MULUT YANG DIPENUHI UCAPAN SYUKUR

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

EFESUS 5:19-21

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Apa yang penting  kita nyatakan  tentang seorang teman seiman kepada saudara kita seiman yang lainnya, dan apa yang harus kita nyatakan tentang Tuhan?
  2. Dalam keadaan apapun, apa yang sepatutnya kita lakukan?
  3. Kepada siapa kita seharusnya mengucapkan syukur kita?
  4. Sikap apa yang sepatutnya kita lakukan dalam hubungan dengan sesama, dalam takut akan Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, ketika seseorang percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat bagi dirinya, serta senang bersekutu dengan Tuhan melalui doa, pembacaan, dan perenungan Firman.

Ia akan menjadi anak Tuhan yang kuat dan tidak mudah digoda atau dijatuhkan oleh intimidasi Iblis.

Dengan mempelajari Firman Tuhan, kita akan semakin mengenal Allah Bapa, Tuhan Yesus, dan Roh Kudus.

Kita akan mengenal kebaikan-Nya, kesetiaan-Nya, serta kasih-Nya yang tidak terbatas dan tidak bersyarat.

Kita juga akan mengetahui kesabaran-Nya, serta kasih dan pengorbanan Yesus Kristus dalam menyatakan kasih-Nya kepada dunia, terlebih kepada anak-anak-Nya.

Oleh karena itu, marilah kita terus belajar Firman Tuhan dengan membaca dan merenungkannya, melakukan perintah-Nya, serta memuji dan menyembah-Nya.

Marilah kita juga terus belajar mengasihi Tuhan Allah, Yesus Kristus dan Roh Kudus, serta mengasihi sesama baik teman seiman maupun mereka yang tidak seiman, bahkan mereka yang memusuhi kita.

Sekalipun kita diejek, dihina, atau diperlakukan tidak baik, marilah kita belajar mengalahkan kejahatan dengan melakukan kebaikan kepada mereka yang berbuat jahat kepada kita.

Pengenalan kita akan Tuhan akan membuat kita untuk senantiasa mengucap syukur, karena kita percaya bahwa Dia selalu merancang dan mendatangkan kebaikan bagi anak-anak-Nya.

Yeremia 29:11 “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.”

Roma 8:28-30 “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.”

Dari kedua ayat Firman Tuhan di atas, kita belajar bahwa Tuhan menyediakan masa depan yang baik yaitu masa depan yang penuh dengan pengharapan.

Tuhan menghendaki agar kita menjadi serupa dengan Yesus Kristus, Anak Tunggal Allah yang mulia.

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa memandang kepada Dia, Yesus Kristus, sebagai pusat pengharapan kita.

Saudara, oleh karena kebaikan Tuhan itu, maka ketika kita menghadapi masalah sudah sepatutnya mulut kita dipenuhi dengan pujian.

Kita percaya bahwa Tuhan Allah, Bapa kita, selalu merancang kebaikan bagi anak-anak-Nya.

Sekalipun pada saat tertentu kita mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan, melalui Firman Tuhan kita dapat memahami bahwa Ia sedang bekerja untuk mendatangkan masa depan yang baik bagi kita.

Betapa indahnya ketika kita menyadari bahwa tangan Tuhan sedang membentuk kita, agar kita semakin serupa dengan Yesus dan turut mengambil bagian dalam kemuliaan-Nya.

Oleh karena itu, alangkah indahnya ketika kita sebagai anak-anak-Nya menyadari bahwa Yesus adalah Juruselamat dunia, yang telah menebus dosa orang-orang yang dikasihi-Nya.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Mengapa banyak anak-anak Tuhan masih suka menggerutu?

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Tawarikh 6-8