MENGHASILKAN BUAH YANG BAIK

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 7:17-20

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Matius 7:17.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Menurut saudara berasal dari pohon yang manakah buah yang baik dan buah yang tidak baik?
  2. Apakah resiko dari setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik?
  3. Darimanakah dapat kita ketahui tentang seorang yang mengikut Tuhan atau tidak?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Sebagai pengikut Yesus maka hidup kita harus membuahkan karakter seperti Yesus, karena dari buah-buah kehidupan kita orang-orang akan melihat apakah kita seorang pengikut Yesus yang sejati atau yang palsu, supaya kita tidak sekedar mengatakan diri kita sebagai anak Tuhan tetapi juga menunjukkan bahwa kita memiliki kehidupan sebagai anak Tuhan.

“Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.” (Matius 12:33).

Dan jika kita tidak menghasilkan buah seperti dimiliki oleh Yesus maka akan dibuang dan disingkirkan oleh Tuhan sendiri.

“Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.” (Matius 3:10).

Untuk menghasilkan buah yang baik maka kita harus tinggal dalam pokok anggur yang baik yaitu Yesus Kristus sebab dari Dialah kita menghasilkan kehidupan yang benar, baik dan sejati yaitu kehidupan Kristus sendiri.

”Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:4-5).

Cara hidup yang dapat menghasilkan buah yang baik adalah dengan tinggal dalam Firman Tuhan yaitu mendengar dan melakukan setiap Firman yang Tuhan berikan kepada kita, sebab masih banyak orang yang suka dengan Firman Tuhan tetapi tidak mau melakukan Firman Tuhan.

Dan jika kita tidak hidup dalam Firman Tuhan maksudnya tidak melakukan Firman Tuhan maka kita akan mengalami kekeringan rohani, tidak bertumbuh dan stagnasi serta kehilangan kaki dian yaitu aliran kehidupan Kristus.

”Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yohanes 15:6).

Oleh sebab itu, biarlah kita hidup di dalam Firman Tuhan senantiasa dengan cara mengutamakan Firman Tuhan diatas segala-galanya, membaca dan merenungkan dan melakukan setiap Firman Tuhan yang telah kita dengar sehingga kita membuahkan kehidupan dari Yesus Kristus, dengan demikian Tuhan akan dimuliakan di dalam dan melalui kehidupan kita dan dilihat dan dibaca orang.

”Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.” (Yakobus 1:25).

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana saudara menghidupi Firman Tuhan sehingga selalu hidup menghasilkan buah yang baik.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Raja-Raja 6-8