Senin, 4 Maret 2024

DIBAPTIS MENJADI SATU TUBUH

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 12:12-14

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Kita umat percaya diibaratkan apakah dalam tubuh Kristus?
  2. Di dalam Kristus apakah ada perbedaan orang berdasarkan suku bangsa dan ras?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

1 Korintus 12:13 ”Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.”

Yesus mati bukan untuk orang Yahudi saja. Injil keselamatan diberitakan bagi semua orang dari berbagai bangsa.

Dan ketika seseorang menjadi percaya dan dibaptis, maka mereka akan berada dalam Jemaat Kristus atau Gereja yang universal.

Alkitab menyatakan bahwa kita menjadi bagian dari Tubuh Kristus.

Gereja lokal pertama yang dicatat dalam Alkitab adalah gereja di Yerusalem.

Kitab Kisah Para Rasul mencatat bahwa jemaat yang menjadi orang percaya setelah hari Pentakosta, mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan.

Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa -Kisah Para Rasul 2:42.

Ini adalah contoh dari gereja lokal pada masa jemaat yang mula-mula.

Oleh pemberitaan Injil yang dilakukan oleh para rasul, banyak orang percaya dan dibaptis di dunia yang dikenal pada masa tersebut.

Selain di wilayah Asia, juga Etiopia di Afrika, Makedonia di Eropa.

Saat ini Injil telah diberitakan ke seluruh bangsa di dunia, tetapi tetap masih ada suku-suku bangsa yang jumlah orang percaya masih sangat kecil, bahkan nihil.

Mereka ini lah yang disebut sebagai Suku Terabaikan atau STA. Sedangkan definisi resmi Suku Terabaikan adalah suku di mana jumlah orang percaya atau jemaat-jemaat belum mampu untuk menjangkau sukunya sendiri.

Jadi sekali lagi, siapa pun orang menerima Kristus dan dibaptis mereka adalah anggota dari Tubuh Kristus yang keanggotaannya dicatat bukan dibumi, tetapi dicatat dalam Kitab Kehidupan.

Memahami bahwa kita adalah bagian dari anggota tubuh Kristus yang ada di dunia, maka perlu sekali kita untuk saling menghormati, tidak menganggap bahwa gereja lokal dimana kita berada adalah yang terbaik atau ter… yang lainnya.

Kenyataannya kita saling membutuhkan satu dengan yang lain.

Sama seperti tangan membutuhkan mata untuk melihat, maka kita membutuhkan orang lain untuk mengerjakan hal yang tidak mampu kita lakukan seorang diri.

Gereja lokal juga saling membutuhkan untuk bersama-sama mengerjakan Amanat Agung Kristus.

Saudara, dalam kelompok pemuridan diskusikan bagaimana pengalamanmu dalam berinteraksi dengan anggota Tubuh Kristus di luar gereja lokal dimana engkau berada saat ini.

Pembacaan Alkitab Setahun

Ulangan 14-16

Minggu, 3 Maret 2024

JEMAAT ADALAH TUBUH-NYA

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

EFESUS 1:19-23

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Dimanakah saat ini Kristus berada?
  2. Jika Yesus adalah Kepala, apa maknanya bagi umat percaya yang adalah bagian dari Tubuh Kristus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Efesus 1:23 ”Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.”

Kristus saat ini ada di sebelah kanan Allah Bapa.

Dia adalah Kepala dan dikatakan bahwa Jemaat adalah tubuh-Nya.

Siapa itu Jemaat? Jemaat adalah Gereja Tuhan, kumpulan orang yang sudah percaya, yang sudah ditebus oleh darah Kristus.

Kata Gereja berasal dari kata Yunani “Ekklesia”, yang terdiri dari kata “kaleo” yang artinya memanggil, dengan awalan “ek” yang artinya: keluar. Jadi, kata itu berarti “orang-orang yang dipanggil”.

Kita, umat percaya adalah orang-orang yang telah dipanggil, diselamatkan, dipindahkan dari maut ke dalam hidup, hidup yang kekal di dalam Kristus.

Efesus 1:22 ”Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.”

Efesus 1:22  ”Allah menaklukkan semuanya ke bawah kekuasaan Kristus, dan memberi Kristus kepada jemaat sebagai kepala dari segala sesuatu.” (versi BIS)

Jika Kristus adalah Kepala, Jemaat adalah Tubuh Kristus, dan jika Firman Allah menyatakan bahwa segala sesuatu telah diletakkan di bawah kaki Kristus.

Itu berarti bahwa segala sesuatu telah diletakkan di bawah Gereja.

Dan kita umat percaya telah diberikan anugerah untuk ikut menaklukkan segala sesuatu tersebut.

Siapa yang kita taklukkan? Musuh kita. Siapakah musuh kita? Tentu bukan teman atau orang yang tidak disukai.

Efesus 6:12 ”Sebab kita berjuang bukannya melawan manusia, melainkan melawan kekuatan segala setan-setan yang menguasai zaman yang jahat ini. Kita melawan kekuatan roh-roh jahat yang menguasai ruang angkasa.” (BIS)

Ya, mereka itulah musuh kita: setan, roh-roh jahat.

Mereka itu lah yang telah ditaklukkan di bawah kaki Kristus.

Dengan demikian pula, kita memiliki dasar iman untuk percaya bahwa sebagai anggota Tubuh Kristus, kita juga adalah bagian dari pemenang pertempuran melawan roh-roh jahat.

Saudara, dalam kelompok pemuridan diskusikan bagaimana sepatutnya hubungan kita dengan berbagai saudara seiman dari gereja-gereja lain.

Pembacaan Alkitab Setahun

Ulangan 11-13

Sabtu, 2 Maret 2024

MENYUCIKAN DIRI SAMA SEPERTI DIA YANG SUCI

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 YOHANES 3:1-3

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Tentang hal apa dunia tidak mengenal kita umat percaya?
  2. Kapan kah seseorang bisa menjadi seperti Kristus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Bertambah umur secara biologis akan dialami oleh semua orang.

Tetapi bertambah umur dan menjadi dewasa secara rohani hanya akan dialami oleh umat Tuhan yang memang mengusahakan kepada tujuan tersebut.

Menjadi dewasa hingga menyerupai Kristus dalam karakter harus diupayakan dengan segenap hati.

Filipi 2:12 ”Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,”

Kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar. Ini adalah salah satu kunci menuju kedewasaan rohani.

Ini adalah makna dari hidup takut akan Tuhan.

Karena kita mengasihi Tuhan, maka kita menghormati Tuhan, taat kepada-Nya, mengasihi perintah-perintah-Nya.

1 Yohanes 3:2  ”…kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.”

1 Yohanes 3:3  ”Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.”

Tuhan menginginkan agar umat Tuhan bertumbuh menjadi seperti Kristus, dan bagi kita yang menaruh pengharapan itu, kita harus menyucikan diri, karena Allah adalah suci atau kudus.

Dengan begitu, setiap kita dituntut untuk mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar, menyucikan diri secara konsisten.

Apakah hal itu mudah? Kenyataannya tidak, betapa kita membutuhkan anugerah Tuhan agar kita dapat secara terus menerus hidup dalam kekudusan.

Bagaimana kita dapat menyucikan diri. Hal-hal praktis yang bisa kita lakukan:

Kita harus menyerahkan hidup kita kepada Tuhan.

Menyerahkan tubuh dan jiwa kita.

Memakai segenap anggota tubuh termasuk panca indera kita kepada Tuhan.

Menyerahkan pikiran, perasaan dan kehendak kita kepada Tuhan.

Pikiran kita hanya digunakan untuk memikirkan hal-hal yang mulia, yang adil, yang manis, yang sedap didengar… -Filipi 4:8.

Perasaan dan kehendak kita dan terutama ego kita, kita persembahkan kepada Tuhan.

Bukan kehendak ku, tetapi kehendak Tuhan yang terjadi.

Saudara, bagi yang tertarik untuk mendalami kematian ego, silahkan membaca sebuah buku yang baik, ditulis oleh Watchman Nee dengan judul “Remuknya Insan, Keluarnya Roh”.

Pembacaan Alkitab Setahun

Ulangan 9-10

Jumat, 1 Maret 2024

DIUBAH MENJADI SERUPA DENGAN GAMBARNYA

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 KORINTUS 3:15-18

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah makna dari selubung yang menutupi hati?
  2. Di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Kemerdekaan apakah yang dimaksud?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Orang Israel pada Perjanjian Lama tidak bisa memahami isi Kitab Perjanjian Lama, pikiran mereka tumpul karena ada selubung yang menutupi hati mereka.

Itu pula sebabnya Allah mengirimkan para nabi untuk menolong mereka memahami Firman Allah.

Karena hanya Kristus yang dapat menyingkapkan selubung tersebut.

2 Korintus 3:16 ”Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya.”

Ketika seseorang menerima Kristus sebagai Juru Srelamat, maka selubung itu diambil dari padanya.

Sehingga saat ini, kita yang hidup dalam Perjanjian Baru, kita yang telah menerima Kristus sebagai Juru Selamat.

Kita dimampukan untuk memahami Firman Tuhan bukan hanya secara tekstual atau Logos, tetapi memahaminya sebagai Firman Allah Yang Hidup atau Rhema.

Roh Kudus akan menolong kita untuk memahami hingga Firman Tuhan itu bisa kita pegang sebagai janji yang Tuhan berikan kepada kita pribadi.

Atau yang memberikan arahan yang sangat jelas kepada kita.

Arahan yang jelas misalnya tentang pekerjaan, tentang menemukan pasangan hidup, dan sebagainya.

Roh Kudus akan memimpin kita untuk bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan, jika kita memiliki sikap hati yang senantiasa haus dan lapar akan Firman Tuhan.

Kita membaca Firman, bukan karena kebiasaan semata, tetapi karena kehausan kita untuk semakin mengenal Tuhan dan kebenaran-Nya.

Dan ketika nilai kebenaran dalam Firman disingkapkan oleh Roh Kudus, segera kita dengan antusias melakukannya.

Dengan demikian kita pun akan bertumbuh di dalam kebenaran Firman, kita akan semakin diubah “dari kemuliaan kepada kemuliaan”.

Misalnya kebenaran tentang kekudusan, tentang pergaulan, tentang bagaimana kita harus menggunakan mata, telinga kita bagi kemuliaan Tuhan.

Dengan bersikap antusias dan sepenuh hati melakukan apa yang Roh Kudus nyatakan, maka akan semakin cepat pula kita bertumbuh semakin dewasa di dalam Tuhan.

2 Korintus 3:18 ”Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.”

Oleh anugerah Tuhan dan ketaatan kita untuk mematuhi kehendak-Nya, maka kita akan diubah dalam kemuliaan yang semakin besar. Bertumbuh semakin menyerupai Kristus.

Saudara, dalam kelompok pemuridan ceritakan pengalamanmu dalam mentaati atau tidak mentaati Firman. Kalau tidak taat, mengapa dan bagaimana agar engkau semakin taat.

Pembacaan Alkitab Setahun

Ulangan 7-8

Kamis, 29 Februari 2024

DIBUAT DENGAN AJAIB

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MAZMUR 139:13-16

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Dengan cara bagaimana kita dijadikan?
  2. Siapakah yang melihat selagi kita bakal anak dan mengetahui masa depan kita?
  3. Bagaimanakah respon Daud menyadari bagaimana dia diciptakan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Proses terbentuknya kehidupan, selalu menjadi sesuatu yang mengagumkan.

Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi secanggih hari ini, manusia belum bisa memahami bagaimana bagian demi bagian tubuh bisa terbentuk sejak pembuahan, menjadi janin, dan lahir sebagai bayi.

Walaupun begitu, dengan keajaiban sedemikian rupa, ternyata tidak banyak orang yang mau berhenti sejenak untuk merenung dan menyadarinya.

Kita terlalu sibuk dengan masalah-masalah kehidupan dan keinginan-keinginan yang tiada berujung sehingga seringkali kita mengharapkan mujizat yang belum terlihat, sambil mengabaikan mujizat yang sudah terjadi dan sedang terus terjadi.

Bukankah kalau hari ini kita bisa bernafas dan seluruh organ tubuh kita bekerja, itu adalah keajaiban?

Bukankah kalau hari ini matahari terus bersinar dan planet-planet tidak bertabrakan, itu juga adalah keajaiban?

Dari perikop hari ini kita belajar dari Daud, bagaimana Daud benar-benar menyadari keajaiban yang Tuhan kerjakan dalam hidupnya.

“Ajaib apa yang kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.” (Mazmur 139:14b).

Mengapa menyadari keajaiban ini penting?

Karena bagaimana kita bisa bicara tentang tujuan hidup, jika kita tidak percaya bahwa Tuhan sungguh-sungguh punya maksud dalam menciptakan setiap kehidupan?

Jika Tuhan asal menciptakan kehidupan, maka tidak ada gunanya bicara tentang tujuan.

Tetapi saat kita bisa menyadari kasih dan keajaibanNya, kita jadi punya dasar yang teguh untuk terus bertumbuh dan berjuang dalam pencarian kita akan tujuan yang Tuhan inginkan.

Saudara, mari sadarilah keajaibanNya dan izinkan Tuhan membentuk hidup Saudara untuk menggenapi rencanaNya dalam hidup Saudara.

Hal apakah yang membuatmu sulit menyadari keajaiban Tuhan?

Adakah kesibukan, kekuatiran, ketakutan, atau bahkan kesenangan?

Maukah saudara berhenti sejenak, menjadi tenang, dan merenung?

Berhentilah sejenak untuk merenungkan keajaiban apa saja yang Tuhan kerjakan dalam hidup Saudara. Catatlah secara detail dan bagikanlah dengan orang terdekat Saudara.

Pembacaan Alkitab Setahun

Ulangan 5-6