IMAN YANG MEMINDAHKAN GUNUNG
Penulis : Budhi Setiawan

Pembacaan Alkitab Hari ini :
MATIUS 17:14-20
Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

- Mengapa Yesus memakai contoh biji sesawi untuk menjelaskan iman?

Peristiwa ini terjadi ketika murid-murid gagal mengusir roh jahat, lalu Yesus menegaskan tentang pentingnya iman.
Menariknya, Yesus tidak berbicara tentang iman besar, tetapi iman sebesar biji sesawi—sangat kecil, namun hidup.
Ini mengajarkan bahwa iman bukan soal ukuran yang terlihat besar, melainkan kepercayaan yang sungguh tertuju kepada Tuhan.
Banyak orang merasa imannya kecil karena melihat masalah terlalu besar.
Gunung dalam ayat ini melambangkan hal-hal yang tampak mustahil dalam hidup: konflik keluarga, tekanan ekonomi, sakit penyakit, ketidakjelasan masa depan, atau pergumulan batin.
Yesus mengajarkan bahwa iman tetap bekerja meski keadaan belum berubah.
Iman sejati bukan hanya percaya ketika mujizat terlihat, tetapi tetap berharap saat belum ada jawaban.

“Gunung” terbesar apa yang sedang kita hadapi dan bagaimana iman membantu kita melewatinya? dan apakah kita masih percaya Tuhan bekerja?
Pembacaan Alkitab Setahun
1 Tawarikh 1-2