BUKAN LAGI AKU MELAINKAN KRISTUS

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

GALATIA 2:18-20

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Galatia 2:20!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Terhadap apakah Rasul Paulus telah mati dan dengan siapakah Rasul Paulus telah disalibkan?
  2. Apakah tujuan dari Rasul Paulus disalibkan dengan Kristus?
  3. Jadi siapakah yang hidup dalam diri Rasul Paulus selain pribadinya dan melalui apakah keterhubungan Rasul Paulus dengan Yesus?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Kita telah memiliki kehidupan ilahi karena kita telah menerima Yesus melalui kelahiran kembali untuk tinggal di dalam hati kita. Kehidupan itu adalah merupakan representasi Kristus sendiri.

“Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.” (Yehezkiel 36:27).

”Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.” (Kolose 3:4).

”Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.”  (I Yohanes 3:2).

Tuhan akan merealisasikannya di dalam hidup kita karena Dialah yang sepenuhnya berkuasa dan memegang seluruh kehidupan kita karena kita tidak sendiri lagi. Oleh karena itu beberapa hal yang harus kita pahami adalah:

  1. Kita harus menyadari bahwa kita telah mati supaya kita hanya hidup bagi Kristus. Kematian itu selalu terjadi ketika kita senantiasa menyalibkan seluruh keinginan daging kita; ”Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.” (Kolose 3:3).”Sebab aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus.”(Galatia 2:19);
  2. Agar kehidupan Kristus senantiasa memancar dalam hidup kita maka kita harus terhubung dengan Yesus melalui iman kepada-Nya dan memiliki iman Yesus Kristus melalui persekutuan dengan Firman-Nya. ”Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:4-5);
  3. Ketika kita mati dan Yesus hidup dalam kita maka kita senantiasa mengalami sejahtera dari Bapa. ”Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus.” (Roma 5:1).

Dalam pikiran, hati, perkataan dan perbuatan kita akan nyata bahwa Kristus hidup dalam kita demikian juga dari wajah kita karena Yesus hidup dalam diri kita.

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana kehidupan Yesus nyata melalui saudara karena saudara menyadari bahwa saudara telah mati dan Yesus hidup dalam diri saudara!

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 46-48