ANUGERAH YANG MEMBEBASKAN DARI KUASA DOSA
Penulis : Pramadya Wisnu

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ROMA 3:23-25
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apa arti “telah kehilangan kemuliaan Allah” dalam kehidupan manusia?
- Apa arti kasih karunia dalam keselamatan, dan mengapa manusia tidak dapat memperoleh pembenaran melalui usahanya sendiri?

Dosa adalah persoalan terbesar manusia.
Dosa bukan hanya membuat manusia melakukan kesalahan, tetapi juga memisahkan manusia dari Allah.
Tidak ada manusia yang mampu mengatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan pengampunan.
Roma 3:23 ”menyatakan dengan sangat jelas: “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”
Kata “semua” menunjukkan bahwa tidak seorang pun dapat mengecualikan dirinya.
Kaya atau miskin, terpelajar atau tidak, memiliki jabatan atau orang biasa, semuanya membutuhkan keselamatan.
Namun kabar baiknya adalah bahwa kegagalan manusia bukan akhir dari segalanya.
Di tengah keberdosaan manusia, Allah menyediakan anugerah melalui Yesus Kristus.
Dengan demikian dosa merupakan masalah universal.
Manusia mungkin memiliki tingkat kesalahan yang berbeda-beda, tetapi tidak ada seorang pun yang sempurna di hadapan Allah.
Sering kali manusia membandingkan dirinya dengan orang lain: “Saya lebih baik daripada dia.”
Namun ukuran kebenaran bukanlah manusia lain. Ukuran kita adalah kekudusan Allah.
Ketika kita melihat diri kita dalam terang kekudusan Allah, kita menyadari bahwa kita semua membutuhkan kasih karunia.
Dan keselamatan kita semata kita peroleh karena anugerah. Itu kita terima secara cuma-cuma.
Kata “cuma-cuma” menunjukkan bahwa keselamatan bukan hasil kemampuan manusia.
Manusia tidak dapat membeli keselamatan.
Manusia tidak dapat bekerja cukup keras untuk mendapatkan keselamatan.
Manusia tidak dapat menjadi cukup baik sehingga Allah berutang keselamatan kepadanya.
Keselamatan adalah kasih karunia. Kasih karunia berarti Allah memberikan sesuatu yang tidak layak kita terima.
Kita layak menerima hukuman karena dosa, tetapi Allah menawarkan pengampunan.
Kita tidak mampu membayar hutang dosa, tetapi Kristus membayarnya bagi kita. Inilah keajaiban Injil.
Di kayu salib, Kristus mengambil tempat manusia.
Ia menanggung hukuman dosa dan membuka jalan pendamaian antara manusia dengan Allah.
Karena itu, kebebasan dari dosa bukan sesuatu yang murah. Anugerah itu cuma-cuma bagi kita, tetapi sangat mahal bagi Kristus.
Kita menerimanya tanpa membayar, tetapi Kristus membayar dengan darah-Nya.
Saudara, anugerah tidak hanya membebaskan kita dari dosa, anugerah mengembalikan kita kepada Allah dan memberi kita kehidupan yang baru.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, ceritakan apakah engkau sempat meragukan keselamatan jiwamu? Jika ya, mungkin engkau membutuhkan bimbingan dari pembimbing atau gembalamu.
Pembacaan Alkitab Setahun
Matius 7-8