Selasa, 8 Agustus 2023

JANGAN KUATIR

Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 10:19-23

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa kita tidak perlu kuatir ketika pada hari terakhir kita dihadapakan kepada penguasa?
  2. Siapa yang akan membantu kita berkata-kata?
  3. Mengapa kita sebagai murid Kristus akan dibenci semua orang pada masa itu?
  4. Apa yang terjadi bila kita bertahan dengan iman kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kekuatiran untuk dianiaya karena pengakuan iman kita adalah hal yang Tuhan ingatkan pada kita bahwa peristiwa tersebut pasti akan terjadi.

Kekuatiran adalah bentuk intimidasi yang dapat membuat seseorang meninggalkan imannya pada Yesus. 

Pada hari-hari terakhir seperti dikatakan dalam perikop yang kita baca hari ini murid-murid Kristus akan diserahkan kepada penguasa dan dibenci banyak orang oleh karena namaNya.

Kita percaya bahwa Yesus berkata tentang hal tersebut bukan untuk menakut-nakuti murid-muridNya, namun untuk mereka siap menghadapi hal tersebut dan agar mereka tahu bahwa murid-murid tidak sendiri, mereka disertai Roh Bapa.

Pada dasarnya setiap murid Kristus pasti akan mengalami penderitaan oleh karena namaNya tidak hanya pada hari-hari terakhir, namun kita tahu dan mendengar hari-hari ini beberapa orang Kristen tidak sedikit mengalami intimidasi karena nama Yesus.

Yesus mengingatkan agar kita tidak kuatir ketika peristiwa itu terjadi, “Janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu saat itu juga” (Matius 10:19b).

Kita tidak perlu kuatir akan bagaimana nanti itu terjadi, Tuhan berjanji bahwa Roh Kudus akan membantu kita untuk berkata-kata dan bertindak menghadapi hal tersebut.

Yesus pernah berkata: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Lukas 9:23).

Kita tidak tahu apakah pada masa kesesakan itu nanti kita masih ada di dunia, namun sejatinya sejak kita mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat maka kita harus siap memikul salib.

Sama seperti Yesus yang memikul salib karena dosa dan pelanggaran kita, sebagai pengkut Kristus kita memikul salib sebagai bentuk penderitaan karena kebenaran dan karena namaNya.

Memikul salib bagi kita adalah mati bagi diri sendiri untuk taat mengikuti apa yang menjadi kehendak Tuhan, sama seperti Yesus yang taat memikul salib untuk menyelesaikan kehendak Bapa.

Jangan kuatir bila kita menderita karena kebenaran dan karena namaNya, Roh Kudus akan mengaruniakan hikmatNya agar kita dapat mengucapkan perkataanNya dan bertindak sesuai kehendakNya.

Apakah saudara sedang mengalami penderitaan karena sesuatu hal yang benar yang saudara lakukan?

Jangan kuatir dan jangan takut akan intimidasi yang saudara terima, peganglah janjiNya bahwa Dia akan mengaruniakan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk menghadapi semuanya itu.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan? Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Yesaya 49-53

Senin, 7 Agustus 2023

BERTAHAN SAMPAI KESUDAHAN

Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 24:10-13

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah banyak orang yang akan murtad pada hari-hari terakhir?
  2. Siapa yang akan menyesatkan banyak orang pada masa itu?
  3. Apa yang menyebabkan kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin?
  4. Apa yang terjadi bila kita dapat bertahan sampai pada kesudahannya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Sama sepeti suatu tubuh yang sering dilatih untuk menahan beban berat yang terukur akan menjadi semakin kuat dan memiliki daya tahan yang baik demikian juga manusia rohani kita yang terlatih dengan berbagai tantangan penderitaan karena namaNya.

Paulus tercatat menyampaikan kebenaran Firman Tuhan tentang hal ini kepada jemaat Korintus: “Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak”(1 Korintus 9:27). 

Paulus adalah contoh bagaimana murid Kristus bertahan menghadapi berbagai tekanan dan intimidasi.

Penderitaan Paulus dalam memberitakan Injil Kerajaan jelas tidak ringan, kita bisa lihat di 2 Korintus 11:24-26Lima kali aku disesah orang Yahudi, setiap kali empat puluh kurang satu pukulan, tiga kali aku didera, satu kali aku dilempari dengan batu, tiga kali mengalami karam kapal, sehari semalam aku terkatung-katung di tengah laut. Dalam perjalananku aku sering diancam bahaya banjir dan bahaya penyamun, bahaya dari pihak orang-orang Yahudi dan dari pihak orang-orang bukan Yahudi; bahaya di kota, bahaya di padang gurun, bahaya di tengah laut, dan bahaya dari pihak saudara-saudara palsu.” 

Kita mungkin belum pernah mengalami penderitaan seperti Paulus, namun kita bisa belajar bagaimana Paulus bisa bertahan dan tidak berhenti dalam pelayanan.

Pertama, Paulus taat kepada panggilan yang Tuhan berikan, bahkan hingga kepada Raja Agripa Paulus berani menyatakan ketaatannya kepada Tuhan, “Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat.” (Kisah Para Rasul 26:19).

Kedua, Paulus melatih tubuhnya dan menguasainya seluruhnya. Roh penurut tetapi daging lemah, Paulus menyadari bahwa kesakitan, intimidasi, hambatan dan semua penderitaan secara fisik dan mental dapat membuatnya berhenti dan menyerah.

Tuhan membawa Paulus bertahap menghadapi berbagai tantangan, Tuhan pasti tahu bagaimana membawa Paulus menjadi rasul yang tangguh menghadapi berbagai tantangan dan intimidasi, dan yang penting Paulus melakukan bagiannya untuk setiap terhadap panggilan Tuhan.

Hari ini kita hidup di masa yang relatif lebih baik daripada masa dimana Paulus hidup waktu itu, namun Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita semua gambaran penderitaan yang akan dialami kita sebagai murid Kristus pada hari-hari terakhir.

Siapkah kita menghadapi masa-masa itu? Jika karena apa yang kita alami tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan dan kita menjadi kecewa bagaimana kita dapat menjadi kuat?

Tetaplah mengingat panggilan dan janji Tuhan yang pernah Tuhan berikan kepada kita dan setia dengan panggilan itu sekalipun banyak tantangan, karena itu melatih iman kita.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan? Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Yesaya 45-48

Minggu, 6 Agustus 2023

PERMULAAN PENDERITAAN

Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 24:4-9

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang harus kita waspadai pada hari-hari menjelang kesudahan dunia?
  2. Apa yang terjadi menjelang zaman baru?
  3. Apa yang membuat murid-murid Kristus pada hari-hari terakhir akan mengalami siksaan?
  4. Apa sebabnya kita orang-orang percaya akan dibenci semua bangsa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Pada hari-hari terakhir menjelang zaman baru Yesus mengatakan kepada murid-muridNya untuk bersiap menghadapi berbagai hal.

Beberapa hal yang diingatkan oleh Yesus adalah: penyesatan, kegelisahan karena berbagai kabar, bencana kelaparan, gempa bumi dan itu semua baru permulaan penderitaan.

Yesus mengatakan “permulaan” karena menyusul berbagai kejadian diatas akan terjadi  penyiksaan dan pembunuhan oleh karena kebencian banyak orang akan nama Yesus.

Penderitaan dapat membuat orang murtad seperti yang dikatakan Yesus: “ dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci”, kondisi dan situasi pada masa itu mungkin sulit kita bayangkan, namun kita harus ingat bahwa ketakutan akan penderitaan pernah membuat Petrus menyangkal Yesus sampai tiga kali.

Saudara, penderitaan karena nama Yesus adalah kondisi yang bisa kita alami bahkan tidak hanya pada masa yang akan datang namun juga pada masa kini.

Yesus berkali-kali mengingatkan akan hal ini karena Dia menyadari bahwa banyak murid-murid yang bisa murtad bila tidak mengandalkan Roh Kudus dan terus mengalami pertumbuhan iman.

Ada banyak aktivitas dan peristiwa yang Tuhan izinkan dan pakai untuk melatih iman kita, mulai dari konsistensi kita untuk berhubungan intim dengan Bapa melalui saat teduh, pembacaan Firman Tuhan dan juga pergumulan yang membuat kita semakin bertumbuh dewasa secara rohani.

Tuhan ingin memproses kita menjadi manusia rohani yang dewasa, kita adalah mempelaiNya yang disiapkan untuk dewasa dan tangguh menghadapi penderitaan karena membawa namaNya.

Hanya orang-orang yang dewasa secara rohani yang siap menghadapi penderitaan pada hari-hari terakhir.

Jadi, mari kita hadapi setiap proses yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, penderitaan karena mengikut Yesus yang mungkin kita alami hari ini adalah latihan rohani agar kita menjadi dewasa.

Bila kita mendengar bagaimana saudara-saudara kita yang menderita karena intimidasi dan tekanan sebab dilahirkan di negara yang sangat menentang kekristenan, kita harus bersyukur bahwa negara kita jauh dari hal tersebut setidaknya untuk saat ini.

Namun kita harus siap untuk senantiasa diproses Tuhan menghadapi masa-masa sukar agar kita memiliki iman yang teguh sekalipun harus menderita.

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan? Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Yesaya 42-44

Sabtu, 5 Agustus 2023

TUNDUK KEPADA ALLAH DAN LAWAN IBLIS

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YAKOBUS 4:6-10

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah syarat agar Iblis lari dari kehidupan kita?
  2. Apakah kita layak ditinggikan oleh Tuhan? Jika Tidak, mengapa? Jika Ya, apakah syaratnya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Iblis akan selalu berupaya untuk menggoda, mengganggu, menipu dan menyesatkan umat Allah.

Serangannya kepada umat Allah, tidak terus menerus, tetapi dia akan mencari saat yang tepat.

Saat dimana kita sedang lemah atau kondisi yang tidak prima.

Ketika seseorang mengalami kegagalan misalnya dalam studi atau pekerjaan, Iblis akan mulai memprovokasi misalnya dengan mengatakan bahwa Tuhan tidak mengasihi kita, jadi untuk apa tetap taat dan setia mengikut Tuhan.

Apalagi ketika kita memang tidak disiplin, misalnya dengan mengurangi waktu pribadi kita dengan Tuhan, baik dalam doa maupun merenungkan Firman atau ketika kita mulai malas ibadah atau datang ke P.A. (Pemahaman Alkitab).

Di saat seperti itu Iblis akan mencoba untuk semakin memperdaya kita.

Yakobus 4:7 ”Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!”

Tuhan ingin agar kita melawan Iblis, ketika kita merasa ada serangan yang membuat kita kehilangan damai sejahtera dan sukacita.

Lawan Iblis, hardik dia di dalam nama Yesus.

Tetapi Firman Tuhan juga menyatakan, sebelum kita melawan Iblis, penting untuk kita tunduk kepada Allah.

Artinya kita membuka hati, datang merendahkan diri kepada Tuhan, mohon pimpinan Tuhan.

Dan jika ada sesuatu yang Roh Kudus ingatkan, misalnya pelanggaran yang kita lakukan, segera kita datang kepada Tuhan, sujud dan mohon pengampunan.

Jika tidak ada sekat apa pun di antara kita dengan Tuhan, maka doa kita akan memiliki kuasa.

Hardikan kita kepada Iblis pun akan memiliki kuasa.

Di Kisah Para Rasul pasal 19, ada kisah tentang tujuh anak imam Yahudi yang bernama Skewa.

Mereka berusaha untuk meniru apa yang dilakukan Rasul Paulus dengan mengusir roh jahat pada seseorang yang kerasukan roh jahat.

”Tetapi roh jahat itu menjawab: “Yesus aku kenal, dan Paulus aku ketahui, tetapi kamu, siapakah kamu?” (Kisah Para Rasul 19:15).

Hal ini tidak berarti hanya Yesus dan Paulus yang mampu mengusir roh jahat.

Kita orang yang telah menjadi percaya juga mampu melakukan hal itu dengan syarat kita terlebih dulu tunduk kepada Allah.

Markus 16:17-18Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

Saudara, dalam kelompok pemuridan diskusikan pengalamanmu dalam menghardik atau mengusir roh jahat atau kalau belum pernah mengalami, mungkin engkau pernah menyaksikan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Yesaya 36-41

Jumat, 4 Agustus 2023

KEMENANGAN YANG MENGALAHKAN DUNIA

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 YOHANES 5:1-5

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah bukti orang mengasihi Tuhan?
  2. Apakah yang mengalahkan dunia?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

1 Yohanes 5:4 ”sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.”

Semua yang lahir dari Allah: mengalahkan dunia.

Ini bukanlah kelahiran biologis, kelahiran bayi dari rahim ibunya.

Tetapi yang dimaksud adalah kelahiran baru, kelahiran seseorang karena dia percaya, beriman atas karya keselamatan Kristus di kayu salib.

Yohanes 5:24  ”Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”

Ayat Firman Tuhan ini sebenarnya sangat jelas dan sederhana.

Ini adalah perkataan Yesus, janji yang Dia tawarkan kepada seluruh umat manusia.

Untuk memperoleh janji tersebut, hanya dengan satu cara yaitu percaya kepada apa yang tertulis bahwa janji itu diucapkan oleh Yesus.

Dan jika kita percaya, sekali pun belum melihat penggenapan janji tersebut, maka kita telah memperoleh iman atas dasar perkataan Yesus tersebut.

Ibrani 11:1 ”Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Kita memperoleh dasar untuk percaya atas apa yang kita harapkan karena janji keselamatan itu diucapkan oleh Yesus.

Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.”

Ada banyak janji yang Tuhan sediakan bagi umat Tuhan.

Salah satunya adalah janji keselamatan jiwa kita.

Tetapi sesungguhnya ada banyak janji yang terulis dalam Alkitab.

Tentu semuanya tidak akan terjadi secara otomatis.

Janji-janji itu perlu ditemukan, direnungkan, hingga kita beroleh iman.

Dan jika kita memiliki iman atas janji-janji tersebut, maka sesungguhnya: kita sedang mengalahkan dunia!

Kita tidak sedang berbicara tentang mengalahkan dunia secara harafiah.

Tetapi kita sedang berbicara tentang mengalahkan dunia secara rohani, yaitu ketika kita memahami janji-janji Firman Tuhan, mempercayai dan beriman bahwa janji kemenangan tersebut akan terwujud dalam kehidupan kita.

  • Janji pengampunan dosa (1 Yohanes 1:8,9)
  • Janji hidup berkemenangan (1 Yohanes 5:4,5)
  • Janji jawaban doa (Yohanes 16:24)
  • Janji pemeliharaan Tuhan (Amsal 3: 5,6)
  • Janji kesembuhan (1 Petrus 2:24)

Saudara, dalam kelompok pemuridan diskusikan pengalaman memperoleh iman atas dasar Firman Tuhan yang dibaca dan direnungkan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Yesaya 31-35

Kamis, 3 Agustus 2023

ROH YANG ADA DALAM KITA

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 YOHANES 4:1-4

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Tuhan meminta umat-Nya untuk menguji roh? Lalu bagaimana caranya?
  2. Bagaimana membedakan apakah roh itu berasal dari Allah dan mana yang berasal dari dunia?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

1 Yohanes 4:1 ”Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.”

Jangan percaya akan setiap roh.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan roh? Kalau kita diminta untuk bersikap waspada terhadap binatang buas, maka kita akan melihat sekeliling apakah ada harimau, beruang atau ular berbisa di sekeliling kita.

Dan kita akan mencoba untuk bersembunyi atau mencari tempat yang aman agar terhindar dari amukan binatang buas.

Demikian pula jika kita diminta untuk bersikap waspada terhadap pencuri atau perampok, maka kita akan mengunci rumah di waktu malam, memasang CCTV dan tindakan pengamanan lainnya.

Binatang buas, pencuri, semuanya bisa kita lihat.

Tetapi bagaimana dengan roh? Setelah kita dilahirkan kembali, maka kita menjadi Bait Roh -1 Korintus 6:19, Roh Kudus ada di dalam kita.

Dan Roh yang ada di dalam kita, lebih besar daripada yang ada di dalam dunia -1 Yohanes 4:4.

Kita tidak bisa melihat Roh Kudus, tetapi kita bisa merasakan hadirat-Nya.

Misalnya, ketika kita menyembah Tuhan entah itu bersama-sama atau seorang diri, kita bisa merasakan kehadiran-Nya, kasih-Nya, keagungan-Nya, bahkan kita bisa berurai air mata.

Semakin kita bergaul erat dengan Tuhan, kita akan semakin peka mengenali kehadiran-Nya, mengenali suara-Nya, arahan-Nya dalam memimpin kehidupan kita.

Dan oleh karenanya kita akan semakin peka untuk mengenali atau mendeteksi jika ada roh-roh yang bukan berasal dari Tuhan.

Misalnya ketika masuk ke kawasan yang penuh dengan kenajisan dan percabulan maka dengan segera kita bisa mengenali roh-roh najis, sehingga dengan cepat kita ingin segera meninggalkan tempat tersebut.

Iblis juga bisa memakai bukan hanya orang yang jelas-jelas adalah jahat atau cabul tetapi juga orang-orang yang tampak saleh dan yang kata-katanya banyak mengutip Firman Tuhan.

Orang-orang seperti inilah yang disebut sebagai nabi palsu atau yang memiliki roh Antikris.

Kepada mereka lah kita perlu waspada, kenali ajarannya apakah sungguh-sungguh sesuai dengan Firman Tuhan.

Berdoa mohon Roh Kudus memberikan kepekaan hingga kita bisa dengan jelas membedakan manakah ajaran yang murni dan manakah ajaran yang menyesatkan.

Hal yang pasti adalah “sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (1 Yohanes 4:4).

Dengan iman dan ketaatan kita kepada otoritas Firman, maka tidak ada roh jahat yang mampu menarik kita dari kasih Allah.

Saudara, dalam kelompok pemuridan diskusikan apakah ada di antara peserta yang pernah melihat, mendengar orang-orang yang mengajarkan Firman Tuhan tetapi dengan interprestasi yang salah atau menyesatkan?

Pembacaan Alkitab Setahun

Yesaya 28-30