Sabtu, 8 April 2023

KETAATAN KEPADA KEBENARAN UNTUK MENGAMALKAN KASIH

Penulis : Anang Kristanto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 PETRUS 1:22-25

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang dapat membuat kita mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas?
  2. Bagaimana kita dapat bersungguh-sungguh saling mengasihi?
  3. Dari benih seperti apa kita telah dilahirkan kembali?
  4. Apa yang tetap untuk selama-lamanya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika dilahirkan kembali sebagai orang percaya kita dikuduskan oleh darah Yesus, namun dalam perjalanan kehidupan kita mengikut Tuhan tindakan ketaatan kepada kebenaraan adalah bagian kita untuk mempertahankan kekudusan yang Tuhan berikan.

Ayat firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa untuk dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas diperlukan ketaatan kepada kebenaran, hal ini berarti Tuhan menghendaki kita bukan hanya sebagai pendengar tetapi juga sebagai pelaku firman.

Kasih yang tidak tulus ikhlas datang karena kedagingan sebagai akibat ketidaktaatan kita kepada kebenaran.

Orang dunia mengasihi karena ada maksud lain, bisa karena ingin dapat balasan, bisa karena ingin dihargai, bisa karena masalah ekonomi, bisa karena hawa nafsu, tidak ada kasih yang tulus ikhlas bagi orang yang tidak taat kepada kebenaran dan tidak dibawah pimpinan Roh Kudus.

Kasih yang tulus ikhlas sejatinya berasal dari Roh Kudus yang tinggal dalam hidup kita, sebagai manusia yang masih hidup dalam daging kita memiliki keterbatasan untuk dapat mengasihi dengan tulus ikhlas.

Untuk itulah Tuhan melatih dengan cara meminta kita untuk mentaati kebenaran demi kebenaran yang dinyatakan kepada kita.

Bagaimana dengan hidup kita saat ini?

Apakah kita benar-benar mengasihi saudara yang lain dengan tulus ikhlas?

Pertama-tama seperti yang dikatakan dalam ayat hari ini, jagalah kekudusan yang Tuhan berikan dengan taat kepada kebenaranNya.

Bagaimana kita bisa taat kepada kebenaranNya?

Kita lakukan kebenaranNya dalam setiap aspek hidup kita.

Kasih yang tulus ikhlas akan teruji lewat waktu, ketika ada kekecewaan apakah kita taat kepada kebenaran untuk mengampuni, ketika ada gesekan satu sama lain apakah kita taat kepada kebenaran untuk terbuka dan tetap sabar, ketika ada kesalahpahaman apakah kita bersedia mendengarkan dengan hati terbuka, apakah kita tetap dapat mengasihi dengan tulus ikhlas?

Selama kita taat kepada kebenaran pasti kita akan mengasihi dengan tulus ikhlas.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk saudara lakukan? diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 13-15

Jumat, 7 April 2023

MELAYANI ORANG LAIN OLEH KASIH

Penulis : Anang Kristanto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 5:13-15

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Sesuai perikop yang kita baca hari ini, apakah Saudara dipanggil untuk merdeka?
  2. Apa yang harus kita lakukan dalam kemerdekaan yang Tuhan anugerahkan kepada kita?
  3. Satu firman apa yang mencakup seluruh hukum Taurat?
  4. Apa yang harus kita waspadai supaya jangan saling membinasakan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Melayani orang lain oleh kasih adalah aktivitas yang Tuhan inginkan agar kita tidak mempergunakan kemerdekaan yang Tuhan berikan sebagai kesempatan untuk berbuat dosa.

Melayani orang lain membuat waktu yang berharga yang Tuhan berikan tidak menjadi sia-sia, salah satu sebab manusia jatuh dalam dosa ialah karena menggunakan waktunya untuk memikirkan dirinya sendiri atau fokus kepada kepentingan diri sendiri.

Melayani oleh kasih juga menimbulkan sukacita yang meluap seperti pernah dialami oleh jemaat Makedonia dalam 2 Korintus 8:2-4: “Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.  Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka. Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus”

Jemaat Makedonia merupakan contoh bagaimana mempergunakan kemerdekaan untuk dapat melayani orang lain, bahkan mereka meminta dan mendesak Paulus supaya dapat ambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.

Jemaat Makedonia mempunyai alasan untuk fokus pada diri mereka sendiri karena seperti yang dicatat Paulus bahwa mereka dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan dan sangat miskin.

Pelayanan kasih dan tulus  yang mereka lakukan membuktikan bahwa ketika mereka tidak fokus dengan diri mereka sendiri tetapi mereka memutuskan untuk dapat melayani orang lain, akan menghasilkan buah sukacita sejati dalam kehidupan mereka.

Mari kita melayani melalui karunia dan panggilan yang Tuhan percayakan kepada kita dengan motivasi kasih.

Kita akan menuai sukacita sejati ketika fokus untuk memikirkan bagaimana ikut ambil bagian dalam pelayanan.

Saudara, waktu yang Tuhan berikan kepada kita di dunia sangatlah singkat, namun bila kita menggunakannya untuk melayani dengan kasih maka anugerah kemerdekaan dari perbudakan dosa yang diberikan Tuhan kepada kita tidak menjadi sia-sia.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk saudara lakukan? diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 8-12

Kamis, 6 April 2023

by Ervinna Graceful | 06-04-2023 | Renungan Harian | 0 comments

KEBENCIAN YANG MEMBUTAKAN DAN MENYESATKAN

Penulis : Anang Kristanto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 YOHANES 2:9-11

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang sesungguhnya terjadi ketika seseorang membenci saudaranya?
  2. Bagaimana hubungan sesama saudara seharusnya di dalam terang?
  3. Apa yang terjadi ketika seseorang berada dalam kegelapan?
  4. Apakah yang membutakan mata seseorang?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kehidupan di dalam terang sudah seharusnya diwarnai dengan kasih, mengasihi satu sama lain sebagai saudara seiman adalah hal yang Tuhan kehendaki dan itulah hukum kedua yang Yesus sebutkan setelah mengasihi Tuhan dengan segenap  jiwa dan dengan segenap akal budi dan dengan segenap kekuatan. 

Kebencian bukanlah karakter ilahi, iblis dapat menipu kita dengan menaburkan kebencian diantara saudara seiman bila kita jatuh dalam tipuannya.

Ketika seseorang hidup dalam kebencian sudah pasti sedang hidup dalam kegelapan dan penyesatan, hal sesuai dengan firman Tuhan yang kita baca hari ini.

Kebencian bisa timbul karena banyak hal, salah satunya adalah karena tidak ada komunikasi yang baik sehingga iblis menggunakan ini untuk memecah belah dan menyesatkan.

Bila kita tidak menjaga hati dan pikiran seringkali bisa timbul benih kebencian ketika salah menafsirkan nasehat atau masukan sebagai sesuatu yang menyerang pribadi kita.

Marilah kita yang dewasa dalam Tuhan tetap berpikir baik sekalipun mungkin cara yang digunakan saudara kita tidak tepat di dalam memberikan masukan.

Memang ini bukanlah hal yang mudah karena kita juga punya hati yang bisa terluka, namun Yesus telah memberikan teladan melalui pengampunanNya yang diberikan kepada kita sekalipun Dia berduka karena dosa-dosa kita.

Saudara, mari kita belajar untuk mengkomunikasikan dengan baik maksud kita kepada saudara lain dan juga kepada pemimpin sehingga tidak ada benih kebencian yang timbul.

Bila hati kita penuh kasih dan ingin senantiasa hidup dalam terang maka kita harus terbuka dan siap juga untuk dinasehati satu sama lain dan terutama oleh pemimpin yang Tuhan tempatkan diatas kita.

Kita semua memang belum sempurna, selalu ada kelemahan diantara kita, namun mari kita memutuskan untuk memiliki hati yang tulus dan mengasihi, kita tahu bahwa senantiasa harus menjaga hati kita baik-baik.

Amsal 4:23 dalam terjemahan versi BIS memberikan kalimat yang cukup jelas: ”Jagalah hatimu baik-baik, sebab hatimu menentukan jalan hidupmu”.

Saudara, tidak ada yang tahu apa isi hati kita sesungguhnya kecuali Tuhan, namun waktu akan membuktikan siapa yang hidup dalam terang dan siapa yang hidup dalam kegelapan dan penyesatan, hatimu menentukan jalan hidupmu.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan? diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 4-7

Rabu, 5 April 2023

KASIH YANG LEBIH BESAR

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 15:12-15

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang menjadi contoh atau teladan dalam saling mengasihi?
  2. Seperti apakah contoh dari kasih yang terbesar?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Yohanes 15:13  “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.”

Untuk manusia berdosa, Yesus datang ke dunia.

Dia tidak pernah menunggu orang berbuat baik, sebelum Dia menawarkan kasih-nya, pengorbanan-Nya di kayu salib.

Saulus adalah orang yang memburu pengikut Kristus untuk kemudian dianiaya.

Yesus tidak menunggu Saulus untuk berubah menjadi baik, baru kemudian Dia menyatakan kasih-Nya.

Yang terjadi adalah Yesus menyatakan kasih-Nya terlebih dulu kepada Saulus, hingga Saulus kemudian menyadari dosa dan kesalahannya.

Saulus bertobat dan menjadi percaya kepada Yesus, hingga akhirnya dia dipakai menjadi rasul yang memberitakan Injil ke tempat-tempat yang jauh dan namanya diubah menjadi Paulus.

Kasih Yesus seperti inilah yang kemudian menjadi inspirasi bagi para rasul, para murid di gereja yang mula-mula, para pemberita Injil di abad-abad kemudian.

Sebagian dari mereka bahkan rela menjadi martir, mati bagi Kristus oleh karena begitu besar cinta mereka kepada Kristus, sehingga mereka lebih rela mati daripada harus menyangkal iman mereka.

Mengasihi Tuhan adalah hal yang utama, tetapi perintah Tuhan juga sangat jelas, yaitu agar kita saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihi kamu.

Standarnya memang sangat tinggi: “sama seperti Aku telah mengasihi kamu”.

Tetapi Tuhan tidak memerintahkan kita untuk langsung melompat ke standar yang paling tinggi.

Kita bisa berlatih mengasihi dengan melakukan tahapan-tahapan dari yang paling rendah hingga semakin tinggi.

Kita bisa mulai berlatih dari definisi kasih yang ada di 1 Korintus 13:4-7.

  • Kasih itu sabar: sudahkan kita sabar ketika kita ada di jalan raya dan melihat orang menghambat laju kendaraan kita. Apakah kita sabar dalam mendengarkan keluhan saudara kita, atau kita langsung ingin berbicara memberikan jawaban sebelum lawan bicara kita menjelaskan permasalahannya.
  • Kasih itu murah hati: seorang yang murah hati, hatinya seluas samudera, dia tidak mudah tersinggung, tidak baperan, tidak egois atau mementingkan ego atau harga dirinya, dia juga mudah untuk memberi ketika melihat orang yang berkekurangan.

Hari ini kita bisa belajar dari dua definisi kasih di atas dan melihat bagaimana dampaknya bagi orang lain.

Tuhan tidak memerintahkan kita langsung pada top level, memiliki kasih seperti Kristus, dan memang mustahil hal itu langsung dilakukan.

Saudara, di tengah keluargamu dan di tempat kerja, cobalah mulai untuk berlaku sabar dan murah hati.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 1-3

Selasa, 4 April 2023

KASIH SELALU YANG UTAMA

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 13:1-8

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Manakah yang lebih baik, iman untuk memindahkan gunung atau mengasihi sesama?
  2. Apa yang dimaksud dengan kasih menutupi segala sesuatu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saling mengasihi satu dengan yang lain adalah perintah yang jelas, ada begitu banyak ayat di Alkitab yang menyatakan tentang kasih dan saling mengasihi.

Untuk itu ada enam hal yang kita bisa lakukan dalam menerapkan kasih kepada sesama:

  1. Dengarkan dengan sungguh-sungguh lawan bicara kita: Orang ingin dan mendambakan untuk didengarkan yaitu suaranya didengar dan ucapannya diperhatikan. Saat kita mendengarkan, kita membuat orang lain merasa dilihat, dipahami, diperhitungkan dan diterima.
  2. Jika Saudara mengajukan komplen, ya komplen saja, tanpa menghakimi.Ketika Saudara tidak menyukai sesuatu, bicarakan tentang sesuatu itu dan bukan tentang orang yang menyebabkannya. Jangan menghakimi, menyalahkan orang, terlebih kalau hanya atas dasar asumsi.
  3. Memberikan jawaban tanpa niat untuk membantah.Hindari perselisihan, pertengkaran, dan konflik yang tidak perlu. Kalau memang tersedia waktu untuk berdiskusi, beradu argumen, lakukan dengan sopan, tenang dan hindari nada tinggi dalam ucapan kita.
  4. Memberi tanpa mengharap kembali atau pamrih.Jika ada yang meminta bantuan kepada kita. Dan setelah Saudara pertimbangkan bahwa permintaan itu benar dan Saudara sanggup untuk memenuhi. Maka berikan sesuatu itu tanpa mengharapkan imbalan apa pun.
  5. Bersikaplah toleran dan mudah memaafkan.Toleran bukanlah kompromi. Toleran berarti kita bersedia untuk tidak memaksakan “kebenaran” kita kepada orang lain. Tidak ada  seorang pun yang sempurna! Termasuk kita, jadi mengapa harus memaksakan standar “kesempurnaan” kita kepada orang lain?
  6. Usahakan untuk melakukan hal-hal yang disukai orang yang kita kasihi.Hal ini bisa dilakukan dengan menunjukkan minat dan penerimaan atas apa yang disukai orang yang Saudara kasihi. Sekali pun itu mungkin hal-hal yang tampak bodoh atau konyol. Khususnya dibutuhkan dalam hubungan suami dan isteri atau orangtua dan anak.

Saudara, di tengah keluargamu.

Coba mulai menerapkan beberapa tips untuk membagikan kasih seperti diuraikan di atas.

Pembacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 28-31

Senin, 3 April 2023

MENJADI TELADAN DALAM KASIH DAN KESETIAAN

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 TIMOTIUS 4:12-15

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya saudara dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Teladan apa saja yang Paulus minta untuk ditunjukkan oleh Timotius kepada orang percaya?
  2. Tentang karunia, apa yang Paulus ingatkan untuk dilakukan oleh Timotius?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kita tahu bahwa Allah adalah Kasih dan yang mengasihi umat-Nya.

Banyak ayat dalam Alkitab yang mendukung hal ini.

Tetapi tahukan kita bahwa Allah juga adalah Allah yang setia.

Ya, benar.

Dan banyak ayat yang menyatakan hal ini, baik dalam Kitab Perjanjian Lama, maupun Perjanjian Baru.

Beberapa di antaranya:

  • Ratapan3:22-23 “Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”
  • 1 Yohanes 1:9 “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”
  • 1 Tesalonika 5:24 “Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.”

Allah adalah Allah yang setia dan Tuhan ingin agar kita juga menjadi seorang yang setia.

Dari ayat yang kita baca, Paulus juga meminta agar Timotius menjadi teladan dalam: tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Kesetiaan sebagai buah Roh Kudus disebut sebagai buah ke delapan – Galatia 5:22.

Jadi potensi untuk setia telah Tuhan berikan di dalam kita. Yang harus kita lakukan adalah menerapkan kesetiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Di area mana saja kita bisa setia:

  1. Kita setia dalam mentaati Firman Tuhan. Dalam hal ini arti setia adalah ketaatan kita yang terus menerus kepada Tuhan dan Firman-Nya.
  2. Di rumah, suami atau isteri haruslah setia kepada pasangannya, sampai maut memisahkan…
  3. Di tempat kerja, setia bisa dimaknai sebagai loyalitas kita kepada atasan dan tempat kita bekerja.
  4. Di gereja atau dalam pelayanan, setia bisa dimaknai sebagai hormat kita kepada pemimpin, bersedia untuk tunduk dan bertanggungjawab dengan tugas pelayanan yang menjadi tanggung jawab kita.
  5. Sebagai pemimpin pelayanan, apakah pemimpin pemuridan dan persekutuan setia bisa dimaknai sebagai kesediaan kita untuk menjadi teladan dalam memenuhi nilai-nilai Firman Tuhan, tanggung jawab kita dalam mendoakan dan mengasihi orang-orang yang kita layani.

Itu semua adalah contoh yang tentu bisa kita kembangkan.

Saudara, dalam kelompok pemuridan diskusikan tentang bagaimana menerapkan prinsip kesetiaan ini secara konkrit di dalam berbagai komunitas yang diikuti.

Pembacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 25-27