Senin, 7 September 2026

KRISTUS MENJADI MISKIN SUPAYA KITA MENJADI KAYA

Penulis : Bernard Tagor

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 KORINTUS 8:7-11

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang Paulus gunakan dalam menjalankan pelayanannya kepada Allah?
  2. Bagaimana Paulus tetap menghadapi pujian, hinaan, dan berbagai perlakuan dari orang lain? (ayat 8–10)
  3. Siapa yang menjadi tujuan pelayanan dan kasih Paulus dalam konteks ayat yang kita baca diatas?
  4. Apa yang Paulus katakan tentang hatinya kepada jemaat Korintus? (ayat 11)
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Surat II Korintus 8 ditulis Paulus dalam konteks pelayanan pengumpulan bantuan bagi orang-orang percaya di Yerusalem yang sedang mengalami kekurangan.

Paulus mendorong jemaat di Korintus untuk mengambil bagian dalam pelayanan kasih tersebut.

Hal ini penting karena sebelumnya jemaat Korintus telah menunjukkan kesungguhan dalam iman, perkataan, pengetahuan, dan berbagai karunia, tetapi Paulus ingin agar semua itu juga terlihat dalam kasih yang nyata kepada saudara seiman.

Pelayanan kasih bukan sekadar memberikan kelebihan yang kita miliki, melainkan merupakan wujud nyata dari iman dan kasih kepada Kristus.

Karena itu, Paulus mengingatkan mereka melalui teladan jemaat Makedonia yang sekalipun berada dalam kekurangan, tetap rela memberi dengan sukacita.

Bagi Paulus, memberi bukanlah kewajiban untuk membeli kasih Allah, tetapi respons syukur dari orang yang terlebih dahulu menerima kasih karunia Allah.

Dalam ayat 9, Paulus memberikan dasar yang paling dalam dari pelayanan kasih itu “Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.”

“Kristus menjadi miskin” bukan berarti Kristus kehilangan keilahianNya atau menjadi miskin secara materi, tetapi menunjuk kepada kerelaanNya meninggalkan kemuliaanNya, mengambil rupa seorang hamba, datang ke dalam dunia, dan menyerahkan diriNya diatas kayu salib bagi orang berdosa.

Sebaliknya, “supaya kamu menjadi kaya” bukan janji bahwa orang percaya pasti menjadi kaya secara materi.

Kekayaan yang dimaksud adalah kekayaan keselamatan dalam Kristus, menerima kasih karunia, pengampunan dosa, menjadi benar di hadapan Allah, dan memperoleh hidup yang kekal.

Jadi, Kristus yang kaya rela merendahkan diri dan menanggung penderitaan supaya orang berdosa yang miskin secara rohani menerima kekayaan keselamatan.

Karena itu, orang yang telah menerima kasih karunia Kristus seharusnya tidak hidup hanya untuk dirinya sendiri, tetapi rela berbagi dan menjadi berkat bagi orang banyak.

Mari belajar dari teladan jemaat Makedonia yang sekalipun dalam kekurangan tetap rela memberi dengan sukacita dan menunjukkan kasih melalui tindakan nyata.

Paulus mendorong bukan hanya jemaat Korintus, tetapi setiap orang percaya untuk melihat apa yang kita miliki saat ini sebagai pemberian Tuhan yang dipercayakan untuk kita kelola.

Siapapun kita dan apa pun keberadaan kita saat ini tidak ada alasan untuk kita tidak dapat berkontribusi.

Kita bisa berbagi lewat banyak hal, baik itu waktu, tenaga, ilmu, keahlian, bakat atau talenta, perhatian maupun harta kita, untuk menolong mereka yang sangat membutuhkan bantuan dan pertolongan kita sebagai ungkapan syukur atas kasih Kristus.

Ingat! Kita memberi bukan agar Allah mengasihi kita atau supaya menjadi kaya, melainkan karena kita telah lebih dahulu menerima kekayaan kasih karunia di dalam Kristus.

Sebagaimana Kristus rela memberikan diriNya bagi kita, demikian pula kita dipanggil untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Apakah saat ini masih ada kendala yang membuat kita sulit untuk berbagi atau berkontribusi dalam membantu jemaat maupun orang yang sedang sangat membutuhkan bantuan atau pertolongan kita? Diskusikan bersama dalam kelompok PA atau persekutuan kita.

Pembacaan Alkitab Setahun

Yehezkiel 25-27

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org