MENANGGALKAN SEMUA BEBAN DAN DOSA

Penulis : Rina Elisabeth

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

IBRANI 12:1-4

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang harus kita semua tanggalkan?
  2. Dengan cara yang bagaimana kita menanggalkannya?
  3. Apa akibat ketika kita selalu mengingat Dia?
  4. Mengapa kita tidak boleh menganggap enteng didikan Tuhan dan tidak boleh putus asa ketika kita diperingatkan Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara Saudari..

Saat sekarang ini, kita sedang diperhatikan oleh tokoh-tokoh iman yang besar pada zamannya.

Mereka berkumpul di sepanjang jalur pertandingan untuk menonton kita berlari.

Marilah kita menyingkirkan segala sesuatu yang menghalangi, dan ikut berlari dalam perlombaan orang-orang Kristen ini dengan segala kemampuan yang ada pada kita.

Kristus tidak menyerah ketika segala sesuatunya menjadi sulit.

Kita juga tidak boleh menyerah.

Jika kita mengalami penderitaan, itu bukan karena Allah tidak peduli kepada kita, tetapi karena Allah sangat peduli untuk  mendidik kita dan membuat kita tertib demi kebaikan kita sendiri.

Kita tidak boleh putus asa dan menyerah.

Coba kita bayangkan ketika kita sedang mengikuti lomba lari.

Kita membawa tas yang berisi banyak banget barang di punggung kita.

Apakah kita dapat berlari dengan cepat? Tentu saja tidak. 

Begitupun dengan kehidupan rohani kita sebagai orang percaya.

Kita semua yang sedang ada dalam perlombaan iman menuju garis akhir,  seringkali beban hidup dan dosa membuat langkah kita berat dan lemah.

Sehingga kita tidak dapat berlari dengan cepat.

Kita tidak dapat mengambil kemenangan yang Allah sediakan bagi kita.

Jadi apakah yang harus kita lakukan dengan semua beban dan dosa yang merintangi? TANGGALKAN.

Sadar dan kenali beban dan dosa yang menghambat kita itu apa?

Apakah tantangan pergaulan muda-mudi, ketakutan tentang masa depan, kesombongan, iri hati atau lain sebagainya.

Kita harus sadar beban yang bukan berasal dari Tuhan (beban palsu yang iblis coba panahkan kepada orang percaya).

Kita harus menyerahkan segala beban dan dosa yang sudah kita kenali tadi kepada Yesus.

Sehingga fokus hidup kita beralih dari beban dan dosa, kepada Yesus yang memberikan kelegaan, sukacita dan damai sejahtera yang sejati kepada kita.

Kemenangan atas masalah dan pencobaan ini bukanlah karena kita kuat, tetapi karena kita melepaskan apa yang memberatkan dan menatap kepada Yesus.

Sehingga kita boleh berlari-lari kepada panggilan yang Yesus sudah sediakan bagi kita.

Amin. Tuhan Yesus memberkati.

Menurut saudara adakah beban dan dosa yang merintangi kita saat ini sehingga kita tidak dapat berlari dalam panggilan yang Allah sediakan bagi kita? Ceritakan kepada rekan dalam kelompok PAmu dan ambil keputusan untuk menanggalkannya.

Pembacaan Alkitab Setahun

1 Korintus 1-4