Kamis, 4 Agustus 2022
DI MANA ADA KEBENARAN DI SITU TUMBUH DAMAI SEJAHTERA

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : YESAYA 32:15-18

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang terjadi jika Roh Kudus dicurahkan?
  2. Apa yang terjadi ketika kebenaran ditegakkan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Bumi yang kita tinggali adalah tempat sementara sebelum kita dipanggil oleh Tuhan dan hidup dalam kekekalan bersama dengan Tuhan.

Alkitab mengibaratkan bumi ini sebagai padang gurun.

Ya, di mana pun kita tinggal, mungkin justru kita tinggal di wilayah yang subur, makmur dan tampak menyenangkan.

Tetapi tanpa kehadiran Allah, maka itu semua adalah bersifat semu, tampak baik-baik saja tetapi sesungguhnya keadaan yang demikian justru memerlukan kehadiran Allah. 

Yesaya 32:15-17  Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan. Di padang gurun selalu akan berlaku keadilan dan di kebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran. Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. 

Tempat di mana kita tinggal, memerlukan kehadiran Allah yang dimanifestasikan melalui kehadiran umat-Nya, yang Allah pergunakan untuk memuliakan namaNya dengan menegakkan kebenaran-Nya.

Ketika umat Tuhan hidup dalam kebenaran, menerapkan nilai-nilai Firman Tuhan sebagai panduan dalam kehidupan.

Baik mereka yang masih bersekolah, bekerja sebagai pegawai atau sebagai pengusaha, atau mereka yang ada di ladang-ladang Misi melayani Tuhan.

Ya, ketika kita dengan segenap hati, hidup bagi Tuhan dengan mata yang tertuju bagi kemuliaan Tuhan.

Maka Allah akan mengubahkan lingkungan dimana kita hidup.

Tanah yang gersang secara rohani, akan menjadi kebun buah-buahan.

Akan ada manifestasi buah Roh yang akan menyemarakkan lingkungan di mana kita tinggal.

Akan ada damai sejahtera dan sukacita, akan ada keadilan dan ketenteraman.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, seperti apakah lingkungan sekolah atau tempat kerjamu saat ini.

Terasa seperti padang gurun ataukah kebun buah-buahan?

Rabu, 3 Agustus 2022
BANGSA YANG KUDUS, UMAT KEPUNYAAN ALLAH

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 1 PETRUS 2:7-10

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagi orang yang tidak percaya, maka batu seperti apa yang Tuhan sediakan di Sion?
  2. Seperti apakah kita orang percaya, dalam pandangan Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Yesus telah datang ke dunia ini sebagai Juru Selamat bagi mereka yang percaya.

Yang menjadi penebus dosa kita umat yang percaya, sehingga kita yang selayaknya dihukum menjadi dibebaskan dari hukuman, karena Dia yang telah memikul dosa dan pelanggaran kita.

Bagi mereka yang menolak untuk percaya, Yesus menjadi sandungan, menjadi penyebab mereka tersandung, jatuh dan memperoleh upah dari ketidak percayaan mereka.

Apakah upah bagi mereka yang tidak percaya: maut atau kematian kekal.

Seperti ada tertulis: “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23)

Tetapi bagi kita yang percaya, maka Allah memandang kita sebagai: bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan. (1 Petrus 2:9,10)

Untuk itu, marilah kita melihat diri kita sebagaimana Allah melihat kita, dan dalam kehidupan kita sehari-hari, kita hidup dengan melakukan hal-hal yang kita yakini itu berasal dari nilai-nilai Firman Tuhan.

Pertama, sebagai imamat yang rajani: kita hidup tidak rendah diri atau minder, tapi juga tidak sombong dan tinggi hati.

Kita bisa bergaul dengan siapa saja, dengan orang kaya atau para bangsawan dan tidak menjadi minder tetapi juga tetap rendah hati.

Kedua, sebagai bangsa yang kudus: kita sadar bahwa kita hidup di lingkungan yang tidak ideal bahkan mungkin di lingkungan yang banyak dicemari oleh nilai-nilai yang tidak suci.

Tetapi kita sadar untuk bersedia menjadi orang yang berbeda, yang memegang nilai-nilai kesucian Tuhan.

Ketika misalnya, teman kita mulai berbicara yang kotor, kita dengan sopan bisa meminta ijin untuk melakukan tugas yang lain di tempat yang jauh dari mereka.

Ketiga, kita juga hidup sebagai orang yang memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar.

Artinya, Allah ingin agar melalui hidup kita, nama Tuhan dipermuliakan.

Orang menjadi tertarik untuk mengenal Tuhan, setelah melihat kesaksian hidup kita.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, secara umum bagaimanakah pandangan orang-orang di sekitarmu, melihat kesaksianmu sehari-hari?

Selasa, 2 Agustus 2022
KERAJAAN ALLAH BUKANLAH SOAL MAKANAN DAN MINUMAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : ROMA 14:16-19

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal apa saja yang terbilang sebagai hal “Kerajaan Allah”?
  2. Bagaimana seseorang bisa berkenan kepada Allah dan dihormati oleh manusia?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Salah satu tolok ukur keberhasilan hidup di dunia, yaitu jika hidup kita berkenan kepada Allah dan setelah itu kita juga dihormati oleh sesama.

Dan urutan ini tidak bisa dibalik: pertama kita memiliki hidup yang diperkenan Allah, artinya Allah suka dengan hidup kita, kedua rekan se kantor, tetangga, teman kuliah, rekan di gereja, mereka juga hormat kepada kita, setidaknya mereka tidak mencela kehidupan kita.

Apakah Allah berkenan kepada kita, hanya Allah dan kita yang tahu.

Kita bisa memakai topeng, sehingga seolah-olah kita baik, tetapi Allah melihat hati dan Allah juga melihat yang tersembunyi.

Dan memiliki kehidupan yang terhormat, itu juga penting, agar melalui hidup kita, nama Tuhan dipermuliakan, ketika kita bersaksi, memberitakan Injil, orang tidak mencemooh karena mereka melihat kehidupan kita yang buruk.

Jadi Allah ingin agar kita hidup di dunia ini dengan menerapkan nilai-nilai Kerajaan Allah agar dengan demikian hidup kita berkenan kepada-Nya.

Lalu apa saja nilai-nilai Kerajaan Allah:

  • Kebenaran
  • Damai sejahtara
  • Sukacita oleh Roh Kudus

Kebenaran: Kita adalah orang yang telah dibenarkan oleh Allah, kita telah ditebus dari hukum dosa dan Allah ingin agar kita hidup sebagai orang yang telah dibenarkan dengan melakukan apa yang benar dan bukan yang salah.

Darimana kita tahu apa yang benar: dari Firman Tuhan dan juga suara Roh Allah dalam batin kita.

Damai sejahtera: ini sering dipakai oleh Roh Kudus untuk mengkonfirmasi apa yang kita lakukan. Kadangkala kita bimbang apakah kita sudah melakukan hal yang benar atau hal yang salah.

Jika kita belajar untuk terbuka mendengar arahan Roh, maka Roh Kudus akan memberikan damai sejahtera untuk mengkonfirmasi jika apa yang kita lakukan adalah benar.

Sebaliknya jika apa yang kita lakukan salah, kita akan merasakan tidak damai sejahtera, sulit untuk tersenyum dan ada kegelisahan dalam batin kita.

Sukacita oleh Roh: ini adalah bentuk karunia Roh yang membuat kita bersukacita di dalam Tuhan.

Setelah seseorang memperoleh damai sejahtera yang membuat hatinya teduh dalam hadirat-Nya.

Maka Roh bisa menganugerahkan sukacita yang membuat dia bisa tersenyum lebar atau tertawa oleh karena kasih-Nya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, apakah engkau kerap merasakan damai sejahtera Allah dan sukacita oleh Roh?

Senin, 1 Agustus 2022
KERAJAAN ALLAH YANG MENJADI PRIORITAS

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : MATIUS 6:31-34

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Terhadap apa kita tidak perlu khawatir?
  2. Jika seseorang mencari Kerajaan Allah terlebih dahulu, hal apa yang akan Allah sediakan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang akan memilih apa yang paling penting untuk dikerjakan atau apa yang harus dikerjakan lebih dulu dibandingkan yang lain.

Dan itulah apa yang disebut dengan “prioritas”.

Yaitu kehendak untuk memilih satu dari yang pilihan yang lain.

Matius 6:21 Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

Dan manusia cenderung untuk memilih apa yang dia suka, yaitu dimana keinginan hatinya berada.

Alkitab menyatakan bahwa keinginan hati itu tidak jauh dari dimana harta kita berada.

Jika “harta” yang dimaksud adalah harta duniawi yang bersifat fisik: rumah, kendaraan, gadget, peralatan elektronik, baju, dsb.

Maka keinginan hati kita juga tidak akan jauh dari hal-hal tersebut.

Kita akan menjadi kawatir jika kita belum memiliki, dan kita juga bisa menjadi cemas berlebihan untuk menjaga agar harta tersebut tidak hilang atau berkurang.

Puji syukur bahwa Allah tidak menghendaki umat-Nya untuk menjadi khawatir tentang hal-hal yang duniawi.

Allah tahu bahwa selama umat-nya hidup di dunia, tentu mereka juga membutuhkan prasarana yang memadai untuk hidup.

Allah bahkan berjanji untuk  menyediakan atau menambahkan apa yang kita kurang untuk hidup kita sehari-hari.

Dan itu bisa kita peroleh melalui iman. Ya, dengan percaya pada anugerah Allah dan kemurahan-Nya.

Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. 

Allah ingin agar kita hidup dalam kebenarannya, memprioritaskan Allah, di atas kebutuhan dan keinginan kita.

Misalnya, kita menyediakan waktu terbaik kita untuk Allah, pagi hari kita berdoa, menyembah Allah, membaca Firman, dan dengan sepenuh hati kita merindukan untuk mendengar suara Allah, arahan Allah dalam kehidupan kita.

Dan jika Roh Kudus mengingatkan kita akan hal-hal yang Allah tidak berkenan, maka segera kita menjauhkan segala hal yang menjadi perintang untuk kita mengasihi Allah.

Dengan berbuat demikian, kita sedang memberi jalan kepada Tuhan untuk mencurahkan berkat dan anugerahNya pada kita.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, berapa lama engkau setiap hari menyediakan waktu untuk bersekutu secara pribadi dengan Allah.

Sepuluh menit, tiga puluh menit, satu jam, dua jam?

Minggu, 31 Juli 2022
HIDUP YANG TIDAK TERGUNCANGKAN

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & tim

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : IBRANI 12:25-29

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang terjadi ketika kita menolak Allah yang berfirman?
  2. Apa yang akan terjadi atas bumi ini sekali lagi?
  3. Mengapa kita perlu mengucap syukur dan beribadah kepada Allah dengan cara yang berkenan kepadaNya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Apa yang saudara pikirkan ketika mendengar kata “Guncang”?

Mungkin kita membayangkan gempa, atau kondisi bergoyang sehingga apa yang digoyang jadi berhamburan.

Mungkin kita membayangkan sesuatu yang tadinya tenang, sekarang jadi tidak tenang, berubah dan berantakan.

Kita mendengar bahwa dalam Tuhan kita menerima “Kerajaan yang tidak tergoncangkan”.

Bagaimanakah aplikasinya?

Karena jika kita jujur, digoncang itu tidak enak dan seringkali mengagetkan, sedangkan manusia cenderung berusaha mencari dan mempertahankan kenyamanan.

Tetapi hidup tidak mungkin berjalan tanpa ada masalah sama sekali.

Selalu ada tantangan dan hal-hal mengejutkan yang mungkin terjadi.

Beberapa hal ini adalah aplikasi dari menerima kehidupan yang tidak tergoncangkan :

  1. Sadarilah bahwa goncangan adalah sesuatu yang normal dalam hidup, namun goncangan tidak selalu membawa dampak buruk, bahkan seringkali bisa membawa dampai baik. Baik atau tidaknya dampak dari goncangan tersebut sangat bergantung kepada respon kita. Apakah kita menghadapinya bersama Tuhan atau ngotot bertahan sendiri?
  2. Bergoncang tidak sama dengan tidak goyah sama sekali. Seringkali kita terintimidasi ketika merasakan semua emosi yang muncul seperti rasa marah, sedih, dan ragu. Allah sangat memahami pergumulan kita. Ia bukan menuntut kita tidak boleh merasakan emosi tersebut, sebaliknya Ia mau bersama-sama dengan kita menghadapi dan menang atas setiap emosi tersebut.
  3. Membangun hubungan pribadi dengan Allah. Baca Firman Tuhan dan dengarkanlah suaraNya setiap hari bahkan saat keadaan sedang baik-baik saja. Jangan tolak Dia (ayat 25), karena jika kita menolak Dia, kita sedang menolak juga pegangan yang paling kuat dan tidak tergoncangkan.
  4. Mengucap syukurlah dan beribadah kepadaNya dengan cara yang berkenan kepadaNya dengan hormat dan takut (ayat 28). Ucapan syukur membangkitkan kekuatan dan menolong kita bisa melihat rencana dan karyaNya di tengah setiap guncangan.

Mari saudara, kita aplikasikan hal-hal ini dan sungguh-sungguh mengalami hidup yang tidak terguncangkan itu.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Adakah hal dalam hidup saudara yang sedang diguncang hari ini?

Bagikanlah dengan rekan PA saudara dan berdoalah bersama agar saudara mengalami kemenangan.

Sabtu, 30 Juli 2022
ROH HIKMAT DAN WAHYU UNTUK MENGENAL BAPA

Renungan Harian Kita
Penulis : Aris Handoko & tim

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : EFESUS 1:17-23

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang mampu membuat kita mengenal Allah benar?
  2. Apa yang terjadi ketika mata hati kita menjadi terang?
  3. Bagaimana hubungan Kristus dengan jemaat?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Apakah saudara pernah berada dalam situasi yang begitu gelap sehingga rasanya tidak yakin apakah saudara sebenarnya mengenal Tuhan atau tidak?

Saudara mungkin meragukan apakah Tuhan itu benar ada dan jika Ia ada, apa kehendakNya karena semua tampak membingungkan.

Joni Eareckson Tada lahir normal dalam keluarga atlet.

Joni tumbuh menjadi seorang wanita yang aktif, senang berolahraga dan ceria.

Namun semuanya berubah ketika ia mengalami kecelakaan di usia 17 tahun.

Kecelakaan tersebut membuat Joni menderita lumpuh dari bahu ke bawah tanpa kemungkinan sembuh secara medis.

Dalam bukunya, Joni mengisahkan betapa ia tenggelam dalam kemarahan, depresi dan keputusasaan dalam di masa-masa tersebut.

Namun, Tuhan membuat mata hati Joni terang, sehingga ia dapat berhenti mengasihani dirinya sendiri dan melihat pengharapan di tengah kelumpuhannya.

Tuhan mungkin tidak memberi kuasa untuk menyembuhkan tubuh fisik Joni, tetapi Ia memberi kuasa untuk Joni mengalami pengenalan akan Tuhan yang begitu dalam sehingga ia bisa melihat kemuliaan Tuhan di tengah penderitaannya.

Bahkan memuliakan Tuhan dengan seluruh keterbatasan yang dia miliki.

Sampai hari ini Joni, 72 tahun, masih melayani Tuhan dan memberkati seluruh dunia melalui pelayanannya “Joni and Friends”, yang menolong banyak orang-orang berkebutuhan khusus dan mengalami penderitaan.

Saudara, apakah ada persoalan berat yang sedang kau alami?

Apakah ada pertanyaan-pertanyaan yang belum juga terjawab atas beberapa hal dalam hidupmu?

Atau adakah keraguan atau ketakutan untuk menghadapi hari depan?

Saudara, apapun yang sedang saudara alami, berdoalah sesuai dengan doa Paulus ini, agar Tuhan menjadikan mata hati saudara terang sehingga saudara bisa melihat Kristus dengan seluruh kekayaan kasih, kuasa dan mengenal pribadiNya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Dalam hal apakah saudara merasa masih “buta”?

Berdoalah dan bagikanlah kepada pembimbing saudara agar saudara mengalami terobosan.