ROH KUDUS MENOLONG DALAM KELEMAHAN KITA
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ROMA 8:26-29
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa yang Roh Kudus lakukan untuk menolong kita?
- Siapa yang menyelidiki hati nurani kita?
- Apa yang selalu Tuhan lakukan bagi kita?
- Apa yang Tuhan lakukan bagi orang-orang yang dipilih-Nya?

Saudara, ketika kita tidak mengetahui apa yang harus didoakan dan bagaimana seharusnya berdoa, Roh Kudus akan menolong kita dengan menyampaikan permohonan kepada Allah melalui keluhan-keluhan yang tak terucapkan yang disebut sebagai bahasa roh atau bahasa malaikat.
Rasul Paulus berkata:
1 Korintus 13:1 “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.”
Ketika kita berdoa dengan bahasa roh, maka kita tidak memahami apa yang sedang kita doakan.
Karena itulah, banyak anak Tuhan yang memiliki karunia tersebut tidak betah berlama-lama berdoa dengan bahasa roh, sebab mereka tidak mengetahui isi doanya.
Mereka lebih sering berdoa dengan bahasa yang dapat dimengerti.
Namun demikian, saat kita berdoa dengan bahasa roh, maka sebenarnya kita sedang mendoakan hal-hal yang sangat penting yaitu kebutuhan roh kita sendiri atau bahkan kebutuhan saudara-saudara kita yang sedang didoakan melalui roh kita.
Roma 8:26 “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”
Saudara yang terkasih, ketika kita berdoa dengan bahasa roh, yang juga disebut bahasa lidah atau glossolalia, maka roh kitalah yang berdoa.
Kita sendiri tidak memahami apa yang kita ucapkan dan orang lain pun tidak mengetahuinya.
Namun, ada orang-orang yang diberi karunia untuk menafsirkan bahasa roh.
Melalui penafsiran bahasa roh itu, kita dapat mengerti apa yang sedang kita doakan.
Bahasa roh yang ditafsirkan dapat berupa nubuat atau permohonan, karena hal tersebut merupakan pekerjaan roh kita atau pekerjaan Roh Kudus yang berdiam di dalam roh kita.
Rasul Yohanes menuliskan perkataan Yesus Kristus kepada murid-muridNya mengenai Roh Kudus yang akan diutus oleh Bapa setelah kebangkitan-Nya dan setelah Ia naik ke surga.
Yohanes 14:16-17 “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”
Yohanes 14:26 “tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”
Karena Tuhan Allah menghendaki agar para murid memuridkan semua bangsa, maka Bapa mengutus Sang Penolong untuk menolong para murid memuridkan bangsa-bangsa di seluruh dunia yaitu Roh Kebenaran, Penolong dan Penghibur yaitu Roh Kudus, yang juga disebut Roh Allah dan Roh Kristus.
Roh Tuhan inilah yang menolong murid-murid Kristus dalam memperluas Kerajaan Allah, dari Yerusalem sampai ke ujung bumi. Rasul Paulus menuliskan hal ini kepada jemaat di Roma:
Roma 8:26-30 “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.”
Dalam berbagai keadaan, Roh Kudus menolong murid-murid Yesus yang terlibat dalam pelayanan untuk memperluas Kerajaan Allah.
Ketika mereka menghadapi kesulitan dan aniaya, Roh Penolong yaitu Roh Kudus hadir untuk menolong dan menghibur mereka, serta memberikan hikmat agar mereka memperoleh jalan keluar dari setiap kesulitan.
Berbagai peristiwa yang dialami para pelayan Tuhan merupakan proses pembentukan agar para murid semakin mengenal kasih Allah.
Melalui setiap persoalan yang dialami, mereka semakin menyadari bahwa Roh Allah senantiasa menyertai mereka melalui berbagai pertolongan, penghiburan, hikmat dan kebijaksanaan yang nyata dalam kehidupan mereka.
Para murid Yesus akan dimuliakan oleh Tuhan sehingga mereka menjadi serupa dengan Yesus Kristus sebagai gambar Allah yang tidak kelihatan.
Haleluya, puji Tuhan. Amin.

Mengapa banyak anak Tuhan yang mengaku sebagai murid Yesus, tetapi hidup mereka selalu memperlihatkan sifat kedagingan?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yosua 1-4