TUHAN MEMBAHARUI KITA DENGAN KASIH-NYA
Penulis : Pramadya Wisnu

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ZEFANYA 3:16-18
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya!

- Perintah Tuhan kepada Sion untuk tidak takut apakah masih sesuai bagi umat percaya saat ini, agar tidak takut menghadapi situasi saat ini?
- Adakah alasan saat ini untuk kita tidak menjadi takut?

Kitab Zefanya banyak berisi peringatan tentang penghakiman Tuhan atas dosa.
Namun, kitab ini ditutup dengan berita yang penuh pengharapan.
Setelah penghukuman, Tuhan menjanjikan pemulihan.
Kasih-Nya lebih besar daripada kegagalan umat-Nya. Tuhan tidak hanya mengampuni, tetapi juga membaharui kita sehingga kita dapat hidup kembali dalam sukacita dan pengharapan.
Zefanya 3:17a “TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan.”
Pemulihan selalu dimulai dari kehadiran Tuhan.
Umat Israel tidak dipulihkan karena kekuatan mereka, melainkan karena Tuhan sendiri hadir di tengah-tengah mereka.
Kehadiran Tuhan mengubah hati yang penuh ketakutan menjadi damai.
Firman Tuhan menyatakan “Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya.”
Kata “membaharui” menunjukkan bahwa Tuhan memulihkan hati yang hancur, memperbaiki kehidupan yang rusak, dan memberi awal yang baru.
Kasih Tuhan bukan sekadar menghibur, tetapi mengubahkan.
Kasih-Nya: mengampuni dosa kita, memulihkan hubungan kita dengan-Nya, mengangkat rasa bersalah kita, memberi kita kekuatan baru, membentuk karakter kita hingga semakin serupa dengan Kristus.
Jadi kasih Tuhan bukan hanya menerima kita, tetapi juga membaharui kita.
Sehingga ketika kita datang kepada-Nya: ketakutan diganti dengan keberanian, kelemahan diganti dengan kekuatan, rasa bersalah diganti dengan pengampunan, kehancuran diganti dengan pemulihan, dukacita diganti dengan sukacita.
Tuhan tentu masih bekerja pada hari ini. Ia hadir di tengah umat-Nya sebagai Pahlawan yang memberi kemenangan.
Ia membaharui hidup kita dengan kasih-Nya dan bersukacita atas setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, ceritakan bagian hidup apa yang paling membutuhkan pembaharuan dari kasih Tuhan saat ini?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yesaya 18-22