Kamis, 11 Juli 2024

KEWARGAAN KITA ADALAH DI SORGA

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

FILIPI 3:17-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Rasul Paulus diikuti dan diperhatikan hidupnya?
  2. Apa yang Rasul Paulus lakukan sambil menangis?
  3. Apa yang menjadi kemuliaan bagi mereka yang hidup sebagai seteru salib Kristus?
  4. Orang percaya memiliki dwikewarganegaraan, kewargaan apa saja itu?
  5. Tuhan akan mengubah kita dari tubuh daging menjadi tubuh seperti apa nantinya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, setelah kita mengalami kelahiran baru, Allah memberi kita status baru sebagai anak-anak Allah.

Kita juga dimeteraikan dengan dianugerahkan Roh Kudus ke dalam hidup dalam hati kita.

Yohanes 1:12 ”Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya”.

Efesus 1:13 ”Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.”

Oleh Roh Kudus, kita diajar untuk mengerti kehidupan yang baru sebagai anak-anak Allah.

Yohanes 14:26 ”tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”

Roh Kudus akan mengajarkan kita segala sesuatu dan mengubahkan hati kita.

Nabi Yehezkiel pernah menuliskan:

Yehezkiel 36:25-27 ”Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu. Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.”

Saudara, semua yang Roh Kudus kerjakan dalam hidup kita merupakan ciri atau tanda bahwa kita bukanlah penduduk bumi ini.

Ini adalah ciri hidup dari orang-orang yang berkewarganegaraan sorgawi.

Sebagai orang percaya, kita mengalami perubahan dalam hidup kita oleh karena pekerjaan Roh Kudus.

Roh Kudus membuat kita berbeda dengan orang dunia ini.

Misalnya, pengakuan Rasul Paulus ketika dia belum percaya kepada Yesus Kristus dan masih sebagai orang Farisi, seorang ahli Taurat, maka tanpa Roh Kudus dalam hidupnya, kuasa dosa dan kuasa daging masih menguasainya.

Maka dia katakan bahwa:

Roma 7:15-20 ”Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku.”

Saudara, merupakan suatu keuntunganlah bagi kita ketika Tuhan menganugerahkan iman, yang menyebabkan kita beroleh keselamatan dan anugerah Roh Kudus.

Pada saat itu, kita dijadikan anak-anak Allah, dan Roh Kudus memberikan kuasa sebagai anak Allah kepada kita.

Status kewargaan kita juga berubah dari warga dunia ini menjadi warga Kerajaan Allah dengan meterai Roh Kudus dalam hidup kita.

Rasul Paulus juga menekankan pentingnya hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus:

Galatia 5:16-18 ”Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging–karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.”

Saudara, sebagai orang percaya, marilah kita hidup oleh Roh Kudus supaya kita tidak lagi hidup dengan cara dunia dan terikat di bawah pengaruh kuasa daging dan dosa.

Ketika kita hidup oleh Roh Kudus dan menyerahkan hidup kita untuk dipimpin oleh Roh Kudus, maka kita akan hidup merdeka sebagai warga Kerajaan Allah.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin!

Mengapa banyak orang percaya tidak mencerminkan bahwa mereka adalah warga Kerajaan Sorga?

Pembacaan Alkitab Setahun

Mazmur 140-145

Rabu, 10 Juli 2024

TIDAK MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA

Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 12:1-5

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang harus kita persembahkan sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah?
  2. Bagaimana cara kita tidak menjadi serupa dengan dunia ini?
  3. Bagaimana cara kita dapat membedakan kehendak Allah?
  4. Sesuai dengan ayat yang kita baca hari ini, apa yang sepatutnya kita pikirkan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tidak menjadi serupa dalam bahasa Yunani memiliki makna gramatikal tidak membiarkan dipengaruhi atau dibentuk oleh sesuatu yang eksternal.

Pada prinsipnya, manusia cenderung dipengaruhi oleh lingkungan dimana dia berada dan berkembang.

Bahkan ketika diam tidak melakukan apapun, lingkungan secara perlahan akan membentuk atau mempengaruhi pola pikir manusia yang secara alami menyerap informasi dari luar ke dalam pikirannya.

Paulus menyampaikan Firman Tuhan untuk mengingatkan jemaat di Roma pada masa itu untuk tidak menyerap atau membiarkan pikiran mereka dimasuki dan dibentuk oleh nilai-nilai budaya masa itu.

Pada masa kitab Roma ditulis murid-murid menghadapi budaya Romawi yang kental dengan hedonisme, materialisme, stratifikasi sosial atau kelas sosial yang kaku.

Selain itu, terdapat agama-agama yang menyembah banyak dewa, sinkretisme yang memadukan berbagai kepercayaan agama dan banyak hal lagi.

Paulus meingingatkan jemaat di Roma untuk aktif berubah dengan pembaharuan budi mereka, karena bila mereka pasif maka secara natural pikiran dan tindakan mereka akan dipengaruhi oleh lingkungan dimana mereka berada.

Saudara, dunia pada masa kini intinya tidak jauh berbeda, hanya bentuk kemasannya menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang berkembang.

Filsafat dunia yang menyesatkan berkembang dengan bantuan teknologi dalam bentuk media sosial serta media penyiaran online yang bisa diakses orang dimanapun mereka  berada.

Perkembangan teknologi sebagai pisau bermata dua yang dapat dimanfaatkan dengan baik atau digunakan untuk merusak pola pikir manusia yang memanfaatkannya.

Kita dapat memanfaatkan untuk belajar dan berubah pola pikir kita agar tidak sama dengan dunia ini dengan memilah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.

Namun pertanyaannya adalah bagaimana kita memilahnya bila kita tidak membaca sumber asli kebenaran yaitu dengan membaca FirmanNya setiap hari.

Kita perlu Firman Tuhan dan komunitas yang membantu kita untuk berubah sehingga tidak menjadi serupa dengan dunia.

Komunitas atau persekutuan dengan saudara seiman perlu kita lakukan agar kita tidak hanya mengerti tetapi juga melakukannya dalam kehidupan sehari-hari bersama komunitas yang mendukung.

Komunitas saat ini sudah tidak terbatas dalam satu lokal tempat, namun teknologi membuat kita bisa berkomunitas di dunia maya, sehingga pola pikir berubah dengan menyerap hal-hal baik.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan yang kita baca hari ini. Pelajaran apa yang kita dapatkan dan komitmen apa yang akan kita lakukan di waktu dekat ini? Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Mazmur 133-139

Selasa, 9 Juli 2024

TUBUH KITA ADALAH MILIK ROH KUDUS

Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 6:17-20

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang terjadi ketika kita mengikatkan diri pada Tuhan?
  2. Apa yang Paulus ingatkan kepada jemaat korintus tentang percabulan?
  3. Mengapa tubuh kita bukan milik kita lagi?
  4. Apa yang harus kita lakukan dengan tubuh kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Pada masa gereja mula-mula, perbudakan merupakan hal yang umum.

Seorang budak dapat diperjualbelikan layaknya barang mati dengan harga sesuai dengan kemampuannya.

Seorang budak yang bepengalaman dan berpengetahuan memiliki harga yang berbeda dengan budak yang tidak berpengalaman.

Beberapa referensi menulis bahwa budak pada umumnya tidak mendapatkan upah dalam pekerjaannya, meskipun ada juga informasi budak yang memiliki pengetahuan tertentu dan berpengalaman diberi upah oleh majikannya.

Kondisi ini memberikan gambaran betapa sulitnya seorang budak untuk dapat menajdi merdeka dengan kemampuan mereka sendiri.

Pada masa itu, pelacuran dan perzinahan menjadi hal yang umum selain karena budaya juga sebagai akibat mayoritas masyarakat melakukan penyembahan berhala.

Paulus mengingatkan jemaat Korintus melalui Firman Tuhan dengan ilustrasi kehidupan seorang budak.

Mengapa sebagai budak,  karena telah dikuasai oleh dosa dan kedagingan dengan nafsunya yang menyesatkan.

Manusia berdosa seperti budak yang tidak akan pernah sanggup membebaskan diri mereka sendiri menjadi manusia merdeka.

Mereka dikuasai oleh kedagingan akibat dosa.

Pada perikop ini Paulus mengingatkan tentang dosa percabulan yang merusak tubuh sendiri.

Secara khusus percabulan sebagai tindakan mengikatkan diri dengan perempuan cabul sehingga menjadi satu tubuh, dimana seharusnya mereka mengikatkan diri pada Tuhan dan menjadi satu roh dengan Dia.

Setelah kita mengaku Yesus sebagai juru selamat secara pribadi maka sejatinya tubuh kita bukan milik kita lagi, tetapi milik penebus kita.

Kita telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar, sehingga sudah selayaknya kita gunakan tubuh sesuai kehendaknya.

Pada prinsipnya, tidak hanya masalah percabulan tetapi juga bagaimana kita merawat tubuh ini sebagai bentuk pelayanan dan penghormatan kepada Tuhan yang telah menebus tubuh kita.

Tubuh ini tidak seharusnya dirusak oleh makanan yang kita makan atau rusak karena tidak dirawat dengan pola hidup yang benar.

Tidak sedikit penyakit datang karena kita tidak memiliki pengetahuan atau mengabaikan hal-hal baik yang seharusnya kita lakukan secara konsisten kepada tubuh kita.

Menghargai dan merawat baitNya adalah bentuk pelayanan kita kepada milikNya yang telah dipercayakan kepada kita untuk dipelihara.

Mari kita muliakan Tuhan dengan tubuh kita, karena BaitNya bukanlah tempat percabulan, perzinahan atau sakit penyakit tetapi tempat Allah menyatakan kemuliaanNya.

Tubuh kita telah dibeli untuk digunakan sebagai alat-alat kebenaranNya.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan yang kita baca hari ini. Pelajaran apa yang kita dapatkan dan komitmen apa yang akan kita lakukan di waktu dekat ini? Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Mazmur 120-132

Senin, 8 Juli 2024

YESUS TELAH MENGALAHKAN DUNIA

Penulis : Bernard Tagor

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 16: 28-33

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Darimana Yesus datang? Dan kemana Yesus datang? Dan kemana Yesus pergi? (ayat 28)
  2. Apa yang murid-muridNya ketahui tentang Yesus? (ayat 30)
  3. Apa yang akan terjadi kepada murid-muridNya, ketika mereka percaya bahwa Yesus datang dari Allah? (ayat 32)
  4. Apa Janji Yesus, ketika murid-muridNya mengalami penderitaan aniaya akibat Iman percaya mereka kepada Yesus? Dan siapa yang terlebih dahulu mengalahkan dunia? (ayat 33)
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, masih ingat tentang renungan kita hari sebelumnya, yang berbicara tentang doa yang Yesus panjatkan kepada Bapa untuk murid-muridNya, di masa-masa terakhir sebelum Yesus di tangkap?

Hari ini jika kita membaca kitab Injil Yohanes, khususnya seluruh pasal 16, kita akan mengetahui bagaimana perkataan Yesus tentang hal-hal apa saja yang akan terjadi ketika Yesus tidak lagi bersama-sama dengan mereka.

Yesus tahu, Dia datang ke bumi hanya sementara untuk menggenapi seluruh kitab suci akibat kejatuhan manusia Adam dan Hawa di dalam dosa.

Dia datang ke dunia ini dengan cara menjadi manusia untuk menyelamatkan umat manusia, dengan cara mati di gantung di kayu salib untuk menebus dosa umat manusia.

Yesus menyadari bahwa dengan kepergianNya ke Sorga dan tidak lagi bersama-sama dengan para muridNya maka ada banyak rintangan yang akan dihadapi oleh murid-muridNya.

Murid-murid akan mengalami banyak ancaman, penderitaan, aniaya, persekusi, dibenci, dijauhi oleh dunia, dicerai-beraikan bahkan bisa saja dibunuh.

Oleh karena itulah, Tuhan memberikan Janji kepada murid-murid yang di tinggalkanNya dengan memberikan Penghibur yaitu Roh Kudus untuk menemani dan menolong mereka.

Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu : Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman akan dosa” (Yohanes 16 : 7-9a).

Kita umat yang sudah percaya kepadaNya telah memiliki hidup yang kekal bersama dengan Kristus dan status kewargaan kita bukan lagi dari dunia ini, sebagai konsekuensinya kita akan menghadapi penderitaan karena namaNya.

Namun seperti ayat yang kita baca hari ini, Dia sudah terlebih dahulu mengalaminya dan Dia juga sudah mengatakannya kepada kita.

Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu”(Yohanes 16:4a).

Jadi janganlah kita takut! Sebab kematian Yesus di kayu salib, kebangkitanNya dari kematian dan kenaikanNya ke Sorga membuktikan bahwa Dia sudah mengalahkan dunia sehingga Iman kita pun sanggup mengalahkan dunia. Haleluya!!

Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan kita, jika kita sudah percaya dengan Kristus Yesus, apakah yang perlu kita lakukan ke depan di sepanjang hidup kita?

Pembacaan Alkitab Setahun

Mazmur 119:89-176

Minggu, 7 Juli 2024

JEMAAT KRISTUS BUKAN DARI DUNIA INI

Penulis : Bernard Tagor

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 17:13-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Kepada siapa Yesus berdoa? Dan untuk siapa Yesus berdoa?
  2. Pada saat murid-murid menerima Firman dari Yesus Kristus, apa yang dialami oleh murid-murid Yesus? (ayat 14)
  3. Yesus berdoa, supaya Allah tidak mengambil mereka (murid-muridNya) dari dunia ini. Jadi apa yang Yesus minta kepada Bapa? (ayat 15b)
  4. Apa yang Yesus katakan tentang status murid-muridNya? dan apa yang Yesus minta kepada Bapa? (ayat 16-17)
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Secara umum, Yohanes 17:1-26 berisi doa yang Yesus panjatkan kepada Bapa untuk murid-muridNya, pada waktu-waktu terakhir sebelum Yesus ditangkap dan diserahkan kepada pemuka agama untuk  dijatuhkan hukuman mati dengan cara disalibkan.

Bagaimana bisa murid-murid yang baru di pilih dan dikenalNya dalam periode waktu yang terbilang singkat mendapat keistimewaan luar biasa dari Yesus, sehingga Dia mau berdoa secara khusus kepada Bapa untuk murid-muridNya?

Salah satu jawabannya adalah karena mereka mengenal Bapa dan mengenal Yesus Kristus yang telah Bapa utus.

Seperti yang dinyatakan dalam  Yohanes 17:3, “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu  bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”

Keistimewaan berupa hidup yang kekal yang diterima oleh murid-muridNya di masa itu, bukan tidak ada resiko, justru karena “Iman kepercayaan” mereka kepada Yesus, status murid-murid bukan lagi warga dunia.

Murid-murid Yesus telah menjadi warga Kerajaan Sorga bukan lagi dari dunia ini yang menyebabkan mereka dibenci oleh dunia.

Yesus tahu resiko yang akan diterima oleh murid-muridNya, oleh sebab itu Yesus berdoa secara khusus kepada Bapa agar murid-muridNya dilindungi daripada yang jahat.

Janji hidup yang kekal yang diterima oleh murid-murid Yesus pada masa itu adalah keistimewaan yang sama yang akan kita terima atau yang akan terjadi kepada kita, ketika kita percaya bahwa Yesus adalah anak Allah, percaya bahwa Yesus mati untuk menebus dosa dan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat kita.

Selain hidup kekal, status kita pun ikut berubah menjadi warga Kerajaan Sorga, kita bukan dari dunia ini.

Namun dengan demikian, akibat pengakuan “Iman percaya” kita kepada Yesus, kita memiliki resiko untuk dibenci dan dijauhi oleh dunia ini.

Hal tersebut wajar terjadi kepada kita orang percaya, karena Yesus terlebih dahulu mengalami penderitaan dan status kita bukan lagi warga dunia ini.

Tetapi jangan pernah takut dan khawatir, percayalah Dia akan menolong kita menghadapi setiap tantangan yang akan terjadi dalam hidup kita.

Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan kita, tentang kepercayaan mereka kepada Tuhan Yesus. Jika ada diantara jemaat di persekutuan kita yang belum yakin betul tentang keselamatan, tantang atau teguhkan kembali mereka untuk percaya kepada Yesus. Karena pengakuan mereka kepada Yesus yang menyebabkan status mereka berubah menjadi warga kerajaan Allah.

Pembacaan Alkitab Setahun

Mazmur 119:1-88