PENYAKIT KITA YANG DITANGGUNGNYA
Penulis : Pramadya Wisnu

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YESAYA 53:3-5
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Mengapa Mesias harus mengalami penderitaan dan penolakan, dan apa maknanya bagi keselamatan kita?
- Apa arti bahwa “oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh”?

Yesaya 53:4a “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya..”
Pernyataan ini sangat indah sekaligus serius. Kristus datang untuk menanggung beban yang seharusnya kita pikul.
Dalam pelayanan-Nya, Yesus menunjukkan kepedulian terhadap orang-orang yang sakit.
Ia menyembuhkan banyak orang dan menunjukkan belas kasihan kepada mereka yang menderita.
Namun makna Yesaya 53 tidak berhenti pada penyakit fisik.
Ayat berikutnya menjelaskan lebih dalam: “Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita.” (Yesaya 53:5a).
Dengan demikian, penderitaan Kristus terutama berkaitan dengan dosa dan pemberontakan manusia.
Sementara faktanya, manusia sering kali lebih takut kepada penyakit tubuh daripada penyakit rohani.
Penyakit fisik dapat membuat seseorang kehilangan kesehatan.
Tetapi dosa memisahkan manusia dari Allah.
Penyakit tubuh pada akhirnya berhubungan dengan kehidupan kita di dunia ini.
Namun dosa memiliki konsekuensi yang jauh lebih dalam karena merusak hubungan manusia dengan Penciptanya.
Itulah sebabnya Yesus tidak hanya datang sebagai penyembuh tubuh.
Ia datang sebagai Juruselamat.
Ia menanggung akibat dosa kita agar kita dapat menerima pendamaian dengan Allah.
Bagian akhir Yesaya 53:5 berkata: “…oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.”
Ayat ini sering dipahami dalam konteks kesembuhan fisik saja.
Namun konteks Yesaya 53 secara keseluruhan terutama berbicara tentang pemulihan manusia dari dosa dan akibat keterpisahan dari Allah.
Karena itu, “sembuh” tidak boleh dipahami sebagai janji bahwa setiap orang percaya pasti akan terbebas dari setiap penyakit fisik dalam kehidupan sekarang.
Ada orang yang Tuhan sembuhkan secara ajaib.
Ada pula orang percaya yang tetap mengalami penyakit dan penderitaan sampai akhir hidupnya.
Namun bagi setiap orang yang percaya kepada Kristus, ada kesembuhan yang pasti: hubungan dengan Allah dipulihkan dan dosa kita diampuni.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, ceritakan apakah masih ada dosa atau beban kehidupan yang engkau coba tanggung sendiri, padahal engkau dapat membawanya kepada Kristus?
Pembacaan Alkitab Setahun
Matius 9-10