KENAKAN KRISTUS, TINGGALKAN HIDUP YANG MERUSAK
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ROMA 13:11-14
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Melihat keadaan saat ini, apa yang dianjurkan oleh rasul Paulus?
- Dalam menghadapi keadaan saat ini, apa yang seharusnya kita tanggalkan dan apa yang sepatutnya kita kenakan?
- Untuk menghadapi apa kita harus selalu mengenakan Tuhan Yesus?
- Dalam hal apa, kita tidak perlu merawat tubuh kita?

Saudara, dalam masa-masa kegelapan ketika kejahatan merajalela dan orang-orang percaya terkena imbasnya, bahkan banyak yang ikut terlibat, kehidupan orang percaya menjadi tidak berbeda dengan kehidupan orang dunia.
Namun, nasihat Rasul Paulus dalam nas Alkitab yang kita renungkan pagi ini mengajarkan supaya orang-orang percaya hidup dengan mengenakan Yesus dan meninggalkan cara hidup yang tidak baik.
Perbedaan antara orang percaya dan orang yang tidak percaya terletak pada keadaan batin mereka.
Batin orang percaya didiami oleh Roh Kudus, sedangkan orang yang tidak percaya didiami oleh rohnya sendiri atau dikuasai oleh roh jahat.
Oleh karena itu, Rasul Paulus menasihati jemaat di Roma sebagaimana disampaikan dalam nats Alkitab pagi ini.
Dalam bagian kitab yang lain, ia juga menasihati jemaat:
Galatia 3:26-27 “Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.”
Karena kita telah mengenakan Kristus, maka hendaklah kita juga hidup seperti Kristus supaya semua orang mengetahui bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Kita adalah pengikut atau murid-murid Kristus yang telah dimeteraikan dengan Roh Kudus di dalam batin kita.
Efesus 1:13 “Di dalam Dia kamu juga–karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu–di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.”
Yesus pernah menyatakan bahwa Roh Kudus adalah Pribadi Allah yang akan menggantikan kehadiran Yesus di muka bumi ini setelah Yesus Kristus naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Bapa.
Roh Kudus disebut sebagai Penolong bagi umat yang mengikut Yesus Kristus.
Yohanes 14:26 “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
Dengan mengenakan Kristus, marilah kita hidup sesuai dengan apa yang Yesus Kristus kehendaki.
Biarlah Roh Kudus yang telah berdiam di dalam batin kita mengajar kita sesuai dengan tujuan kedatangan-Nya untuk tinggal dalam batin anak-anak Allah, yaitu murid-murid Yesus Kristus.
Rasul Paulus menuliskan suratnya kepada jemaat di Galatia:
Galatia 5:25 “Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh”
Oleh karena kita telah mengenakan Kristus, maka sepatutnyalah hidup kita mengikuti pimpinan Roh Kudus dan tidak lagi dikendalikan oleh kedagingan kita, sehingga kita tidak lagi hidup sembarangan.
Pastikan kita harus menjauhi cara hidup orang berdosa, seperti berpesta pora, mengikuti pola hidup hedonisme dan konsumerisme, serta berbagai bentuk kehidupan yang dikuasai oleh kedagingan.
Cara hidup kita sebelum kita bertobat dan mengenakan Kristus:
Galatia 5:19-21 “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.”
Saudara yang terkasih di dalam Kristus, marilah kita hidup intim dengan Bapa melalui doa, pembacaan Firman yang teratur, saat teduh, dan senantiasa mengenakan Kristus.
Marilah kita hidup oleh Roh Kudus dan dipimpin oleh Roh Kudus sehingga orang-orang di sekitar kita dapat melihat terang Allah yang dipancarkan melalui kehidupan orang-orang yang dipimpin oleh Roh Kudus, yaitu mereka yang senantiasa mengenakan Kristus.
Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Mengapa banyak orang percaya yang mengaku Yesus sebagai Tuhan, tetapi hidupnya tidak berbeda dengan orang-orang dunia, senang berpesta pora, memamerkan kekayaan, dan melakukan berbagai hal lainnya?
Pembacaan Alkitab Setahun
Markus 1-3