Selasa, 31 Oktober 2023
BERSAKSI DENGAN PENUH KUASA
Penulis : Aris Handoko

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YOHANES 4:39-42
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya.

- Mengapa banyak orang Samaria menjadi percaya kepada Yesus?
- Apa yang orang Samaria minta kepada Yesus?
- Apa yang orang Samaria katakan kepada perempuan yang telah bersaksi?

Bagaimana caranya menjadi saksi dengan dampak hebat seperti Perempuan Samaria itu?
Banyak orang Kristen rajin beribadah dan berbuat baik dalam hidupnya, namun tidak berani untuk memperkatakan imannya dan bersaksi.
Bersaksi dianggap sebagai tugas para pelayan atau pengkhotbah saja.
Dalam Amanat Agung, Allah memanggil kita untuk menjadi saksiNya, memberitakan Injil dan memuridkan.
Ini bukanlah pilihan, tetapi bagian hidup orang percaya.
Lalu “Bagaimana saya bisa bersaksi dengan penuh kuasa?”
Kita bisa belajar dari kisah wanita Samaria.
Wanita ini bukanlah orang yang sudah lama percaya, ia bahkan masih hidup dalam dosa saat bertemu Yesus.
Tetapi, karena ia percaya kepada Tuhan Yesus, ia berani bersaksi kepada penduduk kotanya, sehingga dikatakan bahwa “Banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepadaNya karena perkataan perempuan itu….”
Terkadang kita tidak berani untuk bersaksi karena kita berpikir begitu rumit.
“Duh, saya harus ngomong apa? Saya belum paham firman Tuhan.
Saya masih sering gagal untuk melakukan firman Tuhan…”
Kita perlu memahami bahwa kita semua adalah murid Kristus.
Seorang murid, tentunya masih belajar dan mungkin saja gagal.
Seorang murid pasti memiliki bagian yang tidak dimengertinya.
Apa yang membuat seorang murid mau bersaksi atau mengajar murid lainnya?
Karena murid tersebut mendapatkan pemahaman baru dan mengalami manfaat dari apa yang dipelajarinya.
Secara natural, manusia biasanya akan otomatis bercerita kepada orang lain tentang sesuatu yang menarik dan penting baginya.
Bersaksi juga adalah hal yang wajar kita lakukan jika kita sungguh-sungguh mengalami firman, kasih, dan kuasa Tuhan.
Sama seperti wanita Samaria, ia hanya bercerita tentang apa yang dialamiNya.
Selebihnya Yesuslah yang mengajar dan menyatakan pribadiNya kepada orang-orang Samaria tersebut sehingga mereka menjadi percaya.
Bersaksi dengan penuh kuasa bukan berarti kita harus sudah hebat baru bisa bersaksi.
Sebaliknya dalam kelemahan dan keterbatasan, kita terus mengalami Yesus, terus mengasihiNya, dan menceritakan perbuatanNya.
Maka akan ada kuasa dari ketaatan yang akan menunjukkan kuasaNya yang tidak terbatas bagi setiap orang.

Kapan terakhir kali Saudara bersaksi akan kebaikan Tuhan? Pikirkanlah minimal satu orang yang dekat dengan Saudara dan mulai bersaksi kepadanya.
Pembacaan Alkitab Setahun
Lukas 17-18
No Results Found
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

