BERDOA BERSAMA BAGI MEREKA YANG SAKIT
Penulis : Budhi Setiawan

Pembacaan Alkitab Hari ini :
YAKOBUS 5:13-16
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa yang harus dilakukan seseorang ketika sedang mengalami penderitaan menurut Yakobus 5:13?
- Siapa yang harus dipanggil oleh orang yang sedang sakit menurut Yakobus 5:14?

Sakit adalah bagian dari kehidupan manusia.
Ketika seseorang mengalami sakit, bukan hanya tubuh yang membutuhkan pertolongan, tetapi hati juga dapat mengalami ketakutan, kecemasan, kesepian, bahkan kehilangan harapan.
Dalam keadaan seperti itu, gereja dipanggil bukan hanya untuk memberitakan tentang kesembuhan, tetapi juga hadir bersama mereka yang sedang menderita.
Salah satu bentuk kehadiran yang paling kuat adalah berdoa bersama. Firman Tuhan dalam Yakobus 5:13–16 memberikan penghiburan bahwa orang yang sedang sakit tidak harus menghadapi pergumulannya seorang diri.
Tuhan menghendaki agar umat-Nya saling memperhatikan dan berdoa bersama.
Yakobus berkata, Kalau ada seorang di antara kamu yang menderita, baiklah ia berdoa.
Ini menunjukkan bahwa dalam keadaan apa pun, kita tetap dapat datang kepada Tuhan.
Ketika sehat kita berdoa, ketika mengalami masalah kita berdoa, bahkan ketika tubuh kita sakit pun kita tetap datang kepada Tuhan.
Doa adalah tanda bahwa kita percaya kepada Allah.
Namun, yang menarik dalam bagian ini adalah orang yang sakit diminta untuk memanggil para penatua jemaat.
Artinya, komunitas orang percaya mempunyai peranan penting dalam memberikan dukungan kepada mereka yang sedang sakit.
Kadang-kadang seseorang yang sakit tidak membutuhkan banyak kata-kata.
Ia hanya membutuhkan seseorang yang hadir, duduk di sampingnya, mendengarkan, memegang tangannya, dan berkata Mari kita berdoa bersama.
Kalimat sederhana itu dapat memberikan kekuatan dan pengharapan.
Yakobus 5:16 mengingatkan kita bahwa doa bukanlah sesuatu yang sia-sia.
Doa membawa kita kepada Allah yang berkuasa.
Kita boleh berdoa memohon kesembuhan, tetapi kita juga menyerahkan hasilnya kepada kehendak Tuhan.
Kita tidak selalu memahami mengapa seseorang harus mengalami sakit.
Kita juga tidak selalu mengetahui kapan kesembuhan akan terjadi.
Tetapi satu hal yang dapat kita Yakini bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya.
Karena itu, ketika ada saudara, teman, keluarga, atau anggota jemaat yang sakit, jangan hanya berkata, “Saya akan mendoakanmu.”
Jika memungkinkan, datanglah dan berdoalah bersama mereka.
Ketika kita melakukan hal itu, kita sedang membawa berita kesembuhan.
Bukan karena kita mempunyai kuasa untuk menyembuhkan, tetapi karena kita membawa mereka datang kepada Yesus Kristus, sumber pengharapan dan pertolongan kita.
Berita kesembuhan juga bukan hanya tentang kesembuhan secara jasmani.
Tuhan dapat memberikan damai sejahtera di tengah sakit, memberikan kekuatan ketika tubuh lemah, memberikan penghiburan ketika hati sedih, dan memberikan pengharapan ketika keadaan terlihat sulit.
Mungkin hari ini ada orang di sekitar kita yang sedang sakit.
Mungkin ada yang sedang menjalani pengobatan.
Mungkin ada keluarga yang sedang mengalami pergumulan karena sakit.
Jangan biarkan mereka merasa sendirian.
Mari kita hadir, mari kita peduli, mari kita berdoa, mari kita menguatkan, sebab melalui doa dan kepedulian kita, mereka dapat merasakan kasih Tuhan.

Anda mengalami atau melihat seseorang yang dikuatkan karena doa bersama? Ceritakan pengalaman tersebut. Menurut Anda, mengapa terkadang orang yang sakit membutuhkan kehadiran kita lebih daripada nasihat kita? Bagaimana gereja atau kelompok persekutuan dapat menjadi tempat penghiburan bagi orang yang sedang sakit?
Pembacaan Alkitab Setahun
Lukas 10-11