Jumat, 28 November 2025

MEMIKUL KUK YANG DIPASANG DAN BELAJAR KEPADA YESUS

Penulis : Rina Elisabeth

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 11:28-30

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang sebaiknya kita lakukan ketika sedang mengalami letih lesu dan berbeban berat?
  2. Apa yang harus kita pikul?
  3. Kepada siapa kita perlu belajar?
  4. Mengapa kita perlu belajar kepada Yesus?
  5. Kuk yang seperti apa yang Yesus pasang?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara Saudari..

Tak mudah berjalan di tengah dunia, tapi denganMu ku dapat melakukanNya.

Yesus tahu bahwa tidak mudah untuk berjalan di tengah dunia yang semakin jahat ini.

Ada banyak tekanan hidup dan pergumulan di sekolah, kampus, komunitas, keluarga, bahkan sosial media.

Masalah dan pencobaan setiap harinya membuat setiap kita mencoba menyelesaikan dengan kekuatan kita sendiri dan akhirnya membuat kita letih lesu dan berbeban berat.

Tuhan Yesus menawarkan dirinya: “Marilah kepada-Ku”

Dalam Alkitab, “kuk” secara harfiah adalah palang kayu yang dipasang di leher dua hewan untuk bersama-sama menarik beban.

Secara simbolis, kuk digunakan untuk menggambarkan penindasan, perbudakan, atau beban hidup yang berat.

Namun, dalam konteks rohani, Yesus menawarkan “kuk-Nya” yang bukan beban berat, melainkan simbol ketaatan yang penuh kasih, sehingga beban kehidupan bisa terasa ringan karena dibagikan dengan-Nya. 

Jadi, Tuhan Yesus mau bilang, sini datang kepada Tuhan dan belajar dari-Nya.

Melibatkan Tuhan untuk berjalan bersama kita setiap harinya. Tuhan ingin menuntun kita dan tidak akan membiarkan kita sendiri dalam setiap masalah dan pergumulan kita.

Pada waktu Yesus memikul salib menuju Golgota, Simon dari Kirene dipanggil untuk menolong Yesus memikul salib Yesus.

Simon ikut menanggung beban itu, dan membawa Simon belajar mengenal Yesus dengan lebih dalam lagi. 

Demikian juga dengan kita, jikalau Tuhan mengizinkan kita memikul kuk, Tuhan mau kita berjalan bersama-Nya dan Tuhan mau mengajar kita untuk berbagi masalah dan pergumulan dengan Dia serta Tuhan mau kita mengenal-Nya lebih dalam lagi.

Kita perlu datang pada Yesus yang  memiliki sikap lemah lembut dan rendah hati, sebab Yesus berjanji memberikan kelegaan dan beban kita menjadi ringan.

Kelegaan sejati hanya datang dari Yesus dan hal ini sifatnya kekal. Sehingga kemenangan gilang gemilang menjadi milik bagian orang yang percaya kepada-Nya.

Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Beban dan pergumulan hidup apa yang masih kita pegang sendiri dan belum kita bagikan kepada Yesus? Maukah kita menerima panggilan-Nya untuk datang pada-Nya dan menyerahkan seluruh beban dan pergumulan kita kepada-Nya?

Pembacaan Alkitab Setahun

Roma 14-16

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org