Senin, 12 Oktober 2026

SEHAT ROHANI DIMULAI DARI KEINTIMAN DENGAN BAPA

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 6:5-8

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Seperti apakah doa seorang munafik?
  2. Mengapa kita berdoa di tempat yang tersembunyi?
  3. Seperti apakah doa yang disebut bertele-tele?
  4. Mengapa tidak boleh berdoa dengan bertele-tele?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, dalam berdoa kepada Bapa di sorga, Yesus mengajarkan supaya kita berdoa di tempat yang tersembunyi.

Artinya, kita berdoa bukan untuk diketahui oleh orang banyak.

Marilah kita berdoa kepada Bapa di sorga di tempat yang tersembunyi, yaitu tempat di mana tidak dilihat dan diketahui oleh orang lain.

Biarlah Tuhan saja yang mengetahui bahwa kita sedang berdoa.

Sementara itu, orang-orang munafik justru memviralkan bahwa mereka sedang berdoa.

Apa maksudnya? Supaya Tuhan tahu? Atau supaya pemimpin tahu bahwa kita ikut berdoa?

Saudara, sejak masa muda kita telah belajar berdoa.

Kita berdoa dalam berbagai persekutuan doa.

Ada yang disebut doa pekerja, doa semalaman, doa wilayah, dan lain-lain.

Sebenarnya, semua kelompok doa ini dilakukan untuk melatih banyak orang agar rajin berdoa, sehingga timbul kehidupan doa dalam kehidupan masing-masing.

Siapa pun kita, diharapkan memiliki kehidupan doa yang baik, teratur, dan disiplin, dengan tujuan utama membangun hubungan dengan Tuhan.

Dalam hal ini, sangat perlu bagi kita untuk mendorong diri masing-masing agar membiasakan dan mendisiplinkan hidup untuk berdoa kepada Allah Bapa kita.

Dalam hal berdoa, hal ini sangat baik dan berguna untuk membangun kehidupan kita agar memiliki hubungan yang intim dengan Bapa, melalui petunjuk Firman Tuhan dan pimpinan Roh Kudus.

Melalui doa-doa kita, kita juga dapat mengerti kesulitan pemimpin yang memimpin kita di gereja.

Oleh karena itu, marilah kita mendoakan pemimpin kita, para penatua, para gembala, dan pembimbing PA kita.

Rasul Paulus pernah berpesan:

Efesus 6:18-19 “dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil”

2 Tesalonika 3:1 “Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah untuk kami, supaya firman Tuhan beroleh kemajuan dan dimuliakan, sama seperti yang telah terjadi di antara kamu”

Saudara, dari ayat-ayat Firman Tuhan ini, kita dapat belajar bagaimana berdoa dan mendoakan para pemimpin kita serta saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan untuk didoakan.

Namun, jika ada saudara kita yang membutuhkan pertolongan, marilah kita bertanya terlebih dahulu, pertolongan seperti apa yang sebenarnya dia butuhkan?

Oleh karena itu, ketika kita berdoa dengan roh Kudus, Tuhan mengetahui apa yang Roh maksudkan.

Karena itu, marilah kita melakukannya sesering mungkin melakukannya.

Marilah kita berdoa supaya pertumbuhan rohani kita semakin baik dan sehat sehingga kehidupan rohani kita terus bertumbuh dengan baik dan semakin sehat.

Ada satu hal yang penting dalam berdoa yang diajarkan oleh Yesus Kristus:

Matius 5:23-24 “Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.”

Dalam hal ini, marilah kita belajar untuk membuka hati dan pikiran kita.

Ternyata, Tuhan Yesus melarang kita berdoa ketika kita sedang bertikai dengan saudara kita.

Tuhan Yesus menyatakan agar kita menghentikan doa kita terlebih dahulu dan berdamai dengan saudara kita yang sedang mengalami persoalan dengan kita.

Saudara, jika berdoa saja disuruh berhenti, bolehkah kita tetap melayani di mimbar sebagai WL, singer, berkhotbah, atau melakukan pelayanan lainnya?

Hal ini sangat perlu kita pikirkan, sejalan dengan keinginan para pemimpin dan penatua kita yang menginginkan pertumbuhan jemaat GKKD BP menjadi 500% dalam empat tahun ini.

Kalau kita tidak hidup rukun, kita tidak dapat berdoa dengan benar karena Yesus mengatakan dengan jelas, “Hentikan doa itu.”

Nah, bagaimana kita dapat mencapai pertumbuhan yang spektakuler ini jika kita sendiri tidak dapat berdoa karena masih memiliki persoalan dengan saudara kita?

Marilah kita berdoa kepada Bapa di tempat yang tersembunyi, di kamar, atau di tempat lain yang memungkinkan kita berdoa tanpa terekspos supaya kesehatan rohani, jiwa, bahkan kesehatan tubuh kita menjadi semakin sehat dan baik.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Mengapa banyak anak-anak Tuhan sering jatuh bangun dalam berbagai masalah, kesulitan, sakit penyakit, masalah keuangan, dan persoalan lainnya?

Pembacaan Alkitab Setahun

Matius 24-25

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org