Senin, 14 September 2026

TIDAK DAPAT MENGABDI KEPADA DUA TUAN, ALLAH ATAU MAMON

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 6:24-27

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa seseorang tidak dapat mengabdi kepada dua tuan?
  2. Mengapa kita dilarang untuk kuatir akan makanan, minuman atau pakaian?
  3. Mengapa burung dijadikan sebagai pembanding bagi kita, manusia?
  4. Apa yang dapat mengurangi jalan hidup seseorang?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, Tuhan Allah adalah Tuhan yang cemburu.

Dia sangat tidak ingin diduakan.

Dia menghendaki supaya semua orang hanya menyembah Dia sebagai satu-satunya Tuhan.

Oleh karena itu, Dia juga mencurahkan seluruh perhatian dan kasih-Nya.

Rasul Paulus menuliskan bahwa Tuhan Allah sangat mengasihi umat-Nya:

Efesus 3:18-19 “Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”

Kasih-Nya yang tidak terbatas telah dinyatakan-Nya kepada kita, umat-Nya.

Dia menyatakan bahwa Tuhan Allah telah merencanakan pemulihan keadaan manusia.

Hal itu dilakukan melalui keturunan perempuan yang telah tertipu di Taman Eden:

Kejadian 3:15 “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Jadi, sejak semula Allah telah merencanakan bahwa Juru Selamat akan datang dan Mesias akan memulihkan anak-anak manusia agar kembali pulih sesuai dengan apa yang telah direncanakan oleh Allah sejak semula.

Kita dapat membaca dan melihat bahwa sejak semula Tuhan Allah yang sangat berkuasa telah bertindak sedemikian rupa demi keselamatan manusia.

Dia mendatangkan air bah dan menyelamatkan keluarga Nuh.

Dosa anak manusia menyebabkan Nuh marah dan mengutuk keturunannya.

Tuhan Allah memilih seorang anak manusia yang memiliki iman, kepercayaan, dan loyalitas yang tinggi, yaitu Abraham.

Namun, dosa manusia menyebabkan Abram menjadi Abraham dan melahirkan Ismael, seorang anak yang kecewa kepada ayahnya.

Anak Abraham, Ishak, adalah seorang yang taat kepada ayah dan ibunya.

Ishak kemudian melahirkan dua orang anak kembar, yaitu Yakub dan Esau.

Yakub, sekalipun dikenal sebagai penipu, tetapi Tuhan berkenan kepadanya karena ia memiliki iman kepada Tuhan Allah, Tuhan dari ayah dan kakeknya, Abraham.

Dalam pertemuannya dengan Malaikat Tuhan Allah, Yakub berjanji bahwa ia akan selalu mempersembahkan 10% dari semua pendapatannya kepada Allah yang akan memberkatinya.

Tuhan Allah mengkhususkan keturunan Abraham dari garis keturunan Ishak sebagai kelompok orang-orang yang dipilih menjadi umat-Nya.

Dari dua belas anak Yakub, Tuhan Allah memilih Yehuda sebagai seorang pilihan karena kerelaannya untuk membela adiknya, Benyamin, yang hendak disandera oleh Yusuf di Mesir.

Yehuda kemudian melahirkan Daud. Karena iman dan hubungan Daud dengan Tuhan Allah, ia dipilih untuk menjadi nenek moyang Mesias yang dijanjikan.

Hanya karena kasih karunia Tuhan Allah, Daud dipilih. Tuhan Allah dengan jelas menuliskannya dalam kitab Injil tentang kasih karunia:

Matius 1:5-6 “Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai, Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria”

Dalam satu ayat ini saja kita dapat melihat bahwa kedaulatan Tuhan Allah sangat dominan.

Semua itu bertujuan supaya Mesias dapat hadir di dunia untuk menyatakan bahwa hanya karena kasih karunia manusia dapat diselamatkan.

Oleh karena itu, kedaulatan Tuhan Allah sangat berperan dalam keselamatan manusia.

Kita dapat membaca bahwa dalam satu ayat ini terdapat dua nama perempuan yang bukan orang Israel, yaitu Rahab dan Rut.

Rahab adalah seorang perempuan yang melindungi Salmon, pengintai bangsa Israel yang datang untuk menyelidiki tembok Yerikho.

Rut adalah seorang perempuan Moab, menantu Elimelekh dan Naomi, yang memilih Tuhan Allah, Tuhan yang disembah oleh Naomi, menjadi Tuhannya. Ia beriman kepada Tuhan Allah.

Kita juga membaca dengan jelas bahwa Raja Daud memperanakkan Salomo dari istri Uria, seorang perempuan Kanaan, yaitu Batsyeba.

Dalam keutuhan kasih Tuhan Allah, Dia memperlihatkan anugerah kasih karunia kepada orang-orang yang diperkenankan-Nya untuk menjadi alat-Nya dalam mendatangkan Yesus Kristus ke dunia ini.

Oleh karena itu, Tuhan Allah hanya memperkenankan seseorang yang loyalitasnya hanya kepada Tuhan Allah untuk menjadi umat-Nya.

Seseorang yang beriman adalah seseorang yang hanya menyembah Allah yang diperkenan-Nya.

Dengan jelas, Tuhan Allah tidak menginginkan adanya ilah lain di hadapan seseorang yang dapat menjadi alat-Nya di dunia ini.

Ibrani 10:38 “Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya.”

Jadi, dapat kita pelajari bahwa seseorang yang disebut beriman adalah seseorang yang tidak akan menyembah ilah-ilah lain.

Mereka juga bukan orang-orang yang mencintai dunia ini, apalagi memiliki kesukaan yang terlarang, yaitu mencintai uang atau menjadi mata duitan.

Tuhan dengan jelas menyatakan bahwa kita tidak boleh memiliki dua tuan.

Kita harus memilih salah satunya, yaitu memilih Tuhan Yesus atau uang.

Uang sangat memengaruhi kehidupan manusia di dunia ini. Rasul Paulus menulis:

1 Timotius 6:10 “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”

Oleh sebab itu, Tuhan Yesus berkata dalam:

Matius 6:24 “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.”

Yesus menyatakan dengan jelas, “Pilih salah satu: Tuhan Allah atau mamon.”

Yesus dengan tegas menyatakan bahwa mamon adalah musuh yang sering menggoda umat-Nya.

Banyak umat-Nya tergoda oleh mamon sehingga hidupnya rusak karena mencintai uang atau bahkan menyembah uang.

Saudara, putuskanlah bahwa diri kita tidak akan mencintai uang sehingga menyembah uang dan hidup dengan memburu uang.

Ada suatu pernyataan yang baik dan benar: segala sesuatu dapat dihargai dan dibeli dengan uang, tetapi uang bukanlah segalanya.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Seberapa besar peran kita dalam memperhatikan teman atau saudara kita agar mereka tidak tersesat dan kemudian mencintai uang?

Pembacaan Alkitab Setahun

Yehezkiel 46-48

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org