Jumat, 19 April 2024
DIDIKAN TUHAN MELALUI PEMIMPIN
Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

Pembacaan Alkitab Hari ini :
IBRANI 12:5-12
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya dan dapat menangkap arti yang dikandungnya!

- Mengapa Tuhan perlu memarahi (mendisiplinkan) anak-anakNya?
- Apakah akibat dari displin Tuhan buat anak-anak yang nakal?
- Apakah tujuan Tuhan dalam mendisiplinkan anak-anakNya?

“Orang tua kita yang di dunia mengajar kita hanya dalam waktu yang terbatas, menurut apa yang mereka merasa baik. Tetapi Allah mengajar kita untuk kebaikan kita sendiri, supaya kita dapat menjadi suci bersama-sama dengan Dia.” (Ibrani 12:10 BIS).
Salah satu tugas orang tua dalam proses mendidik anak-anaknya adalah mendisiplinkan untuk mengoreksi anak-anaknya saat mereka melakukan kesalahan.
Orang tua yang baik akan memberikan semacam hukuman disiplin yang mendidik saat anak-anaknya berbuat kesalahan.
Allah yang adalah Bapa kita juga melakukannya untuk kebaikan anak-anak-Nya.
Tugas seorang pemimpin dalam jemaat, mirip tugas seorang ayah/bapa.
Dia berkewajiban untuk menjadi pendidik yang baik bagi orang-orang yang dipercayakan kepadanya.
Seorang pemimpin mendidik dengan segala keterbatasannya.
Hanya Allah yang sanggup mendidik dengan tepat.
Oleh karena itu seorang pemimpin yang baik harus terus menerus belajar kepada Bapa segala bapa, supaya didikannya tepat sesuai kehendak Bapa.
Saudara, setiap orang hidup dalam kepemimpinan (pemerintahan di atasnya).
Tidak ada seorangpun yang bebas dari kepemimpinan di atasnya.
Di sekolah ada guru yang bertugas mendidik murid-muridnya.
Di perusahaan ada manajer atau direktur yang mendidik bawahannya.
Di kantor ada kepada seksi atau kepala bagian yang juga bertugas mendidik para stafnya.
Di gereja lokal ada para penatua, para pendeta, para gembala, para ketua persekutuan, para pembimbing PA; mereka itu bertanggung jawab untuk mendidik secara rohani jemaat.
Dalam proses mendidik jemaat atau anak-anak rohani tentu saja ada banyak aspek.
Kita dididik dalam pengetahuan firman dan praktik melakukan firman Tuhan.
Kita dididik supaya memiliki karakter Kristus.
Dalam proses mendidik, terkadang para pemimpin perlu melakukan tindakan keras dengan menegur dan memberikan hukuman disiplin.
Pemimpin yang menegur dan mendisiplin harus melakukannya dalam kasih dan kebenaran, sedangkan jemaat yang ditegur harus menerimanya dengan rendah hati.

Diskusikan dengan rekan-rekan PA, bagaimana membangun kerendahan hati, supaya siap ditegur pemimpin.
Pembacaan Alkitab Setahun
1 Raja-raja 18-20
No Results Found
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

