TUBUH SEBAGAI MILIK ALLAH

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

I KORINTUS 6:15-20

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah I Korintus 6:19.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Kepada siapakah kita mengikatkan diri sehingga kita menjadi satu roh dengan Dia?
  2. Sebagai apakah status diri kita karena mengikatkan diri dengan Roh Kristus?
  3. Menjadi milik siapakah tubuh kita setelah mengikatkan diri kepada Roh Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Ketika kita mengalami kelahiran kembali kita harus memahami bahwa kita telah mengikatkan diri kepada Tuhan dan kita menjadi satu roh dengan Dia.

“Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.” (I Korintus 6:17).

Akibatnya hidup kita bukan milik kita lagi melainkan milik Allah dan tubuh kita dijadikan sebagai bait Roh Kudus. Hal itu terjadi karena kematian Yesus di kayu salib telah membeli dan menebus kita dari dosa dan kuasa iblis.

”Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (I Korintus 6:19-20).

”Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.” (Ibrani 2:14-15).

Dengan pemahaman yang benar bahwa tubuh kita adalah milik Allah maka Tuhan ingin agar kita memberi respon yang benar terhadap kebenaran ini, yaitu:

  1. Kita harus menjauhkan diri dari mencintai dunia ini dan menjauhkan diri dari dosa percabulan, yang membuat kita dapat diikat oleh dunia ini. ”Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.” (I Yohanes 2:15-16);
  2. Karena kita adalah milik Allah maka kita telah mati terhadap dosa. ”Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.” (Roma 6:11);
  3. Kita harus menyerahkan tubuh kita bagi Allah untuk memuliakan Allah dengan tubuh kita. ”Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.” (Roma 6:13). ”Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (I Korintus 6:20).

Diskusikanlah dalam komunitas saudara apa yang saudara lakukan ketika menyadari bahwa tubuh saudara adalah milik Allah.

Pembacaan Alkitab Setahun

Bilangan 28-30