Senin, 7 Maret 2022
ROH YANG MEMBUAT KITA MENGENAL BAPA

Renungan Harian Kita
Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 1 KORINTUS 2:10-14

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Allah menyatakan kepada kita oleh Roh?
  2. Siapa yang tahu apa yang terdapat dalam diri Allah?
  3. Mengapa kita tidak menerima roh dunia tetapi roh yang berasal dari Allah?
  4. Mengapa manusia duniawi tidak menreima apa yang berasal dari Roh Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Allah memberikan kita penolong dengan mencurahkan RohNya ke dalam hidup kita, ada beberapa tujuan yang Tuhan inginkan dengan kehadiran RohNya dalam hidup kita.

Pertama, hanya dengan Roh Allah kita dapat mengetahui apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

Sebagai seorang manusia yang telah ditebus dan diangkat sebagai anakNya kita dikaruniakan banyak hal yang tidak terjangkau oleh pikiran kita, hanya Roh Kuduslah yang mampu memberikan pemahaman secara pribadi kepada kita mengenai betapa besarnya karunia yang diberikan Bapa kepada kita.

Sebagai anakNya kita memiliki warisan yang diberikan untuk dapat kita gunakan, hanya Roh Kuduslah yang dapat membuat kita menerima warisan itu dan menggunakannya untuk kebaikan kita dan kemuliaan Tuhan.

Kedua, Roh Kudus membuat kita dapat mengenal Bapa dengan baik dan benar.

Kita mungkin bisa membaca isi Firman Tuhan dalam alkitab, kita mungkin bisa membaca banyak hal tentang kebenaranNya dan janjiNya dari buku-buku rohani, tetapi kita bisa mengerti dan diubahkan pola pikir kita tentang Bapa dan mengenal lebih dalam hanya karena pimpinan Roh Kudus.

Dialah yang membuat kebenaran itu hidup sesuai dengan pertumbuhan rohani kita.

Hanya oleh RohNya kita mengalami pencerahan dan itu mengubahkan kehidupan kita.

Bagaimana dengan kondisi saudara saat ini, mari kita bersyukur bahwa hidup kita menjadi tempat kediamanNya.

Roh Kudus sebagai penolong yang diberikan Bapa kepada kita selalu siap memberikan inspirasi tentang Bapa kepada kita.

Persoalannya adalah apakah kita senantiasa berkomunikasi dengan Dia dan merespon setiap pelajaran yang diberikanNya melalui pergumulan dan persoalan yang kita hadapi?

Roh yang membuat kita mengenal Bapa dapat mengajarkan kepada kita tentang kebenaranNya dalam setiap kondisi apapun yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita, bila kita senantiasa terhubung dengan RohNya maka semua peristiwa dalam hidup kita adalah pelajaran berharga untuk mengenal Bapa.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk saudara lakukan?

Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Minggu, 6 Maret 2022
BERGAUL DENGAN BAPA

Renungan Harian Kita
Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : ROMA 8:14-17

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang bisa disebut sebagai anak Allah?
  2. Roh apa yang membuat kita menjadi takut?
  3. Apa yang dapat menyebabkan kita dapat berseru “ya Abba, ya Bapa”?
  4. Apa maksudnya kita adalah ahli waris dari Bapa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Banyak orang percaya menyebut dirinya sebagai anak Allah, namun hari ini melalui perikop yang kita baca mengingatkan bahwa yang menyandang gelar sebagai anak Allah adalah orang-orang percaya yang dipimpin oleh Roh Allah.

Kata “dipimpin” berarti kita harus mengikuti apa yang menjadi arahan serta keputusan pemimpin.

Seringkali yang menjadi persoalan adalah karena masih hidup dalam daging maka manusia memiliki kecenderungan dipimpin bahkan dikuasai oleh keinginannya sendiri (keinginan daging, keinginan mata dan keangkuhan hidup) dan hidup dalam “perbudakan”.

Oleh karena itu Tuhan memberikan kita Roh yang memampukan kita untuk dipimpin dalam kebenaran.  

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

Kita tidak perlu takut lagi dengan roh perbudakan yang menguasai kita seperti ketika kita masih hidup dalam dosa dan belum percaya akan pengorbanan Yesus.

Roh yang menjadikan kita anak Allah akan membuat kita menjadi anakNya dan kita dipimpin seperti seorang bapa memimpin anak-anaknya.

Bergaul dengan Bapa setiap waktu dengan mendengarkan suaraNya yang mengarahkan kita dengan lembut adalah bentuk pimpinan Bapa kepada kita sebagai anak-anakNya.

Bapa tahu apa yang menjadi ketakutan dan kekuatiran kita, Bapa tahu apa yang menjadi kelemahan-kelemahan kita yang dapat membuat kita jatuh lagi dalam dosa.

Oleh sebab itulah maka kita perlu senantiasa dekat dan dengar-dengaran dengan Bapa agar Dia dapat membimbing kita ke dalam rencanaNya yang mulia.

Dengan siapa kita bergaul akan mencerminkan diri kita, ketika kita bergaul dengan Bapa maka pikiran dan hatiNya akan senantiasa memenuhi pikiran dan hati kita, kita akan semakin selaras dengan Bapa dan dengan sendirinya kita sedang berada dalam pimpinanNya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Renungkan kebenaran Firman Tuhan hari ini, adakah yang Tuhan inginkan untuk saudara lakukan?

Diskusikan dengan kelompok PA dan Persekutuan.

Sabtu, 5 Maret 2022
SENANTIASA BERDOA KEPADA ALLAH

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : KISAH PARA RASUL 10:1-5

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Selain saleh, hal-hal baik apa lagikah yang ada pada Kornelius?
  2. Apa yang dikatakan malaikat tentang Kornelius?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Lukas 10:1  Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. 

Firman Tuhan pada Lukas 10:1 di atas, sering menjadi rujukan badan-badan Misi sebagai ayat Firman Tuhan yang menjelaskan tentang metode pemberitaan Injil.

Bagaimana Yesus mengutus murid-muridNya untuk mencari orang damai, dan memberitakan Injil kepada mereka.

Kornelius adalah tipikal orang damai, orang yang belum menerima keselamatan tetapi sudah sangat siap untuk menerima kabar keselamatan itu.

Di Kisah Para Rasul pasal 10 ayat 2 dikatakan bahwa Kornelius seorang yang:

  1. Saleh;
  2. Takut akan Allah (sekali pun dia belum menerima Yesus sebagai Juru Selamat);
  3. Suka memberi sedekah;
  4. Dan senantiasa berdoa.

Dan Allah mendengar doa Kornelius, Allah mengingatnya, sehingga kemudian Allah mengutus Petrus untuk menemui Kornelius, untuk menceritakan kabar keselamatan pada Kornelius, hingga akhirnya Kornelius dan semua orang yang mendengar pemberitaan itu dilawat oleh Roh Kudus.

Kornelius yang belum percaya, tetapi memiliki kerinduan yang besar untuk mengenal Allah, dia senantiasa berdoa agar pada akhirnya dia bisa mengenal Allah.

Dan Allah menjawab doa Kornelius. Jika Kornelius yang belum percaya, tetapi memiliki kesukaan untuk berdoa, terlebih kita orang yang sudah mengalami kasih Kristus.

Selayaknya kita memiliki kerinduan yang lebih besar untuk selalu berdoa dan menyenangkan hati Tuhan!

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, adakah orang damai di sekitarmu, doakan mereka dan datangi.

Beritakanlah kabar baik, Injil Keselamatan kepada mereka.

Jumat, 4 Maret 2022
SENANTIASA BERDOA UNTUK JEMAAT

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 2 TESALONIKA 1:10-12

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal apa yang biasa dilakukan oleh Paulus?
  2. Apa tujuan Paulus melakukan hal itu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Efesus 4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

Alkitab menyebutkan bahwa untuk memperlengkapi tubuh Kristus, Allah mengangkat para: rasul, nabi, penginjil dan pengajar.

Mereka adalah para pelayan Tuhan dengan karunia, peran dan tugas yang berbeda.

Rasul adalah seorang pemimpin visioner di ladang misi, seorang penerobos yang umumnya membuka daerah baru dalam pemberitaan Injil.

Nabi adalah pembawa pesan Tuhan, menolong umat Tuhan untuk memahami arahan dan petunjuk Tuhan khususnya dalam rangka menyelesaikan tugas atau misi yang Roh Kudus ingin lakukan di muka bumi.

Para penginjil adalah mereka yang memiliki beban besar untuk memenangkan jiwa-jiwa terhilang, dan yang dapat memberitakan Injil dengan efektif ke berbagai kalangan.

Pengajar adalah para pelayan Tuhan yang mampu mengajarkan kebenaran Firman sehingga mudah dipahami oleh jemaat.

Sedangkan gembala, mereka adalah para pelayan Tuhan yang senang untuk berada di tengah-tengah orang yang dilayani.

Mereka senang mendoakan jemaat satu persatu, sesuai dengan kebutuhan spesifik dari orang-orang yang mereka layani.

Oleh karenanya seorang gembala akan sangat mengenali jemaatnya: dimana mereka tinggal, dengan siapa mereka tinggal, siapa orangtuanya, bagaimana perilakunya, karakternya, dan sebagainya.

Gereja tertentu bahkan memiliki pendeta yang khusus untuk memperhatikan jemaat.

Diberi jabatan Pendeta Gembala yang dalam tugas sehari-hari lebih banyak untuk mengurusi jemaat, melakukan kunjungan, mendoakan mereka yang sakit, hingga menguburkan jemaat yang meninggal.

Lalu bagaimana dengan kita yang masih sekolah atau bekerja.

Apakah kita tidak bisa menjadi gembala?

Bisa!

Karena kita semua yang memiliki beban untuk melihat orang bertumbuh dalam Tuhan, kita bisa memulai dengan berdoa.

Berdoa untuk orang yang ingin kita layani, hingga akhirnya kita bisa memuridkan mereka.

Ya, menjadi seorang pemurid atau pemimpin kelompok PA (Pemahaman Alkitab), adalah langkah awal kita untuk menjadi gembala ”kecil” dalam komunitas yang terbatas.

Jadi kita tidak harus menjadi pekerja full time untuk mulai melayani dalam komunitas kecil.

Dimulai menjadi pemimpin kelompok PA, kita bisa memuridkan dua atau tiga orang.

Mendoakan mereka setiap hari, mendengarkan keluhan mereka dan mendoakannya, melakukan kunjungan, melatih mereka untuk membaca Alkitab secara teratur, dan seterusnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, apakah engkau sudah dimuridkan?

Kalau sudah, apakah engkau sudah memuridkan?

Kalau sudah, jangan lupa: doakan orang-orang yang engkau layani setiap hari.

Kamis, 3 Maret 2022
BERJAGA DAN BERDOA SENANTIASA

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : LUKAS 21:34-36

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa saja yang harus kita jaga?
  2. Apa tujuan kita untuk berjaga-jaga dan berdoa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tiap-tiap jaman memiliki tantangannya sendiri.

Pada jaman gereja yang mula-mula, tantangannya adalah pada para penguasa yang berusaha menghambat kekristenan.

Yang mengakibatkan penganiayaan pada pengikut Kristus.

Kemudian pada abad keempat, tantangannya justru pada zona nyaman yang dihadapi oleh pengikut Kristus, yaitu ketika Kaisar Theodisius menjadikan agama Kristen sebagai agama negara.

Orang-orang Kristen yang selama tiga abad dianiaya, kemudian menjadi terlena.

Dari situasi yang penuh tantangan, yang membuat mereka sungguh bergantung kepada Tuhan, menjadi situasi yang nyaman ketika mereka tidak lagi dianiaya.

Tetapi situasi ini justru mengakibatkan mereka terlena, dan sejarah kekristenan mencatat, justru sejak saat itu kekristenan memasuki abad ”kegelapan”.

Pada abad ke limabelas, gereja membuat aturan-aturan yang menyimpang seperti pengampunan dosa yang dapat dilakukan dengan membayar sejumlah uang kepada imam.

Sehingga akhirnya Tuhan membangkitkan Martin Luther untuk melakukan koreksi total.

Martin Luther, orang yang tersentak dari zona nyaman dan melakukan pembaruan.

Demikianlah, dari masa ke masa Tuhan membangkitkan tokoh yang mengingatkan umat Tuhan agar kembali ke jalan Tuhan.

Saat ini tantangan umat Tuhan sungguh beragam, tergantung dimana mereka hidup.

Tantangan umat Allah di Eropa berbeda dengan di Nigeria.

Di Eropa sudah lama terjadi kesuaman oleh karena kenyamanan.

Di Nigeria Utara orang Kristen masih menghadap bahaya dari kelompok Boko Haram yang banyak melakukan penganiayaan.

Bagi kita yang tinggal di Indonesia, tantangan tidak se-ekstrim di Eropa maupun di Nigeria.

Bagi anak muda (dan orang tua juga!) tantangannya adalah pornografi via internet, pergaulan bebas, dan berbagai kemudahan lainnya untuk orang jatuh dalam dosa!

Intinya, siapa pun kita, tua atau muda, pria atau wanita. Kita dituntut untuk senantiasa berjaga-jaga terhadap iblis yang berusaha untuk menjauhkan kita dari Tuhan.

1 Petrus 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. Tidak ada hal yang bisa kita lakukan, selain untuk kita selalu berjaga-jaga dan senantiasa berdoa!

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, diskusikan dalam kelompok PA pengalamanmu ketika engkau kurang berhati-hati, dan bagaimana sikapmu yang seharusnya.

Rabu, 2 Maret 2022
DANIEL YANG BERDOA DENGAN RUTIN

Renungan Harian Kita
Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : DANIEL 6:10-13

Bacalah Firman Tuhan di atas dan ulangi beberapa kali sampai saudara dapat memahami dan menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah yang menyebabkan Raja Darius mengeluarkan surat Larangan?
  2. Apakah respon Daniel begitu mendengar Raja Darius mengeluarkan surat Larangan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Lukas 10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. 

Ketika Yesus mengutus ke tujuh puluh murid untuk mendahului Dia ke kota yang hendak Ia kunjungi, Yesus mengingatkan mereka bahwa mereka seumpama domba yang memasuki kawanan serigala.

Hal seperti ini juga yang terjadi pada Daniel, dia bersama dengan Sadrakh, Mesakh dan Abednego ada di tengah-tengah Kerajaan Media dan Persia.

Daniel adalah orang asing, tetapi karena hikmat Tuhan yang ada padanya, dia menjadi orang kepercayaan Raja.

Dan tentu saja ini membuat para pegawai Raja menjadi cemburu dan mereka bersekongkol untuk mencoba menjatuhkan Daniel.

Tetapi respon Daniel adalah, dia datang kepada Tuhan, Daniel tetap berdoa dan tidak mengurangi waktu doanya.

Sekali pun dia tahu, justru isi Larangan itu adalah: Larangan orang untuk menyampaikan permohonan kepada dewa atau siapa pun kecuali kepada Raja.

Ketaatan Daniel akhirnya menyebabkan orang yang berusaha menjatuhkan dia, justru yang mendapat hukuman, yaitu dimasukkan ke goa singa.

Daniel yang tampak lemah, karena dia tidak punya koneksi siapa pun yang bisa menjamin keselamatan dia.

Tetapi dia sadar bahwa dia memiliki Allah yang hidup, Allah yang mendengar permohonan doanya.

Kita umat percaya, adalah domba di tengah serigala.

Sekali pun mungkin kita lahir dari keluarga yang kaya, punya paman yang menjadi pejabat tinggi di pemerintahan.

Sekali pun misalnya kita memiliki itu semua, tetapi Tuhan ingin agar kita tetap mengandalkan Dia.

Tuhan ingin agar kita memiliki mental sama seperti domba, yang sadar bahwa tanpa Tuhan, maka kita bukanlah siapa-siapa.

Dengan demikian, sama seperti Daniel, kita akan senantiasa memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan.

Memiliki waktu doa yang teratur dan sungguh-sungguh hanya mengandalkan Tuhan saja.Yeremia 17:7,8 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

This image has an empty alt attribute; its file name is D4.png

Saudara, adakah janji Firman Tuhan yang sudah menjadi Rhema.

Kalau ada, nantikan penggenapan itu dengan sabar dan jangan menjadi bimbang.