesir dengan PERAK dan EMAS yang mereka minta kepada orang MESIR dan orang Mesir mengusir orang Israel dengan pemberian-pemberian supaya bangsa Israel cepat keluar dari Mesir karena bangsa itu takut kalau mereka masih menahan bangsa Israel di Mesir, mareka takut bahwa mereka semua akan mati karena kematian anak sulung mereka.

Jadi dari harta Mesir itulah TUHAN menyuruh orang Israel MEMBAYAR semua yang mereka ambil dari saudara mereka keturunan ESAU di pegunungan SEIR itu.

Dan Ismael diberkati karena ada perjanjian khusus antara Abraham dan Hagar dengan Allah.

Ismael anak Abraham dari Hagar pembantu Sarah.

Secara khusus Abraham meminta supaya Ismael diakui sebagai anak Abraham, tapi dengan berterus terang Allah berkata bahwa Ishaklah anak Abraham yang akan mewarisi janji-Nya yang UTAMA yaitu pembawa KESELAMATAN dan YANG AKAN MEMBERKATI DUNIA ini.

Saudara, begitu juga dengan kita hari ini TUHAN telah berjanji bahwa : BARANG SIAPA YANG PERCAYA KEPADA YESUS KRISTUS tidak akan binasa melainkan beroleh KESELAMATAN. Bahkan INTI UTAMA BERKAT ABRAHAM YAITU ROH KUDUS telah dikaruniakan-Nya kepada orang percaya sesuai dengan janji-Nya itu.

ROH KUDUS inilah yang akan mengajari kita dan Dia yang akan membawa kita dan membimbing kita.

YOHANES 14:26-27; 16:13 Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku. Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu, dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.

Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Dengan Roh Kudus inilah sekarang orang percaya akan diberkati oleh Allah sehingga apa saja yang kita kerjakan dengan tangan kita akan diberkati, janji yang pernah Tuhan katakan kepada Abraham maka orang percaya kepada Yesus disebut pewaris janji Allah kepada Abraham.

Hal ini yang terjadi kepada kita pada zaman ini, oleh Roh Kudus.

Dia akan mengajari kita untuk memperoleh BERKAT ABRAHAM YANG TELAH DIJANJIKAN.

Dan Roh Kudus yang akan membuat kita berhasil dalam semua pekerjaan dan pelayanan kita.

HALELUYA.

AMEN.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Mengapa ada orang yang percaya kepada Yesus, selalu gagal dalam banyak aspek hidupnya?

Minggu, 12 Desember 2021 – KEKUATAN UNTUK MEMPEROLEH KEKAYAAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pnt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : ULANGAN 8:17-20

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah kita bisa berkata bahwa kekuatankulah yang menjadikan aku sukses?
  2. Siapakah yang menjadi sumber sukses kita?
  3. Apa yang Tuhan berikan kepada kita sehingga kita berhasil dalam pekerjaan kita?
  4. Mengapa Tuhan mengijinkan orang percaya boleh beroleh kekayaannya atau suksesnya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, dalam Perjanjian Lama maka HUKUM TAURAT merupakan petunjuk atau hukum yang berlaku bagi orang Israel.

Bagi kita orang percaya yang hidup dalam Perjanjian Baru, maka tidak sepenuhnya lagi hukum Taurat diberlakukan kepada kita.

Hukum Kasih Karunia dan Hukum Kristuslah yang berlaku atas hidup kita saat ini.

Saudara, Kasih Bapa yang sempurna itu telah dinyatakan kepada kita melalui PENGORBANAN YESUS di atas KAYU SALIB.

EFESUS 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukanlah hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukanlah hasil pekerjaanmu : jangan ada orang yang memegahkan diri.

Saudara, kita beroleh keselamatan karena IMAN bukan karena PEKERJAAN KITA atau bukan karena USAHA kita.

Karena Kasih karunia Tuhan dan KARYA YESUS KRISTUS, kita diselamatkan.

EFESUS 1:13-14 Di dalam Dia kamu juga – karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu – di dalam Dia kamu juga,  ketika kamu percaya. Di meteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Saudara, semua orang PERCAYA disebut sebagai keturunan Abraham, dan sebagai orang PERCAYA kita disebut juga SEBAGAI PEWARIS DARI JANJI ALLAH KEPADA ABRAHAM.   

YESUS dan ROH KUDUS merupakan bagian inti dari janji Allah kepada Abraham, ada banyak janji Allah telah direalisasikan kepada keturunan Abraham, termasuk kpada keturunan BIOLOGISnya.

ISRAEL dari ISHAK dan ARAB dari ISMAEL.

Secara kasat mata dua bangsa ini merupakan orang-orang yang kaya di muka bumi ini saat ini.

Tapi banyak dari mereka belum memperoleh JANJI UTAMA dari BAPA ITU yaitu ROH KUDUS yang DI ANUGERAHKAN HANYA KEPADA ORANG PERCAYA KEPADA YESUS sesuai dengan apa yang dulu diterima oleh Abraham.

ROMA 4:20-22 Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidak percayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah. Dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Kata-kata ini : “hal ini diperhitungkan kepadanya” tidak ditulis untuk Abraham saja, tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kitapun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus Tuhan kita, dari antara orang mati, yaitu Yesus yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran.

Saudara, oleh Iman dan kepercayaan kita maka Allah menganugerahkan Roh Kudus yang sangat ingin memimpin hidup kita supaya kita bisa dibuat-Nya MULIA.

Sehingga kalau kita dipermuliakan oleh Bapa kita, kita tidak bisa berkata : ini semua karena kekuatan, kecerdasan, hikmat dan kebijaksanaanku.

ROMA 8:30 Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

Saudara Tuhan sangat ingin mmpermuliakan kita orang yang telah dibenarkan-Nya, karena itu Dia mengaruniakan kita ROH KUDUS.

Supaya kita mengalami kelahiran baru, dan Dia memulihkan kita dari dalam hidup kita.

Dan Bapa mau supaya kita hidup oleh ROH dan supaya kita juga rela untuk dipimpin-Nya agar kita dapat mengalami semua janji-janji Tuhan kepada orang percaya itu.

GALATIA 5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga di pimpin oleh Roh.

Bapa ingin agar kita menjadi UMAT KEPUNYAANNYA, dan menjadi BANGSA yang KUDUS, IMAMAT YANG RAJANI, yang menjadi SAKSI BAGI BAPA dan PELAKSANA AMANAT AGUNG KRISTUS.

BAPA INGIN KITA DIMULIAKAN karena itu SERAHKANLAH TUBUHMU SEBAGAI IBADAH SEJATIMU, supaya ROH KUDUS memimpinmu, agar apa yang direncanakan Bapa dalam hidupmu dapat terlaksana, dan kalau itu benar terjadi dalam hidupmu, ketahuilah itu BUKAN karena KEMAMPUANMU, KEKUATANMU, KECERDASANMU ataupun karena hikmatmu, tapi sadarilah TUHAN MENGANUGERAHKAN ROH KUDUS untuk memimpin hidupmu, sehingga engkau sukses seperti yang BAPA RENCANAKAN yaitu MULIA, HALELUYA. AMEN.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Mengapa banyak orang mengaku anak-anak Tuhan, dan PERCAYA kepada YESUS KRISTUS, hidup tanpa arah atau tujuan, dan hidup seenaknya, hidup dalam kekurangan, dililit hutang, dan hidup sangat menyedihkan?

Sabtu, 11 Desember 2021 – SEGENAP HATI SEPERTI UNTUK TUHAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pnt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : KOLOSE 3:22-25

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Seorang hamba musti taat kepada tuannya, mengapa dan seperti apa itu harus dilakukannya?
  2. Apa yang harus diperbuat dengan segenap hati, seperti untuk siapa itu dikerjakan?
  3. Dari siapa kita akan mendapat upah ketika kita melakukan pekerjaan yang diperintahkan seorang atasan kepada  kita dengan segenap hati?
  4. Kalau seseorang berbuat kesalahan, adakah konsekuensinya dari kesalahan itu, siapa yang menghukumnya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara yang kekasih, ketika seorang hamba atau bawahan bekerja dengan segenap hati melakukan semua tugasnya dengan sungguh-sungguh seperti kepada Tuhan, maka orang itu akan mendapat upahnya dari Tuhan, selain dia mendapatkan upah dari atasannya atau tuannya, dia juga masih mendapatkan upah dari Tuhan dalam kekekalan dan damai sejahtera dari Tuhan terus menyertai dia.

Prinsip ini merupakan prinsip yang berlaku dalam semua aspek hidup kita di dunia ini karena kita adalah anak-anak Tuhan yang hidup dalam persekutuan dengan Kristus melalui Roh Kudus.

Bagaimana kalau seseorang itu tidak mau menaati tuannya, atau ada anak Tuhan yang jadi pegawai dan mereka tidak menaati atasan mereka?

Apakah mereka akan mendapat konsekuensi dari kebandelan mereka itu?

Jelaslah mereka akan mendapat hukuman dari tuan yang menjadi atasan mereka sesuai dengan aturan yang disepakati mereka.

Bagaimana dalam persekutuan mereka dengan Tuhan?

Hati nurani mereka akan menyatakan bahwa sikap mereka itu salah dan hal itu menjadikan damai sejahtera yang berasal dari Tuhan terganggu karena hati nurani mereka tertuduh.

Ketika mereka sadar dan menyesal akan kesalahan mereka, ketika mereka berdoa mengucap syukur bahwa mereka memiliki juru syafaat dan Penghibur ada di hati mereka,  maka hati nurani mereka akan pulih dan hal itu akan mengembalikan damai sejahtera itu.

Apakah Allah menghukum mereka?

Apakah KASIH ALLAH ditarik dari mereka?

Apakah Allah akan meninggalkan mereka?

Saudara dalam ROMA 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

ROMA 8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?”

Saudara, Tuhan tidak menghukum anak-anakNya lagi dan KASIH-NYA tidak akan ditarik dari anak-anak Tuhan yang jatuh ke dalam tangan iblis.

Dalam perkara inilah maka penulis Ibrani mengatakan dengan jelas dalam IBRANI 10:24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.

Jadi disinilah peran kita sesama saudara untuk saling menasihati, agar saudara-saudara kita bekerja dengan baik di tempat dia bekerja, menaati atasan mereka dan tuan mereka.

Dan kita saling menasihati agar kita bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga kita melakukan pekerjaan kita seperti kita melayani YESUS KRISTUS, maka BAPA melalui ROH KUDUS, akan mengupahi kita dengan sukacita, hikmat dan kecerdasan sehingga kita akan menjadi lebih baik lagi.

Kalau setan atau iblis mempengaruhi pikiran dan perasaan kita sehingga kita tidak menaati atau tidak tunduk kepada atasan kita.

Kalau kita menyadarinya dan menyesalinya, maka kita harus sadar bahwa kita dipengaruhi oleh iblis atau setan yang membuat kita begitu.

YAKOBUS 4:7 Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah iblis, maka dia akan lari dari padamu.

Saudara, sadarilah hidup kita senantiasa ada dalam peperangan rohani, Iblis tidak pernah memperlakukan genjatan senjata. Oleh karena itu, tetaplah waspada.

LUKAS 4:13 Sesudah Iblis mengakhiri semua pencobaan itu, ia mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik.

Saudara, Iblis selalu menunggu waktu yang baik baginya untuk terus mencobai kita, oleh karena itu rasul Petrus mengingatkan kita dalam I PETRUS 5:8-9 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat di telannya. Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.

Iblis selalu mencari waktu yang baik bagi dia untuk menggoda dan mencobai kita, supaya dia bisa mencuri, membunuh dan membinasakan kita.

Namun jelas sekali nasihat rasul Perus dan penatua Yakobus, LAWAN IBLIS DENGAN IMAN dengan tunduk kepada Allah, maka LAWANLAH IBLIS DIA AKAN LARI DARI HIDUP KITA.

Maka kita tidak akan memberontak terhadap atasan kita.

Maka Allah akan terus memberkati kita dengan damai sejahtera dan Sukacita oleh ROH KUDUS.

HALELUYA, AMEN.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Mengapa ada anak-anak Tuhan, suka melawan kepada tuan atau atasan mereka, bahkan kepada pembimbing rohani mereka juga mereka lakukan?

Jumat, 10 Desember 2021 – SEMUANYA AKAN DITAMBAHKAN KEPADA KITA

Renungan Harian Kita
Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : MATIUS 6:31-34

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Tiga hal apa yang Yesus katakan untuk kita tidak perlu kuatir?
  2. Apakah Bapa di Surga tahu mengenai kebutuhan kita akan tiga hal di atas?
  3. Apa yang Yesus inginkan kita cari lebih dahulu?
  4. Mengapa kita tidak perlu kuatir tentang hari esok?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Sejak awal Tuhan menginginkan umatNya adalah orang-orang yang diberkati hidupnya untuk menyatakan kemuliaan Tuhan.

Kehidupan yang diberkati tidak selalu terkait dengan materi yang dimiliki, dalam perikop hari ini Yesus mengingatkan bahwa kehidupan yang diberkati adalah ketika kita memprioritaskan Kerajaan Allah dalam seluruh aktivitas kita.

Kita tahu bahwa apapun yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini bukanlah milik kita, bahkan hidup kita sendiri sejatinya adalah milik penebus kita, kita tidak berkuasa lagi atas tubuh dan hidup kita.

Ketika kita kuatir atas hidup kita bukankah itu berlebihan?

Bukankah pemilik hidup kita adalah Bapa di surga yang memiliki kekayaan berlimpah, jadi mengapa kita kuatir sehingga harus menghabiskan waktu untuk bekerja keras demi memenuhi kebutuhan hidup kita dan keluarga kita?

Tentu kita harus bekerja keras dan rajin, tidak ada yang salah dengan hal ini, yang menjadi persoalan adalah apakah kita sedang mengerjakan pekerjaan Tuhan atau kuatir dengan hidup kita sehingga kita bekerja dengan keras.

Saudara, pekerjaan yang Tuhan percayakan bukan hanya pelayanan di gereja atau persekutuan, namun entah itu studi, pekerjaan dan bisnis yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini semuanya adalah tanggung jawab yang Tuhan percayakan.

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kepada kita bahwa seluruh tanggung jawab yang Tuhan percayakan kepada kita semuanya harus diprioritaskan untuk Kerajaan Allah, bukan untuk pribadi kita.

Bila kita memiliki paradigma yang benar tentu kita tidak perlu kuatir, kita tidak perlu kuatir dengan kebutuhan primer, sekunder bahkan tersier, Bapa di surga lebih tahu yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan kita.

Kita tidak perlu kuatir dengan studi kita karena kita belajar untuk Kerajaan Allah, kita tidak perlu kuatir dengan pekerjaan kita karena kita bekerja agar Kerajaan Allah dinyatakan ditempat kita bekerja.

Janji Tuhan kepada kita bila semuanya kita prioritaskan untuk Kerajaan Allah maka semuanya itu akan ditambahkan Tuhan kepada kita.

Pikiran kita tidak lagi dipenuhi dengan kekuatiran tetapi dengan hikmat Tuhan agar studi atau pekerjaan kita berhasil dan itu memuliakan Kerajaan Allah.

Mari kita kerjakan dengan baik dan serius apa yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini, selama kita memprioritaskan semuanya untuk Kerajaan Allah maka orang di sekitar kita akan melihat buahnya dan kita menjadi berkat bagi mereka untuk kemuliaan Tuhan.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk saudara lakukan?

Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Kamis, 9 Desember 2021 – WASPADA TERHADAP SEGALA KETAMAKAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : LUKAS 12:15-21

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa kita harus waspada dengan terhadap segala ketamakan?
  2. Apa yang diperbuat oleh orang kaya dalam perumpamaan yang diberikan oleh Yesus?
  3. Apa jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau tidak kaya dihadapan Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Diberkati dan berkelimpahan adalah janji Tuhan bagi anak-anakNya, namun Tuhan juga mengingatkan melalui perikop yang kita baca pada hari ini untuk berjaga-jaga terhadap segala ketamakan : “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” (ayat 15).

Kekayaan atau materi bukanlah barang yang salah namun manusia yang memilikinya harus waspada dan berjaga-jaga ketika mengelolanya.

Tuhan ingin agar semua yang dipercayakan kepada kita entah itu hidup kita sendiri atau berkat materi yang Tuhan berikan dapat dikelola dengan baik dan digunakan sesuai kehendakNya.

Persoalannya adalah bila kita tidak memilki hubungan yang dekat lagi dengan Tuhan dan disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang menjauhkan diri dari persekutuan kita dengan Tuhan maka tanpa kita sadari materi bisa menguasai hidup kita.

Orang yang tamak senantiasa merasa kekurangan dan tak pernah mengalami cukup sehingga terus mengejar kekayaan untuk diri mereka sendiri dan merasa rugi bila itu diberikan kepada orang lain atau bila dipersembahkan kepada Tuhan.

Ketamakan membuat seseorang lebih mengutamakan harta daripada perdamaian bahkan kita mungkin kita pernah mendengar berita ada satu keluarga bisa saling membunuh karena persoalan harta warisan.

Ketamakan membutakan mata orang sehingga mereka lebih melihat materi daripada persaudaraan, sukacita mereka bukan lagi indahnya hidup dalam kerukunana dan perdamaian tetapi bagaimana bisa mendapatkan materi yang lebih banyak tanpa mempedulikan orang lain.

Yesus mengingatkan bahwa hidup orang tidak tergantung dari banyaknya kekayaan yang dimilikinya, namun mengapa banyak orang merasa kuatir ketika harus mempersembahkan uangnya untuk Tuhan atau memberi kepada sesama?

Karena mereka menganggap bahwa hidup matinya tergantung dari kekayaan yang dimilikinya.

Ketamakan bisa dimulai ketika kita sudah mulai merasa kuatir mengenai kondisi ekonomi kita saat harus memberikan untuk persembahan atau perpuluhan yang sebelumnya kita tidak pernah merasa kuatir tentang itu.

Saudara, mungkin saja dulu waktu masih kuliah atau belum berkeluarga kita tidak pernah kuatir dengan persoalan ekonomi, namun bagaimana setelah bekerja dan berkeluarga?

Mari kita renungkan bersama perkataan Yesus hari ini agar kita waspada terhadap segala ketamakan, mulailah dengan membuka diri untuk Roh Allah berbicara mengevaluasi hidup kita.

Ketamakan tidak akan muncul secara tiba-tiba, namun dimulai dari hal sederhana bagaimana kita mengalokasikan berkat, materi dan waktu-waktu yang Tuhan percayakan, apakah kita menghabiskan itu semua untuk diri sendiri atau untuk pekerjaan Tuhan?

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan?

Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Rabu, 8 Desember 2021 – TIDAK KEKURANGAN APAPUN

Renungan Harian Kita
Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : ULANGAN 8:7-11

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah Tuhan Allah membawa mereka ke negeri yang tidak baik?
  2. Bagaimana kondisi negeri yang Tuhan berikan kepada umat pilihanNya?
  3. Apakah seharusnya mereka memuji Tuhan senantiasa karena negeri yang diberikanNya kepada mereka?
  4. Apa yang perlu diperhatikan mengenai perintah, peraturan dan ketetapanNya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Apa yang Tuhan berikan kepada umat pilihanNya tidak pernah setengah-setengah, Allah selalu memberi dengan limpahnya.

Pada perikop yang kita baca hari ini kita melihat bagaimana Tuhan katakan : “suatu negeri, di mana engkau akan makan roti dengan tidak usah berhemat, di mana engkau tidak akan kekurangan apapun,” Ya, suatu tempat di mana mereka tidak perlu berhemat akan makanan, semuanya ada dengan melimpah dan mereka tidak akan kekurangan apapun.

Saudara, bila kalimat ini dijanjikan oleh manusia atau bahkan dijanjikan oleh raja sekalipun maka kita punya alasan untuk ragu, karena tidak akan ada orang atau raja yang sangat kaya sekalipun dapat menjajikan sedemikian dahsyatnya.

Namun kita tahu bahwa Tuhanlah yang menjanjikan bahwa mereka tidak akan kekurangan apapun, Tuhan tidak pernah lalai dengan janjiNya, umat pilihanNya dapat masuk ke negeri yang dijanjikan dan mereka mengalami kehidupan yang tidak kekurangan apapun selama mereka tetap menyembah Allah yang hidup.

Saudara, kita adalah anak-anak Bapa di surga yang memiliki bumi dan segala isinya, Bapa di surga tidak seperti bapa kita dunia yang terbatas dalam memelihara dan melindungi kita.

Bapa di surga bahkan sangat tahu apa yang menjadi kebutuhan kita lebih dari kita sendiri, jadi bila kita memang adalah anak-anakNya yang taat kepada Dia tidak mungkin kita akan kekurangan.

Ingatlah bahwa Bapa tidak hanya tahu kebutuhan kita tetapi juga tahu bagaimana membuat kita hidup berkelimpahan untuk memanifestasikan kasih dan kemuliaanNya kepada orang-orang yang belum percaya.

Bagaimana kehidupan saudara saat ini?

Biarlah FirmanNya hari ini memberi inspirasi kepada kita semua untuk memiliki keyakinan yang pasti bahwa kita memiliki Bapa yang luar biasa baiknya memiliki kita sebagai anak-anakNya yang tidak kekurangan apapun.

Kata “tidak kekurangan apapun” dalam konteks ini memang berbicara mengenai kebutuhan primer, namun bila kita lanjutkan membaca ayat-ayat berikutnya maka kita melihat bahwa Bapa menyediakan kelimpahan dalam hal materi.

Sehingga tidak seharusnya sebagai anak-anakNya kita “dipusingkan” oleh hal-hal materi, Tuhan sudah menyediakan dengan berlimpah, kita tinggal bekerja dengan hikmat dan kerajinan dari Tuhan untuk mendapatkannya.

Pikiran dan akal budi kita gunakan untuk apa yang Tuhan pikirkan bagi pelayanan yang dapat kita lakukan agar Injil KerajaanNya sampai kepada banyak bangsa dan suku-suku bangsa.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk saudara lakukan?

Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.