BANGKIT DAN BERCAHAYALAH

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YESAYA 60:1-4

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya!

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang akan datang kelak di Sion?
  2. Apa yang akan terbit atas Sion?
  3. Seperti apa kelak kegelapan itu di bumi ini?
  4. Apa yang akan terjadi dengan kekayaan bangsa-bangsa?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, dengan jelas Yesus berkata dalam Yohanes 8:12 “Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Yesaya telah menubuatkan kedatangan-Nya sekitar tujuh ratus tahun sebelumnya.

Ketika Terang Dunia itu datang, terang tersebut akan menghilangkan kegelapan.

Kehadiran Yesus menyingkapkan berbagai bentuk kegelapan yang ditimbulkan oleh kuasa-kuasa kegelapan.

Yesus memuridkan banyak orang untuk menjadi pengikut-Nya yang juga berperan sebagai terang dunia.

Gereja sebagai perwakilan Kerajaan Allah di bumi pun terbentuk.

Tubuh Kristus telah hadir di bumi sehingga kuasa Roh Kudus dapat memberikan pengaruh kepada dunia ini.

Ketika seseorang percaya kepada Yesus Kristus, ia akan mengalami kelahiran kembali setelah dibaptis dalam air dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus.

Melalui baptisan tersebut, ia menjadi ciptaan baru. Roh Kudus berdiam di dalam dirinya sehingga tubuhnya menjadi bait Roh Kudus.

Terang ilahi itu berada di dalam kehidupan murid-murid Kristus.

Melalui terang ilahi yang ada dalam kehidupan anak-anak Tuhan dan murid-murid Yesus Kristus.

Tuhan akan menerangi bumi pada akhir zaman ini.

Kegelapan sedang berusaha menguasai dunia melalui berbagai bentuk cinta uang, flexing, hedonisme, LGBT, dan sebagainya.

Kegelapan dunia juga berusaha menguasai kehidupan manusia sehingga banyak orang hidup dalam kekelaman tanpa damai sejahtera serta dipenuhi ketakutan dan ketidakpastian.

Manusia juga menghadapi berbagai ancaman kehidupan yang disebabkan oleh perang, kenaikan harga-harga, persoalan geopolitik, geofisika, meteorologi, dan berbagai persoalan lainnya.

Saudara, untuk masa seperti inilah Yesaya menubuatkan bahwa terang dunia sangat dibutuhkan dan harus berperan.

Terang itu diperlukan supaya dunia dapat diselamatkan dari kehancurannya.

Bangkitlah dan jadilah terang, sebab Roh Kudus sudah berada dalam kehidupan kita.

Kemuliaan Tuhan dapat dipancarkan melalui kesaksian, peragaan kuasa Roh Kudus dan pemberitaan Injil keselamatan.

Yesus mengutus murid-murid-Nya dan juga telah menyampaikan Amanat Agung kepada mereka.

Oleh karena itu, marilah kita kembali mengingat dan membaca apa yang telah dinyatakan oleh para penulis Injil.

Matius 10:7-8 “Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.”

Lukas 10:2-3 “Kata-Nya kepada mereka: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala.”

Inilah masanya bagi terang dunia untuk bekerja dan menerangi bumi Indonesia.

Bangkitlah! Jadilah terang dunia untuk mengatasi kekelaman yang sedang menguasai Indonesia dan membawa bangsa ini menuju kegelapan dunia.

Roh Kudus telah dicurahkan. Kuasa Roh Kudus hendak menyatakan kuasa-Nya melalui kita, yaitu orang-orang percaya.

Marilah kita memuliakan Yesus Kristus sebagai Terang Dunia.

Pancarkanlah terang yang ada di dalam dirimu supaya Kota Bandung, Jawa Barat, dan Indonesia dipenuhi kemuliaan Sang Raja dan kemuliaan Allah.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Apa yang menghalangi terang Kristus di dalam kehidupan kita sehingga tidak terlihat oleh orang-orang di sekitar kita?

Pembacaan Alkitab Setahun

Yeremia 1-3