Rabu, 15 April 2026
SEPERTI POHON DI TEPI AIR
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MAZMUR 1:1-6
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Nasihat siapakah yang tidak boleh diikuti?
- Siapakah yang diibaratkan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air?
- Siapakah yang senantiasa berhasil dalam segala perbuatannya?
- Siapakah yang tidak tahan dalam penghakiman?

Saudara, pemazmur menggambarkan sekelompok orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh dan yang kesukaannya adalah membaca dan merenungkan firman Tuhan siang dan malam.
Orang-orang seperti itu disebut berbahagia, karena mereka diibaratkan seperti sebatang pohon yang ditanam di tepi aliran air, sehingga daunnya selalu hijau dan tidak layu.
Pada musimnya, pohon itu berbuah dengan lebat.
Ibarat atau perumpamaan ini menggambarkan bagaimana kehidupan dapat mencapai kebahagiaan.
Kebahagiaan itu diperoleh karena seseorang senantiasa merenungkan firman Tuhan siang dan malam, sehingga hidupnya diibaratkan seperti pohon yang selalu menghasilkan buah pada musimnya.
Tuhan Yesus juga mengibaratkan orang percaya seperti ranting pada pohon anggur:
Yohanes 15:4-6 “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.”
Oleh karena itu, bangunlah hubungan dengan Yesus Kristus melalui persekutuan yang intim dengan Roh Kudus, supaya kita senantiasa menghasilkan buah pada musimnya.
Sama seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air dan mendapatkan makanannya dari aliran tersebut, demikian juga ranting pohon anggur yang selalu mendapatkan makanannya dari pokok anggur induknya.
Ranting pokok anggur harus selalu menempel pada pokok anggur untuk memperoleh makanan.
Jika ranting tidak menempel pada pokok anggur itu, maka ranting tersebut akan mati kekeringan, karena tidak ada aliran makanan dari pokok kepada ranting-rantingnya.
Di luar pokoknya, ranting pohon anggur tidak dapat hidup. Namun jika ranting itu tetap menempel pada pokok anggur induknya, maka ranting tersebut akan menghasilkan buah yang lebat.
Demikianlah seharusnya hubungan kita dengan Yesus Kristus.
Melalui Roh Kudus, kita berhubungan dengan Tuhan Allah, Bapa kita, Tuhan Yesus Kristus.
Melalui doa, pujian, dan penyembahan, kita membaca dan merenungkan firman Tuhan, sehingga kita menikmati pertumbuhan rohani.
Dengan menikmati dan merenungkan firman Tuhan, kita memperoleh hikmat dan pertumbuhan iman, serta mengalami hubungan yang indah dan intim dengan Bapa dan Yesus Kristus melalui tuntunan Roh Kudus.
Roh Kudus juga membentuk kita dan menganugerahkan hikmat, pengetahuan, serta pengertian.
Roh Kudus yang ada di dalam kita mengajarkan apa yang Kristus kehendaki untuk kita lakukan dalam hidup ini, sehingga orang lain dapat melihat kesaksian hidup kita.
Dengan demikian, semakin banyak buah kehidupan yang dihasilkan melalui hidup kita.
Ketika kita kekurangan hikmat dalam hidup, Rasul Yakobus pernah berpesan:
Yakobus 1:5 “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, –yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit–,maka hal itu akan diberikan kepadanya.”
Karena itu, sebenarnya tidak mungkin anak-anak Tuhan tidak memiliki hikmat untuk hidup bersama dengan sesama.
Jika seseorang menyadari bahwa ia kekurangan hikmat, ia dapat memintanya kepada Tuhan.
Namun banyak orang tidak menyadari bahwa mereka hidup tanpa hikmat.
Hal itu sering terjadi karena mereka tidak dengar-dengaran kepada Roh Kudus yang hidup di dalam mereka atau mereka sedang mendukakan Roh Kudus, sehingga Roh Kudus berdiam diri karena mereka sering tidak menghiraukan-Nya.
Saudara, marilah kita dengan sadar membangun hubungan yang mesra dengan Roh Allah yang sudah berdiam di dalam batin kita.
Melalui pujian, penyembahan serta membaca dan merenungkan firman Tuhan, Roh Kudus akan berbicara kepada kita, mengajar kita, menyatakan kesalahan kita, menuntun kita untuk memperbaiki kelakuan kita serta kita bisa belajar bagaimana mengajar orang lain dalam kebenaran.
Hal ini juga dituliskan oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya, Timotius:
2 Timotius 3:16-17 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”
Dengan membaca dan merenungkan firman Tuhan, makan Roh Kudus mengajar dan memperlengkapi kita untuk hidup dalam jemaat Tuhan.
Melalui hal itu, jemaat dapat bertumbuh dan berkembang mengikuti kepenuhan Kristus.
Ketika masyarakat melihat bagaimana jemaat hidup dalam kepenuhan Kristus, mereka akan tertarik dan dapat melihat kemuliaan Kristus.
Jemaat yang hidup dalam kesatuan, keharmonisan, dan damai sejahtera akan menjadi kesaksian yang menarik bagi masyarakat.
Kesaksian seperti inilah yang menjadi terang bagi dunia yang sedang dilanda kegelapan pada akhir zaman ini.
Dunia sangat merindukan bagaimana:
Mazmur 133:1-3 “Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.”
Saudara, hal ini telah dibuktikan dalam jemaat mula-mula. Lukas menuliskannya dalam:
Kisah Para Rasul 2:44-47 “Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.”
Ketika jemaat mula-mula melakukan apa yang Tuhan Allah perintahkan, maka orang-orang di sekitar mereka melihat sukacita yang mereka alami bersama.
Hal itu membuat banyak orang menyaksikan bahwa kehidupan ilahi nyata terjadi di tengah jemaat mula-mula.
Masyarakat melihat bagaimana kehidupan yang dipimpin oleh firman yang hidup dan kehadiran Allah membuat gaya hidup jemaat mula-mula bagaikan pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang daunnya selalu hijau dan tidak layu serta menghasilkan buah yang lebat.
Karena itu, banyak orang dari luar jemaat mula-mula tertarik untuk bergabung, dan mereka pun diselamatkan.
Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Kegiatan apakah yang menyebabkan masyarakat Yerusalem tertarik bergabung dengan jemaat mula-mula, sehingga mereka diselamatkan?
Pembacaan Alkitab Setahun
1 Raja-Raja 8-9
Sabtu, 11 April 2026
MEMATIKAN DOSA OLEH ROH Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari ini : ...
Jumat, 10 April 2026
KEMENANGAN ATAS KEMATIAN Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari ini : 1...
Kamis, 9 April 2026
DISEMBUHKAN OLEH BILURNYA Penulis : Anang Kristianto Pembacaan Alkitab Hari ini : YESAYA...
Rabu, 8 April 2026
HIDUP BARU DALAM KEBANGKITAN KRISTUS Penulis : Bernard Tagor Pembacaan Alkitab Hari ini...
Selasa, 7 April 2026
KEMENANGAN SALIB ATAS SEGALA KUASA Penulis : Bernard Tagor Pembacaan Alkitab Hari ini : ...
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

