Selasa, 20 Januari 2026
DIBERKATI ORANG YANG LAPAR DAN HAUS AKAN KEBENARAN
Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MATIUS 5:1-6
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa arti praktis menjadi “miskin di hadapan Allah” dalam keseharianmu?
- Bagaimana caramu membangun rasa “lapar dan haus akan kebenaran”?
- Dalam situasi apa saat ini kamu dipanggil untuk menunjukkan kelemahlembutan?

“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan”. (Matius 5:6).
Injil Matius mencatat Yesus sebagai Raja yang dinubuatkan.
Khotbah di Bukit adalah manifesto Kerajaan-Nya, yang menyatakan nilai-nilai dan karakter warga kerajaan itu.
Di tengah dunia yang mengejar kekayaan, kesenangan, kekuasaan, dan kepuasan diri, Yesus memulai dengan pernyataan yang mengejutkan: berbahagialah orang yang miskin, berdukacita, lemah lembut, dan lapar akan kebenaran.
Ini bukanlah daftar perintah, tetapi gambaran anugerah—bagaimana hati yang diobati oleh kasih karunia akan tampak.
Yesus mengundang kita untuk mengevaluasi ulang sumber kebahagiaan kita dan menemukannya dalam kepenuhan yang hanya disediakan Allah bagi mereka yang datang dengan hati yang lapang dan haus.
Dua ucapan bahagia pertama (ayat 3-4) menegaskan prinsip bahwa pintu masuk ke dalam kebahagiaan dan Kerajaan Allah dimulai dengan pengakuan akan kemiskinan dan dukacita rohani.
“Miskin di hadapan Allah” berarti menyadari bahwa kita tidak memiliki apa pun untuk ditawarkan kepada Allah, dan sepenuhnya bergantung pada belas kasihan-Nya.
Dukacita yang berbahagia adalah respon hati ketika kita menyadari betapa dalamnya dosa kita dan betapa besar kasih karunia Allah.
Prinsip ini meruntuhkan semua kebanggaan dan kepercayaan diri duniawi.
Kita hanya dapat dihibur dan dipulihkan ketika kita berhenti berpura-pura kuat dan membiarkan Allah menjadi segalanya.
Kebahagiaan ini adalah anugerah yang diterima oleh orang yang rendah hati.
Ucapan bahagia ketiga dan keempat (ayat 5-6) mengajarkan bahwa kepuasan sejati bukan berasal dari memiliki segalanya, tetapi dari memiliki hati yang lemah lembut dan merindukan kebenaran.
Kelemahlembutan adalah kekuatan yang tidak memaksakan kehendak sendiri, melainkan mempercayakan hidup kepada kedaulatan Allah.
Dari sikap inilah lahir kerinduan yang membara—seperti lapar dan haus secara fisik—akan kebenaran: keinginan untuk mengenal Allah, melakukan kehendak-Nya, dan melihat keadilan ditegakkan.
Yesus menjanjikan bahwa kerinduan yang tulus ini “akan dipuaskan”.
Janji ini adalah kepastian bahwa Allah sendiri akan memenuhi kerinduan itu melalui penyataan diri-Nya dalam Kristus, karya Roh Kudus, dan pada akhirnya dalam kesempurnaan Kerajaan-Nya.
Tiga Hal Praktis untuk Melakukan Firman.
Pertama, Mulailah Hari dengan Pengakuan Ketergantungan.
Setiap pagi, akui di hadapan Tuhan: “Tuhan, aku miskin dan membutuhkan Engkau. Penuhilah aku dengan Roh-Mu.”
Berdukacitalah bila ada dosa-dosa, mohon pengampunan, dan terima penghiburan-Nya.
Kedua, Latih Kelemahlembutan dalam Setiap Hubungan.
Saat diperlakukan tidak adil, berhenti sejenak untuk tidak membalas.
Serahkan hak pembalasan kepada Tuhan, tanggapi dengan kerendahan hati, dan percayalah bahwa Ia membela orang yang lemah lembut.
Ketiga, Bangun Selera Rohani dengan Firman Tuhan.
Tanamkan rasa “lapar dan haus” akan kebenaran dengan membaca Alkitab secara teratur dan mendalam.
Carilah bukan sekadar pengetahuan, tetapi transformasi.
Hadiri pertemuan doa yang memicu kerinduan akan Tuhan.

Diskusikan dalam kelompok PA, bagaimana memiliki sikap hati yang “miskin dihadapan Allah” sehingga terus merasa haus dan lapar kepada Allah.
Pembacaan Alkitab Setahun
Keluaran 7-9
Jumat, 16 Januari 2026
REALITA KRISTUS DALAM PUJIAN DAN PENYEMBAHAN Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan...
Kamis, 15 Januari 2026
YESUS BERDOA DALAM PERSEKUTUAN DENGAN BAPA Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab...
Rabu, 14 Januari 2026
KEHIDUPAN BANGKIT DARI RUANG DOA Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari ini...
Selasa, 13 Januari 2026
TEROBOSAN DALAM KESULITAN Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari ini : ...
Senin, 12 Januari 2026
HIDUP DARI APA YANG DIPERINTAHKAN BAPA Penulis : Pdt. Robinson Saragih Pembacaan Alkitab Hari...
INFORMASI REKENING BANK
Persembahan : BCA A Yani Ac 4373224149 An GKKD BDG PUSAT
Persepuluhan : BCA ac 437 3010475 an GKKD BDG PUSAT
Misi Luar/ dalam Kota : BCA A Yani Ac 4373224181 An GKKD BDG PUSAT
Gedung : BCA A Yani Ac 4373224165 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Barat : BCA A Yani Ac 4373224173 an GKKD BDG PUSAT
Gedung Selatan : BCA A Yani Ac 4373224203 An GKKD BDG PUSAT
GOTA : BCA A Yani Ac 4373224211 An GKKD BDG PUSAT
PJPM : BCA A Yani Ac 4373224190 An GKKD BDG PUSAT
Iuran Kedukaan : BCA Cab A Yani An GKKD BDG PUSAT Ac 4373224220
Android App NEW UPDATE
Aplikasi pelaporan untuk Pemuridan dan Persekutuan.
Silahkan klik button dibawah ini untuk mengunduh file
QR CODE PERSEMBAHAN
QR CODE PERPULUHAN
OFFICE
Jalan Ahmad Yani Nomor 221-223
Komplek Segitiga Emas Kosambi Ruko F5 - Bandung 40113
Ph. +6222 - 7276 825 | Fx.+6222 - 723 6978
Email gkkdbp@gkkdbp.org

