TUHAN YANG MENJADI RAJA
Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MIKHA 4:5-10
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Mikha 4:7!

- Dengan siapakah kita harus berjalan untuk selama-lamanya?
- Selain sebagai Tuhan, sebagai apakah Tuhan bagi kehidupan kita untuk selama-lamanya?
- Menurut saudara apakah peranan Tuhan sebagai raja di dalam kehidupan kita?

Allah telah menyatakan bahwa Ia adalah Tuhan dan Raja segala raja.
Dan sebagai Raja, Ia akan memerintah bangsa-bangsa, berkuasa penuh untuk mengatur pemerintahan dunia ini dan pemerintahan sorga.
“Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel.” (Yesaya 43:15).
”TUHAN bersemayam di atas air bah, TUHAN bersemayam sebagai Raja untuk selama-lamanya.” (Mazmur 29:10).
”Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus.” (Mazmur 47:8).
”Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.” (Wahyu 19:16).
Karena Dia adalah Raja maka sebagai umat-Nya kita harus membangun dan hidup dalam sikap yang benar terhadap seorang raja, diantaranya:
- Kita harus membangun kehidupan yang semakin memuji, menyembah dan bermazmur bagi Dia dalam segala keadaan. Dengan demikian kita memiliki sikap hidup yang senantiasa menjadikan Dia sebagai Raja dalam segala hal dan dalam segala keadaan. ”Allah telah naik dengan diiringi sorak-sorai, ya TUHAN itu, dengan diiringi bunyi sangkakala. Bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja kita, bermazmurlah! Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran!” (Mazmur 47:5-7). Penyembahan yang kita lakukan adalah dengan rasa hormat dan takut akan Dia sehingga dunia pun akan tahu bahwa Dia adalah Raja segala raja. ”Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah ke pelataran-Nya! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan, gemetarlah di hadapan-Nya, hai segenap bumi! Katakanlah di antara bangsa-bangsa: “TUHAN itu Raja! Sungguh tegak dunia, tidak goyang. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.” (Mazmur 96:8-10).
- Kita harus yakin bahwa kita akan hidup dalam kemenangan karena di dalam Tuhan sebagai Raja kita memiliki kerajaan yang tidak tergoncangkan. ”Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.” (Ibrani 12:28).
”Sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.” (Ulangan 20:4).

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara senantiasa mengalami berkemenangan karena menjadikan Tuhan sebagai Raja!
Pembacaan Alkitab Setahun
Amsal 27-29