MEMBANGUN RERUNTUHAN BERABAD-ABAD
Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YESAYA 58:10-12
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Yesaya 58:12.

- Apakah yang kita alami ketika kita berpuasa dengan pemahaman bukan hanya untuk menahan lapar tetapi mau menyerahkan kepada orang lapar yang kita inginkan juga ingin memuaskan hati orang yang tertindas?
- Dan apakah yang Tuhan lakukan bagi kita ketika kita berpuasa dengan cara yang benar?
- Apakah yang akan kita lakukan ketika melakukan puasa dengan cara yang benar?

Tuhan menegur bangsa Israel yang melakukan ritual agama tetapi dengan cara yang salah dalam hal berpuasa sehingga mereka tidak mengalami terobosan bahkan mereka selalu mengeluh kepada Tuhan.
“Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!” (Yesaya 58:6-7).
Dan ketika mereka melakukan ritual agama dengan cara yang benar maka mereka akan mengalami realita kehadiran Tuhan dan dipulihkan dari segala kekeringan secara rohani dan ketiadaan kasih.
“Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar dan lukamu akan pulih dengan segera;
kebenaran menjadi barisan depanmu dan kemuliaan TUHAN barisan belakangmu. Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan TUHAN akan menjawab, engkau akan berteriak minta tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku!” (Yesaya 58:8-9a).
”TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.” (Yesaya 58:11).
Ketika kita membangun ritual agama atau kerohanian melalui doa dan puasa yang benar kita bukan hanya mengalami realita Kristus dan encounter dengan-Nya tetapi kita dapat membangun reruntuhan berabad-abad dengan cara membawa realita Kristus kepada dunia ini, baik di kantor, di rumah, di sekolah dan di kampus serta dimana pun Tuhan menempatkan kita.
Kita membawa sorga di bumi untuk menggenapi doa Yesus yaitu: ”Datanglah kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu di bumi”, sehingga bumi ini penuh kemuliaan Tuhan, sehingga tidak ada lagi pembullyan di sekolah, kekerasan dalam rumah tangga, pembunuhan dan bunuh diri, LGBT, kemaksiatan, korupsi dan pungli di kota dimana kita ada.
”Engkau akan membangun reruntuhan yang sudah berabad-abad, dan akan memperbaiki dasar yang diletakkan oleh banyak keturunan. Engkau akan disebutkan “yang memperbaiki tembok yang tembus”, “yang membetulkan jalan supaya tempat itu dapat dihuni” (Yesaya 58:12).
Kita membawa kehidupan ilahi di segala sendi-sendi kehidupan masyarakat sehingga bumi ini penuh dengan pengenalan akan Tuhan.
”Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut.” (Habakuk 2:14).
“Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus,
sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya.” (Yesaya 11:9).
Kita ditetapkan oleh Allah untuk membangun kembali bumi ini dan komunitas dimana kita ada agar penuh dengan pengenalan akan Tuhan.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana kehidupan doa dan puasa yang saudara bangun dapat membawa terobosan dan membangun reruntuhan yang berabad-abad.
Pembacaan Alkitab Setahun
Keluaran 25-27