Jumat, 16 Januari 2026
REALITA KRISTUS DALAM PUJIAN DAN PENYEMBAHAN
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
KISAH PARA RASUL 16:25-32
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa yang dilakukan Paulus dan Silas ketika mereka berada di penjara?
- Apa yang terjadi saat mereka memuji dan menyembah Tuhan?
- Apa yang hendak dilakukan kepala penjara ketika melihat keadaan yang terjadi saat itu?
- Mengapa kepala penjara itu tersungkur di depan Paulus?

Saudara, ketika Rasul Paulus berada di Filipi, ia memberitakan Injil di sinagoge-sinagoge Yahudi.
Lidia, seorang perempuan Yahudi dan penjual kain ungu, bertobat dan meminta untuk dibaptis bersama seluruh anggota keluarganya.
Ketika Paulus kembali ke sinagoge untuk memberitakan Injil lagi, ada seorang hamba perempuan yang memiliki roh tenung.
Dengan kekuatan tenungannya, tuannya memperoleh keuntungan besar.
Perempuan itu mengikuti Rasul Paulus dari belakang sambil berseru, “Orang-orang ini adalah hamba Allah Yang Mahatinggi.
Mereka memberitakan kepadamu jalan kepada keselamatan.”
Ia melakukan hal itu selama beberapa hari.
Namun, ketika Paulus tidak tahan lagi dengan gangguan itu, ia berpaling dan berkata kepada roh itu, “Demi nama Yesus Kristus, aku menyuruh engkau keluar dari perempuan ini.” Seketika itu juga roh itu keluar darinya.
Ketika tuan-tuan perempuan itu melihat bahwa harapan mereka untuk mendapatkan uang lenyap, mereka menangkap Paulus dan Silas, lalu menyeret mereka ke pasar untuk dihadapkan kepada penguasa kota.
Mereka mengadukan Rasul Paulus dan Silas kepada para penguasa, sambil berkata:
“Orang-orang ini mengacau kota kita ini, karena mereka orang Yahudi, dan mereka mengajarkan adat istiadat, yang kita sebagai orang Rum tidak boleh menerimanya atau menurutinya.” Juga orang banyak bangkit menentang mereka.”
Kemudian, pembesar kota itu memerintahkan agar mereka dicambuk, dipaksa telanjang, dan didera.
Setelah berkali-kali dicambuk, mereka dimasukkan ke dalam penjara.
Kepala penjara diperintahkan untuk menjaga mereka dengan ketat, kaki mereka dibelenggu dengan pasungan yang kuat.
Ketika tengah malam, Paulus dan Silas menyanyi dan memuji Tuhan, mereka menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh.
Saat kuasa pujian dan penyembahan turun di penjara itu, terjadilah gempa bumi yang sangat kuat.
Gempa itu mengguncang sendi-sendi penjara; semua pintu terbuka dan belenggu-belenggu mereka terlepas.
Ketika kepala penjara melihat kejadian itu, ia hampir menghunus pedangnya untuk mengakhiri hidupnya.
Saudara, ketika kita menyimak cerita di atas, kita dapat belajar beberapa hal.
Ketika pujian dan penyembahan dilakukan, maka kuasa puji-pujian dan kuasa ucapan syukur akan bekerja:
Mazmur 22:4 “Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.”
Ketika orang percaya memuji Tuhan, Tuhan hadir dan bersemayam di atas pujian itu.
Dari kehadiran Tuhan itu, terjadilah gempa bumi yang dahsyat, yang mengguncang sendi-sendi penjara, membuka pintu-pintu penjara, dan melepaskan belenggu-belenggu mereka.
Dari peristiwa ini, kita dapat belajar bagaimana Tuhan memelihara hamba-hamba-Nya yang rela menaati perintah Kristus untuk memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Terlepasnya belenggu menunjukkan bahwa tidak ada yang mampu menghalangi kuasa pemberitaan Injil Kristus.
Akibat terlepasnya mereka dari belenggu, terjadi keselamatan bagi keluarga kepala penjara.
Selanjutnya, Lukas menuliskan hal ini dalam suratnya kepada Teofilus:
Kisah Para Rasul 16:31 “Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”
Rasul Paulus dipenjara menumbuhkan keberanian orang-orang percaya untuk memberitakan Injil keselamatan atau Injil kebenaran.
Pada tahun 2026, para penatua mendorong seluruh jemaat GKKD-BP untuk memberitakan Injil keselamatan kepada orang-orang di sekitar kita, baik rekan sekantor, teman di sekolah, tetangga di lingkungan rumah, maupun kolega di mana pun kita berada.
Saudara, dalam rangka pelaksanaan rencana para penatua GKKD-BP, marilah kita memperlengkapi diri dengan belajar memberitakan Injil secara pribadi.
Ada beberapa metode pemberitaan Injil secara pribadi, misalnya metode EE, 3 Saja, 4 Fakta Rohani, metode kontekstual, dan lain-lain.
Marilah kita menaburkan Kabar Baik dengan menyaksikan Injil kebenaran atau Injil keselamatan dengan resikonya.
Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Mengapa banyak orang percaya tidak memberitakan Kabar Baik atau Injil keselamatan?
Pembacaan Alkitab Setahun
Kejadian 46-47
Senin, 12 Januari 2026
HIDUP DARI APA YANG DIPERINTAHKAN BAPA Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari...
Minggu, 11 Januari 2026
MASUK KE RUANG RAHASIA BERSAMA BAPA Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari ini...
Sabtu, 10 Januari 2026
REALITA KUASANYA DITENGAH BADAI Penulis : Bernard Tagor Pembacaan Alkitab Hari ini : ...
Jumat, 9 Januari 2026
HIDUP SEBAGAI ANAK ALLAH Penulis : Bernard Tagor Pembacaan Alkitab Hari ini : ROMA...
Kamis, 8 Januari 2026
KITA ADALAH BAIT ALLAH:KRISTUS TINGGAL DI DALAM KITA Penulis : Bernard Tagor Pembacaan Alkitab...
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

