Rabu, 19 Maret 2025
TIDAK MENGHAKIMI SAUDARA KITA
Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MATIUS 7:1-5
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

- Mengapa kita tidak boleh menghakimi saudara kita?
- Apakah yang dimaksud dengan menghakimi?
- Pernah saudara menghakimi orang lain? Apakah akibatnya?

“Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi” (Matius 7:1).
Hakim menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah orang yang mengadili perkara (dalam pengadilan atau mahkamah).
Hakim diberikan kewenangan oleh negara untuk memutuskan seseorang bersalah atau tidak, dan jikalau bersalah hakim menentukan hukuman yang diberikan atas kesalahan tersebut.
Menghakimi berarti berlaku seperti hakim, menempatkan kita seperti hakim, merasa memiliki hak menyatakan kesalahan orang lain, menilai perbuatan orang lain dari cara pandang kita.
Menghakimi orang lain, berarti menilai kesalahan orang lain berdasarkan pandangan kita, bukan berdasarkan kebenaran.
Saudara, menegur dan menghakimi adalah tindakan yang berbeda.
Alkitab mengajarkan untuk kita untuk tidak menghakimi tetapi saling menegur (kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain. Baca Kolose 3:16).
Ada persyaratan untuk menegur. Pertama, yaitu kita hidup dalam firman Tuhan (mengetahui kebenaran).
Kedua, dengan hikmat, sehingga teguran kita tepat sasaran.
Ketiga, menegur di dalam kasih, bukan dengan emosi atau kemarahan.
Selain itu ada tata cara menegur saudara. Tegurlah di bawah empat mata, atau bila tidak mau bertobat bawa seorang atau dua orang saksi -Matius 18:15.
Saudara, terkadang Tuhan memakai orang di sekitar kita untuk menegur, orang tua, istri, suami, anak, pembimbing, pendeta atau penatua.
Sesungguhnya teguran sangat berguna bagi pertumbuhan rohani.
Menurut Amsal,
1) Siapa mengindahkan teguran adalah bijak.
2) Tetapi siapa mengindahkan teguran, ia dihormati.
3) Tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.
4) Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak.
5) Tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi.
6) Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
Oleh karena itu jangan alergi dengan teguran.
Jangan marah karena teguran.
Jangan menolak teguran.
Saudara, terimalah teguran dengan rendah hati.
Kalaupun engkau tidak merasa bersalah, terima teguran itu, dan ucapkan terima kasih.
Bila diperlukan, ambil waktu untuk mendiskusikan dalam kasih teguran tersebut.
Mungkin saja ada kesalahpahaman.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, bagaimana caranya menegur yang baik.
Pembacaan Alkitab Setahun
Hakim-hakim 3-5
No Results Found
The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

