Kamis, 30 Januari 2025

YESUS MEMURIDKAN

Penulis : Rina Elisabeth

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 28:19-20

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Perintah apa yang Yesus berikan kepada murid-murid-Nya?
  2. Setelah kita pergi untuk memberitakan Injil, apa yang Yesus minta kita lakukan?
  3. Hal apakah yang Yesus minta kita ajarkan kepada orang yang kita muridkan?
  4. Apa yang menjadi janji Tuhan kepada kita ketika kita pergi memberitakan Injil?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara..

Perintah Tuhan Yesus yang terakhir ini, membuka pintu Kerajaan-Nya untuk segala bangsa.

Kata- kata ini merupakan Amanat Agung Kristus kepada semua pengikut-Nya dari mulai angkatan murid-muridNya, masa kini, dan sampai kepada angkatan yang akan datang.

Amanat Agung ini menyatakan tugas dan tanggungjawab gereja dalam tugas misionernya :

  1. Gereja harus pergi ke seluruh dunia untuk memberitakan injil kepada semua orang. Tugas ini termasuk juga tanggungjawab untuk mengirim utusan gereja ke setiap suku-suku bangsa.
  2. Injil yang diberitakan berpusat pada “pertobatan dan pengampunan dosa”, janji penerimaan Roh Kudus dan nasehat untuk memisahkan diri dari angkatan yang jahat ini sambil menantikan kedatangan Kristus dari sorga.
  3. Tujuan pemberitaan Injil adalah untuk memuridkan setiap orang yang akan membawa mereka menaati perintah Kristus dan membuat mereka juga punya hati untuk memuridkan orang lain.
  4. Orang yang percaya kepada Kristus dan Injil-Nya ini, memberikan diri dibaptis dalam air sebagai komitmen meninggalkan semua dosa dan mengabdikan hidup kepada Kristus.
  5. Dan Janji jaminan Kristus bagi mereka yang terlibat dalam Amanat Agung ini, Ia menyertai mereka dengan Roh Kudus dan melalui Firman-Nya.

Yesus adalah murid pertama yang sempurna. Ia tidak hanya mengajarkan dengan kata-kata, tetapi juga dengan perbuatan.

Setiap langkah-Nya di bumi ini adalah teladan nyata tentang bagaimana kita hidup.

Yesus memberi kita contoh yang sangat jelas dalam hal memuridkan.

Yesus mengajarkan kebenaran dengan cara yang penuh kasih.

Lebih dari itu, Yesus mengajarkan untuk hidup bagi orang lain, membantu orang lain hidup dalam iman.

Saat kita mendengar panggilan Yesus hari ini, kita seperti menjadi orang yang memegang lilin di kegelapan malam.

Lilin yang memberikan cahaya yang cukup untuk menerangi sekeliling kita.

Tapi, jika kita membiarkan begitu saja lilin itu, hanya kita yang mengalami terang itu.

Tetapi jika kita menyalakan lilin lain dengan nyala api kita, kita tidak akan kehilangan terang kita, malah akan memperbanyak cahaya di sekeliling kita.

Yesus memanggil kita untuk menjadi murid yang tidak hanya mengikuti-Nya, tetapi juga membuat murid-murid lainnya.

Dengan hidup seperti Yesus kita akan menjadi orang percaya yang membangun keserupaan dengan Kristus dalam segala hal.

Dan biarlah melalui hidup kita kasih Allah akan dunia ini dinyatakan, dan dunia merasakan terang Kristus lewat hidup kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Apakah Saudara terlibat aktif dalam Amanat Agung Kristus ini? Bagaimana peran Saudara untuk membuat semakin banyak orang menjadi murid Kristus? Buat komitmen bersama di kelompok Persekutuan Saudara untuk tahun ini dapat melahirkan murid-murid Kristus baru.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 36-38

Rabu, 29 Januari 2025

MENJADIKAN KEHENDAK ALLAH DI BUMI SEPERTI DI SORGA

Penulis : Rina Elisabeth

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 6:9-13

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Bagaimana doa yang Tuhan ajarkan kepada kita?
  2. Kerajaan dan kehendak siapa yang terjadi di bumi ini seperti di sorga?
  3. Apa yang kita doakan untuk makanan kita?
  4. Apa yang kita doakan untuk kesalahan kita? dan apa yang kita doakan untuk kesalahan orang lain kepada kita?
  5. Apa yang kita doakan tentang pencobaan dan hal-hal yang jahat yang akan terjadi pada kita?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara..

Setiap hari kita diperhadapkan kepada pilihan-pilihan dalam hidup kita ini.

Apakah kita akan mengikuti kehendak Allah ataukah kehendak kita sendiri?

Baik dalam studi, pekerjaan, keluarga, hubungan, pergaulan, dan kegiatan kita sehari-hari, maka kita perlu selalu mencari kehendak Allah.

Doa Bapa Kami adalah doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya.

Di dalam doa ini, Yesus mengajarkan kepada kita untuk berdoa agar “kehendak-Mu terjadi di bumi seperti di sorga” Ini berarti:

  1. “Kehendak Allah” adalah cara lain untuk mengatakan “Taurat Allah”. Misalnya Daud menyejajarkan “Taurat-Mu” dengan kehendak-Mu -Mazmur 40:9. Rasul Paulus memandang pengenalan akan hukum Taurat sama dengan mengetahui kehendak Allah -Roma 2:17-18.
    Dengan kata lain, karena di dalam hukum-Nya Allah mengarahkan kita kepada jalan yang dikehendaki-Nya bagi kita, maka hukum Taurat dapat disebut “kehendak Allah”. Hukum Taurat terjadi di bumi seperti di sorga.
  2. “Kehendak Allah” juga dipakai untuk menyebutkan segala sesuatu yang diinginkan Allah secara jelas. Keinginan Allah terjadi di bumi seperti di sorga.
  3. “Kehendak Allah” mengacu kepada apa yang diizinkan atau dibiarkan terjadi oleh Allah, sekalipun hal itu tidak diinginkan terjadi oleh manusia. Izin Allah terjadi di bumi seperti di sorga.

Orang percaya terpanggil berdoa supaya kehendak Allah terjadi.

Kita harus dengan sungguh-sungguh menginginkan kehendak Allah yang sempurna terjadi dalam kehidupan kita dan seluruh aspek hidup kita.

Jikalau ini adalah doa dan komitmen kita, kita bisa yakin bahwa masa kini dan masa depan kita ada dalam perlindungan Allah.

Yesus memberikan teladan bagaimana menghadapi tantangan hidup dan menjalani hidup sesuai dengan kehendak Allah.

Demikian kita juga terpanggil meneladani Yesus dengan terus membangun hidup dalam keserupaan dengan Kristus, menjalani hidup seperti yang dilakukan Yesus di bumi, dan menghidupi kehendak Allah dalam setiap langkah hidup kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Ceritakan pengalaman hidup Saudara yang pernah Saudara alami yang adalah hasil dari berdoa: Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga? Tantangannya? dan bagikan hal ini kepada Saudara Persekutuan kita menjadi berkat dan kesaksian bagi mereka.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 33-35

Selasa, 28 Januari 2025

YESUS MELAKUKAN KEHENDAK BAPA DAN MENYELESAIKAN

Penulis : Rina Elisabeth

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YOHANES 4:34-38

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa kata Yesus kepada murid-muridNya?
  2. Menurut Yesus, hal apa yang harus dilakukan ketika melihat ladang menguning?
  3. Jadi kapan musim menuai? Dan hal apa yang dikumpulkan pada saat menuai?
  4. Yesus mengutus kita untuk apa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara..

Yesus datang ke dunia ini bukan untuk melakukan kehendak-Nya sendiri, tetapi untuk melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan pekerjaan yang diberikan kepada-Nya.

Hal ini adalah inti dari hidup Yesus.

Yesus punya Tujuan yang jelas dalam kehidupan-Nya yaitu melakukan kehendak Bapa dan menyelesaikan tugas yang diberikan kepada-Nya.

Saat ini anak-anak Tuhan sering kali terjebak ke dalam pencarian makna hidup dan tujuan hidup yang sementara.

Anak-anak Tuhan mencari kepuasan dalam hal yang ditawarkan oleh dunia ini seperti prestasi, karier, popularitas, kemewahan, dan lain sebagainya.

Tujuan hidup yang dibangun jadinya hanya sekedar memenuhi kebutuhan hidup pribadi dan mengabaikan tujuan hidup yang lebih besar pada saat dipanggil menjadi anak Tuhan.

Yesus mengajarkan kita untuk memiliki Tujuan atau Visi dalam hidup ini.

Yesus mengingatkan kita untuk tidak hidup untuk diri kita sendiri lagi, melainkan untuk menyelesaikan Tujuan yang Allah sudah tetapkan bagi setiap kita.

Yesus mengajarkan kita juga untuk memiliki Tujuan yang lebih luas lagi yaitu melihat “tuaian” yang sudah menguning dan matang.

Ada bagian yang menabur, ada bagian yang menuai.

Hal ini mengajarkan kita pentingnya ikut ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan dan berkolaborasi dalam melayani Tuhan.

Kita semua adalah bagian penting dari pekerjaan besar Tuhan yang akan terus terjadi sampai Dia datang untuk kedua kalinya.

Jadi, mari kita hidup seperti Yesus hidup, fokus aja kepada kehendak Tuhan dalam hidup kita dan menyelesaikannya.

Untuk mengerti tentang kehendak Tuhan dalam hidup kita, kita diajar untuk terus bergantung penuh kepada pimpinan Roh Kudus yang akan menolong kita untuk menghidupinya.

Yesus tidak pernah mengajar kita untuk focus pada hasil, Yesus mau kita berjalan pada rencana-Nya dalam hidup kita masing-masing, bertumbuh dalam iman dan dalam keserupaan dengan Yesus.

Tuhan Yesus memberkati.

Menurut Saudara, saat ini apakah Saudara lebih fokus kepada kehendak Tuhan dalam hidup Saudara atau kehendak pribadi? Sebutkan alasannya dan apa yang akan Saudara lakukan untuk menerobos hal ini?

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 30-32

Senin, 27 Januari 2025

YESUS MENYEMBUHKAN YANG SAKIT DAN MENGUSIR ROH JAHAT

Penulis : Rina Elisabeth

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

LUKAS 6:17-19

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapa saja yang berkumpul pada saat Tuhan Yesus datang?
  2. Untuk tujuan apa mereka datang?
  3. Hal apa saja yang terjadi pada saat itu?
  4. Hal apa yang dilakukan oleh orang banyak kepada Tuhan Yesus? Dan hal apa yang keluar dari Tuhan Yesus pada saat mereka menjamah-Nya?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara..

Setelah memilih kedua belas murid-Nya, Tuhan Yesus menyingkir agak jauh dengan menuruni lereng pegunungan menuju sebuah tanah datar.

Di situ, Ia duduk dan mengajar, sedangkan para rasul, murid-murid dan orang banyak berkumpul mengelilingi Dia.

Ia mengajar mereka dengan kebenaran-Nya dan Perkataan-Nya sampai kepada pengikut-Nya.

Perkataan-Nya yang penuh kuasa mendatangkan mukjizat. Orang yang sakit disembuhkan, dan orang yang dirasuk roh-roh jahat juga disembuhkan.

Mukjjizat-mukjizat ini juga membuktikan kasih-Nya besar atas orang-orang yang sedang menderita.

Mukjizat-mukjizat ini memenuhi janji-janji Allah dalam Perjanjian Lama mengenai datangnya saat penyelamatan, yaitu saat terjadinya pemulihan baik tubuh secara jasmani maupun jiwa manusia.

Melalui perikop ini kita melihat pelayanan Yesus yang penuh kuasa.

Yesus mengajar dalam kebenaran, perkataan-Nya yang penuh kuasa menyembuhkan banyak orang yang datang kepada-Nya dengan berbagai penyakit, mengusir roh jahat yang mengganggu hidup mereka, dan membawa kelegaan kepada orang yang menderita.

Sebagai anak Tuhan kita juga dipanggil untuk hidup dalam kebenaran-Nya, mengajar kebenaran-Nya dan membawa kesembuhan kepada orang-orang yang sakit, menghibur orang yang terpuruk, mendampingi mereka yang berjuang menghadapi berbagai pergumulan, mengizinkan kuasa-Nya bekerja dalam kita untuk menyatakan kuasa-Nya bagi dunia ini.

Disini juga kita melihat bukan hanya tentang kuasa, melainkan tentang hati-Nya yang penuh kasih kepada orang-orang yang membutuhkan.

Sebagai anak Tuhan kita bisa memiliki hidup yang berarti dengan melayani orang lain dengan penuh kasih.

Sebab kita dipanggil untuk hidup seperti Yesus.

Menjadi alat-Nya dan saksi-Nya sehingga dunia dapat melihat Kristus dalam diri kita.

Tuhan Yesus memberkati.

Adakah orang-orang di sekitar Saudara yang saat ini mengalami sakit atau membutuhkan kelepasan? Mari kita praktekkan bersama kebenaran Firman ini, dengan menyatakan kasih dan kuasa-Nya untuk membawa kesembuhan dan pembebasan bagi orang yang membutuhkan.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 28-29

Minggu, 26 Januari 2025

YESUS MEMBERITAKAN INJIL KERAJAAN ALLAH

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 4:23-25

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Matius 4:23.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah yang Yesus lakukan ketika Ia berkeliling di seluruh Galilea?
  2. Orang-orang yang bagaimanakah yang dibawa kepada Yesus ketika mendengar tentang Dia di seluruh Siria?
  3. Darimanakah orang-orang yang berbondong-bondong mengikuti Yesus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika kita membangun keserupaan dengan Yesus maka bukan saja kita memiliki pikiran dan perasaan Yesus serta karakter Yesus tetapi juga kita dapat hidup seperti Yesus.

Ketika kita hidup seperti Yesus maka kita akan melakukan perbuatan-perbuatan Yesus.

Hal-hal yang diperbuat oleh Yesus adalah mengajar dalam rumah-rumah ibadat, memberitakan Injil Kerajaan Allah, melenyapkan segala sakit penyakit dan kelemahan orang-orang yang ditemui-Nya.

Ketika orang-orang mendengar tentang Yesus maka bukan saja Yesus menjumpai orang banyak tetapi orang-orang membawa orang-orang lain untuk dijamah oleh Yesus yaitu orang-orang yang buruk keadaannya yang menderita berbagai penyakit dan sengsara, yang sakit ayan dan lumpuh sehingga mereka mengalami kesembuhan.

Bahkan orang-orang yang berasal dari berbagai tempat berbondong-bondong mengikut Yesus untuk mendapatkan pertolongan dari Yesus.

Hal yang sama ketika kita mau hidup seperti Yesus maka kita akan melakukan hal-hal yang Yesus lakukan.

Itulah sebabnya, Dia berjanji bahwa hal-hal tersebutlah yang harus kita lakukan, diantaranya kita harus memberitakan Injil.

“Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” (Markus 16:15-18).

Bukan hanya Injil diberitakan dan disertai dengan tanda-tanda dan mujizat, tetapi kita juga akan memuridkan bangsa-bangsa dan membaptiskan mereka.

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:19-20).

Bahkan Tuhan Yesus berjanji bahwa ketika kita hidup sama seperti Yesus hidup dan mengerjakan pekerjaan yang pernah Yesus lakukan maka kita akan melakukan hal-hal yang lebih besar dan yang pernah dilakukan oleh Yesus.

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa” (Yohanes 14:12).

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana kehidupan dari Yesus yang saudara lakukan dalam hal memberitakan Injil Kerajaan Allah dengan antusias.

Pembacaan Alkitab Setahun

Keluaran 25-27