Kamis, 2 April 2026

KEBERANIAN UNTUK MEMBERITAKAN INJIL

Penulis : Pramadya Wisnu

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

EFESUS 6:18-20

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapa saja kah yang patut kita doakan dalam waktu doa syafaat kita?
  2. Apakah saat ini kehidupan doa kita sudah menjadi gaya hidup yang berjaga-jaga, atau masih sebatas kebutuhan saat terdesak saja?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Efesus 6 dimulai dari ayat yang ke-6, kita diajar tentang perlengkapan senjata Allah.

Dan Rasul Paulus menutup pengajarannya tentang perlengkapan senjata Allah, yaitu antara lain tentang ikat pinggang kebenaran, perisai iman, dan pedang Roh, ia menambahkan satu unsur yang sangat menentukan: doa.

Paulus kemungkinan besar sedang ada di penjara ketika dia menulis kitab Efesus ini (lihat. Efesus 6:20).

Tetapi Paulus justru tidak meminta doa agar dibebaskan, melainkan agar ia diberi keberanian untuk memberitakan Injil.

Paulus menempatkan doa sebagai dasar peperangan rohani.

Keberanian Paulus bukan hasil karakter alami, melainkan hasil dari upaya untuk terus menerus bergantung kepada Allah.

Paulus adalah seorang rasul yang jika kita membaca kesaksiannya dalam memberitakan Injil, sepertinya Paulus seorang yang tidak kenal takut.

Tetapi disini kita membaca, bahwa seorang Paulus dengan rendah hati meminta agar jemaat mendoakan dia.

Maknanya kita semua membutuhkan untuk didoakan, artinya kita juga sangat perlu untuk saling mendoakan.

Kita butuh didoakan, dalam konteks ayat yang telah kita baca, agar kepada kita diberikan keberanian untuk memberitakan Injil.

Mengapa butuh keberanian, karena ada risiko dari pemberitaan Injil.

Paulus dan para murid sangat memahami risiko itu, bahkan sebagian besar dari mereka harus membayar usaha mereka dalam memberitakan Injil dengan nyawa mereka.

Saat ini risiko dalam memberitakan Injil tetap ada sekalipun berbeda dengan situasi pada gereja yang mula-mula.

Di Indonesia ada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 1 Tahun 1979 yang isinya antara lain: Pelaksanaan penyiaran agama tidak dibenarkan untuk ditujukan terhadap orang atau kelompok orang yang telah memeluk/menganut agama lain dengan cara menggunakan bujukan dengan atau tanpa pemberian barang, uang,…

Atas dasar itu betapa kita perlu sungguh bergantung kepada Tuhan ketika kita akan memberitakan Injil, memohon Roh Kudus memberi kita keberanian dan juga hikmat.

Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati (lihat. Matius 10:16). 

Artinya kita bisa tetap setia memberitakan Injil, tetapi melakukannya dengan hikmat yang Roh Kudus berikan, mohon kepada Roh Kudus untuk memberikan keberanian, hikmat dan mohon Roh Kudus menyiapkan orang yang akan kita injili.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan kapan engkau terakhir bersaksi dan menceritakan kasih Yesus?

Pembacaan Alkitab Setahun

1 Samuel 21-24

INFORMASI REKENING BANK

Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220

Android App NEW UPDATE

Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file

QR CODE PERSEMBAHAN

QR Code GKKDBP

QR CODE PERPULUHAN

QR Code GKKDBP

OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org