BERBAHAGIA KARENA MELAKUKAN FIRMAN

Penulis : Pnt. Leonardo Mangunsong

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YAKOBUS 1:23-25

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya dan secara khusus hafalkanlah Yakobus 1:25.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Seumpama seperti apakah bagi orang-orang yang mendengar Firman saja dan tidak melakukannya?
  2. Coba sebutkan tahapan hal-hal yang harus kita lakukan agar akhirnya kita benar-benar menjadi pelaku Firman Tuhan?
  3. Apa yang dialami oleh orang-orang yang sungguh-sungguh melakukan Firman Tuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Pada hari-hari terakhir ini Firman Tuhan sangat bebas untuk disampaikan melalui media-media sosial untuk mengajar umat Tuhan bertumbuh dan semakin mengenal Tuhan.

Bahkan karena orang-orang terlalu bebas menggunakan media sosial, ajaran-ajaran sesat pun diajarkan, sehingga banyak juga terjadi penyesatan.

Tuhan ingin agar Firman Tuhan yang diajarkan melalui media sosial, dan di dalam ibadah gereja, kelompok pemuridan, persekutuan termasuk seminar-seminar tidak hanya didengar melainkan dilakukan.

Karena masih banyak orang Kristen yang hidupnya masih duniawi dan dikuasai oleh kedagingan walaupun mereka sudah berkali-kali mendengarkan Firman Tuhan, sehingga Firman Tuhan dalam Matius 7:6 sangat relevan bagi zaman ini karena tidak menganggap Firman Tuhan menjadi utama buat hidup mereka.

“Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu.” (Matius 7:6).

”Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu.” (Hosea 4:6).

Oleh sebab itu Tuhan ingin agar kita tidak hanya menjadi pendengar Firman Tuhan tetapi kita juga harus menjadi pelaku Firman Tuhan supaya tidak menjadi orang Kristen yang munafik yaitu tahu Firman Tuhan, tetapi tidak menghidupi Firman Tuhan.

Untuk menjadi pelaku Firman Tuhan maka kita harus meneliti Firman Tuhan dengan cara membaca, merenungkan dan memahami dan kita melakukannya dengan tekun, terus menerus melakukannya kemudian melakukan setiap Firman yang kita dengar dan pahami sampai hal tersebut menjadi kehidupan.

Dan ketika kita melakukannya dengan setia maka kita akan bertumbuh dan bahkan berbahagia karena perbuatan-perbuatan kita sesuai dengan kebenaran Tuhan dan kita juga menyenangkan hati Tuhan.

”Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.” (Yakobus 1:25).

Diskusikanlah dalam komunitas saudara bagaimana pengalaman saudara berbahagia karena dapat taat melakukan Firman Tuhan.

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Raja-Raja 1-3