SETIA MENGELOLA YANG TUHAN PERCAYAKAN
Penulis : Pdt. Robinson Saragih

Pembacaan Alkitab Hari ini :
LUKAS 16:10-13
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Apakah yang dimaksud dengan perkara kecil dan perkara yang besar?
- Mengapa hal mamon dikatakan sebagai hal yang tidak jujur?
- Apakah harta yang sesungguhnya?
- Mengapa kita tidak mungkin mengabdi kepada dua tuan?

Saudara, Tuhan Yesus dengan jelas menyatakan bahwa kepada kita dianugerahkan pemberian-pemberian yang menjadi milik kita.
Tuhan yang menganugerahkan kepada kita talenta, bakat, dan karunia-karunia rohani supaya kita dapat menjalani kehidupan di semesta ini.
Tuhanlah yang menganugerahkan ayah dan ibu kita. Kita tidak dapat memilihnya.
Tuhan juga mengaruniakan istri atau suami sebagai jodoh yang telah ditetapkan.
Saudara, Tuhan menyediakan semua keperluan kita.
Namun, Dia tidak menyediakan semua yang kita ingini atau memenuhi semua keinginan kita.
Tidak ada janji Tuhan yang menyatakan demikian. Rasul Paulus pernah menuliskannya:
Filipi 4:6 “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”
Kita boleh meminta apa pun, namun Tuhan akan memberikan kepada kita segala yang kita perlukan dan segala sesuatu yang baik menurut kehendak-Nya.
Dia adalah Tuhan yang Mahatahu.
Dalam hal ini, dengan cepat kita dapat memahami bahwa tidak semua keinginan kita dikabulkan.
Kita boleh menyampaikan semua kemauan dan keinginan kita, namun sebagai Bapa, Gembala, dan Sahabat yang baik, Dia akan memberikan segala sesuatu yang kita perlukan.
Semua permintaan dapat kita ajukan, tetapi sebagai Bapa yang baik, Dia akan menyeleksi setiap permintaan yang kita sampaikan.
Tuhan akan memberikan apa yang bermanfaat bagi kita, sesuai dengan keperluan kita.
Yesus adalah Gembala yang baik. Dia mengerti apa yang kita butuhkan sesuai dengan keperluan kita pada waktu tertentu.
Rasul Paulus pernah menuliskan bahwa Tuhan telah menganugerahkan kepada kita segala macam karunia rohani.
Bagi kita, semuanya telah disediakan oleh Allah Bapa sesuai dengan apa yang kita perlukan.
Efesus 1:3 “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.”
Tuhan telah menyediakan semua keperluan kita dalam kehidupan sehari-hari.
Demikian juga dengan kebutuhan rohani kita. Daud sebagai pemazmur menyatakan iman dan mendeklarasikannya:
Mazmur 23:1-6 “TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.”
Tuhan menganugerahkan kepada kita segala keperluan kita. Di dalam kitab Efesus, Rasul Paulus menuliskan:
Efesus 2:10 “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
Semua anak manusia yang lahir adalah buatan Allah. Setiap anak dibekali oleh Allah dengan bakat atau talenta. Namun, ketika kita dilahirkan kembali oleh air dan darah, kepada kita dianugerahkan Roh Kudus. Oleh-Nya, kita memperoleh karunia Roh sebagai penyataan Roh di dalam diri kita.
1 Korintus 12:7 “Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.”
Tuhan menganugerahkan kepada orang percaya berbagai anugerah supaya kita dapat melakukan pekerjaan baik. Pekerjaan baik yang mana? Pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Tuhan bagi setiap anak-anak-Nya. Oleh karena itu, setiap pemberian yang baik dari Tuhan hendaknya kita kelola dengan baik supaya semua anugerah atau pemberian tersebut dapat bermanfaat bagi hidup kita, keluarga kita, dan pelayanan kita.
Saudara, marilah kita dengan setia mengelola semua yang Tuhan percayakan kepada kita. Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Bisakah bakat atau talenta kita menjadi mubazir dan karunia Roh di dalam diri kita tidak berfungsi? Mengapa hal itu bisa terjadi?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yehezkiel 34-36