Sabtu, 19 September 2026
JANGAN KUATIR TENTANG HARI ESOK
Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MATIUS 6:25-34
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Mengapa Yesus melarang kita kuatir tentang makanan, minuman, dan pakaian (ayat 25)? Apa yang salah dengan kekhawatiran?
- Apa yang bisa kita pelajari dari burung-burung dan bunga bakung tentang kepercayaan kepada Allah?
- Apa artinya “carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya” dalam keputusan dan aktivitas sehari-hari?

“Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.” (Matius 6:34).
Khotbah di Bukit adalah deklarasi Kerajaan Allah.
Yesus mengajar orang-orang yang mungkin sedang diliputi oleh kebutuhan hidup: makanan, minuman, dan pakaian.
Pada zaman itu, banyak orang hidup pas-pasan; satu hari tanpa bekerja bisa berarti kelaparan.
Kekhawatiran bukanlah hal asing bagi mereka.
Tetapi Yesus berkata, “Janganlah kamu kuatir.” Ia tidak meremehkan kebutuhan mereka, tetapi Ia mengubah perspektif mereka: jika Allah memelihara burung dan bunga, apalagi manusia yang diciptakan menurut gambar-Nya.
Kekhawatiran bukanlah tanda bahwa kita “realistis,” tetapi tanda bahwa kita lupa siapa Allah.
Ketika kita kuatir, kita seperti anak kecil yang tidak percaya bahwa ayahnya akan memberi makan.
Kita sedang meragukan kebaikan dan kuasa Bapa di sorga.
Kekhawatiran tidak pernah menolong, tetapi justru merusak.
Yesus bertanya, “Siapa di antara kamu yang karena kekhawatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?” Jawabannya: tidak ada!
Kekhawatiran tidak menambah satu hari pun pada hidup kita, bahkan membuat kita kehilangan sukacita hari ini.
Lihatlah burung-burung: mereka tidak menabur, menuai, atau mengumpulkan, tetapi Bapa di sorga memberi mereka makan.
Bukan berarti kita tidak perlu bekerja—Alkitab jelas mengajarkan kita untuk bekerja. Tetapi kita tidak perlu kuatir.
Burung bekerja mencari makanan, tetapi mereka tidak stres. Mereka bergantung pada penyediaan Tuhan.
Demikian pula, kita dipanggil untuk bekerja dengan rajin, tetapi dengan hati yang tenang, percaya bahwa Tuhan akan menyediakan.
Kunci mengatasi kekhawatiran adalah mengutamakan Kerajaan Allah.
Yesus berkata, “Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Ini adalah janji yang luar biasa.
Ketika kita memfokuskan hidup kita pada kehendak Tuhan—melayani Dia, mengasihi sesama, dan hidup dalam kebenaran—Tuhan sendiri yang akan mengurus kebutuhan kita.
Ini bukan tentang “memberi supaya mendapat,” tetapi tentang percaya bahwa Bapa yang baik tahu apa yang kita perlukan.
Seorang anak kecil tidak perlu kuatir tentang makanan; ia percaya pada orang tuanya.
Demikian juga, kita adalah anak-anak Allah.
Kita boleh berdoa meminta kebutuhan kita (Matius 6:11), tetapi kita tidak perlu cemas.
Hari esok akan memikirkan dirinya sendiri.
Cukuplah hari ini dengan kesusahannya sendiri—artinya, kita cukup fokus pada tanggung jawab hari ini dan percayakan besok kepada Tuhan.
Dua Hal Praktis untuk Melakukan Firman.
Pertama, Serahkan Kekhawatiranmu dalam Doa Setiap Pagi.
Saat kamu bangun, sebelum pikiran tentang pekerjaan, keuangan, atau masa depan memenuhi kepalamu, berdoalah: “Tuhan, hari ini aku serahkan segala kekhawatiranku kepada-Mu.
Aku percaya bahwa Engkau tahu kebutuhanku dan Engkau akan menyediakan.
Tolong aku untuk fokus pada kehendak-Mu hari ini.”
Dengan melakukan ini, kamu sedang mengakui bahwa Tuhan adalah Penguasa atas hidupmu.
Kedua, Fokus pada Tanggung Jawab Hari Ini, Bukan pada Ketakutan Besok.
Jangan biarkan kekhawatiran tentang masa depan mencuri sukacita dan produktivitas hari ini.
Lakukan yang terbaik dalam tugasmu saat ini—bekerja, belajar, melayani, dan mengasihi.
Percayalah bahwa ketika hari esok tiba, Tuhan akan memberikan kekuatan yang cukup untuk menghadapinya.
Seperti kata Yesus, “Cukuplah hari ini dengan kesusahannya sendiri.”

Diskusikan dalam kelompok PA, apakah yang dimaksud mencari kebenarannya.
Pembacaan Alkitab Setahun
Hosea 1-7
Selasa, 15 September 2026
CUKUPKAN DIRIMU DENGAN APA YANG TUHAN BERIKAN Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan...
Senin, 14 September 2026
TIDAK DAPAT MENGABDI KEPADA DUA TUAN, ALLAH ATAU MAMON Penulis : Pdt. Robinson Saragih...
Minggu, 13 September 2026
KITA BUKAN PEMILIK, KITA ADALAH PENGELOLA Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab...
Sabtu, 12 September 2026
BERKAT MENGIKUT KETAATAN Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari ini : ...
Jumat, 11 September 2026
BERAKAR PADA TUHAN, BERBUAH DALAM KEHIDUPAN Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab...
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

