Kamis, 27 Juni 2024
BUMI PENUH DENGAN KEMULIAAN TUHAN
Penulis : Aris Handoko

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YESAYA 6:1-8
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya!

- Apa yang diserukan oleh para Serafim dalam penglihatan nabi Yesaya?
- Bagaimana respon nabi Yesaya ketika mendapat penglihatan tersebut?
- Bagaimana respon Tuhan terhadap nabi Yesaya dan jawaban Yesaya terhadap respon tersebut?

Yesaya 6:3 berkata “Dan mereka berseru seorang kepada seorang, katanya: Kudus, kudus, kuduslah Tuhan semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaanNya.”
Perkataan ini diucapkan oleh para Serafim dalam suatu penglihatan yang diperoleh oleh Yesaya.
Yesaya adalah nabi yang mengiringi empat raja Yehuda.
Pada saat itu Israel sudah terpecah menjadi dua kerajaan, dikalahkan oleh musuh berkali-kali, dan mereka hidup jauh dari perintahNya.
Saat Tuhan memberikan nyanyian kepada para Serafim tentang bumi penuh kemuliaanNya, Tuhan tahu bahwa nantinya bangsa Israel dan Yehuda akan semakin berubah setia, terbuang, dan diserakkan.
Sejauh mata memandang, bumi tidak penuh dengan kemuliaanNya saat itu.
Sekarang pun, bumi penuh dengan kejahatan manusia, bahkan lebih parah lagi, kejahatan semakin meningkat.
Lalu mengapa Tuhan tetap menyatakan kuduslah Tuhan semesta Alam dan bumi penuh kemuliaanNya?
Karena Ia mau menyatakan bahwa itulah ketetapan dan rencanaNya sejak semula yang digenapi dalam Yesus ketika Ia mati di kayu salib.
Bahkan dengan keadaan bumi yang bagaimanapun, Dia tidak beralih! Dia tetap bekerja….Dia mau menyatakan kekudusan dan kemuliaanNya.
Area manakah dalam hidup Saudara yang sedang mengalami kekelaman?
Sesungguhnya kita semua sama dengan nabi Yesaya.
Ketika berhadapan dengan kekudusan Allah, tidak seorangpun di antara kita yang akan tahan.
Kita najis bibir, hati kita penuh dengan kejahatan. Kita dilayakkan semata-mata karena darah Yesus.
Panggilan Allah bagi Yesaya juga berlaku bagi kita…”Siapakah yang akan Aku utus?”
Maukah kita menanggapi panggilan Tuhan seperti nabi Yesaya “Ini aku, utuslah aku”?
Karena tanggapan kita akan menentukan sekali, dimana kita akan berada dari kemuliaan Tuhan yang dinyatakan pada zaman ini.

Apakah Saudara sudah menjawab panggilanNya? Dapatkah Saudara melihat kemuliaan Tuhan sekalipun di tengah dunia yang rusak?
Pembacaan Alkitab Setahun
Mazmur 74-77
No Results Found
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

