Minggu, 2 November 2025

KEMENANGAN OLEH YESUS KRISTUS

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 15:54-58

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah arti sengat maut dan mengapa hukum Taurat disebut sebagai kuasa dosa?
  2. Apakah kita dijanjikan untuk selalu mengalami kemenangan dalam kehidupan sehari-hari di dunia nyata?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika Allah memberikan hukum Taurat kepada umat manusia, maka hukum Taurat itu justru semakin memperlihatkan betapa besar dosa manusia.

Karena hukum tersebut menjadi acuan atas semua perilaku manusia.

Semakin jelas hukum, akan semakin nyata pelanggaran. Yang manusia lakukan.

Sehingga hukum Taurat memperkuat rasa bersalah, tetapi tidak memberi kuasa untuk bebas darinya.

Namun di dalam Kristus, Taurat digenapi, “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” (Matius 5:17).

Yesus menggenapi tuntutan Taurat, karena Dia hidup sempurna sesuai dengan hukum Allah.

Hukum Taurat menuntut hukuman bagi pelanggaran dosa, sebab “upah dosa ialah maut.” -Roma 6:23.

Dan Yesus telah menanggung kutuk hukum itu sebagai pengganti manusia.

Bagi kita yang percaya, maka Yesus akan menjadi Juru Selamat yang menebus dosa dan pelanggaran kita.

Kita yang berdosa dibenarkan oleh karya keselamatan Yesus di kayu salib dan kita dijanjikan untuk berkemenangan oleh iman kita kepada Kristus.

“Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (1 Korintus 15:57).

Kata “kemenangan” di sini berasal dari kata Yunani “nikos” atau “nike”, yang berarti: “Kemenangan total dalam peperangan, kemenangan yang terus menerus”

Jadi kemenangan Yesus bukanlah sekadar kemenangan tipis, melainkan kemenangan final dan tak terbantahkan.

Dan oleh anugerah Tuhan, maka kita yang bersedia untuk taat dan percaya, akan juga menjalani kehidupan yang berkemenangan.

Dengan begitu, kemenangan Kristus akan menjadi bagian kita melalui iman, sehingga kita tidak berjuang untuk menang, tetapi berjuang dari posisi kemenangan.

Roma 8:37 “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.”

Ada banyak kesulitan dalam kehidupan, ada banyak tekanan dalam kehidupan.

Tetapi Firman Tuhan telah menyatakan bahwa kita “lebih dari orang-orang yang menang”.

Hal ini akan terwujud jika kita percaya, beriman atas perkataan Kristus.

Sehingga kemenangan sejati bukan karena kita kuat, tetapi karena Kristus yang hidup di dalam kita.

Maka, setiap langkah iman kita bukan langkah menuju kemenangan, melainkan langkah dari kemenangan yang telah Kristus menangkan.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan kemenangan seperti apa yang pernah dialami dan kemenangan seperti apa yang diharapkan?

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 21-22

Sabtu, 1 November 2025

KRISTUS YANG HIDUP DI DALAM AKU

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 2:19-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Paulus mengatakan bahwa dia telah mati oleh hukum Taurat?
  2. Jika kemudian Paulus “hidup”, dia hidup oleh siapa dan untuk apa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Hukum Taurat ditetapkan oleh Allah bukan untuk menyelamatkan manusia, tetapi untuk menunjukkan standar kekudusan Allah, untuk mengungkap dosa manusia dan untuk menunjukkan kebutuhan manusia akan Juruselamat.

Kemudian terbukti bahwa Hukum Taurat tidak dapat dipenuhi oleh satu orang pun, bahkan oleh karena Hukum Taurat lah, dosa manusia menjadi terlihat nyata “Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” (Roma 3:20) dan akibatnya bukan hanya Paulus, tetapi kita semua menjadi mati secara rohani.

“Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23)

Karena hukum Taurat tidak bisa menyelamatkan, maka Allah mengutus Yesus ke bumi untuk mati di kayu salib guna menanggung dosa umat manusia.

Sehingga kita tidak lagi diselamatkan karena ketaatan pada hukum, tetapi karena iman kepada Kristus.

Saat ini oleh anugerah Allah, kita bukan hanya memperoleh pengampunan kekal atas dosa dan pelanggaran kita, tetapi Roh Kristus ada di dalam orang percaya -Galatia 2:20; Roma 8:9.

Kita yang telah dilahirkan kembali, kita memiliki benih ilahi di dalam kita -1 Yohanes 3:9.

Benih ilahi itu seperti DNA ilahi Kristus yang ada di dalam kita sehingga ketika kita bertumbuh menjadi semakin dewasa di dalam Tuhan maka natur atau sifat-sifat Kristus yang ada di dalam benih atau DNA Kristus yang ada di dalam kita itu akan mengubah sifat-sifat kita menjadi semakin serupa Kristus.

Ya, sama seperti DNA ayah dan ibu kita akan mewariskan sifat-sifat ayah dan ibu kita, maka DNA Kristus juga akan mewariskan sifat-sifat Kristus untuk semakin berkembang, bertumbuh, berbuah di dalam hidup kita.

Kelahiran baru kita di dalam Kristus juga merupakan titik awal kita hidup dengan kehidupan yang baru, dengan tujuan yang baru, dengan sistem nilai yang baru, yang mengacu pada nilai-nilai moral, nilai kebenaran, nilai ilahi yang ada dalam Firman Tuhan.

Artinya. kehidupan sejati dimulai ketika Kristus mengambil alih pusat hidup kita.

Kita bukan lagi aktor utama, tetapi kita adalah wadah di mana kasih, kuasa, dan kebenaran Kristus mengalir keluar.

Sehingga kita akan melihat “dunia” sebagaimana Kristus melihatnya.

Dunia menawarkan jalan pintas untuk menuju kesuksesan, tetapi Kristus justru menghendaki kita untuk bersandar dan bergantung kepada Dia untuk mencapai keberhasilan dalam hidup.

Nilai kesuksesan pun harus kita uji, seperti apakah sukses yang harus kita raih? Kekayaan, ketenaran, kedudukan?

Bukan berarti itu semua tidak boleh dimiliki, tetapi yang pasti hal-hal seperti itu tidak boleh menjadi tujuan utama kita.

Firman Tuhan mengatakan bahwa dimana hartamu berada disitu hati kita berada -Matius 6:21.

Yesus tidak menolak harta, tetapi menolak hati yang diperbudak oleh harta. Karena hati yang melekat pada dunia tidak mungkin sekaligus melekat pada Allah.

Hanya jika kita menaruh “harta kita di surga,” maka hati kita akan terarah kepada Kristus!

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan apa yang patut kita lakukan dalam kehidupan nyata sehari-hari, oleh karena Kristus yang ada dalam kita.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 19-20

Jumat, 31 Oktober 2025

KEHARUMAN PENGENALAN AKAN YESUS

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 KORINTUS 2:14-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Jalan yang bagaimana yang Kristus mau bawa untuk kita lalui?
  2. Dengan perantaraan siapa Allah menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia?
  3. Bagaimana Paulus menetapkan dirinya dalam berbicara?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Apakah Saudara penggemar kopi atau kuliner?

Biasanya para penggemar kopi dan kuliner sangat memperhatikan aroma sebelum mereka meminum dan memakannya.

Mungkin kita tidak terlalu menyadari betapa pentingnya peran aroma terhadap keinginan kita untuk minum, makan, menikmati suatu tempat, dan berelasi.

Namun, bayangkan jika Saudara hendak makan, lalu tiba-tiba tercium bau sampah dari mobil sampah yang lewat.

Bayangkan juga ketika Saudara sedang jalan-jalan dan mencium aroma sedap kopi dan makanan yang tidak tahu dari mana asalnya.

Saudara juga bisa membayangkan ketika melangkah ke suatu ruangan, lalu tercium bau badan dan bau keringat yang begitu pekat.

Kira-kira apa yang akan Saudara lakukan?

Paulus secara spesifik menghubungkan pengenalan akan Kristus dengan aroma.

Ya, aroma. Karena seringkali sebelum kita bisa menikmati sesuatu yang sesungguhnya, kita pertama-tama akan menilainya dari aroma yang kita cium.

Kalau aromanya menarik dan wangi, kita mungkin akan lanjut dan ingin tahu lebih banyak, sebaliknya ketika aromanya tidak enak bahkan bau, kita tidak akan ingin tahu lebih banyak atau lebih parah lagi ingin cepat-cepat pergi.

Bagaimana kita bisa memastikan bahwa kita membawa aroma yang sedap tentang Allah melalui pengenalan kita akan Kristus?

Bagaimana kita menjadi aroma yang menghidupkan bagi mereka yang hatinya sedang haus dan lapar untuk mencari kebenaran?

Ketika kita hidup dalam jalan kemenanganNya setiap hari, itulah saat dimana kita sedang menyebarkan keharuman pengenalan akan Dia.

Hidup dalam jalan kemenanganNya bukan berarti hidup tanpa masalah dan beban.

Justru di tengah banyaknya tantangan dan masalah yang ada, kita membuktikan kesetiaan Tuhan dengan menunjukkan karakter Kristus: tetap bersyukur daripada mengeluh, mengasihi daripada membenci, mengampuni daripada kepahitan, bekerja keras daripada mager, berdoa daripada ngomongin orang, dan masih banyak lagi karakter Kristus lainnya.

Orang yang memancarkan kasih dan karakter Kristus dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi seperti aroma sedap yang menarik banyak orang untuk ingin tahu, darimana aroma ini berasal? Siapa koki yang membuatnya?

Tetapi, siapa yang mau tertarik untuk mengenal Kristus, jika melihat pengikutNya pun hidup dalam dosa dan penuh kekalahan?

Mari Saudara, kita terus melekat dan mengenal Kristus. Izinkan kasih dan kuasaNya mengubah kita menjadi bau yang harum bagi kemuliaanNya.

Renungkanlah aroma apa yang saat ini sedang Saudara keluarkan dalam hidup Saudara? Apakah aroma kehidupan yang membawa orang untuk mengenal Kristus? Diskusikanlah dengan kelompok PA Saudara, bagaimana praktek yang bisa dilakukan agar Saudara bisa mengeluarkan aroma pengenalan Kristus yang harum.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 17-18

Kamis, 30 Oktober 2025

TRANSFORMASI HIDUP

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 1:26-31

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimanakah keadaan kita ketika kita dipanggil?
  2. Apa yang Allah lakukan bagi orang-orang yang tidak dianggap secara dunia?
  3. Bagaimana kita bisa bermegah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kalau kita perhatikan iklan-iklan, apapun iklannya, baik itu produk maupun jasa, apa yang sebenarnya ditawarkan?

Iklan produk kecantikan menawarkan perubahan dari kulit yang kusam menjadi segar

Iklan jasa sekolah dan kampus menawarkan perubahan dari anak yang biasa-biasa menjadi pintar dan mampu bersaing.

Iklan bisnis menawarkan perubahan ekonomi bagi pengikutnya.

Ya, PERUBAHAN. Itulah yang dicari oleh kita semua.

Demi perubahan, orang rela mengeluarkan uang, waktu, dan tenaga.

Sebagai pengikut Kristus, kita bisa berkata-kata banyak, mengutip ayat demi ayat, pergi melakukan aktivitas rohani, tetapi tidak ada yang berbicara lebih kuat daripada perubahan hidup yang bisa dilihat dan dirasakan oleh orang-orang sekitar kita.

Mengapa kita berhenti memakai suatu produk atau berpindah ke jasa lain? Karena kita tidak melihat perubahan dan dampak yang signifikan untuk terus diikuti.

Mengapa ada orang-orang yang walaupun tahu tentang Kekristenan tapi tidak mau berkomitmen menerima dan mengikutiNya?

Karena mereka tidak melihat perubahan dan dampak yang signifikan dari para pengikut Kristus di sekitar mereka.

Yesus berkata bahwa apa yang bodoh bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat, dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih allah, bahkan apa yang tidak berarti dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti.

Transformasi hidup dalam Yesus tidak selalu langsung terjadi dan terkadang di awalnya terlihat tidak menarik, namun pada akhirnya selalu menyatakan kebesaranNya.

Ada anak Tuhan yang memutuskan untuk jujur dalam studi dan pekerjaannya.

Hal ini akan dipandang bodoh oleh dunia, tapi ketika mereka tetap dalam kejujuranNya sambil membangun diri untuk menjadi yang terbaik di bidangnya, Tuhan akan mengurapi dan mengangkat mereka.

Ada anak Tuhan yang tadinya sangat keras hati dan suka berantem, mengalami transformasi hidup untuk mau mengampuni bahkan mengasihi orang-orang yang berseteru.

Hal ini dianggap sebagai kelemahan bagi mereka yang tidak mengerti, tapi seringkali pertobatan dan pemulihan justru terjadi.

Lalu bagaimana kalau ada orang yang bertanya kepada Saudara ,”Perubahan apa yang bisa dialami kalau saya percaya Yesus dan mengikutiNya?

Apakah Kamu mengalami perubahan?”

Kira-kira Saudara akan menjawab apa?

Renungkanlah perubahan hidup apa yang Saudara sudah alami dalam Tuhan dan bersaksilah untuk menyatakan kebesaranNya. Jika Saudara belum mengalami perubahan, mari berdoalah dan cari Tuhan sampai Saudara mengalami perubahan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 14-16

Rabu, 29 Oktober 2025

MENGASIHI SAMA SEPERTI YESUS

Penulis : Aris Handoko

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 13:31-35

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Perintah baru apa yang Yesus berikan kepada murid-muridNya?
  2. Atas dasar apa perintah baru itu diberikan?
  3. Apa tujuan dari perintah baru tersebut?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kasih.. kasih.. kasih..

Tema kasih adalah hal yang didambakan oleh setiap orang tanpa memandang usia, agama, suku, lokasi.

Begitu universal, dirindukan, diagungkan, tapi juga mengalami banyak penyelewengan.

Banyak orang melakukan sesuatu atas nama kasih, tapi sejujurnya mungkin kita tidak sungguh-sungguh memahami kasih itu sendiri.

Berapa banyak di antara kita yang pernah memaksakan sesuatu kepada orang lain atas nama kasih?

Kadang pemaksaan mungkin perlu, tapi seringkali kita harus mengakui bahwa kita memaksa bukan untuk kepentingan orang yang kita kasihi, melainkan kepentingan kita sendiri.

Kita juga mungkin pernah berbohong atas nama kasih.

Daripada menyatakan kebenaran dan melukai, lebih baik menutupi dan berbohong.

Bahkan hari-hari ini banyak yang berselingkuh atas nama kasih.

Karena dia sangat cinta kepada selingkuhannya, maka ia meninggalkan keluarganya.

Saudaraku, mari kita sama-sama kembali kepada Allah, Sang Kasih itu sendiri.

Mengasihi dan dikasihi adalah perjalanan seumur hidup.

“Supaya kamu saling mengasihi sama seperti Aku telah mengasihi kamu,” kata Yesus.

Mari alami kasih Yesus terlebih dahulu, karena kita tidak akan mampu untuk bisa mengasihi orang lain dengan tulus dan benar tanpa kasih Yesus yang memenuhi hati kita.

Ketika kita belajar mengasihi, biarlah FirmanNya yang menjadi dasar utama dan bukan perasaan atau pemikiran kita sendiri.

Biarlah firman Tuhan terus memurnikan hati kita sehingga kita dimampukan untuk mengasihi sama seperti Yesus mengasihi kita.

Tulus, murni, dan dalam kebenaran.

Diskusikanlah dengan rekan-rekan persekutuan Saudara bagaimana bisa mempraktekkan kasih seperti Yesus? Apa yang bisa Saudara lakukan untuk menunjukkan kasih kepada orang-orang?

Pembacaan Alkitab Setahun

Lukas 12-13