Renungan Harian Kita Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Pembacaan Alkitab Hari ini : YOHANES 8:31-36
Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.
Apakah persyaratan disebut sebagai murid Kristus?
Apakah maksudnya tinggal di dalam firman Tuhan?
Apakah maksudnya firman Tuhan memerdeka-kan?
Saudara, salah satu ciri murid Kristus adalah mereka tetap di dalam firman Tuhan.
Tetap tinggal dalam firman berhubungan dengan ketaatan kepada firman Tuhan.
Orang yang tetap tinggal di dalam firman, adalah orang yang mengetahui firman itu dan tekun melakukannya (taat).
Orang yang menaati firman Tuhan akan mengalami pengalaman rohani dalam bentuk hubungan yang lebih intim dengan Tuhan, lebih dari sekedar pengetahuan kongnitif.
Kebenaran yang kita taati, membawa kita kepada hubungan yang lebih intim dan pada akhirnya akan memerdekakan kita dari berbagai perhambaan dunia ini; legalisme, agamawi, dosa, ketidaktahuan dan gaya hidup duniawi.
Ketidaktahuan atau kebodohan adalah salah satu perhambaan yang sering tidak disadari.
Thomas Alva Edison adalah seorang penemu yang membawa terang kepada dunia.
Thomas menemukan lampu pijar dan memerdekakan dunia dari kegelapan.
Setelah penemuannya itu, dunia mengalami percepatan dalam kemajuan teknologi lainnya.
Thomas telah menjadi berkat bagi dunia. Sebelum menemukan lampu pijar, Thomas melakukan lebih dari 1000 kali percobaan.
Saudara, kita perlu menginvestasikan waktu dan tenaga untuk mempelajari firman Tuhan dan melakukannya dengan tekun.
Kita akan menemukan kekayaan firman Tuhan yang menjadi berkat untuk kita dan juga dapat menjadi berkat untuk orang banyak.
Renungkanlah, bagaimana caranya supaya hidup saudara dimerdekakan oleh Tuhan dari perhambaan yang masih mengikat.
Renungan Harian Kita Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Pembacaan Alkitab Hari ini : KISAH PARA RASUL 16:25-28
Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.
Apa yang dilakukan Paulus dan Silas di penjara?
Apakah yang terjadi setelah mereka berdoa dan memuji TUhan?
Apakah maksud Tuhan melakukan mujizat di penjara?
Saudara, tidak mudah memuji Tuhan Ketika masalah sedang melanda, apalagi dipenjarakan di tempat paling bawah dengan kaki dan tangan terbelenggu seperti Paulus dan Silas.
Mudah bagi kita untuk memuji Tuhan Ketika sedang berlimpah berkat.
Mudah bagi kita untuk memuji Tuhan Ketika sedang beruntung.
Tetapi Paulus dan Silas memberikan teladan, di tempat tergelap sekalipun mereka bisa memuji Tuhan.
Sukacita Paulus dan Silas tidak ditentukan oleh tempat dan keadaan, tetapi oleh kehadiran Kristus dalam hidup mereka. Mereka dapat menikmati kehadiran Tuhan di dalam penjara terdalam sekalipun.
Saudara, Tuhan punya rencana yang indah Ketika Paulus dan Silas difitnah dan dilemparkan ke penjara.
Mereka juga tahu, bahwa tidak ada yang kebetulan terjadi dalam hidup mereka.
Oleh karena itu, di dalam penjara mereka berdoa dan memuji Tuhan.
Mujizat terjadi.
Terjadi gempa bumi di dalam penjara, pintu-pintu penjara terbuka, dan rantai yang membelenggu terlepas.
Tuhan membebaskan mereka dengan cara yang ajaib.
Ternyata Tuhan bermaksud menyelamatkan kepada penjara dan seisi rumahnya.
Paulus dan Silas tidak lari keluar penjara ketika belenggu terlepas, bertemu dengan kepala penjara yang hampir bunuh diri karena mengira para tahanan kabur.
Kepala penjara akhirnya percaya kepada Tuhan Yesus dan seisi rumahnya diselamatkan.
Saudara, ketika sedang menghadapi masalah, janganlah menjadi lemah karena mungkin saja Tuhan punya rencana lain untuk kebaikanmu dan kebaikan orang-orang lain juga.
Tuhan punya banyak cara untuk mempertemukan kita dengan orang-orang yang akan diselamatkan, salah satunya adalah menggunakan masalah yang sedang kita hadapi.
Berdoa dan pujilah Tuhan Ketika masalah sedang melanda, Tuhan melepaskan kita dan sekaligus memakai kita menjadi berkat untuk orang-orang lain yang membutuhkan.
Renungkanlah, apakah saudara sedang mengalami masalah? Berdoa dan pujilah Tuhan.
Renungan Harian Kita Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Pembacaan Alkitab Hari ini : MAZMUR 42:1-8
Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.
Mengapa Daud begitu tertekan dan haus kepada Allah?
Apa yang diingat Daud ketika hendak ke rumah Allah?
Sebesar apa kerinduan saudara kepada Tuhan?
Saudara, Mazmur 42 adalah keluh kesah Daud Ketika dia harus meninggalkan Yerusalem karena pemberontakan Absalom, putranya.
Daud tidak mengeluhkan pemberontakan putranya, tetapi ketika dia harus meninggalkan Yerusalem, artinya dia harus meninggalkan kesempatan untuk beribadah ke rumah Allah di bukit Sion.
Daud tertekan karena terpisah jauh dari rumah Allah.
Tidak lagi dapat beribadah kepada Allah, bagi Daud itu penderitaan besar.
Betapa berharganya ibadah di bait Allah terasa saat Daud tidak mungkin beribadah dalam pelariannya dari Absalom.
Saudara, orang-orang Yahudi saat ini tidak memiliki lagi rumah kehadiran Allah, karena tahun 70 bait Allah dihancurkan bangsa Romawi.
Oleh karena itu sampai hari ini mereka masih menanti-nantikan saat bait Allah itu dibangun kembali.
Mereka belum menerima kebenaran, bahwa bait Allah yang baru adalah tubuh orang-orang yang percaya kepada Yesus.
Saudara kita bersyukur tidak akan mengalami peristiwa seperti Daud, terpisah jauh dari bait Allah.
Daud tidak dapat bersekutu dengan intim di bait-Nya.
Sekarang kita adalah bait-Nya. Roh Allah senantiasa hadir di dalam hidup kita.
Oleh karena itu, sepatutnya kita menjaga pergaulan kita dengan Allah, karena kita adalah anugerah yang besar.
Kita tidak perlu lagi pergi ke tempat atau Gedung tertentu untuk bertemu Allah seperti Daud.
Di manapun kita berada, kita dapat bersekutu dengan Allah.
Diskusikan dalam kelompok PA saudara, bagaimana caranya memiliki hati yang selalu rindu bersekutu dengan Allah.
Renungan Harian Kita Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson
Pembacaan Alkitab Hari ini : 2 KORINTUS 3:15-18
Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.
Roh Tuhan memerdekakan saudara dari perbudakan apa?
Seharusnya pantulan pribadi siapa yang terlihat dari hidup saudara?
Bagaiamana caranya diubah semakin serupa dengan Kritus?
Saudara, salah satu kelemahan jemaat di Korintus adalah pergaulan yang buruk.
Budaya kota Korintus telah merasuki jemaat.
Jemaat mengalami masalah penyembahan berhala, kebejatan moral, perpecahan dan persengketaan.
Oleh karena itu Paulus menegur dengan keras seperti dicatat dalam 1 Korintus 15:33“Janganlah kamu sesat: pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik”.
Jemaat tidak memisahkan diri dari budaya kota Korintus yang telah rusak, sehingga mereka terpengaruh.
Jemaat yang harusnya mencerminkan kemuliaan Kristus tidak ada bedanya dengan dunia.
Saudara, kita semua memiliki Roh Allah yang mengubahkan pribadi kita.
Roh yang membangkitkan Kristus itu tinggal di dalam kita dan berkarya dalam kita dan melalui kita.
Kehadiran Roh Allah di dalam kita seharusnya nyata dan termanifestasikan melalui kehidupan sehari-hari.
Kemuliaan-Nya seharusnya terlihat oleh orang-orang yang ada di sekitar kita.
Kunci untuk mengalami keserupaan dengan Kristus adalah konsisten membangun pergaulan yang intim dengan Roh Allah di dalam kita.
Jemaat di Korintus yang bergaul dengan dunia dan akhirnya mereka seperti dunia, kita seharusnya bergaul dengan Tuhan dan semakin seperti Tuhan.
”Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang”Amsal 13:20.
Kita akan menjadi seperti pribadi yang kepadanya kita sering bergaul.
Bergaul dengan Tuhan, akan membuat kita semakin mencerminkan kemuliaan Tuhan yang semakin besar.
Diskusikan dengan pembimbingmu, bagaimana konsisten bergaul dengan Tuhan.
Renungan Harian Kita Penulis : Pnt. Robinson Saragih
Pembacaan Alkitab Hari ini : HAKIM-HAKIM 6:11-14
Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.
Mengapa Gideon mengirik gandum di tempat pemerasan anggur?
Apa yang dikatakan Malaikat Tuhan sebagai sapan kepada Gideon yang sedang mengirik gandum itu?
Apa yang sedang terjadi di Israel, mengapa mereka takut terhadap orang Midian?
Untuk apa Tuhan mengutus Gideon?
Saudara, ketika dalam ketakutan Gideon mengirik gandum, maka Tuhan mengutus Malaikat-Nya untuk menemui Gideon.
Dalam pertemuan itu Malaikat Tuhan menyapa Gideon dengan sebutan PAHLAWAN YANG GAGAH BERANI, jelas sekali hal itu merupakan bukti bahwa TUHAN ALLAH sangat MENGASIHI GIDEON.
I KORINTUS 13:7Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
Tuhan menyatakan kasih-Nya kepada Gideon dengan menutupi kelemahan Gideon, mengharapkan bisa terjadi perubahan dengan Gideon, sehingga Malaikat itu menyapa Gideon dengan sapaan Kasih-Nya.
Kesadaran akan keadaan Israel menyebabkan Gideon bisa menyadari keadaan Israel pada saat Israel terjajah oleh bangsa-bangsa di sekitar Israel, seperti orang Amori atau orang Midian.
Israel dijajah orang Midian, yang sering merampok hasil panen pertanian orang-orang Israel.
Karena itu maka Gideon mengirik gandum di tempat pemerasan anggur, atau buah zaitun.
Gideon sedang bersembunyi karena takut, hasil panennya dirampas oleh orang-orang Midian.
Ketika Malaikat menemui Gideon, dan Malaikat menyapa Gideon dengan sebutan : Pahlawan yang gagah berani Gideon pasti terperangah. Karena dia sedang ketakutan dan bersembunyi dari orang-orang Midian.
Dalam ketakutan, Gideon mencoba berdebat dengan Malaikat mengenai sebutan Pahlawan itu, dulu memang kami dipimpin oleh Tuhan, namun sekarang kami ditelantarkan oleh Tuhan, dan Israel sangat menderita oleh penjajahan Midian.
Namun Tuhan berkata dengan KASIH yang nyata, bahwa TUHAN ALLAH, mengutus Gideon untuk membebaskan bangsanya Israel.
Dan TUHAN ingin memakai Gideon untuk melepaskan bangsa Israel dari tangan orang Midian.
Gideon menjadi pahlawan yang melepaskan Israel dan, dia mengalahkan tentara Midian, dengan pasukan yang sangat sederhana, karena bukan tentara Israel dan Gideon yang berperang, tapi Tuhanlah yang melakukan peperangan yang mengalahkan penjajah Israel.
Gidon bertemu Tuhan, pertemuan ini mengubah pandangan dan bagaimana Tuhan menguatkan dan mengubah pandangan Gideon tentang TUHAN.
Perjumpaan dengan Malaikat TUHAN ini memperbarui kehidupan Gideon.
Pertemuan atau perjumpaan manusia dengan TUHAN selalu akan mengubah kehidupan manusia itu.
Seorang ahli Taurat, dia adalah seorang Farisi yang sangat membenci YESUS dengan ajaran-Nya.
Saulus dengan geram dan kebencian dan dendam terhadap ajaran YESUS, YESUS KRISTUS adalah seorang musuh dari keyahudian, seorang penyesat yang mencoba menghancurkan keyahudian dan YESUS mengajarkan INJIL.
Ketika Saulus hendak memerangi murid-murid Yesus, maka YESUS menjumpai Saulus di JALAN LURUS ke Damsyik.
Saulus tersungkur karena diterpa oleh sinar yang sangat kuat.
YESUS menyapa Saulus dengan menegur dia.
KISAH PARA RASUL 9:4-5Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang yang berkata kepadanya : ”Saulus. Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku? Jawab Saulus : ”Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya : “Akulah Yesus yang kau aniaya itu. Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kamu perbuat.”
Ketika Saulus bertemu YESUS kemudian TUHAN mau memakai SAULUS menjadi murid YESUS, yang kemudian dia menjadi rasul YESUS KRISTUS.
Ketika Saulus menjadi rasul PAULUS, Maka dia menyadari sesuatu yang terjadi pada dirinya.
SAULUS mendapat KASIH KARUNIA TUHAN, sehingga dia menjadi seorang rasul bagi GEREJA YESUS KRISTUS.
I KORINTUS 15:9-10Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah. Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yangh dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.
Saudara, ketika Saulus ketemu YESUS KRISTUS dan mendapatkan kasih karunia Allah, maka kehidupan Saulus berubah, dia seorang Farisi yang sangat benci kepada pengikut Yesus, menjadi seorang rasul di dalam gereja YESUS KRISTUS, bahkan dia menjadi seorang rasul yang sangat berpengaruh dan dia menjadi seorang rasul yang berguna bagi gereja Tuhan di muka bumi ini.
Lewat hidupnya, maka gereja sangat dibantu dalam pelebaran KERAJAAN ALLAH.
Paulus menjadi penulis Kitab dalam PERJANJIAN BARU.
Perjumpaan Saulus dengan YESUS KRISTUS menyebabkan kehidupannya diubahkan begitu rupa seorang yang membenci pengikut YESUS menjadi seorang rasul yang MEMBANGUN GEREJA TUHAN.
HALELUYA, PUJI TUHAN.
AMEN.
Kekuatan apa yang menyebabkan GIDEON berubah?
Dan apa yang menyebabkan Saulus berubah menjadi seorang rasul?
Renungan Harian Kita Penulis : Pnt. Robinson Saragih
Pembacaan Alkitab Hari ini : 1 TESALONIKA 5:23-28
Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.
Siapa yang akan menguduskan orang percaya?
Apa yang akan disempurnakan pada saat kedatangan YESUS kedua kalinya?
Siapa yang akan menggenapi penyempurnaan orang percaya itu?
Dengan apa salam dari Paulus akan disampaikan kepada semua saudara di Korintus pada saat itu?
Apa yang Paulus inginkan mengenai suratnya itu?
Saudara, oleh anugerah ALLAH BAPA kita mengalami kelahiran baru kita oleh IMAN dan PERCAYA kita kepada YESUS KRISTUS.
Yang lama sudah berlalu dan yang baru sudah datang, bukan akan datang.
Ketika kita lahir baru maka ROH KUDUS hadir di dalam batin kita dan itu menyebabkan roh kita disempurnakan.
IBRANI 10:14Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.
Namun, jiwa kita musti mengalami berbagai pemulihan, supaya PIKIRAN, PERASAN dan KEMAUAN kita menjadi sama dan serupa dengan PIKIRAN, PERASAAN dan KEMAUAN KRISTUS.
KOLOSE 3:9-10Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbarui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar khaliknya.
Sementara tubuh kita, baru akan mengalami penyempurnaan kelak ketika kita telah dibangkitkan dari kematian atau pada hari TUHAN YESUS datang kembali pada akhir zaman.
I KORINTUS 15:54-55Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis : “Maut telah ditelan dalam kemenangan.” Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut di manakah sengatmu?
Saudara, rasul Paulus dengan tegas mengatakan bahwa Allah damai sejahtera MENGUDUSKAN kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuh kita TERPELIHARA SEMPURNA dengan tidak bercacat pada kedatangan YESUS KRISTUS,Tuhan kita.
Ia yang MEMANGGIL kamu adalah SETIA, IA JUGA AKAN MENGGENAPINYA.
Oleh KASIH KARUNIA kita diselamatkan dan kita dianugerahi ROH KUDUS yang sangat telaten yang akan memimpin kita agar jiwa kita pulih dan SEMPURNA, kembali menjadi serupa dengan YESUS KRISTUS, SEGAMBAR dan SERUPA GAMBAR KHALIK kita.
Yaitu ALLAH BAPA yang dahulu merencanakan dan yang ingin menciptakan manusia segambar dan serupa dengan DIA.
TUHAN ALLAH yang setia, ia juga akan mengenapinya.
ROMA 8:29-30Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Rasul Paulus menyatakan bagaimana ALLAH Damai sejahtera itu yang akan menggenapi janji-Nya.
TUHAN ALLAH pernah berjanji dan dituliskan oleh nabi-nabi-Nya;
YEHEZKIEL 36:26-27Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat. Roh Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-Ku dan melakukannya. YEHEZKIEL menuliskan apa yang TUHAN ALLAH janjikan, bahwa DIA yang akan menganugerahkan Roh-Nya yang akan memulihkan hidup orang percaya, Dia yang akan menjauhkan hati yang keras yang suka tidak taat, namun Dia yang memberikan hati yang taat yang akan melakukan segenap perintah Allah.
Dan Allah menepati janji itu dan Rasul Paulus mengatakannya dalam Kitab Roma itu, HALELUYA, PUJI TUHAN.
ALLAH yang akan menggenapi janji-Nya.
AMEN!
Mengapa ada orang percaya yang tidak mengalami apa yang TUHAN janjikan diatas?