Rabu, 18 Februari 2026

INJIL DIBERITAKAN DENGAN KUASA

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KISAH PARA RASUL 8:4-8

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Menurut ayat 4, siapa yang sebenarnya menjadi pengabar Injil utama saat penganiayaan terjadi? Apa implikasinya bagimu?
  2. Apa hubungan antara pemberitaan tentang “Mesias” (ayat 5) dengan “tanda-tanda” (ayat 6-7) yang menyertainya?
  3. Hasil akhir dari pemberitaan Filipus adalah “sukacita yang besar” (ayat 8). Apakah pelayanan/pemberitaanmu selama ini cenderung menghasilkan beban/rasa bersalah atau sukacita? Mengapa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil. (Kisah Para Rasul 8:4).

Kitab Kisah Para Rasul mencatat pola kerja Allah yang sering kali paradoks.

Penganiayaan yang tampak seperti bencana bagi gereja mula-mula justru menjadi strategi Allah untuk memperluas wilayah Kerajaan-Nya.

Ketika gereja yang nyaman di Yerusalem dipaksa untuk berpencar, mereka tidak lari untuk bersembunyi, melainkan lari sambil “memberitakan Firman” (ayat 4).

Latar belakang ini mengajarkan kita bahwa rencana Tuhan untuk penginjilan seringkali berjalan melalui jalan yang tidak nyaman, penuh tekanan, dan bahkan menyakitkan.

Namun, di dalam setiap krisis dan penyerakan, tersembunyi sebuah mandat misi.

Ketika kita merasa “tersebar” karena tekanan hidup, pekerjaan, atau keadaan, Tuhan memanggil kita untuk menjadi saksi di tempat baru kita.

Injil yang sejati bukan hanya informasi tentang Kristus, tetapi juga demonstrasi kuasa Kerajaan Allah.

Filipus tidak hanya berbicara tentang Mesias; ia “memberitakan Mesias” disertai dengan pembebasan dan penyembuhan.

Kuasa ini adalah bagian integral dari pesan itu sendiri, karena ia membuktikan bahwa Yesus yang disalibkan dan bangkit itu adalah Tuhan yang berkuasa atas roh-roh jahat, penyakit, dan segala kutuk.

Kuasa ini menarik perhatian dan membuka hati (ayat 6), sehingga orang-orang “memperhatikan” pemberitaannya.

Prinsip ini mengoreksi kecenderungan kita untuk memisahkan pemberitaan verbal dari pelayanan kuasa. Injil yang diberitakan dengan kuasa adalah pesan yang mengubah realitas.

Kuasa Injil Menciptakan Sukacita yang Mengubah Masyarakat.

Kuasa Injil tidak hanya menyembuhkan individu, tetapi menciptakan atmosfer kolektif, sebuah transformasi sosial.

Kota yang sebelumnya mungkin diliputi oleh ketakutan, penyakit, dan penindasan roh-roh jahat, kini dipenuhi dengan sukacita karena mengalami pembebasan.

Sukacita ini adalah tanda kehadiran Kerajaan Allah (Roma 14:17).

Prinsipnya adalah bahwa pemberitaan Injil yang disertai kuasa ilahi tidak berhenti pada keselamatan pribadi, tetapi membawa pemulihan dan kegembiraan yang berdampak pada komunitas.

Injil yang penuh kuasa adalah berita baik yang menghasilkan kegembiraan yang nyata dan menular.

Hal Praktis untuk Melakukan Firman. Pertama, Jadilah Pemberita Injil di Tempat ” kamu terpencar”.

Apapun keadaanmu—baik karena pindah kerja, studi, atau tekanan—lihatlah dirimu sebagai seorang Filipus yang diutus.

Berdoalah untuk keberanian dan kesempatan untuk “memberitakan Firman” (secara verbal dan dengan hidup) di lingkungan barumu.

Kedua, Gabungkan Pemberitaan dengan Doa untuk Tanda-tanda Kuasa.

Saat memberitakan Kristus kepada orang lain, jangan hanya mengandalkan argumentasi.

Doakan juga secara spesifik untuk kebutuhan mereka—beban emosional, sakit fisik, atau ikatan dosa.

Percayalah bahwa Tuhan ingin menyatakan kuasa-Nya sebagai konfirmasi atas Firman-Nya.

Ketiga, Bawalah Injil yang Menghasilkan Sukacita ke Komunitasmu.

Tujuan pelayananmu bukan hanya “memenangkan jiwa” secara statistik, tetapi membawa atmosfer sukacita ilahi ke dalam komunitasmu.

Diskusikan dalam kelompok PA, bagaimana memiliki sikap hati yang “miskin dihadapan Allah” sehingga terus merasa haus dan lapar kepada Allah.

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 16-17

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org