Jumat, 30 Oktober 2026
PERGILAH: BERITAKAN INJIL DAN BAWA KESEMBUHAN
Penulis : Budhi Setiawan

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MARKUS 16:15-18
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa perintah utama Yesus kepada murid-murid-Nya dalam Markus 16:15?
- Kepada siapa Injil harus diberitakan?

Setiap orang percaya dipanggil bukan hanya untuk menerima kasih dan keselamatan dari Tuhan, tetapi juga membawa kabar baik kepada orang lain.
Yesus memberikan perintah yang jelas kepada murid-murid-Nya: “Pergilah!”
Kata pergilah menunjukkan bahwa Injil tidak boleh hanya tinggal di dalam gereja.
Injil harus dibawa ke sekolah, kampus, tempat kerja, keluarga, lingkungan masyarakat, dan kepada orang-orang yang sedang mengalami pergumulan.
Pergi berarti bergerak dan mengambil langkah.
Kita tidak dipanggil hanya untuk duduk dan menunggu orang lain datang kepada kita.
Tuhan mengutus kita untuk menjumpai orang-orang di sekitar kita.
Mungkin di sekitar kita ada teman yang sedang sakit.
Ada keluarga yang sedang mengalami masalah.
Ada teman sekolah atau teman kuliah yang sedang mengalami tekanan hidup.
Ada seseorang yang tersenyum di luar, tetapi sebenarnya sedang menangis di dalam hatinya.
Tuhan dapat memakai kita untuk datang kepada mereka, tetapi kadang-kadang kita berpikir bahwa untuk melayani Tuhan kita harus melakukan sesuatu yang besar.
Padahal, pelayanan dapat dimulai dari hal yang sederhana: datang, mendengarkan, menghibur, membantu, dan mendoakan.
Satu kunjungan dapat memberikan penghiburan.
Satu doa dapat membangkitkan harapan.
Satu perkataan tentang kasih Yesus dapat menguatkan seseorang yang hampir menyerah.
Yesus melanjutkan perintah-Nya “Beritakanlah Injil.”
Injil adalah kabar baik tentang Yesus Kristus dan dunia membutuhkan kabar baik itu.
Ada banyak orang yang memiliki pendidikan, pekerjaan, uang, dan berbagai fasilitas, tetapi tetap merasa kosong.
Mereka membutuhkan sesuatu yang tidak dapat diberikan oleh dunia, yaitu pengharapan yang berasal dari Kristus.
Karena itu, jangan malu untuk menceritakan kasih Tuhan.
Kita dapat memberitakan Injil melalui perkataan kita, tetapi juga melalui kehidupan kita.
Ketika kita mengasihi orang lain, mengampuni, menolong, peduli kepada mereka yang menderita, dan tetap memiliki pengharapan dalam kesulitan, kehidupan kita menjadi kesaksian tentang Kristus.
Markus 16:17–18 berbicara tentang tanda-tanda yang menyertai orang percaya, termasuk pelayanan kepada mereka yang sakit.
Ini mengingatkan kita bahwa Tuhan peduli terhadap manusia secara utuh.
Tuhan memperhatikan tubuh, hati, pikiran, dan kehidupan rohani manusia.
Ketika seseorang sakit, kita dapat hadir dan berkata Saya akan mendoakanmu, ketika seseorang sedang putus asa, kita dapat berkata Jangan menyerah, Tuhan masih mengasihimu.
Namun kita percaya bahwa Tuhan adalah sumber kesembuhan, dan kita dipanggil untuk membawa orang yang sakit kepada-Nya melalui doa dan pelayanan kasih.
Sering kali yang menjadi penghalang bagi kita untuk bersaksi bukan karena kita tidak memiliki kesempatan, tetapi karena kita takut.
Takut ditolak, takut dianggap aneh, takut tidak tahu harus berkata apa, takut tidak mampu menjawab pertanyaan orang lain, dsb.
Tuhan tidak meminta kita menjadi sempurna. Tuhan meminta kita bersedia.
Ketika kita bersedia dipakai Tuhan, Dia dapat menggunakan perkataan sederhana, doa sederhana, bahkan tindakan kecil kita untuk menyentuh kehidupan seseorang.
Karena itu, jangan menunggu sampai kita merasa hebat baru melayani.
Mulailah dari apa yang ada di tangan kita. Jika kita bisa berdoa, berdoalah. Jika kita bisa menghibur, hiburlah.
Jika kita bisa menolong, tolonglah. Jika kita bisa bersaksi, bersaksilah.
Jika kita bisa mengunjungi orang sakit, datangilah mereka.
Saudara-saudari, dunia membutuhkan orang-orang percaya yang bukan hanya berbicara tentang kasih Tuhan, tetapi juga menunjukkan kasih Tuhan.
Jadilah pembawa berita kesembuhan. Ketika ada yang sakit, hadir dan doakan, ketika ada yang terluka, dengarkan.
Ketika ada yang putus asa, berikan pengharapan. Ketika ada yang jauh dari Tuhan, arahkan kepada Kristus.
Ketika ada yang membutuhkan pertolongan, jangan menutup mata.
Mungkin kita tidak dapat menyelesaikan semua masalah seseorang.
Tetapi melalui kita, seseorang dapat merasakan bahwa Tuhan tetap mengasihi orang tersebut apapun kondisinya.

Apakah selama ini saya sudah berani menjadi saksi Kristus? Bagaimana cara memberitakan Injil tanpa membuat orang merasa dipaksa? Apa komitmen pribadi yang dapat kita lakukan setelah memahami Markus 16:15–18?
Pembacaan Alkitab Setahun
Lukas 14-16
Senin, 26 Oktober 2026
DIUTUS UNTUK MEMBAWA BERITA KESEMBUHAN Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong Pembacaan Alkitab...
Minggu, 25 Oktober 2026
YESUS DATANG MEMBAWA KESEMBUHAN Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong Pembacaan Alkitab Hari ini...
Sabtu, 24 Oktober 2026
IMAN KEPADA OTORITAS FIRMAN YANG MENYEMBUHKAN Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong Pembacaan...
Jumat, 23 Oktober 2026
IMAN YANG HIDUP SELALU BERTINDAK Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong Pembacaan Alkitab Hari...
Kamis, 22 Oktober 2026
PERCAYA TANPA BIMBANG KEPADA JANJI ALLAH Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong Pembacaan Alkitab Hari...
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

