HIDUP OLEH SETIAP FIRMAN

Penulis : Pdt. Robinson Saragih

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

MATIUS 4:1-4

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Mengapa Roh Kudus membawa Yesus ke padang gurun?
  2. Mengapa Yesus merasa lapar di padang gurun?
  3. Siapakah yang datang untuk mencobai Yesus Kristus?
  4. Apa jawaban Yesus terhadap ajakan iblis untuk mengubah batu menjadi roti?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Saudara, setelah Yesus berpuasa selama empat puluh hari dan empat puluh malam, maka Ia pun merasa lapar.

Ketika Yesus lapar, iblis datang untuk mencobai supaya Yesus menggunakan kuasa-Nya untuk mengubah batu menjadi roti.

Namun Yesus tidak menuruti suruhan atau permintaan iblis itu.

Sebaliknya, Yesus menjawab dengan perkataan: “Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Setiap firman yang keluar dari mulut Allah memberi kehidupan bagi manusia.

Menurut Rasul Yohanes, Firman Allah itu adalah Allah sendiri:

Yohanes 1:1-5 “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”

Saudara, Firman Allah di sini merupakan bagian dari Allah dalam kesatuan Allah.

Allah adalah Roh, sehingga tidak memiliki wujud yang dapat dilihat.

Firman Allah adalah bagian dari Allah yang berinkarnasi menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus, yang pernah terlihat ketika Ia datang ke dunia sebagai manusia.

Roh Kudus adalah napas Allah yang juga tidak berwujud, karena Ia adalah Roh.

Ketiga oknum ini adalah Allah Tritunggal.

Hal ini sama seperti manusia yang terdiri dari tubuh, jiwa, dan roh yaitu tiga bagian dalam satu tubuh.

Tubuh manusia memiliki wujud dan bentuk yang dapat dilihat, sedangkan Allah tidak berbentuk.

Namun di dalam kesatuan Allah terdapat Firman sama seperti jiwa, dan Roh Kudus yang sama dengan roh.

Dalam kesatuan atau ketunggalan Allah terdapat Allah Bapa yang tidak berwujud, Yesus Kristus, yaitu Firman yang menjadi manusia; dan Roh Kudus, sebagai napas Allah yang juga tidak berwujud.

Tritunggal tidak hanya berbicara tentang berapa banyak Allah, tetapi tentang bagaimana keberadaan Allah.

Oleh karena itu, Firman Allah sangat berkuasa.

Apabila seseorang menginginkan agar Firman Allah senantiasa mengarahkan hidupnya, maka ia akan mengalami keberhasilan, keberuntungan, dan kesuksesan dalam segala bidang yang dikerjakannya.

Firman Allah sangat penting bagi orang percaya, sebagai petunjuk agar mereka senantiasa hidup dalam bimbingan dan tuntunan Tuhan Allah, sehingga hidup mereka berhasil dan beruntung, seperti yang dinyatakan oleh Tuhan Allah kepada Yosua:

Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”

Pesan Tuhan melalui hukum Taurat yang diberikan kepada bangsa Israel melalui Nabi Musa merupakan petunjuk untuk hidup berhasil di tanah Kanaan, yaitu tanah perjanjian yang dianugerahkan Tuhan Allah kepada bangsa Israel.

Haleluya, Puji Tuhan, Amin.

Mengapa banyak anak-anak Tuhan hidup dalam kegagalan, kemiskinan dan kebodohan, sementara firman Tuhan telah dengan jelas dituliskan dan dinyatakan bagi anak-anak Tuhan?

Pembacaan Alkitab Setahun

1 Raja-Raja 1-2