HATI YANG LURUS DIHADAPAN ALLAH
Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

Pembacaan Alkitab Hari ini :
KISAH PARA RASUL 8:18-25
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Kisah Para Rasul 8:22.

- Apakah yang dialami oleh orang-orang di Samaria ketika rasul-rasul menumpangkan tangan?
- Sikap hati yang bagaimanakah yang dimiliki oleh Simon sehingga dia ditegur oleh Rasul Paulus?
- Coba sebutkan kejahatan dari hati Simon sehingga disebutkan bahwa hatinya tidak lurus dihadapan Allah?

Allah mencurahkan Roh Kudus kepada orang-orang yang ada di Samaria melalui pemberitaan Injil oleh Filipus dan penumpangan tangan oleh Petrus dan Yohanes.
Namun Simon yang sudah percaya dan dibaptis ingin memiliki kuasa Roh Kudus dengan cara menawarkan uang kepada rasul-rasul dan dia tidak mengalaminya karena memiliki hati yang tidak lurus dihadapan Tuhan dan memiliki hati yang jahat dan motivasi yang salah dalam bergerak bersama dengan Roh Kudus.
Sikap yang demikian dapat membuat Roh Kudus berduka dan bahkan melawan Tuhan seperti yang dialami oleh Ananias dan Safira dimana mereka mendustai rasul-rasul dalam hal penjualan tanah sehingga karena mereka juga mendustai Roh Kudus sehingga berakibat kepada kematian Ananias dan Safira.
Ketika kita bergerak dengan kuasa Roh Kudus maka Allah ingin agar kita juga bergerak dengan kekudusan Allah di dalam hati kita dimana kita tidak menyimpan dosa dan kejahatan dan memiliki hati nurani yang murni.
“Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.” (Matius 5:8).
“Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?” “Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.” (Mazmur 24:3-4).
”Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.” (Mazmur 66:18).
Agar kita memiliki hati yang lurus dan tidak menyimpan kejahatan dalam bergerak dengan kuasa Roh Kudus maka kita harus memperhatikan hal-hal:
- Kuasa Roh Kudus bukan untuk kepentingan memuliakan diri kita dan meninggikan diri kita dan pamer kemampuan kita tetapi hanya untuk memuliakan Allah karena hal tersebut diberikan kepada kita sebagai kasih karunia saja;
- Milikilah motivasi yang benar dimana ketika kuasa Roh Kudus dinyatakan hanya untuk kepentingan Tuhan dimana Tuhan memakai kita sebagai anugerah untuk orang-orang mengalami perjumpaan dengan Tuhan;
- Kita harus memahami bahwa demonstrasi kuasa Roh Kudus untuk membuat orang-orang dan jemaat Tuhan semakin memiliki rasa takut akan Tuhan dan semakin mengagumi Tuhan serta semakin banyak orang yang percaya kepada Tuhan.
”Maka sangat ketakutanlah seluruh jemaat dan semua orang yang mendengar hal itu.” (Kisah Para Rasul 5:11).
”Dan makin lama makin bertambahlah jumlah orang yang percaya kepada Tuhan, baik laki-laki maupun perempuan.” (Kisah Para Rasul 5:14).

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara senantiasa memiliki sikap hati yang lurus dalam bergerak dengan kuasa Roh Kudus.
Pembacaan Alkitab Setahun
Bilangan 23-25