DOA AGAR DUNIA DISELAMATKAN
Penulis : Pramadya Wisnu

Pembacaan Alkitab Hari ini :
ROMA 10:1-4
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Siapakah yang dimaksud dengan “mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar”?
- Apa perbedaan antara “kebenaran yang berasal dari Allah” dan “kebenaran yang diusahakan sendiri”?

Dalam Kitab Roma yang sudah kita baca, meskipun banyak orang Israel telah menolak Yesus sebagai Mesias, Paulus tidak membalas mereka dengan kemarahan atau kekecewaan.
Sebaliknya, ia membawa mereka dalam doa.
Sikap Paulus menjadi contoh bagi kita umat Tuhan di masa kini dalam memandang dunia yang belum mengenal Kristus.
Roma 10:2 ”Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.”
Paulus tidak mengatakan bahwa orang Israel malas beribadah.
Sebaliknya, mereka sangat rajin, disiplin, dan penuh semangat menjalankan hukum Taurat.
Masalahnya bukan kurang semangat, tetapi arah semangat itu.
Seseorang dapat rajin beribadah, aktif melayani, hafal banyak ayat, bahkan menjadi pemimpin persekutuan misalnya.
Namun tetap belum sungguh-sungguh mengenal Kristus.
Karena kekristenan tanpa Kristus akan menghasilkan usaha manusia.
Tetapi Injil akan menghasilkan hubungan manusia dengan Allah melalui anugerah atau kasih karunia Tuhan.
Umat Tuhan masa kini juga perlu waspada agar tidak menggantikan hubungan dengan Kristus hanya dengan rutinitas rohani.
Firman Tuhan mengajarkan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah.
Tidak ada jumlah perbuatan baik yang mampu menghapus dosa.
Kebenaran sejati hanya berasal dari Allah dan diterima melalui iman kepada Kristus.
Dan karena kita tahu bahwa keselamatan bukan diperoleh melalui usaha manusia, melainkan melalui iman kepada Kristus.
Untuk itu lah kita tetap perlu untuk berdoa membuka hati kita untuk melihat dunia dengan mata Kristus.
Ketika kita berdoa, kita juga akan digerakkan atau mendapatkan panggilan untuk memberitakan Injil, mengasihi sesama, dan menjadi terang di tengah masyarakat.
Saudara setiap orang percaya dipanggil bukan hanya untuk menikmati keselamatan, tetapi juga menjadi bagian dari rencana Allah agar dunia mengenal Kristus.
Kasih Tuhan tertuju kepada manusia yang terhilang.
Karena itu, doa bagi keselamatan jiwa-jiwa merupakan salah satu pelayanan yang paling mulia dan akan memiliki dampak yang kekal.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, ceritakan pengalamanmu dalam berdoa bagi orang yang belum selamat?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yehezkiel 9-12