KESELAMATAN HANYA DI DALAM YESUS
Penulis : Pramadya Wisnu

Pembacaan Alkitab Hari ini :
KISAH PARA RASUL 4:8-12
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya!

- Apa makna Yesus sebagai Batu Penjuru bagi kehidupan orang percaya saat ini?
- Bagaimana cara kita sebagai orang percaya mempertahankan serta membagikan keyakinan iman kita kepada orang di lingkungan kita tinggal atau bekerja?

Di zaman yang semakin pluralistis, banyak orang beranggapan bahwa semua jalan pada akhirnya akan membawa kepada Allah.
Pandangan ini terdengar toleran, tetapi berbeda dengan kebenaran Firman Tuhan.
Dalam sidang Mahkamah Agama Yahudi, Rasul Petrus dengan penuh keberanian menyatakan bahwa keselamatan hanya ada di dalam Yesus Kristus.
Pernyataan ini bukan lahir dari kesombongan manusia, melainkan dari pewahyuan Allah sendiri.
Petrus tidak sedang berbicara tentang agama, melainkan memperkenalkan Pribadi Yesus Kristus, Anak Allah yang telah mati dan bangkit demi keselamatan manusia.
Petrus sendiri sebagai saksi bagaimana dia berubah adalah sangat nyata.
Dahulu ia menyangkal Yesus karena takut. Kini, setelah dipenuhi Roh Kudus, ia berdiri dengan berani di hadapan para pemimpin agama yang berkuasa.
Keberanian memberitakan Injil bukan berasal dari kemampuan berbicara atau kepercayaan diri, tetapi dari pekerjaan Roh Kudus.
Pelayanan yang berpusat pada Kristus selalu bergantung pada kuasa Roh Kudus.
Karena Dialah yang memberi keberanian, hikmat, dan kuasa untuk menyampaikan Injil dengan setia.
Firman Tuhan menyatakan bahwa “Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia.”
Mengapa hanya Yesus?
- Hanya Yesus yang hidup tanpa dosa (Ibrani 4:15).
- Hanya Yesus yang mati sebagai korban penebusan (Yesaya 53:5–6).
- Hanya Yesus yang bangkit dari kematian (1 Korintus 15:3–4).
- Hanya Yesus yang menjadi Pengantara antara Allah dan manusia (1 Timotius 2:5).
Keberanian Petrus menunjukkan bahwa Injil bukan sekadar teori, melainkan kebenaran yang mengubah hidup.
Roh Kudus memampukan orang percaya untuk bersaksi, sekalipun menghadapi penolakan.
Di tengah dunia yang menawarkan banyak jalan dan berbagai sumber harapan, Alkitab tetap menyatakan bahwa hanya Yesus Kristus yang sanggup menyelamatkan manusia dari dosa dan memberikan hidup yang kekal.

Saudara, dalam kelompok pemuridan, diskusikan apakah Yesus benar-benar menjadi Batu Penjuru dalam setiap aspek kehidupanmu?
Pembacaan Alkitab Setahun
Yesaya 28-30