BERKAT MENGIKUT KETAATAN
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ULANGAN 28:1-6
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Mengapa mendengarkan suara Tuhan itu sangat penting dalam kehidupan orang percaya?
- Melakukan apa yang Tuhan nyatakan juga merupakan hal yang penting. Mengapa hal itu sangat penting?
- Apa saja yang akan Tuhan berkati jika kita mendengar dan melakukan Firman Tuhan?
- Apa yang menyebabkan Tuhan mau memuliakan kita di depan bangsa lain?

Saudara, Tuhan Allah sejak dahulu menginginkan agar manusia ciptaan-Nya dipermuliakan oleh-Nya.
Namun, karena manusia telah jatuh ke dalam dosa, Iblis dapat melibatkan dirinya dalam hubungan antara Allah dan manusia.
Itulah sebabnya Tuhan Allah yang sangat baik merancangkan suatu cara agar manusia dapat kembali dipermuliakan.
Dengan kehadiran Tuhan Allah di tengah-tengah manusia, yaitu di tengah-tengah bangsa Israel, Tuhan Allah menyatakan diri-Nya melalui perantaraan nabi-nabi-Nya.
Ketika Tuhan mengangkat Musa sebagai nabi-Nya, Tuhan meminta agar Nabi Musa menuliskan semua pernyataan, perintah, dan petunjuk Ilahi di dalam Kitab Hukum Taurat.
Tuhan Allah adalah Tuhan yang sangat mengasihi anak-anak manusia.
Dia sangat ingin dekat dengan manusia.
Namun, hal yang membuat Dia tidak dapat mendekati manusia adalah dosa.
Roma 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”
Dosalah yang menjadi masalah utama manusia sehingga manusia tidak dapat mendekati Tuhan Allah.
Oleh karena itu, Tuhan Allah menuliskan Hukum Taurat sebagai petunjuk bagi manusia dalam membangun hubungan dengan Tuhan Allah.
Di dalam Hukum Taurat terdapat petunjuk mengenai moral, ibadah, kehidupan sosial, dan hukum di antara sesama manusia.
Dalam Kitab Ulangan, khususnya pasal 28, pembahasannya dibagi menjadi dua bagian.
Ayat 1 sampai ayat 14 diberi judul “Berkat karena Ketaatan”, sedangkan ayat 15 sampai ayat 68 diberi judul “Kutuk-kutuk karena Tidak Taat”.
Saudara, oleh karena itu, marilah kita memahami bahwa peraturan dan perintah-perintah yang Tuhan berikan merupakan cara atau jalan yang menunjukkan bagaimana Tuhan Allah, Bapa kita di surga, sangat ingin memberkati dan memuliakan manusia.
Oleh karena itu, Tuhan dengan terus terang menuliskan bagian-bagian dalam Ulangan 28 supaya barang siapa yang membaca, merenungkan, dan melakukan perintah-perintah Tuhan akan diberkati sesuai dengan apa yang telah dituliskan dalam firman Tuhan.
Ketika seseorang percaya kepada janji-janji Tuhan yang menjanjikan keselamatan, maka orang itu disebut sebagai orang yang percaya.
Yohanes 3:16 “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Oleh karena itu, setiap orang yang percaya kepada janji Tuhan akan menerima keselamatan atau kehidupan kekal.
Setiap orang yang mempercayai janji Tuhan disebut juga orang beriman.
Setiap orang yang percaya dan menaati perintah Tuhan akan diberkati.
Berbagai janji Tuhan, apabila dipercaya dan diimani, akan membawa kebahagiaan bagi orang yang mempercayai dan melakukan janji-janji Tuhan karena mereka akan menerima sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh Tuhan dalam bagian firman itu.
Begitu juga ketika orang-orang tidak percaya dan tidak berkehendak untuk melakukan janji-janji Tuhan, sesuai dengan apa yang Tuhan nyatakan dalam Ulangan 28:15-66, mereka akan menerima ganjaran sesuai dengan apa yang Tuhan nyatakan dalam bagian firman Tuhan itu.
Oleh karena itu, saya mengajak semua pembaca untuk mempercayai janji-janji Tuhan dan melaksanakan perintah-perintah-Nya supaya hidup kita diberkati.
Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Apakah pernyataan tentang kutuk masih berlaku bagi seseorang yang sudah percaya kepada Yesus Kristus? Mengapa demikian?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yehezkiel 40-42