ROH KUDUS TINGGAL MENYERTAI KITA
Penulis : Bernard Tagor

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YOHANES 14:15-19
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa hubungan antara mengasihi Yesus dan menuruti perintah-Nya (ayat 15)?
- Siapakah “Penolong yang lain” yang dijanjikan Yesus, dan apa peran-Nya bagi orang percaya (ayat 16–17)?
- Apa arti perkataan Yesus, “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu” (ayat 18), bagi murid-murid dan bagi kita sekarang?

Yohanes pasal 14 berisi perkataan Yesus kepada murid-murid-Nya menjelang penyaliban.
Ia menyampaikan tentang perpisahanNya dan kepergianNya kepada Bapa untuk mempersiapkan tempat bagi mereka.
Yesus memahami bahwa situasi ini tidak mudah, karena selama kurang lebih tiga setengah tahun Ia hidup berada di tengah-tengah mereka.
Karena itu para murid merasa gelisah.
Dalam konteks tersebut, ayat 15–19 memuat janji tentang Roh Kudus sebagai Penolong dan penghiburan bahwa mereka tidak akan ditinggalkan sendirian.
Pada ayat 15 Yesus menegaskan, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu.”
Kasih kepada Kristus dinyatakan melalui ketaatan melakukan perintah-perintahNya amat sangatlah penting!
Kata “menuruti” (Yunani: tēreō) berarti menjaga, memelihara, dan memegang teguh perintahNya.
Namun menuruti perintah Tuhan secara konsisten bukanlah hal yang mudah.
Pada ayat 16 Yesus melanjutkan perkataanNya, “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain.”
Siapa yang Yesus maksudkan dengan seorang penolong yang lain?
Kata “Penolong” berasal dari bahasa Yunani Paraklētos, yang berarti Penghibur, Pembela, atau Penasehat.
Kata “yang lain” (allos) berarti lain dalam pribadi, tetapi setara dalam hakikat.
Yang dimaksud adalah Yesus itu sendiri dan Roh Kudus, yang melanjutkan karya Kristus dan menyertai orang percaya.
Dalam konteks Yohanes 14:15–19, supaya setiap orang yang telah percaya dapat menuruti perintah Tuhan, maka kita membutuhkan pertolongan Kristus melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam dan menyertai kita.
Roh Kudus menolong kita memahami kebenaran dan memampukan kita melakukan kehendakNya.
Lalu bagaimana kita mengetahui bahwa Roh Kristus atau Roh Kebenaran tinggal di dalam kita?
Hal itu nyata ketika kita memiliki relasi pribadi dengan Kristus, ada kasih yang mendorong kita menaati perintahNya, ada kepekaan hati dan pertobatan ketika jatuh dalam dosa, ada pertumbuhan serta perubahan karakter, ada kerinduan akan firman dan doa, dan ada ketekunan dalam iman.
Semua ini bukan hasil kekuatan manusia, melainkan karya Roh Kudus yang hidup dan bekerja di dalam diri orang percaya.

Diskusikan dalam kelompok PA atau persekutuan mengenai makna kehadiran Roh Kudus yang menyertai kehidupan kita.
Pembacaan Alkitab Setahun
Ulangan 28-29