Minggu, 15 Februari 2026

ROH TUHAN YANG MEMBERI KEPERKASAAN

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YESAYA 11:1-5

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Dari sifat-sifat Roh dalam ayat 2, mana yang paling kamu butuhkan saat ini, dan mengapa?
  2. Menurut ayat 3-4, bagaimana cara Mesias menghakimi? Bagaimana kamu bisa menerapkan prinsip itu dalam menilai orang atau situasi?
  3. Apa arti “ikat pinggang kebenaran dan kesetiaan” (ayat 5) dalam keseharian hidup dan pekerjaanmu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang”. (Yesaya 11:2-3).

Nubuat Yesaya diberikan di tengah masa suram.

Kerajaan Daud yang dahulu jaya telah menjadi seperti “tunggul” yang ditebang—tampaknya mati tanpa harapan.

Latar belakang ini mengajarkan kita bahwa Allah sering kali bekerja justru dari titik nol, dari reruntuhan, dari sesuatu yang dianggap sudah tidak berguna.

Di saat umat kehilangan pemimpin yang layak dan masa depan terlihat gelap, Tuhan membangkitkan pengharapan tentang seorang Pemimpin sejati yang sumber kekuatannya bukan dari keturunan, kekayaan, atau pasukan, tetapi dari Roh TUHAN sendiri.

Renungan ini mengingatkan kita bahwa di tengah kehancuran pribadi, keluarga, atau bangsa, Tuhan tetap memegang kendali dan memiliki rencana pemulihan yang ajaib.

Prinsip kebenaran terletak pada tujuh sifat Roh yang dicurahkan atas Sang Tunas (ayat 2).

Ini bukanlah kualitas yang terpisah, melainkan satu kesatuan yang menggambarkan kepenuhan dan keseimbangan.

Hikmat dan pengertian (kapasitas kognitif dan spiritual) harus disertai nasihat dan keperkasaan (kapasitas eksekutif dan tindakan).

Semuanya berakar pada pengenalan dan takut akan TUHAN (hubungan vertikal yang intim).

Inilah sumber keperkasaan sejati. Sering kali kita mencari keperkasaan dalam bentuk kekuasaan, kecerdasan, atau keterampilan.

Namun, keperkasaan sejati untuk memimpin hidup kita dan mempengaruhi dunia dimulai dari kebergantungan total pada Roh Tuhan yang memberikan keseimbangan karakter dan integritas yang utuh.

Kepenuhan Roh selalu terwujud dalam tindakan keadilan dan kebenaran yang membela orang yang lemah (ayat 3-5).

Roh Tuhan tidak menghasilkan pengalaman spiritual yang egois atau pasif.

Sebaliknya, Roh yang sama yang memberikan hikmat dan keperkasaan, juga mendorong untuk membela yang miskin dan tertindas, dan menghukum yang fasik.

Keperkasaan rohani diuji dalam komitmen pada keadilan. Pemerintahan Mesias digambarkan dengan “tongkat yang diucapkan-Nya” (firman yang berkuasa) dan “nafas yang dihembuskan-Nya” (otoritas spiritual).

Ini menunjukkan bahwa keadilan sejati berasal dari hati yang dipimpin Roh dan diwujudkan dengan ketegasan ilahi.

Hal-hal praktis melakukan firman Tuhan.

Pertama, Berdoalah untuk selalu dipenuhi Roh Kudus.

Dalam doa-doa pribadi, mintalah secara spesifik: “Tuhan, penuhilah aku dengan Roh hikmat-Mu untuk memahami kehendak-Mu, Roh keperkasaan untuk taat, dan Roh takut akan Engkau sebagai dasar hidupku.”

Jadikan ini permohonan harian.

Kedua, Periksa Motivasi dalam Pengambilan Keputusan.

Sebelum mengambil keputusan penting (besar atau kecil), tanyakan: “Apakah keputusan ini didasari oleh keinginan untuk terlihat hebat (penampilan) atau gosip (kata orang), ataukah oleh keadilan dan kebenaran seperti Mesias?”

Berlatihlah menghakimi dengan benar.

Ketiga, Jadilah Pembela yang Lembut dan Tegas.

Dalam lingkup pengaruhmu (keluarga, pekerjaan, komunitas), belalah mereka yang tidak bersuara.

Itu bisa dengan menolak gosip, mendukung yang dipinggirkan, atau menegur ketidakadilan dengan cara yang bijak dan berani.

Kenakan “kebenaran dan kesetiaan” sebagai identitasmu.

Diskusikan dalam kelompok PA, bagaimana caranya mengalami kehadiran Roh Kudus yang memberi keperkasaan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 8-10

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org