Selasa, 26 Agustus 2025

DIPIMPIN OLEH ROH BUKAN PERBUATAN DAGING

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 5:18-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Galatia 5:18.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah akibatnya jika hidup kita selalu dipimpin oleh Roh Kudus?
  2. Coba sebutkan bentuk-bentuk perbuatan daging yang berlawanan dengan keinginan Roh?
  3. Hal apakah yang akan kita terima jika hidup kita selalu dipimpin oleh kedagingan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tuhan ingin agar kita tidak hanya hidup oleh Roh, tetapi kita juga harus dipimpin oleh Roh Kudus.

“Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh.” (Galatia 5:24-25).

Perbuatan daging yang kita lakukan sebetulnya berasal dari apa yang kita pikirkan, oleh sebab itu Tuhan ingin agar kita memikirkan perkara-perkara dari Roh Kudus sehingga kita tidak lagi hidup dengan dosa di dalam perbuatan daging.

”Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh.” (Roma 8:5).

”Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” (Filipi 4:8).

Pikiran kita diisi oleh perkara yang diatas dimana Kristus sebagai pusat pikiran kita yaitu apa yang telah Yesus kerjakan buat kita dan tentang keserupaan dengan Kristus dan kita selalu mencari-Nya.

”Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.” (Kolose 3:1-2).

Dengan mengisi pikiran kita dengan perkara yang diatas dan mencarinya, maka perbuatan kita selalu dalam perbuatan-perbuatan yang diatas sehingga kita merdeka dari perbuatan-perbuatan daging, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora; dan kita hidup dalam perbuatan Roh yaitu buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Agar kita dipimpin oleh Roh Kudus maka selain kita memikirkan perkara-perkara yang diatas maka kita harus bergaul dan bersekutu dengan Roh Kudus selain direndam dengan Firman Tuhan, sehingga kita tunduk dan mau dipimpin oleh Roh Kudus dan mengalami penyertaan-Nya yang selalu membawa kita kepada kemenangan.

”Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.” (II Korintus 13:14).

Pada akhirnya kita tidak lagi hidup dalam perbuatan-perbuatan daging tetapi perbuatan-perbuatan Roh Kudus.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara berkomitmen dan disiplin untuk mencari dan memikirkan perkara diatas sehingga selalu menghasilkan perbuatan Roh!

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 49-50

Senin, 25 Agustus 2025

BUKAN SEKEDAR BERSERU TUHAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 7:21-22

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Matius 7:21.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Selain berseru agar kita masuk Kerajaan Sorga, hal apakah yang Tuhan inginkan agar kita benar-benar masuk Kerajaan Sorga?
  2. Orang-orang yang melakukan kehendak Allah akan dikenal oleh siapa?
  3. Coba sebutkan kehendak Allah yang harus saudara lakukan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Menjadi murid yang sejati maka kita tidak hanya melihat Kerajaan Allah tetapi juga masuk ke dalam Kerajaan Allah dan pada akhirnya dimiliki dan memiliki Kerajaan Allah.

Kelahiran kembali membuat kita dapat melihat dan masuk Kerajaan Allah.

“Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:3).

“Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.” (Yohanes 3:5).

Namun Tuhan ingin agar kita masuk Kerajaan Allah dan orang-orang yang masuk Kerajaan Allah ini adalah bukannya orang-orang yang sekedar berseru-seru kepada Tuhan, artinya orang-orang yang tidak serius dengan Tuhan tetapi orang-orang yang hidupnya mau melakukan kehendak-Nya dan pada akhirnya mereka adalah orang-orang yang dikenal oleh Tuhan.

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.” (Matius 7:21).

“Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.” (Yohanes 9:31).

Dan orang-orang yang melakukan kehendak Allah adalah orang-orang yang berkenan di hati Tuhan dan orang-orang yang berkenan di hati Tuhan adalah orang-orang yang dipercayakan akan Kerajaan-Nya dan memiliki Kerajaan Allah.

”Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.” (Kisah Para Rasul 13:22).

Seperti halnya yang dilakukan oleh Yesus dengan berkata bahwa Dia mau melakukan kehendak Bapa-Nya maka Bapa mempercayakan Kerajaan-Nya kepada Yesus dan Yesus memiliki Kerajaan Allah.

”Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.” (Yohanes 4:34).

Oleh sebab itu marilah kita hidup tidak hanya berseru-seru dalam doa kita kepada Bapa, tetapi juga memiliki komitmen untuk melakukan seluruh kehendak Allah dalam hidup kita sehingga kita berkenan di hati Bapa dan dikenal oleh Allah, dengan demikian kita menjadi murid Kristus yang sejati, memiliki hidup seperti Yesus dan gaya hidup Yesus.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana komitmen saudara dalam hal melakukan kehendak Bapa dan bukan hanya dalam perkataan tapi juga perbuatan!

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 46-48

Minggu, 24 Agustus 2025

MEMILIKI GAYA HIDUP SESUAI KEBENARAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 5:20-22

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Matius 5:20.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apakah akibatnya bagi kita apabila hidup keagamaan kita tidak lebih benar dari hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi?
  2. Mengapa Tuhan Yesus menolak dan menegur hidup keagamaan dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang farisi?
  3. Coba ceritakan standar kebenaran dari Tuhan tentang hal kasih kita kepada orang lain?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Tuhan sedang membangun gereja-Nya yang memiliki gaya hidup sorgawi yang berbeda dengan dunia ini, yaitu gaya hidup sesuai kebenaran.

“Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.” (Maleakhi 3:18).

”Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16).

Oleh karena itu Tuhan ingin agar kita memahami bagaimana pada akhirnya kita dapat memiliki gaya hidup sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan karena Yesus berkata ketika kita mengetahui kebenaran maka kebenaran itu akan memerdekakan kita.

”Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yohanes 8:31-32).

Hal-hal yang harus kita pahami adalah:

  1. Ketika kita lahir baru dan terus belajar untuk mengenal Kristus maka kita tidak lagi memiliki benih dosa yang membuat kita tidak dapat hidup seperti Yesus. Kita harus hidup dalam kebenaran sehingga senantiasa diperbaharui dalam pikiran, perasaan dan perbuatan kita. ”Yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.” (Efesus 4:22-24). Jadi kita perlu senantiasa bersekutu dengan Firman Tuhan yang membuat kita dimerdekakan oleh Firman Tuhan yang membuat kita mengalami keserupaan dengan Kristus.
  2. Kita perlu bergaul dengan Roh Kudus yang dapat memimpin kita dalam kebenaran dan membuat kita mengalami gaya hidup dalam kebenaran. ”Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.” (II Korintus 3:17-18).

Pekerjaan Firman Tuhan dan kuasa Roh Kudus yang senantiasa bekerja dalam hidup kita membuat gaya hidup sorga yaitu gaya hidup dalam kebenaran akan terus mengalir dari setiap aspek kehidupan kita baik perkataan maupun perbuatan kita.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana gaya hidup yang sesuai dengan kebenaran semakin nyata dalam kehidupan sehari-hari!

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 42-45

Sabtu, 23 Agustus 2025

BERDOA UNTUK BANYAK ORANG DISELAMATKAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 10:1-3

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Roma 10:1.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal-hal apakah yang dilakukan oleh orang-orang di dunia ini yang menyebabkan mereka tidak mengalami perjumpaan dengan pencipta mereka?
  2. Terhadap siapakah sebenarnya mereka tidak takluk atau tunduk?
  3. Apakah yang menjadi keinginan hati dan doa rasul Paulus kepada Tuhan untuk orang-orang yang tidak mengenal Allah?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Banyak orang di dunia ini yang sedang membangun sebuah pemahaman tentang Tuhan dengan pengertian mereka sendiri yang pada akhirnya mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah termasuk tidak takluk kepada Allah.

“Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.” (Roma 10:3).

Akibat dari pemahaman yang salah itu menyebabkan mereka tidak bertemu dengan Allah, yang pada akhirnya mereka hidup di dalam dosa dan dijerat oleh dosa.

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas: penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan. Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan. Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.” (Roma 1:28-32).

Namun Allah telah mengaruniakan jalan melalui Anak-Nya yaitu Yesus Kristus agar mereka tidak binasa.

Oleh sebab itu Tuhan membangkitkan kita agar memiliki belas kasihan Tuhan agar Kabar Baik berita keselamatan sampai kepada seluruh manusia di dunia ini.

Hal-hal yang harus kita miliki agar keselamatan dapat sampai kepada mereka, yaitu:

  1. Kita harus memiliki keinginan hati agar mereka diselamatkan disertai dengan belas kasihan dari Tuhan dengan cara melihat dunia ini dengan kacamata Tuhan. “Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya. Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.” (Yohanes 4:34-35). “Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” (Matius 9:36).
  2. Kita harus berdoa bagi orang banyak agar diselamatkan. “Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.” (Roma 10:1).

Karena itu marilah kita memiliki komitmen dan disiplin bertekun dalam doa serta antusias agar jiwa-jiwa yang terhilang dapat diselamatkan dan berjumpa dengan Yesus Kristus, sang Juruselamat.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana komitmen dan ketekunan saudara dalam berdoa untuk keselamatan dunia ini dan bangsa Indonesia!

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 38-41

Jumat, 22 Agustus 2025

BERDOA UNTUK PELAYAN MISI

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 9:35-38

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya dan secara khusus hafalkanlah Matius 9:38.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Hal-hal apakah yang dilakukan oleh Yesus ketika Ia pergi ke kota-kota dan desa-desa?
  2. Siapakah yang dibutuhkan oleh Yesus agar dapat melakukan dan mengerjakan hal-hal yang Yesus telah perbuat?
  3. Apakah perintah dari Yesus untuk kita lakukan agar Bapa mengirimkan pekerja-pekerja yang dapat menuai tuaian di akhir zaman?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Selama Yesus berada di dunia ini, Dia telah mengerjakan pekerjaan-pekerjaan Bapa dengan cara memberitakan Injil Kerajaan Allah dan melenyapkan segala penyakit dan kelemahan, serta mengajar orang-orang di rumah ibadah dengan berkeliling kota dan desa.

Tuhan juga memerintahkan agar kita juga mengerjakan pekerjaan yang telah dikerjakan oleh Yesus seperti Yesus telah mengerjakan pekerjaan Bapa.

“Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.” (Yohanes 5:19).

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa.” (Yohanes 14:12).

Bapa membutuhkan kita untuk mengerjakan pekerjaan Bapa karena Yesus telah duduk di sebelah kanan Bapa maka kita harus melanjutkan pekerjaan yang pernah dilakukan oleh Yesus dengan cara memberitakan Injil Kerajaan Allah, melenyapkan segala penyakit dan semua kelemahan serta mengusir setan.

Itulah sebabnya Allah mengutus kita untuk melakukannya.

Hal-hal praktis yang harus kita lakukan untuk menjawab kebutuhan itu adalah:

  1. Kita harus berdoa agar ada orang-orang yang mau diutus untuk melakukan pekerjaan misi, karena Yesus telah berkata bahwa ketika kita dijanjikan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari yang pernah dilakukan oleh Yesus, maka apapun yang kita minta maka Yesus akan melakukannya. Dalam hal ini meminta agar ada utusan-utusan misi. “Dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” (Yohanes 14:13-14). “Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Matius 9:38).
  2. Kita harus berdoa untuk pekerja-pekerja misi agar Tuhan membuat segala hal yang mereka lakukan berhasil. “Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus, juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil.” (Efesus 6:18-19).

Marilah kita berkobar-kobar untuk berdoa bagi pelayan misi agar Injil Kerajaan Allah beroleh kemajuan di muka bumi khususnya di Indonesia.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana komitmen dan ketekunan saudara dalam berdoa bagi pekerja-pekerja misi di gereja ini!

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 35-37