Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!
Apa yang dilihat Zakharia dalam penglihatannya?
Apakah zakaria mengerti arti penglihatan yang diberikan Tuhan kepadanya?
Apa firman dari Tuhan kepada Zerubabel?
Apakah maksud dari “bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan”?
Zakharia melihat kandil emas berlampu tujuh dengan tempat minyaknya.
Setiap lampu memiliki tujuh lubang tempat nyala api.
Secara keseluruhan, ada empat puluh sembilan nyala api kalau kandil ini dinyalakan! Bayangkan betapa terangnya!
Kandil tersebut bisa menyala begitu terangnya karena selalu ada persediaan minyak yang tak habis-habis.
Itulah nubuat untuk Zerubabel, keturunan raja Daud.
Ia akan menyelesaikan pembangunan bait Allah dan mengatasi semua masalah yang ada “Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel, engkau menjadi tanah rata” (ayat 7-10).
Hal itu terjadi “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku” yang hadir menyertai Zerubabel (ayat 6).
Setiap perintah dari Tuhan selalu disertai dengan kekuatan untuk melaksanakannya, sejarah membuktikan kebenaran ini.
Persoalannya selalu ada pada manusia yang diberikan perintah oleh Tuhan, setidaknya ada 2 respon yang seringkali terjadi.
Pertama, manusia merasa tidak mampu melakukannya karena menurut anggapannya terlalu berat.
Musa pernah menolak untuk memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, dengan berbagai alasan.
Kita tahu pada akhirnya Musa berhasil menyelesaikan tugasnya membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir dengan pimpinan Tuhan sekalipun Musa tidak diijinkan masuk ke tanah perjanjian.
Bukan dengan kekuatan manusia tetapi oleh Kuasa Tuhan bangsa ini dipimpin Musa untuk keluar dari perbudakan.
Respon kedua adalah manusia merasa mampu dan menggunakan kekuatan sendiri untuk menyelesaikan pelayanan yang diberikan Tuhan.
Respon kedua terjadi pada umumnya karena manusia merasa punya pengalaman dan hal tersebut telah menjadi suatu rutinitas.
Pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita memang melatih karunia dan potensi kita untuk senantiasa berkembang, namun Tuhan ingin semuanya bersumber dari kekuatan ilahi melalui Roh Kudus.
Tuhan merindukan agar pelayanan tersebut tidak hanya memberkati hidup kita tetapi juga memberkati orang-orang yang kita layani.
Rutinitas pelayanan memang membuat kita lebih terampil dan menjadi terbiasa sehingga tanpa sadar kita bisa melupakan pimpinan Tuhan.
Mari kita renungkan bersama, seluruh pelayanan dan pekerjaan yang Tuhan percayakan kepada kita saat ini.
Pelayanan kita adalah pelayanan untuk roh, jiwa dan tubuh orang-orang yang kita layani, kita perlu hikmat dan arahan Tuhan agar mereka diberkati, bukan kuat dan gagah manusia tetapi oleh RohKu.
Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan? diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!
Siapa yang lahir dari Allah?
Apakah saudara lahir dari Allah? Apa buktinya?
Apa kemenangan yang mengalahkan dunia?
Apakah semua yang lahir dari Allah mengalahkan dunia?
Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa sebagai orang percaya kita memiliki suatu kemampuan yang diberikan Tuhan sejak kita dilahirkan sebagai anak-anakNya yaitu: kemampuan untuk mengalahkan dunia.
Mari kita renungkan kata “mengalahkan dunia” ini?
Dunia setidaknya bisa definisikan sebagai berbagai budaya atau pengaruh buruk sebagai akibat kejatuhan manusia dalam dosa ditambah tipu muslihat iblis yang menyertainya.
Firman Tuhan melalui Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Roma pernah mengingatkan untuk tidak menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubah oleh pembaharuan budi, sehingga kita dapat membedakan manakah kehendak Allah yang baik, yang berkenan dan yang sempurna.
Kita tahu bahwa pada masa itu, kota Roma adalah salah satu kota besar yang banyak dipengaruhi dengan berbagai ajaran dan dampak modernisasi dari kemajuan pengetahuan.
Orang dengan berbagai budaya bertemu di kota ini sehingga memberikan pengaruh yang kuat terhadap pergerakan Injil Kerajaan Allah.
Murid-murid Kristus tentu banyak dipengaruhi oleh ajaran-ajaran yang bertentangan dengan kebenaran serta gaya hidup yang buruk bagi kehidupan rohani.
Dunia saat ini tentu berbeda dengan dunia pada masa kisah para rasul, namun tipu daya iblis melalui segala yang ada di dunia ini tidaklah berubah.
Dunia menginginkan murid-murid Kristus berubah menjadi sama dengan dunia tanpa terasa.
Dunia pada masa kini menghadapi tantangan yang semakin berat dengan hadirnya internet yang memberikan pengaruh lebih luas jangkauannya kepada banyak orang.
Ada dua kata yang harus kita perhatikan dalam perikop yang kita baca hari ini untuk kita bisa mengalahkan dunia yaitu: perintahNya dan iman kita.
Saat ini, kita sedang berperang dan Yesuslah panglima perang kita, kita harus perhatikan apa perintah yang diberikanNya setiap saat sehingga kita bisa mengambil keputusan dan bergerak sesuai dengan kerinduanNya.
Iman dibutuhkan agar kita bertindak dengan penuh keyakinan karena janji dan firmanNya tidak pernah gagal.
Bagaimana dengan Saudara saat ini? Mari kita introspeksi bersama dan pastikan bahwa kita tidak sedang berubah menjadi sama dengan dunia ini.
Mari kita pastikan bahwa kita sedang melakukan perintah-perintahNya, karena perintahNya tidak berat.
Apa saja perintahNya? Salah satunya adalah jadikan semua bangsa murid-muridKu.
Kita juga punya iman yang mengalahkan dunia yaitu iman dari Firman Tuhan yang kita baca dan renungkan setiap hari.
Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk Saudara lakukan? diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!
Kepada siapa di maksud “janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau?” (ayat 10a)
Siapakah yang memegang tangan kanan kita? Dan apa yang dikatakan Tuhan Allah terhadap hambaNya (ayat 13 terakhir)?
Kisah atau peristiwa tentang penyertaan Tuhan yang tertulis di Yesaya 41:10-13, semula ditujukan khusus untuk bangsa Israel saja, sewaktu bangsa Israel merasa takut di masa pembuangan.
Tuhan Allah sangat bertanggungjawab terhadap kehidupan bangsa Israel didalam kondisi apapun, sesuai dengan janji setiaNya kepada hambaNya, Abraham, Ishak dan Yakub.
Pertanyaan saat ini adalah, apakah penyertaan Tuhan yang di catat di Yesaya ini hanya berlaku khusus untuk bangsa Israel saja, baik di masa pembuangan zaman dahulu dan bangsa Israel pada masa sekarang?
Jawabannya tentu saat ini ayat tersebut masih relevan untuk bangsa Israel masa sekarang, juga berlaku untuk kita, yang percaya kepada Kristus Tuhan, sebagai keturunan Rohani Bapa kita Abraham.
Sadarkah kita, ketika kita membaca berulang kali kitab Yesaya ini sangat memberikan kekuatan dan peneguhan ketika kita dikuasai rasa takut yang berlebihan?
Rasa takut yang yang membuat hidup kita cemas, frustasi juga stress karena kondisi atau keadaan yang tidak sesuai dengan harapan kita.
Sepatutnyalah kita tetap bersyukur, ayat yang kita baca saat ini menuliskan, bahwa kita adalah hamba pilihan yang dikasihiNya.
Hidup kita mendapatkan begitu banyak keistimewaan dari Tuhan.
Bagaimana Dia menyertai kita begitu rupa, sehingga kita tidak perlu takut dan bimbang, bahkan Dia juga akan meneguhkan kita, menolong kita, memegang tangan kita dengan tangan kananNya yang membawa kemenangan bagi kita.
Bahkan musuh kitapun akan mendapat malu.
Jadi dengan demikian, apa yang saat ini menjadi sumber ketakutan kita: masalah keuangan, masalah kesehatan, masalah dalam usaha, bisnis, pekerjaan, ekonomi, studi, jodoh, atau pergumulan apa?
Percayalah dalam segala keadaan baik maupun keadaan buruk, sesuai dengan judul renungan kita hari ini, bahwa Allah yang meneguhkan dan menolong umatNya.
Pertanyaannya bagaimana kita tahu dan merasakan bahwa Allah meneguhkan dan menolong kita umatNya, untuk bebas dari rasa takut?
Perbanyaklah waktu doa pribadi dan berdiam diri mencari wajah Tuhan sampai kita menemukan atau berjumpa dengan Dia dalam doa pribadi kita.
Baca dan renungkanlah Firman dan janji Tuhan itu siang dan malam sampai kita mendapatkan pewahyuan tentang siapa Allah kita yang besar itu.
Teruslah mengucap syukur dalam segala hal, karena itu yang Tuhan mau untuk kita lakukan.
Perkatakan atau deklarasikan Firman Tuhan itu setiap hari sampai dengan hati kita mendapat kelegaan, peneguhan, sukacita dan damai sejahtera dan juga timbul iman yang kuat dan teguh yang berasal dari Allah.
Renungkan kebenaran Firman Tuhan yang kita baca hari ini. Pelajaran apa yang kita dapatkan dan komitmen apa yang akan kita lakukan di waktu dekat ini? Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan.
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!
Setiap orang yang mendengar perkataan Tuhan dan melakukannya, di samakan dengan siapa?
Setiap orang yang mendengar perkataan Tuhan dan tidak melakukanya, di samakan dengan siapa?
Mungkin banyak orang yang sudah mendengar, bahwa negara Jepang adalah salah satu negara yang paling sering mengalami gempa bumi setiap tahunnya.
Atas kejadian gempa bumi yang sering terjadi tersebut, maka saat ini pemerintah Jepang mengharuskan semua bangunan di bangun tahan terhadap gempa bumi.
Hal ini menghasilkan banyak bangunan di Jepang merupakan bangunan “paling tahan gempa bumi” di dunia.
Bagaimana cara jepang membangun suatu bangunan yang paling tahan gempa?
Salah satu caranya adalah dalam membangun suatu rumah atau bangunan yang dibangun, harus didirikan diatas pondasi yang kuat/kokoh dan juga dengan mem perhatikan bahan bangunan dan hal-hal lainnya.
Begitupula dengan gambaran rohani seseorang.
Hidup Rohani kita akan tampak “kokoh atau tidak”, apabila kita diperhadapkan dengan situasi dan kondisi yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Banyak kita dengar, anak-anak Tuhan hari-hari ini hidupnya masih berada dalam ketakutan, kekhawatiran dalam segala hal, baik itu dalam penghidupan sehari-hari dan juga takut menghadapi masa depan.
Kita seolah-olah tidak percaya dan ragu kepada DIA yang sanggup menolong kita.
Dalam situasi yang tidak sesuai dengan keinginan kita tersebut, membuat banyak anak-anak Tuhan mudah meluapkan emosi dan amarahnya, tantrum, gampang sakit hati, masih menaruh benci satu dengan yang lain, tidak mudah mengampuni, masih banyak orang yang pendendam, masih saja egois, iri, dengki, sombong dan tidak mau tunduk atau taat terhadap otoritas yang Tuhan berikan kepada kita.
Kepada orang tua, kepada para pemimpin kita; baik itu pemimpin yang ada dirumah, yang ada digereja, dikantor, dimasyarakat, juga pemerintah.
Hal-hal tersebut diatas membuktikan bahwa kita mendengar dan mengetahui Firman Tuhan, namun kita tidak setia melakukannya.
Terhadap orang tersebut, Yesus berkata; ia sama seperti orang yang “bodoh” yang mendirikan rumah diatas pasir.
Apabila turun hujan dan datang banjir, lalu angin melanda rumah itu sehingga rumah itu roboh.
Namun demikian masih banyak juga dijumpai hidup kerohanian seseorang tetap kokoh dan kuat ketika kita diperhadapkan dengan situasi dan kondisi yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Karena mereka percaya bahwa Tuhan tetap setia menolong keadaan mereka.
Hidup dengan iman dan selalu dalam pengucapan Syukur dalam segala hal, hidup di dalam kasih, dll. Hal-hal tersebut diatas membuktikan bahwa kita mendengar perkataan Tuhan dan setia melakukannya.
Terhadap orang tersebut, Yesus berkata; ia sama seperti orang yang “bijaksana” yang mendirikan rumah diatas batu.
Apabila turun hujan dan datang banjir, lalu angin melanda rumah itu sehingga rumah tidak roboh.
Dengan kondisi diatas, kita bisa mengukur diri sendiri, apakah diri kita saat ini disamakan dengan orang “bijaksana” yang betul-betul dibangun diatas batu yang kokoh atau diri kita disamakan dengan orang “bodoh” yang dibangun diatas pasir?
Mari saudara hendaknya kita menjadi orang yang bijaksana, yaitu mendengar perkataan Tuhan dan melakukannya dengan setia.
Firman Tuhan berkata di Lukas 11:28 (terjemahan BIS-Bahasa Indonesia Sehari hari) ”Tetapi Yesus menjawab, “lebih berbahagia lagi orang yang mendengar perkataan Allah dan menjalankannya!”
Renungkan kebenaran Firman Tuhan yang kita baca hari ini. Pelajaran apa yang kita dapatkan dan komitmen apa yang akan kita lakukan di waktu dekat ini? Diskusikan dengan kelompok PA dan persekutuan.
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!
Kapan akan terjadi, gunung tempat rumah Tuhan akan berdiri?
Dari mana Firman Tuhan akan keluar?
Akhir jaman adalah tema yang menarik banyak orang untuk ingin mengetahui.
Dan di Alkitab kita bisa membaca kisah penciptaan hingga bagaimana dunia ini akan berakhir.
Yang tidak tepat adalah ketika ada orang atau sekelompok orang yang kemudian membuat ramalan tentang kapan akhir jaman itu tiba.
Dan sejarah telah membuktikan bahwa dari masa ke masa, cerita tentang hal ini berulang kali terjadi.
Misalnya di tahun 80-an banyak yang meramalkan bahwa akhir jaman akan terjadi sebelum milenial ke dua, atau sebelum tahun 2000.
Alkitab dengan jelas menulis, Matius 24:36 ”Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.”
Jika kita membaca di ayat sebelumnya, jelas bahwa konteks ayat tersebut adalah tentang akhir jaman atau tentang kedatangan Yesus yang kedua kali.
Tetapi kalau dikatakan bahwa kita tinggal di masa akhir jaman, sebenarnya tidak salah juga, karena berbagai nubuat akhir jaman, misalnya tentang apa yang dinubuatkan oleh nabi Yoel itu diyakini sudah atau sedang terjadi.
Yoel 2:28 “Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.”
Hanya saja kita tidak pernah tahu, berapa lama masa akhir jaman ini akan berlangsung.
Dalam puluhan tahun, ratusan tahun atau ribuan tahun yang akan datang.
Karena tentang masa itu…hanya Bapa yang tahu, Anak pun tidak.
Jadi kita tidak usah merasa lebih pintar dari Anak Allah, sehingga bisa meramalkan akhir dunia.
Sejak masa kebangunan rohani di Eropa pada abad ke XVII, kebangunan rohani di Amerika Serikat, di Asia, Amerika Selatan hingga Afrika.
Kita melihat bagaimana Roh Kudus bekerja dengan luar biasa, mujizat kesembuhan, kebangkitan orang mati dan berbagai tanda dan mujizat telah Roh Kudus nyatakan.
Dan bukan hanya hal yang terlihat secara fisik, tetapi banyak pengajaran baru yang kemudian seperti mengubah cara dan perilaku orang dalam beribadah.
Yesaya 2:3 ”….sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”
Akan ada dan sudah atau sedang terjadi pengajaran baru yang keluar dari Sion.
Sion dalam hal ini adalah Sion secara rohani, yaitu gambaran Gereja Tuhan yang dewasa, yang oleh Roh Kudus dipakai untuk mengajarkan hal-hal yang baru.
Ciri dari pengajaran yang benar, pengajaran tersebut muncul dari “gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit.” (Yesaya 2:2).
Tuhan akan memakai Gereja-Nya, ini tidak menunjuk pada satu denominasi mana pun, yang ketika itu ada, dan memberikan pengajaran yang baru.
Pengajaran ini membawa sukacita dan damai sejahtera bagi umat-Nya.
Saudara, “Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” Mari kita semua berjaga-jaga selalu.