FIRMAN KRISTUS DIAM DENGAN LIMPAH

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

KOLOSE 3:15-17

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang harus memerintah dalam hati kita?
  2. Apa yang harus kita miliki sehingga kita bisa mengajar, menasihati dan menegur satu sama lain?
  3. Apa yang menyebabkan kita bisa mengucap Syukur kepada Allah dalam hati kita?
  4. Apa yang harus dilakukan di dalam nama Tuhan Yesus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, sebagai anak-anak Tuhan dan sebagai sesama saudara di dalam Tuhan, saya ingin mengajak kita semua untuk semakin giat belajar mengenal Yesus Kristus sebagai Juruselamat.

Melalui pembacaan Firman Tuhan, kita dapat mengenal Yesus Kristus sebagai Tuhan yang sangat mengasihi umat manusia.

Lewat membaca, merenungkan, dan menghafal ayat-ayat Firman Tuhan, kita akan semakin mengenal dan semakin mencintai Tuhan.

Dengan demikian, kita akan semakin bersyukur kepada Allah Bapa, kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat kita, serta kepada Roh Kudus yang menjadi Penolong, Penghibur dan Pemimpin kita, yang terus mengarahkan kita untuk semakin dalam mengasihi Bapa dan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Saudara, Rasul Paulus menuliskan dalam suratnya kepada Timotius, anak rohaninya:

2 Timotius 3:16-17 “Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.”

Firman Allah adalah isi hati Tuhan yang dapat kita ketahui melalui pembacaan dan perenungan firman-Nya yang tertulis di dalam Alkitab.

Tuhan menyatakan diri-Nya melalui firman tertulis dalam Alkitab yang dapat kita baca dan pelajari.

Melalui tulisan yang diilhamkan oleh Allah, kita dapat menyadari ketika kita sedang bersalah.

Saat hati kita tidak mengalami damai sejahtera, kita dapat berdoa dan bertanya kepada Tuhan mengapa kita merasakan kecemasan, ketakutan atau kebimbangan.

Lewat doa, pembacaan dan perenungan Firman Tuhan, kita akan mengerti mengapa damai sejahtera itu seolah meninggalkan kita, sehingga kekhawatiran, kecemasan bahkan ketakutan dapat menghampiri.

Saya meyakini, dan Alkitab juga mengajarkan, bahwa keraguan sering menyerang ketika kita tidak memahami kebenaran, serta kurang memiliki pengertian, hikmat, dan pengetahuan.

Ketika kita mengenal Firman Kebenaran, kita akan memiliki iman sehingga ketakutan, kebimbangan, kecemasan, dan kekuatiran tidak lagi menguasai kita.

Kebenaran Firman Tuhan akan mengusir semua keraguan dan kekuatiran dan memenuhi pikiran, perasaan serta kehidupan kita.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk belajar, merenungkan, bahkan menghafalkan Firman Tuhan agar kita mampu melawan keraguan, kekuatiran dan kebimbangan serta mengusir ketakutan.

Pemazmur menulis:

Mazmur 119:9 “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.”

Mazmur 119:11 “Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.”

Jika kita dengan sengaja menghafalkan Firman Tuhan, itu merupakan usaha yang sangat baik untuk menjaga diri dari serangan musuh yang mengintimidasi, menimbulkan ketakutan, menggoda kepada dosa dan kejatuhan moral, serta melontarkan tuduhan-tuduhan yang memicu keraguan dan kebimbangan.

Dengan semakin banyak mengerti Firman Tuhan, kita akan semakin mengerti dan mengenal janji-janji Tuhan.

Dengan demikian, kita tidak mudah digoda, ditipu atau diintimidasi oleh Iblis.

Ketika hati dan pikiran kita dikuasai oleh Firman Tuhan, kita juga akan lebih mudah menguatkan, menasihati dan membimbing orang lain agar mereka dapat keluar dari ketakutan, kekuatiran, kebimbangan dan keraguan.

Mari kita mengisi hati dan pikiran kita dengan senjata rohani yaitu Firman Tuhan sebagai Pedang Roh, supaya kita dapat menang ketika Iblis datang menggoda, mengintimidasi dan menakut-nakuti kita.

Ketika hati kita dipenuhi dengan kebenaran Firman Tuhan, kita akan dengan mudah mengalahkan keraguan, ketakutan dan kebimbangan.

Firman Tuhan akan menguatkan hati kita,sehingga kita tidak lagi ragu, tetapi dapat berdoa dan berseru kepada Tuhan dengan penuh ucapan syukur ketika memperoleh kemenangan.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Apa yang menyebabkan banyak anak-anak Tuhan selalu tinggal di dalam kekuatiran?

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Tawarikh 2-5