DISEMBUHKAN OLEH BILURNYA

Penulis : Anang Kristianto

This image has an empty alt attribute; its file name is D1.png

Pembacaan Alkitab Hari ini : 

YESAYA 53:4-5

Bacalah bagian Firman ini utuh dalam perikopnya, berulang-ulang, supaya Anda dapat mengikuti jalan ceritanya, dapat menangkap arti yang dikandungnya memahaminya.

This image has an empty alt attribute; its file name is D2.png
  1. Siapakah yang dimaksud dalam bacaan yang kita renungkan hari ini ?
  2. Mengapa Ia dihina dan dihindari orang?
  3. Apa saja yang ditanggung oleh Mesias dalam nubuat yang diberikan nabi Yesaya ini?
  4. Apa yang menyebabkan kita mengalami keselamatan dan kesembuhan?
This image has an empty alt attribute; its file name is D3.png

Nubuat dalam Yesaya 53 merupakan salah satu bagian paling mendalam dalam kitab nabi Yesaya yang menggambarkan tentang “Hamba Tuhan yang menderita.”

Pasal ini ditulis sekitar tujuh abad sebelum kelahiran Yesus Kristus, namun menggambarkan dengan jelas penderitaan Mesias yang akan datang.

Dalam ayat 4–5, nabi Yesaya menyatakan bahwa Sang Hamba memikul penyakit dan menanggung penderitaan umat manusia.

Ia tertikam oleh karena pemberontakan manusia dan diremukkan oleh karena dosa mereka.

Ungkapan “oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh” menunjuk pada penderitaan yang ditanggung oleh Mesias sebagai pengganti manusia berdosa.

Dalam terang Perjanjian Baru, orang percaya memahami bahwa nubuat ini digenapi secara sempurna dalam penderitaan dan penyaliban Yesus Kristus.

“Oleh bilur-bilurNya” kita disembuhkan, kesembuhan yang dimaksud dalam ayat ini tentunya bukan sekedar kesembuhan secara fisik, namun kesembuhan yang sejati dari kerusakan pola pikir karena keberadaan dosa yang memperbudak manusia sejak jatuh dalam dosa.

Kesembuhan secara fisik bersifat sementara, kesembuhan yang Mesias inginkan adalah kesembuhan yang membawa kepada transformasi. 

Kejatuhan manusia dalam dosa tidak hanya mengakibatkan sakit penyakit secara fisik namun manusia menderita karena mental yang tidak disembuhkan dan ditransformasi.

Banyak orang hidup dengan luka batin: rasa bersalah, penyesalan, kepahitan, atau kehampaan yang tidak dapat diobati oleh apa pun di dunia ini.

Ketika Kristus menanggung penderitaan di kayu salib, Ia menanggung seluruh beban dosa dan kerusakan itu.Kesembuhan dari sakit hati, kepahitan, kekecewaan, dendam adalah contoh pemulihan yang diberikan oleh bilur-bilurNya.

Kesembuhan jenis ini memberikan dampak yang luar biasa dalam kehidupan umatNya.

Orang-orang percaya yang mengalami kesembuhan ini akan bertransformasi secara karakter, mereka akan semakin memancarkan karakter Kristus dalam kehidupan sehari-hari.

Kebenaran ini mengundang setiap orang percaya untuk datang kepada Kristus dengan hati yang terbuka.

Ketika kita merasa lemah, terluka, atau terbeban oleh dosa, kita dapat mengingat bahwa Yesus telah menanggung semuanya bagi kita.

Kesembuhan yang Ia berikan memampukan kita hidup dengan harapan baru, meninggalkan kepahitan, kekecewaan, dendam dan berjalan dalam kehidupan yang diperbarui.

Secara praktis, kita dapat mengalami pemulihan itu dengan datang kepada Tuhan dalam doa, menyerahkan luka dan pergumulan kita kepada-Nya, serta belajar hidup dalam kasih dan pengampunan kepada sesama.

Setiap kali kita mengingat salib Kristus, kita diingatkan bahwa melalui bilur-bilur-Nya, Allah telah membuka jalan kesembuhan total bagi hidup kita.

Renungkan kebenaran ini secara pribadi, mungkin kita pernah mengalami pemulihan dari luka batin namun seiring dengan waktu setelah beberapa lama dalam pekerjaan, pelayanan atau dalam pernikahan kita terluka oleh orang-orang terdekat,apa yang Saudara lakukan?

Pembacaan Alkitab Setahun

2 Samuel 16-18