HIDUP BARU DALAM KEBANGKITAN KRISTUS

Penulis : Bernard Tagor

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

ROMA 6:4-7

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa arti rohani dari baptisan dalam hubungannya dengan kematian dan kebangkitan Yesus? (Ayat 4)
  2. Apa jaminan yang kita miliki jika kita telah menyatu dalam kematian Kristus? (ayat 5)
  3. Mengapa “manusia lama” kita harus turut disalibkan bersama Kristus? (ayat 6)
  4. Apa yang terjadi pada seseorang yang telah mati bersama Kristus dalam hubungannya dengan dosa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Surat Roma ditulis oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Roma untuk menjelaskan doktrin keselamatan murni karena kasih karunia melalui iman (Sola Fide).

Latar belakang khusus pasal 6 ini merupakan jawaban tegas Paulus terhadap pemikiran keliru yang menganggap bahwa karena kasih karunia melimpah, maka orang percaya boleh terus berbuat dosa.

Paulus menegaskan bahwa kasih karunia bukanlah izin untuk berdosa, melainkan kuasa untuk mematikan dosa.

Lewat gambaran baptisan, Paulus menjelaskan bahwa kita sudah menjadi satu dengan Kristus.

Artinya, status lama kita sebagai budak dosa sudah diputus secara resmi dan sah oleh pengorbanan Yesus di kayu salib.

Kalimat “turut disalibkan” menunjukkan bahwa manusia lama kita telah dihukum mati bersama Kristus agar “tubuh dosa” kehilangan kuasanya.

Kebangkitan Yesus menjamin bahwa kita tidak hanya diampuni, tetapi juga diberi kekuatan untuk memulai hidup yang benar-benar baru.

Atau hidup dalam kebangkitan Kristus.

Sekarang kita tidak perlu lagi menuruti keinginan daging, karena dosa dan maut sudah tidak punya hak dan kuasa untuk mengatur kita lagi.

KebangkitanNya adalah proklamasi resmi bahwa kita bukan lagi budak dosa, melainkan sudah menjadi milik Tuhan seutuhnya.

Mari kita renungkan, kekristenan bukanlah sekadar ‘tiket ke surga’, melainkan sebuah transformasi atau perubahan radikal yang mengubah seluruh gaya hidup kita setiap hari.

Zaman yang sering memaklumi dosa atas nama kebebasan, kelemahan daging atau manusia yang tidak sempurna.

Ayat renungan yang kita baca hari ini menegaskan bahwa kita telah dianugerahi kuasa kebangkitan untuk berkata tidak! pada dosa.

Hidup baru berarti berhenti menyerahkan hidup kita pada belenggu kebiasaan atau terikat pada hal-hal buruk, integritas yang kompromis.

Ingat! status hukum kita secara rohani, telah mati bagi dosa, maka secara otomatis kita wajib hidup sebagai pribadi yang merdeka.

Diskusikan dalam kelompok PA atau persekutuan kita, makna apa yang dapat diambil sebagai pembelajaran dan perenungan dari pembacaan renungan kita hari ini?

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 13-15