PENGHARAPAN YANG TIDAK MENGECEWAKAN
Penulis : Pramadya Wisnu

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ROMA 5:1-5
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Mengapa Firman Tuhan mengajarkan bahwa kita juga dapat bermegah dalam kesengsaraan?
- Bagaimana kita dapat tetap memiliki pengharapan ketika menghadapi penderitaan dan ketidakpastian hidup?

Setiap manusia membutuhkan pengharapan.
Pengharapan membuat seseorang tetap berani melangkah ketika menghadapi kesulitan, tetap bertahan ketika mengalami kegagalan, dan tetap percaya ketika masa depan belum terlihat jelas.
Namun, dalam kehidupan sehari-hari, tidak semua pengharapan berakhir sesuai dengan keinginan kita.
Seseorang berharap memperoleh pekerjaan, tetapi berkali-kali mengalami penolakan.
Sebuah keluarga berharap hidupnya segera pulih dari kesulitan ekonomi, tetapi masalah terus datang.
Seseorang berdoa memohon kesembuhan, tetapi harus menjalani proses pengobatan yang panjang.
Ada pula orang yang berharap hubungannya dipulihkan, tetapi kenyataan tidak berubah secepat yang diinginkan.
Pengalaman seperti ini dapat membuat seseorang kecewa, kehilangan semangat, bahkan mempertanyakan apakah Tuhan masih bekerja dalam kehidupannya.
Di tengah kenyataan tersebut, Firman Tuhan memberikan peneguhan, Roma 5:5 “Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”
Firman Tuhan tidak mengatakan bahwa pengharapan kita tidak mengecewakan karena kita selalu kuat, tidak pernah ragu, atau selalu memperoleh apa yang kita minta.
Dasarnya adalah kasih Allah.
Roh Kudus diberikan kepada orang percaya dan bekerja dalam kehidupan kita.
Roh Kudus menolong kita memahami kebenaran Firman, menguatkan iman, membentuk karakter, dan menolong kita hidup sesuai kehendak Allah.
Ketika hati kita diliputi ketakutan, kita membutuhkan penghiburan dan kekuatan Roh Kudus.
Ketika kita tergoda untuk menyerah, kita membutuhkan pertolongan-Nya untuk tetap setia.
Ketika kita merasa tidak berharga, kita perlu diingatkan kembali akan kasih Allah yang dinyatakan melalui Kristus.
Namun, penghiburan Roh Kudus tidak selalu berarti kita langsung merasakan perasaan yang menyenangkan.
Ada kalanya kita tetap berduka, cemas, atau lelah.
Kehadiran Roh Kudus tidak berarti semua pergumulan langsung hilang, tetapi satu hal yang pasti, kita tidak harus menghadapinya sendirian.

Saudara, apakah pengharapanmu selama ini lebih banyak bergantung pada keadaan yang baik, atau pada kasih Allah melalui Yesus Kristus?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yohanes 1-2