FIRMAN YANG MEMBERI HIDUP
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YOHANES 6:60-63
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Perkataan Yesus yang manakah yang dinyatakan oleh murid-murid-Nya sebagai perkataan yang keras?
- Apa penjelasan Yesus mengenai “perkataan keras” yang dikatakan oleh para pengikut-Nya?
- Menurut Yesus, apakah yang dapat memberi hidup dan yang tidak berguna?
- Apa yang terjadi di antara para pengikut Yesus sehingga banyak dari mereka bersungut-sungut ketika mendengarkan ajaran Yesus Kristus?

Saudara, ketika Yesus mengatakan bahwa Yesus adalah roti yang turun dari sorga, maka banyak orang Farisi dan orang-orang Yahudi yang mendengarkan serta mengikuti Yesus mulai ribut dan saling bertengkar.
Mereka mulai mempertanyakan Yesus dan ajaran-Nya.
Ketika Yesus mengatakan bahwa diri-Nya adalah benar-benar makanan, maka banyak orang Yahudi mulai bersungut-sungut dan berkata:
Yohanes 6:42 “Kata mereka: “Bukankah Ia ini Yesus, anak Yusuf, yang ibu bapanya kita kenal? Bagaimana Ia dapat berkata: Aku telah turun dari sorga?”
Saudara, Yesus melarang mereka bersungut-sungut dan kemudian membuat suatu pernyataan yang semakin membingungkan orang banyak, sehingga mereka semakin mempertanyakan ajaran Yesus Kristus:
Yohanes 6:51 “Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga. Jikalau seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya, dan roti yang Kuberikan itu ialah daging-Ku, yang akan Kuberikan untuk hidup dunia.”
Yohanes 6:53-56 “Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.”
Sesudah mendengar pengajaran Yesus itu, banyak murid mengundurkan diri dan tidak lagi mengikuti Dia.
Saudara, kita adalah orang-orang yang beruntung, karena kita adalah orang-orang yang ditarik oleh Bapa untuk datang kepada Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat.
Yohanes 6:44-45 “Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman. Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.”
Saudara, sudah jelas bagi kita bahwa sebagai orang percaya, kita telah mengalami kelahiran baru, karena Roh Bapa dimeteraikan ke dalam hati kita oleh iman.
Dalam ibadah Perjamuan Kudus, kita makan roti dan minum anggur yang melambangkan tubuh dan darah Yesus.
Oleh karena itu, benarlah apa yang Yesus katakan: “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.”
Saudara, dari kebenaran firman yang kita baca dalam renungan pagi ini, kita mengerti bahwa firman Yesus Kristus memberi kehidupan kepada kita yang mempercayainya.
Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Mengapa banyak orang sulit sekali percaya kepada Yesus, sedangkan saat kita mendengarnya, merenungkannya, lalu percaya?
Pembacaan Alkitab Setahun
1 Raja-Raja 3-5