Senin, 20 Januari 2025

PIKIRAN DAN PERASAAN YANG SAMA DENGAN KRISTUS

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

FILIPI 2:5-8

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Pikiran dan perasaan apa yang ada pada Yesus?
  2. Bagaimana cara memiliki pikiran dan perasaan seperti Yesus?
  3. Bagaimana cara melakukannya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus” (Filipi 2:5).

Jemaat di Filipi adalah satu dari tiga jemaat di Makedonia yang dirintis oleh Paulus dan tim.

Paulus pergi ke Makedonia setelah mendapat penglihatan ada orang yang memanggil-manggil Paulus supaya datang ke sana.

Roh Kudus sudah bekerja terlebih dahulu di Makedonia, sehingga mereka siap untuk di tuai.

Lahirlah di Makedonia tiga jemaat yang militan dalam sukacita dan kasih kepada saudara.

Dicatat bahwa jemaat-jemaat ini selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.

Salah satu jemaat itu adalah Jemaat Filipi.

Namun demikian, Rasul Paulus terus mengingatkan mereka untuk memiliki pikiran dan perasaan yang dimiliki Tuhan Yesus sebagai contoh atau sebagai teladan.

Jemaat diminta Paulus untuk tidak memikirkan kepentingan diri sendiri, tetapi mengutamakan kepentingan orang lain.

Saudara, bagaimana caranya supaya memiliki pikiran dan perasaan seperti pikiran dan perasaan Tuhan Yesus?

Bergaul dengan Tuhan Yesus. Pergaulan memiliki kuasa, dimana pikiran dan perasaan orang yang kuat akan mempengaruhi pikiran dan perasaan orang yang lemah.

Pergaulan yang baik akan membentuk kebiasaan yang baik.

Lihatlah paku yang ditempel lama pada magnet. Maka paku itu akan memiliki kemampuan seperti magnet.

Semakin dalam kita bergaul dengan Tuhan, semakin banyak pikiran dan perasaan Tuhan Yesus menempel dalam hidup kita.  

Selain melalui doa dan penyembahan, kita perli bergaul dengan firman Tuhan (alkitab). Alkitab berisi tentang pribadi Tuhan Yesus, maka semakin kita mempelajari pribadi-Nya di dalam Alkitab, kita akan menerima pikiran dan perasaan-Nya dalam hidup kita.

Oleh karena itu, luangkan waktu dan belajar secara serius pikiran dan perasaan Tuhan Yesus di dalam Alkitab.

Diskusikan dengan rekan-rekan PA, bagaimana membangun pergaulan yang dalam dengan Tuhan Yesus.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 7-9

Minggu, 19 Januari 2025

KITA TIDAK MENERIMA ROH DUNIA TETAPI ROH DARI ALLAH

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 KORINTUS 2:12-16

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah yang dimaksud dengan roh dunia?
  2. Apakah tujuan kehadiran Roh Kudus dalam hidup kita?
  3. Apakah ada dampak kehadiran Roh Kudus dalam hikmat kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.”. (1 Korintus 2:12).

Jemaat di Korintus adalah jemaat yang baru dirintis oleh Rasul Paulus kurang lebih 1,5 tahun.

Jemaat ini tinggal di kota Korintus yang makmur, kota intelek namun sombong dan bejat secara moral.

Rupanya kesombongan intelek dan kebejatan moral kota Korintus juga mempengaruhi jemaat.

Jemaat Korintus mengalami masalah; 1) perpecahan dalam jemaat 2) masalah perzinaan 3) perkara hukum di antara jemaat 4) kesombongan intelektual (hikmat dunia).

Rasul Paulus dalam suratnya menegaskan bahwa apa yang dia sampaikan didasarkan bukan pada pengetahuan atau hikmat dari dirinya sendiri, tetapi berdasarkan hikmat Tuhan.

Paulus memberitakan hikmat Tuhan.

Pada masa itu banyak sekali filsuf Yunani, dan filsafat sangat berkembang.

Paulus menegaskan bahwa dia bukanlah seperti para filsuf yang menggunakan semata-mata pikirannya untuk mengajar.

Tetapi yang Paulus beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah.

Hikmat Allah diterima melalui kehadiran Roh Allah dalam diri Paulus.

Hikmat yang melampaui hikmat dari dunia ini.

Roh Allah diberikan supaya kita menerima karunia-karunia Allah dalam hidup kita, termasuk karunia hikmat.

Saudara, kita semua membutuhkan hikmat dalam berbagai aspek kehidupan kita.

Hikmat bukanlah pengetahuan saja, tetapi kemampuan untuk melakukan sesuatu yang berdasarkan pengetahuan.

Hikmat membuat kita mampu untuk memecahkan masalah, membuat cara-cara baru, menciptakan ide-ide baru, membuat sebuah karya seni, program komputer, memberikan insight atau nasihat yang akurat, menjelaskan Injil dengan gamblang dan lain sebagainya.

Hikmat adalah kemampuan untuk bertindak dengan benar.

Dalam 1 Korintus 12, dua karunia teratas adalah karunia hikmat dan pengetahuan “Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan”.

Posisi karunia hikmat berada pada urutan pertama dari 9 karunia Roh Kudus.

Ini menandakan bahwa karunia ini sangat penting untuk menambahkan hikmat yang secara alamiah sudah diberikan sebagai talenta.

Orang dunia menerima hikmat sebagai bagian dari talenta.

Sedangkan anak-anak Tuhan selain talenta diberikan juga karunia-karunia.

Oleh karena itu anak-anak Tuhan sewajarnya lebih berhikmat dari orang-orang dunia. 

Orang dunia hanya dengan talenta tetapi tanpa karunia Roh Kudus dapat berhasil.

Maka anak Tuhan telenta ditambah karunia Hikmat, seharusnya jauh lebih berhasil.

Diskusikan dalam kelompok PA saudara, bagaimana peranan Roh Kudus dalam memberikan hikmat.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 4-6

Sabtu, 18 Januari 2025

HATI-HATI DENGAN ROH DUNIA

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KOLOSE 2:6-10

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Dapatkah orang yang sudah menerima Tuhan Yesus hidup di luar kehendak Tuhan ?
  2. Apakah yang menyebabkan orang percaya hidup di luar kehendak Tuhan?
  3. Apakah maksudnya roh-roh dunia?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus.” (Kolose 2:6).

Saat Rasul Paulus menulis suratnya ke Jemaat di Kolose, mereka sedang mengalami serangan iman; masuknya ajaran-ajaran palsu yang hendak meruntuhkan  dan menggantikan Tuhan Yesus sebagai inti kepercayaan Kristen.

Ajaran ini mencampurkan ajaran Kristen, tradisi-tradisi Yahudi yang tidak berdasarkan Alkitab dan filsafat kafir termasuk  juga ajaran untuk kembali kepada hukum agama Yahudi.

 Apakah itu filsafat? Pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya.

Filsafat dunia, adalah filsafat yang berpusat pada dunia, bukan berpusat pada Tuhan yang merupakan awal dari segala ciptaan.

Filsafat dunia berpusat pada manusia, sedangkan filsafat Kristen berpusat pada Kristus.

Pada zaman itu, filsafat Yunani sedang mengalami perkembangan yang luar biasa.

Banyak filsuf muncul pada  masa itu, tentu saja pengajarannya bertentangan dengan Injil.

Saudara, persoalan serangan iman pada masa sekarang lebih berbahaya dari pada zaman jemaat Kolose.

Pada masa itu, pengajaran-pengajaran sesat disebarkan melalui para pengajar palsu yang masuk ke dalam gereja secara verbal, melalui sarana pertemuan-pertemuan ibadah sedangkan saat ini ajaran-ajaran palsu menyebar secara masih melalui media internet, terutama media sosial menggunakan Handphone.

Para pengajar palsu tidak perlu hadir di dalam pertemuan ibadah, mereka bisa hadir di ruang pribadi jemaat melalui handphone.

Pengajaran sesat yang berbahaya bukanlah pengajaran yang menentang Injil, tetapi pengajaran yang menyerupai Injil, tetapi sesungguhnya bukan Injil.

Pengajaran yang menentang Injil sangat mudah dikenali dan ditolak, tetapi pengajaran yang mirip injil, mungkin dapat menyimpangkan orang Kristen yang tidak memiliki fondasi iman yang kokoh.

Dalam kitab Galatia, injil palsu tersebut di sebut Injil yang lain, yang menambahkan kewajiban sunat untuk keselamatan.

Saudara, Rasul Paulus memberikan perintah penting kepada jemaat supaya kokoh menghadapi serangan iman.

Dalam Kolose 3, Paulus memerintahkan jemaat untuk;

1) terus menerus mencari perkara-perkara surgawi.

Setiap orang Kristen harus memiliki pengalaman perjumpaan dengan Tuhan.

2) Pikirkan perkara di atas. Setiap orang Kristen harus membangun pola pikir yang alkitabiah.

3) setiap orang Kristen harus mengalami perubahan karakter, membuang manusia lama dan menggunakan manusia baru.

4) Orang Kristen harus menjadi kesaksian yang baik dalam komunitas keluarga dan komunitas sosial lainnya.

Diskusikan dengan pembimbingmu, bagaimana caranya memiliki iman yang kokoh menghadapi serangan iman.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 1-3

Jumat, 17 Januari 2025

TIDAK MENGASIHI DUNIA

Penulis : Pdt. Saul Rudy Nikson

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

1 YOHANES 2:15-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah perintah Tuhan yang pertama dan utama?
  2. Apakah artinya saat orang mengasihi dunia?
  3. Apakah mungkin mengasihi Allah dan mengasihi dunia secara bersamaan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu”.  (1 Yohanes 2:15).

Apakah arti dosa? Dalam bahasa Yunani dosa dapat berarti tidak tepat sasaran (miss the mark). 

Bayangkan seorang memanah, tetapi melesat dari sasarannya.

Dia memanah hewan buruan, tetapi meleset malahan akan panahnya  jatuh ke jurang.

Dosa membuat kita gagal memperoleh apa yang seharusnya kita miliki sebaliknya malahan kehilangan milik yang berharga. 

Alkitab mengajarkan kita untuk mengasihi Allah, ketika kita gagal melakukannya, atau meleset, kita sudah berdosa.

Meleset atau tidak tepat sasaran dapat juga berarti prioritas yang salah.

Tuhan harus menjadi prioritas utama, oleh karena itu ketika kita menempatkan Tuhan sebagai prioritas kedua, kita sudah berdosa.

Dosa membuat kita kehilangan kesempatan mengalami hubungan yang dalam dengan Tuhan.

Sekaligus kita kehilangan banyak hal yang baik dalam hubungan dengan Tuhan.

Saudara, ketika hati kita mulai mencintai dunia, kita sedang mencintai barang yang fana dan akan lenyap suatu saat.

Sebaliknya saat kita mencintai Tuhan, kita sedang mencintai kekekalan, mencintai sesuatu yang sangat mulia.

Ibarat pilihan antara memilih jerami atau emas. Kita seharusnya memilih emas, daripada jerami yang tidak berharga.

“Kita akan menjadi seperti pribadi yang kita sembah” atau dengan kata lain “kita akan menjadi seperti  pribadi yang kita cintai”.

Semakin kita mencintai dunia ini, muka pribadi kita menjadi sangat duniawi.

Sebaliknya semakin kita mencintai Tuhan, maka pribadi kita akan menjadi seperti pribadi Kristus.

Bagaimana kita dapat semakin cinta Tuhan? Renungkanlah terus cinta Tuhan yang tidak bersyarat atas hidup kita.

Renungkanlah kasih karunia Tuhan yang menyelamatkan kita dari dosa.

Renungkanlah kasih karunia-Nya yang memilih kita dari miliaran orang berdosa di bumi dan mengangkat kita jadi anak-Nya.

Renungkanlah terus kasih karunia-Nya.

Diskusikan dalam kelompok PA, bagaimana caranya supaya kita semakin cinta Tuhan dan benci dunia.

Pembacaan Alkitab Setahun

Kejadian 48-50

Kamis, 16 Januari 2025

BERTUMBUH TERUS DALAM KETAATAN

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

2 PETRUS 1:5-8

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh?
  2. Pengetahuan seharusnya disertai atau dilengkapi dengan apa untuk mencapai pertumbuhan yang lebih baik?
  3. Orang-orang yang sudah tumbuh ketekunannya perlu ditambahkan apa, supaya pertumbuhannya semakin baik?
  4. Ketika sifat-sifat baik yang sudah bertumbuh itu, menjadi lengkap maka apa yang akan terjadi pada orang itu?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, ketika seorang anak Allah yang sudah bertumbuh menjadi seorang murid tetap dalam firman sesuai dengan apa yang dituliskan oleh rasul Yohanes dalam:

Yohanes 8:30-32 ”Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya. Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Yesus dengan jelas mengatakan firman ini kepada orang Yahudi yang percaya bahwa mereka sangat perlu untuk senantiasa tetap dalam firman-Ku.

Jika mereka tetap dalam firman Yesus Kristus, maka mereka benar-benar murid Kristus.

Rasul Paulus menuliskan hal yang hampir sama dengan apa yang Yesus katakan:

Kolose 2:6-7 ”Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.”

Rasul Paulus menyampaikan hal ini dengan versi yang berbeda:

Efesus 1:13-14 ”Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.”

Roh Kudus mengajar kita untuk rela menyerahkan diri kita menjadi murid Yesus.

Kita menyerahkan hidup kita untuk dikuasai oleh firman Allah dan kita menaatinya.

Hal ini membuat kita menjadi murid Yesus yang merdeka, dikuasai oleh Tuhan Allah melalui firman-Nya dan oleh Roh Kudus yang mengarahkan kita sehingga ketika kita menaati firman-Nya, kita mencapai kedewasaan.

Hal ini telah dinubuatkan oleh Yehezkiel:

Yehezkiel 36:27 ”Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.”

Secara sistematis, rasul Petrus menuliskan hal ini dalam suratnya:

2 Petrus 1:5-8 ”Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan, dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang. Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.”

Saudara, semua ayat-ayat firman Tuhan di atas saling memberikan konfirmasi apa yang Tuhan Allah rencanakan bagi anak-anak-Nya supaya oleh Roh Kudus, seseorang menjadi taat kepada Bapa dan Roh Kudus akan mengarahkan serta memimpin orang itu.

Ketika orang itu mau menaati firman Allah, maka ia akan dipimpin oleh Roh Kudus untuk mengenal Yesus Kristus secara sempurna, sehingga hidupnya menjadi serupa dan segambar dengan Yesus Kristus yang merupakan gambaran dari Allah Bapa yang tidak kelihatan.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Ada banyak anak-anak Tuhan yang sudah lahir baru, tetapi keluar dari rancangan Allah. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Pembacaan Alkitab Setahun

Kejadian 46-47